15 Oct 2021

Pariwisata Internasional Dibuka, ABUJAPI Berbenah Diri Agar Satpam Kompeten

KSATRIA | Jakarta — Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menyambut baik rencana akan dibukanya pariwisata Internasional. Pasalnya, hal itu akan menjadi harapan baru bagi profesi jasa pengamanan pasca personel anggotanya terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat terimbas pandemi Covid-19.

Ketua Umum DPP ABUJAPI, Agoes Dermawan. mengatakan salah satu upaya mendukung pemulihan pariwisata Internasional adalah berbenah diri agar satpam benar-benar kompeten.

“Sekarang kita (ABUJAPI) sedang berbenah agar satpam betul-betul kompeten, terlebih seiring dengan rencana dibukanya pariwisata Internasional. Kami siapkan anggota kita lebih punya kemampuan,” ujarnya.

Sementara mantan Ketua BPD ABUJAPI Bali, I Nyoman Sutapa merasa optimis di masa ini akan ada peningkatan permintaan jasa pengamanan lantaran sejumlah akomodasi pariwisata yang sebelumnya tutup, kini sudah kembali dibuka secara terbatas.

“Harapan kita besar sekali karena dengan dampak pandemi Covid-19 yang terjadi hampir 2 tahun ini, kini pariwisata mulai bangkit kembali,” ujarnya usai Musyawarah Daerah ke-2 ABUJAPI, di Four Star By Trans Hotel Renon, Denpasar, Senin (11/10/2021).

Menurut dia, sikap optimis itu, karena sektor pariwisata berhubungan langsung dengan pengguna jasa pengamanan.

“Mudah-mudahan jika penerbangan Internasional dibuka, objek-objek wisata juga dibuka dan akan membawa dampak yang besar,” harap Sutapa.

Lebih lanjut Sutapa mengatakan, pihaknya mengaku ABUJAPI selalu bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai lembaga penegak hukum resmi.

Sebagaimana diketahui, ada tiga tingkatan pada pendidikan dan pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam), di antaranya Gada pratama, Gada Madya, Gada Utama

“Instrukturnya selalu didatangkan dari Polda Bali, termasuk kegiatan training singkat yang dilaksanakan satu hingga dua hari,” jelas Sutapa.[Adm]

15 Oct 2021

ABUJAPI Kalbar dan Polda Kalbar Gelar Vaksinasi untuk Satpam

KSATRIA | Kalbar — Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Kalimantan Barat bekerjasama dengan Polda Kalimantan Barat dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan “Gebyar Vaksinasi Covid-19”, Kamis (14/10/2021).

Gebyar Vaksinasi Covid-19 ini diperuntukan untuk satuan pengamanan (Satpam) beserta keluarga, yang dilaksanakan di SUPM Pontianak, Pembangunan Nipah kuning, Kalimantan Barat. Mulai dari pukul 08.00 Wib sampai selesai.

Para peserta berasal dari beberapa badan usaha jasa pengamanan (BUJP) yang berada di wilayah Kalimantan Barat. Kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri keluarga besar ABUJAPI Kalbar, Satpam BUJP, dan warga sekitarnya.

Ketua Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Kalbar, Yusnadi mengatakan bahwa vaksinasi ini salah satu program ABUJAPI terhadap satuan pengamanan (Satpam) yang juga merupakan duta perubahan perilaku protokol kesehatan.

“Jadi sangat penting setiap satuan pengamanan (Satpam) di Kalimantan Barat untuk mendapatkan vaksinasi tersebut,” terang Yusnadi.

Sementara Kasi Polsus Binmas Polda Kalimantan Barat, Kompol Untung mengatakan sesuai dengan Kepres bahwa Polri adalah sebagai fasilitator dalam hal pelaksaan vaksinasi ini, dan sebagai pelaksana teknis dilakukan Biddokkes Polda Kalbar

“Polri sendiri sebagai fasilitator dalam hal pelaksaan vaksinasi ini, dan sebagai pelaksana teknis dilakukan Biddokkes Polda Kalbar,” jelasnya.[Adm]

15 Oct 2021

APSI Wadah Perlindungan Hukum untuk Satpam

KSATRIA | Makassar –Satpam dulu dengan sekarang sangatlah berbeda. Pasalnya, saat ini satpam merupakan sebuah profesi tersendiri yang tidak berbeda dengan profesi lainnya dalam dunia kerja.

Kehadiran satpam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam program pengamanan lingkungan kerja dan atau perumahan. Karenanya, satpam pun kini memiliki wadah yang sudah terintegritas dan terdaftar di Mabes Polri. Wadah itu bernama Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI).

