Bravo Satria Perkasa
29 Aug 2020

Dirbinpotmas Himbau agar Satpam Terus Waspada Covid-19

KSATRIA | Jakarta–Polri berkomitmen mendukung keberlangsungan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di tengah badai pandemi virus Covid-19 yang belum reda. Usaha jasa pengaman ini melibatkan satpam yang dipekerjakan di berbagai sektor dan berhadapan langsung dengan virus tersebut.

Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjend Pol Edy Murbowo SIK MSI menghimbau agar para satpam yang bersentuhan dengan masyarakat ramai tetap waspada dengan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

“Memberdayakan BUJP dalam situasi covid, penanganan covid dan pemulihan ekonomi. Hal ini harus disadari oleh masyarakat untuk tetap menjaga standar covid,” kata dia dalam Outlook ABUJAPI bertema  ‘Peran Serta BUJP dalam mendukung tugas Polri mencegah penyebaran Covid-19 dan percepatan ekonomi nasional’ di Gedung The Tribrata, Jakarta (28/8/2020).

Dia berharap kehadiran BUJP dapat membantu kesadaran masyarakat untuk memperhatikan protokol kesehatan. Apalagi, BUJP didorong menjadi contoh bagi masyarakat dalam arti penting menghalau Covid-19.

Dia bercerita, saat ini Jawa Timur tidak akan mengeluarkan tempat untuk diklat, karena masih zona merah. Nah, Polri mendorong para satpam di bawah BUJP turut serta membantu Polri memberikan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dalam pencegahan covid-19.

“Inpres No. 6 penegakan disipiln dan penegakan hukum. Pengelola satpam, BUJP bisa membantu kepolisian di lingkungan kerja masing-masing. Sebelumnya harus menjadi contoh bagaimana mentaati protokol kesehatan, cuci tangan dan jaga jarak, jangan dipekerjakan satpam yang sedang sakit. Apalagi sampai terinfeksi, sebelum bekerja harus dicek dulu kesehatannya. Melalui suhu tubuh, memberikan vitamin kepada para satpam agar imunnya baik,” katanya.

Jika satpam benar-benar serius membantu Polri, kata dia, menangani protokol kesehatan, berdampak pada perbaikan kesehatan masyarakat dan pada gilirannya ekonomi pulih serta berdampak positif bagi keberlangsungan usaha jasa pengamanan tersebut. “Jika ini dilakukan maka pencegahan covid akan berhasil dan ekonomi akan membaik,” katanya. [admin].

28 Aug 2020

ABUJAPI Berharap Ada Relaksasi untuk Usaha Jasa Pengamanan

KSATRIA | Jakarta–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pertama serta dilanjut dengan Outlook ABUJAPI bertajuk ‘Peran Serta BUJP dalam mendukung tugas Polri mencegah penyebaran Covid-19 dan percepatan ekonomi nasional’ di Gedung The Tribrata, Jakarta (28/8/2020).

Dalam paparannya, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan menjelaskan bahwa dampak pandemi Covid-19 ini berdampak pada bisnis jasa pengamanan yang tergabung dalam ABUJAPI. Diantara bisnis yang paling berdampak adalah sektor pariwisata, perhotelan, garmen dan ritel.

“Biasanya mereka membutuhkan jasa pengamanan dikenal satpam atau security. Sejak Covid-19 melanda Maret hingga saat ini, sektor tersebut goyang dan berdampak pada kebutuhan jasa pengamanan juga,” ungkapnya.

Agoes menjelaskan akibat dari pandemi ini, tidak sedikit anggota satpam di bawah naungan ABUJAPI yang di rumahkan. “Pelaku usaha dengan adanya covid banyak yang terpukul . Kontrak putus dan pengurangan tenaga kerja,” jelasnya.

“Biasanya yang dijaga 100 orang sejak covid hanya berfungsi 30 orang, yang 70 orang dirumahkan dan tidak digaji karena perusahaan tidak beroperasi. Ini yang dihadapi era covid oleh Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP). Ini pukulan berat. Kita melaksanakan prokol kesehatan,” katanya.

Imbas covid ini, banyak perusahaan yang mengalami kendala, dan berimbas pada tagihan yang diajukan ke klien menjadi mundur. Ditambah lagi, perjuangan melawan covid, kebutuhan alat protokol kesehatan harus disediakan oleh BUJP.