“Saya katakan wadah perlindungan hukum karena di sini para anggota APSI akan mendapat bantuan hukum saat berhadapan dengan kasus ketenagakerjaan. Kami ke depannya akan kolaborasikan antara LBH Profesi Satpam dan APSI,” ujar Tri saat ditemui di kantor DPD APSI di Jalan Kijang Makassar, Kamis (15/10/2021).

Untuk menuju kesejahteraan, lanjut Tri, anggota APSI bisa dengan mudah mendapatkan informasi perusahaan atau lokasi apa saja yang membutuhkan satpam agar bisa menyejahterakan keluarganya.

Selain dari kedua sasaran APSI di atas, masih menurut Triyono, APSI menjadi wadah pelatihan profesi satpam agar anggota satpam bisa menjadi petugas pengamanan di mana mereka ditempatkan secara terlatih saat menghadapi sebuah situasi.

Sementara Kasubdit Polda Sulsel, Kompol A. Ashari menerangkan, Binmas Polda Sulsel sangat mendukung penuh program APSI, dan berharap segera APSI mengadakan Musyawarah Luar Biasa untuk menentukan ketua baru selepas ketua terdahulu meninggal dunia.

“Polda dalam hal ini mempersilahkan pengurus APSI mengadakan sosialisasi di media dan setiap BUJP yang memiliki anggota satpam wajib hukumnya kartu sertifikasi APSI,” kata Ashari.

Ashari juga mengatakan, anggota Polri selalu memberikan sosialisasi kepada satpam baik yang sudah selesai pendidikan maupun yang masih dalam pendidikan, bahwa satpam bukan serikat pekerja tapi sebagai petugas keamanan

” Polri juga selalu memberikan sosialisasi kepada satpam baik yang sudah selesai pendidikan maupun yang masih dalam pendidikan, bahwa satpam bukan serikat pekerja tapi sebagai petugas keamanan,” jelas Ashari.[Adm]

09 Oct 2021

Kapolresta Denpasar Lantik Ratusan Satgas Covid-19 Satpam

KSATRIA | Denpasar –Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan melantik sebanyak 100 personil Satpam menjadi Satuan Tugas Covid-19. Hal ini guna mencegah meluasnya penyebaran wabah virus Covid-19 di wilayah Denpasar.

Pembentukan Satgas Covid-19 ini berlangsung di Taman Inspirasi Muntiq Siokan Sanur Kauh, Denpasar Selatan, pada Jumat (1/10/2021).

Acara kegiatan turut dihadiri Dandim 16/11 Badung dan para pejabat muspida setempat serta jajaran stakeholder lainnya.

Dikatakan Jansen, Satpam merupakan satuan atau kelompok yang bertugas memelihara rasa aman dan nyaman di lingkungan perusahaan kawasan dan pemukiman.

Selain itu, lanjutnya, Satpam juga dituntut untuk mewujudkan kesadaran masyarakat di lingkungan tempat kerjanya. Termasuk menanggulangi setiap kemungkinan timbulnya gangguan kamtibmas di lingkungan kerjanya masing-masing.

“Satpam memiliki peran unsur pembantu Polri dalam pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat dan penegakan peraturan perundang-undangan serta menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan keamanan di lingkungan kerjanya yang merupakan wujud sinergitas Polri dan PAM Swakarsa,” beber Kombes Jansen.

Dijelaskannya, dalam melaksanakan tugas Polri sesuai peraturan Kepolisian Republik Indonesia Nomor 4 tahun 2020 tentang pengamanan Swakarsa yang memuliakan profesi Satpam oleh Polri sebagai partner dalam mewujudkan Harkamtibmas.

“Seperti kita ketahui saat ini Pemerintah bersama-sama unsur TNI – Polri, tenaga kesehatan dan seluruh lapisan masyarakat saling bahu membahu berjuang memutus penyebaran Covid-19,” urainya.

Ditegaskannya pula, Satpam diharapkan berperan aktif membantu Polri dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 di lingkungan kerjanya masing-masing.

Dalam hal ini Polresta Denpasar telah mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh penyedia dan pengguna Satpam serta sepakat membentuk Satgas penanggulangan Covid-19 yang melibatkan petugas Satpam sebagai garda terdepan. Dengan harapan pembentukan satpam ini dapat mencegah munculnya Cluster baru penyebaran Covid-19.

Pada kesempatan itu Kapolresta Jansen memberikan 4 penekanan terhadap 100 personil satpam yang telah dilantik. Yakni pertama, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, tulus ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab sebagai amal dan ibadah.

“Kedua, jaga kesehatan diri sendiri keluarga dan lingkungan tempat kerja dengan menerapkan protokol kesehatan dan laksanakan penanggulangan Covid- 19 secara ketat,” jelasnya

Selanjutnya yang ketiga, kata Jansen, tingkatkan koordinasi dengan unsur pengamanan TNI-POLRI , desa adat dan seluruh stakeholder dalam melaksanakan tugas di lingkungan kerja.