Agoes berharap, melalui ABUJAPI pihaknya akan mengajukan untuk memberikan keringanan kepada perusahaan jasa pengamanan. Misalnya biaya pengurusan SIO digratiskan karena dampak covid ini, pembayaran BPJS mendapatkan keringanan dan pajak.

Keberadaan perusahaan jasa pengamanan ini menjadi garda terdepan yang rentan bersentuhan dengan covid, karena satpam melakuka pemeriksaan setiap orang yang datang ke area tugasnya. “Satpam berada di depan, jika Polri atau instansi lain memberikan relaksasi jasa pengamanan pada BPJS, pajak, maka ini akan meringankan beban BUJP di masa pandemi ini,” paparnya.

Hadir sebagai narasumber dalam acara Outlook ABUJAPI ini dan sekaligus menutup acara Rapimnas ABUJAPI ke-1 adalah Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjend Pol Edy Murbowo SIK MSI. Sementara itu narasumber lainnya adalah Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional, Adi Mahfudz dan moderator Suryawisesa Karang yang juga Sekjen ABUJAPI. [admin].

27 Aug 2020

Ini Harapan Kabaharkam di Munaslub ABUJAPI

KSATRIA | Jakarta–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menggelar musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) dan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) pada Rabu-Jumat, 26-28 Agustus 2020 di Graha Tribrata Jakarta dan diselenggarakan dengan standar prokol kesehatan.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Agus Andrianto yang dibacakan oleh Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Edy Murbowo menjelaskan bahwa tugas pokok ABUJAPI adalah meningkatkan wawasan usaha menciptakan persaingan yang sehat, menumbuhkembangkan profesionalisme usaha para anggotanya.

Edy menambahkan, bahwa untuk menumbuhkembangkan nilai dan etika dan tanggungjawab dalam berusaha, memberdayakan sumber daya organisasi dan melaksanakan standarisasi, sertifikasi yang terkait jasa pengamanan.

“Setelah mencermati tujuan tugas ABUJAPI itu sangat mulia, oleh sebab itu para pengurus dapat menjalankan roda organisasi secara amanah dan professional. AD/ART yang disepakati bersama melalui Munas merupakan pedoman dasar yang dipatuhi oleh BPP dan BPD,” jelasnya.

Edy menjelaskan bahwa kepatuhan dan ketaaan terhadap AD/ART ini menjadi penting agar tidak terjadi konflik kepentingan, “Setiap terjadi konflik diselesaiakan dengan mekanisme yang disepakati yang berlaku dalam organisasi,” tegasnya.

Saya berharap munaslub ini bisa berjalan sesuai mekanisme yang telah diatur dan disepakati tentang kehadiran dan pengambilan keputusan sesuai dengan kuorum yang disepakati, jika melalui musyarwarah dan mufakat tidak ada keputusan maka diambil berdasar suara terbanyak.

“Semoga Munaslub ini dapat menghasilkan keputusan bersama berdasarkan musyarawah mufakat yang selanjutnya akan menjadi pedoman bersama dalam menjalankan organisasi,” tuturnya. [admin].

27 Aug 2020

Agoes Dermawan: ABUJAPI Amanah, BUJP Kuat, Satpam Bermartabat

KSATRIA | Jakarta–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menggelar musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) dan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) pada Rabu-Jumat, 26-28 Agustus 2020 di Graha Tribrata Jakarta dan diselenggarakan dengan standar prokol kesehatan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan menjelaskan AD/ART  yang disepakati adalah aturan tertinggi organsaisi dan wajib kita taati.  “Bukan malah melanggar aturan tersebut, dengan cara melepaskan atau melanggar satu demi satu sehingga organisasi lemah dan tidak punya marwah lagi,” jelasnya di Jakarta, (27/8/2020).

Agoes berharap setelah diselenggarakannya Munaslub ini, ke depan ABUJAPI harus lebih solid, membangun sinergi antarseluruh BPP dan BPD sehingga memberikan nilai manfaat bagi anggota ABUJAPI.

Industri jasa pengamanan ini hadir memberikan sumbangsih terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, selain tentunya membantu kepolisian untuk membantu menciptakan pengamanan di Indonesia.

Agoes menjelaskan, di saat pandemi Covid, jasa pengamanan adalah salah satu industri yang menyerap tenaga kerja. Menurut data Kemenaker jumlah satpam ada 5 juta satpam, data ABUJAPI terdata ada 1,6 juta satpam. Sementara 650 ribu satpam tercatat di Mabes dan memiliki kartu tanda anggota, ”Jumlah pastinya hanya Tuhan yang tahu,” jelasnya.

Sementara itu, estimasi pendapatan dari sektor jasa pengamanan per bulan sebanyak 4.2 triliun jika dikali dalam setahun mencapai 50.4 triliun. Dalam situasi ekonomi yang terpukul karena pandemi, industri ini menjadi tolak punggung menjadi andalan menjaga asset. “Karena itu peran ABUJAPI di jasa sekuriti harus bergerak cepat mengambil peluang mengahadapi keadaaan tersebut,” jelas Agoes.

Agoes juga mengakui jika satpam saat ini belum punya standar upah profesi melainkan masih standar UMP, UMR dan standar upah tersebut itu untuk pekerja lajang dan berpengalaman selama satu tahun kerja. “Tentu ini cukup tragis tentang pengupahan satpam ini,” ujarnya.

“Mari pengurus bersatu padu untuk meluangkan usaha ini menjadi handal, profesional, jujur dan bermartabat. Karena objek usaha kita adalah sumber daya manusia yang kita banggakan. ABUJAPI harus amanah, BUJP harus kuat, Satpam harus bermartabat,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Panitia Munaslub Andiko Wicaksono menerangkan bahwa jumlah BPD ABUJAPI ada 26 BPD. Munaslub ini diikuti oleh 22 BPD, sementara yang absen adalah BPD Sumatera Barat, Bali, Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah. [admin.]

27 Aug 2020

Jelang Munaslub, BPP ABUJAPI Audiensi ke Kabaharkam Polri

KSATRIA | Jakarta–Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, terima audiensi dari Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP ABUJAPI) di Ruang Kerja Kabaharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2020.

Hadir dari BPP ABUJAPI Ketua Umum Agoes Dermawan, Wakil Ketua Umum Cecep Darmadi, Sekretaris Jenderal Suryawisesa, serta Bendahara Umum Andiko. Sementara Kabaharkam Polri didampingi oleh Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol Risyapudin Nursin dan Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol Edy Murbowo.

Dalam kesempatan ini BPP ABUJAPI mengundang Kabaharkam Polri untuk berkenan membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Khusus Perubahan AD/ART ABUJAPI Tahun 2020 yang akan dilaksanakan pada 26-28 Agustus 2020 di Jakarta.

Komjen Pol Agus Andrianto menyatakan mendukung penuh kegiatan Munaslub tersebut. Namun ia menekankan bahwa Polri bersikap netral dan bersedia memediasi terkait permasalahan yang ada di tubuh ABUJAPI sehingga digelar Munaslub.

“AD/ART yang sudah disepakati adalah aturan yang tertinggi dalam suatu organisasi. AD/ART harus disepakati oleh semua anggota di organisasi dan semua anggota wajib untuk taat atas aturan tersebut, bukan malah melanggar aturan atau lupa ada aturan tersebut,” pesan Komjen Pol Agus Andrianto seperti dilansir penanusa.com.

Selain itu Komjen Pol Agus Andrianto juga berpesan agar Munaslub ABUJAPI nanti digelar dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan pencegahan COVID-19. [admin]

19 Aug 2020
HUT RI 75

Bravo Satria Perkasa Gelar Upacara Peringati HUT RI ke-75

KSATRIA | Jakarta–PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) seluruh Indonesia menggelar upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-75 dengan cara mengibarkan bendera merah putih yang diikuti oleh personil BSP secara terbatas di masing-masing wilayah.

Peringatan HUT RI ke-75 tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pandemi covid-19 telah menjadikan perubahan dalam beraktivitas. Termasuk dalam menyelenggarakan upacara HUT RI ke-75.

Meski di tengah pandemi, BSP tetap menggelar upacara secara khidmat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

Upacara ini diikuti oleh hampir seluruh anggota satpam BSP dan beberapa orang dari klien/pengguna jasa.

Petugas upacara dipercayakan oleh para anggota satpam BSP. Upacara dimaksudkan sebagai rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia dari penjajah, serta mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur demi memerdekakan Indonesia. [admin].

14 Aug 2020
Musda Ke-2 APSI Jabar Memilih Agus Hamza

Musda Ke-2 APSI Jabar Memilih Agus Hamza sebagai Ketua

KSATRIA | Bandung–Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (DPD-APSI) Jawa Barat menggelar musyawarah daerah kedua pada Jumat 14 Agustus 2020 di Hotel di Hotel Gino Feruci Bandung. Musda diikuti oleh 5 perwakilan wilayah.

Ketua Panitia Musda Ke-2 Rudi Nursoleh merasa bersyukur karena acara Musda ke-2 berjalan dengan lancar. Hadir perwakilan dari DPP APSI Ardi Rudanto Ketua Bidang Organisasi APSI.

“Atas nama panitia saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD APSI Jabar periode 2014-2019 Bapak Budi Laksono Knoch atas pengabdiannya dan prestasi APSI selama menjabat. Alhamdulillah berkat beliau program dan berbagai acara tingkat Jabar atau nasional terlaksana,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Jurnal Security, Jumat (14/8/2020).

Rudi menambahkan, kegiatan Musda Kedua ini untuk menjalin hubungan silaturahim antara pengurus DPD dan DPP, sekaligus bertujuan untuk musyawarah guna memilih ketua yang baru lima tahun yang akan datang,” paparnya.

Kegiatan Musda kedua ini diikuti oleh para ketua DPC perwakilan dari Karawang, Cianjur, Sumedang, Tasikmalay dan Bandung. Diantara agendanya adalah pembacaan tata tertib dan peraturan Musda. Kemudian memberikan kesempatan kepada calon ketua untuk presentasi.

“Namun dalam Musda kali ini, seluruh peserta Musda menyepakati secara aklamasi memilih Agus Hamza sebagai Ketua DPD APSI Jabar periode 2020-2025,” jelasnya.

Menanggapi suksesnya Musda APSI dan terpilihnya Agus Hamza sebagai Ketua DPD APSI Jabar, Ketua Umum APSI Azis Said mengucapkan selamat kepada ketua terpilih. “Selamat atas pelaksanaan Musda ke-2 DPD APSI Jabar hari ini yang berjalan dengan lancar. Ucapan selamat juga untuk Pak Agus Hamza yang terpilih menjadi Ketua DPD APSI Jabar periode 2020-2025. Semoga APSI Jabar bisa semakin maju di bawah kepemimpinan Pak Agus Hamza,” tuturnya.

Adapun hasil dari Musda kedua ini, menghasilkan susunan pengurus yang baru dengan susunan sebagai berikut:

Ketua : R.Agus Hamza SH
Wakil Ketua : Darmin Yudha SPD
Sekretaris : Rudi Nursoleh SE
Bendahara : Ajang Supriady SE

Ketua 1 : H.Samsul
Ketua 2 : H.Dedi Supendi SE.SY
Ketua 3 : Didi Djukardi

13 Aug 2020
Ketua APSI Jabar

Besok, DPD APSI Jabar Gelar Musda Memilih Ketua

KSATRIA | Bandung–Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (DPD APSI) Jawa Barat akan menggelar musyawarah daerah (Musda) pada Jumat, 14 Agustus 2020 di Hotel Gino Feruci Bandung.

Menurut Ketua Panitia Rudi Nursoleh mengatakan, kegiatan ini sebagai agenda lima tahunan, yang tujuannya adalah mendengarkan laporan pertanggungjawaban ketua DPD APSI Jabar periode 2014-2019.

Rudi yang juga sebagai Ketua Tim Formatur Pemilihan mengatakan, musda ini akan diikuti oleh anggota APSI yang ada di wilayah Jawa Barat. “Agenda utama dalam Musda tahun ini adalah pemilihan ketua DPD APSI Jabar periode 2020-2025,” jelasnya kepada Jurnal Security, Kamis (13/8/2020).

Rudi berharap kegiatan Musda ini berjalan lancar di tengah kondisi pandemi yang melanda negeri ini. “Kami tetap menggunakan standar protokol kesehatan dalam pelaksanaan Musda DPD APSI Jabar ini, semoha berjalan dengan lancar,” jelasnya. [admin].

09 Aug 2020
Gede Risky

APSI Bali: Satpam Unsur Penting Pembukaan Wisata di Bali

KSATRIA | Denpasar–Pemerintah Provinsi Bali bersiap untuk membuka pariwisata kembali pada tatanan kehidupan era bara saat kondisi pandemi COVID-19, dalam hal ini peran petugas pengamanan di tempat-tempat potensi banyaknya dikunjungi wisatawan, tentu harus tetap disiplin dalam upaya mencegah kembali merebaknya wabah virus ini.

Ketua DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Bali Gede Risky Pramana di Denpasar, Jumat (7/8) menyatakan bahwa aspek satuan pengamanan adalah salah satu unsur penting dalam setiap penerapan protokol kesehatan dalam menata kesiapan pembukaan pariwisata di Bali.

Ia mengatakan dengan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan, baik untuk diri sendiri (satuan pengamanan) juga terhadap tamu yang datang.

Terbukti bahwa di beberapa tempat pariwisata dan perhotelan, dimana satuan pengamanannya menjadi gugus utama dalam melaksanakan SOP protokol kesehatan di setiap area dalam menyambut tatanan kehidupan era baru.

“Semua pemangku kepentingan pariwisata harus tetap fokus memperhatikan tata aturan ini agar satuan pengamanan di setiap wilayah dapat menjadi garda terdepan dalam menjalankan protocol kesehatan sesuai dengan ketentuan pemerintah,” kata Gede Risky. [admin].

08 Aug 2020
Apsi Jajaki Kerjasama dengan UI

APSI Jajaki Kerjasama dengan Departemen Pengamanan Kampus UI

KSATRIA | Jakarta—Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) sebagai lembaga praktisi profesi pada bidang manajemen pengamanan, memiliki ilmu dan kompetensi dalam manajemen pengamanan yang mencakup praktik penerapan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) berbasis Perkap 24/2007.

Ketua Umum APSI Azis Said menjelaskan APSI telah memiliki legalitas sebagai asosiasi profesi satpam di Mabes Polri, untuk itu pihaknya tengah meluaskan jaringan kerjasama dalam pengembangan profesi satpam ini. “Salah satunya menjajaki kerjasama dengan Universitas Indonesia (UI),” jelasnya kepada Jurnal Security, Jumat (7/8/2020).

Azis menambahkan, saat ini APSI memiliki kompetensi manajemen SMP yang sesuai dengan Perkap 24/2007 antara lain: Melakukan survey dan membuat analisa pengamanan, membuat kajian resiko pengamanan, membuat rencana pengamanan, membuat sistem pengamanan, membangun kebutuhan aspek pengamanan dan sumber daya, membuat dan mengendalikan dokumen pengamanan, rencana tanggap darurat dan simulasinya serta analisa data.

Menurut Azis, APSI juga memiliki kemampuan merancang dan menyelenggarakan sistem diklat bagi personil sekuriti sebagai pelaksana utama sistem pengamanan, dan pelatihan kepada personil non sekuriti dalam konteks melaksanakan security awareness kepada seluruh stake holder.

“UI sebagai universitas ternama di Indonesia selayaknyalah memiliki sistim pengamanan yang baik dan mumpuni, sehingga dapat menjadi rujukan bagi universitas lain di Indonesia untuk sistem pengamanannya,” jelasnya.

Sementara itu Ketua I Bidang Sertifikasi Profesi APSI Ir Didi D Zakaria menjelaskan, kampus UI sebagai institusi pendidikan perguruan tinggi dengan kampus terbesar dan terluas serta fasilitas terlengkap di Depok, Jawa Barat, UI harus memiliki tingkat keamanan yang tinggi, terlaksana dan terpelihara dengan baik, “UI harus menjadi kampus yang aman dan nyaman bagi penggunanya, mahasiswa dan pengelolanya,” jelasnya.

Didi menilai, tugas itulah yang diamanahkan Departemen Pengamanan Lingkungan Kampus UI, untuk menjamin bahwa UI memiliki pengamanan yang baik, karena itu UI harus memiliki Sistem Pengamanan yang terintegrasi dan komprehensif, yang dibuat berdasarkan hasil kajian-kajian terhadap kondisi pengamanan eksisting dan potensi ancaman keamanan kedepan yang dinamis dengan modus yang terus berkembang dan eskalasi yang semakin meningkat.

“APSI bisa membantu UI untuk menerapkan Sistem Manajemen Pengamanan berbasis apapun yang applicable dan efektif jika dilaksanakan di kampus UI,” tandasnya.

Didi mengatakan, APSI juga menawarkan kerjasama merancang dan menyelenggarakan Sistem Pendidikan Manajemen Pengamanan bagi seluruh stake holder UI, baik hanya sebagai awareness (kepedulian) kepada personil non sekuriti, maupun kepada mahasiswa UI yang tertarik dalam bidang Manajemen Pengamanan Fisik yang nantinya bisa dimasukan sebagai materi perkuliahan atau tambahan di fakultas-fakultas di UI.

“APSI juga bisa kerjasama dengan UI dalam konteks menyiapkan dan mencetak para Manajer Sekuriti Profesional yang handal melalui program Uji Kompetensi yang bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi,” jelasnya. [admin].

Translate »
error: Content is protected !!