“Terakhir keempat, kepada seluruh penyedia dan pengguna satpam agar bersama-sama selalu mengingatkan dan mengawasi dalam pelaksanaan tugas Satgas ini,” jelasnya.[Adm]

09 Oct 2021

Kapolres Klungkung : Selain Pembantu Pimpinan, Satpam Unsur Pembantu Polri

KSATRIA | Klungkung — Satpam dituntut untuk mewujudkan kesadaran warga masyarakat di lingkungan tempat kerja guna penanggulangan terhadap kemungkinan timbulnya gangguan Kamtibmas.

“Selain sebagai unsur pembantu pimpinan, Satpam juga merupakan petugas unsur pembantu Polri dalam pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan peraturan perundang-undangan,” demikian dikatakan Kapolres Klungkung AKBP I Made Dhanurdana saat memimpin apel pembentukan Satgas Covid-19 Satuan Pengamanan (Satpam), di Lapangan Apel Halaman Polres Klungkung, Senin (4/10/2021).

Turut hadir pada acara ini di antaranya Wakapolres Klungkung Kompol Luh Ketut Amy Ramayathi Prakasa Danramil 1610-01/Klungkung, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Klungkung, Made Widiada, Kasat Pol PP Kabupaten Klungkung Putu Suarta, Pejabat Utama dan Kapolsek, Jajaran Polres Klungkung.

Kapolres Klungkung I Made Dhanurdana menjelaskan, bahwa Satpam merupakan satuan atau kelompok yang bertugas memberikan rasa aman dan bertugas memberikan rasa aman dan nyaman di lingkungan perusahaan, kawasan atau pemukiman.

“Sehingga sebagai wujud sinergitas Polri dan Pam Swakarsa sesuai Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang pengamanan swakarsa, merupakan wujud pemulihan profesi Satpam Polri sebagai partner dalam mewujudkan harkamtibmas,” kata Kapolres saat membacakan amanat dari Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra.

I Made Dhanurdana, juga menyampaikan dalam penerapan kebijakan pemerintah bersama sama Unsur keamanan TNI-Polri, Tenaga Kesehatan (Nakes) beserta unsur Masyarakat harus saling bahu-membahu berjuang untuk memutus penyebaran Covid-19.

“Satpam sebagai perpanjangan tangan Polri diharapkan berperak aktif membantu Polri dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19,” pesannya.

Sehingga, kata dia, diharapkan dapat mencegah munculnya klaster baru di lingkungan kerjanya masing-masing serta didukung dengan penggunaan aplikasi peduli lindungi.

Ia juga meminta kepada satpam agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, tulus ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab, dan selalu menjaga kesehatan, keluarga dan lingkungan.

“Terakhir tingkatkan koordinasi dengan unsur pengamanan TNI-Polri, Desa Adat dan Seluruh Stake Holder dalam melaksanakan tugas di lingkungan kerja,” ujarnya.[Adm]

09 Oct 2021

BPD ABUJAPI Sultra Gelar Vaksinasi untuk Anggota dan Keluarga Satpam

KSATRIA | Kendari — Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD ABUJAPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Bimnas) Polda Sultra, menggelar kegiatan vaksinasi untuk anggota satpam se-kota Kendari, di Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (BP PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Sultra, Kamis (23/9/2021).

Ketua umum BPD ABUJAPI Sultra, Den Ayu Kanem Khaltsum mengatakan, kegiatan vaksinasi ini diprioritaskan untuk anggota Satpam, keluarga satpam, dan badan usaha jasa pengamanan (BUJP) yang berada di kota Kendari. Adapun jenis vaksin yang diberikan adalah jenis Sinovac sebanyak 200 dosis.

Namun, lanjutnya, apabila ada masyarakat umum yang hendak ikut vaksinasi di acara kegiatan ini tetap pihaknya melayani. “Untuk masyarakat umum, kalau misalnya ada yang datang, kami tidak tolak. Tapi khususnya itu, kita prioritaskan anggota Satpam sama Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), terus sama keluarga Satpam,” kata Den Ayu.

Den Ayu mengharapkan, seluruh anggota Satpam yang bekerja di lapangan telah melakukan vaksinasi 1 dan 2. “Dengan kegiatan ini, mudah-mudahan bisa meminimalisir terjadinya penularan penyakit COVID-19 itu sendiri, supaya Satpam-Satpan juga bisa melaksanakan tugasnya dengan maksimal,” harap Den Ayu.

Di tempat yang sama, perwakilan BP PAUD dan Dikmas, Kwartina Endang pamuji, merasa senang karena bisa turut membantu kegiatan vaksinasi tersebut.

“Semoga dengan adanya vaksinasi ini, kita semua selalu dalam keadaan sehat dan terhindar dari COVID-19, semoga Sultra semakin membaik dan bisa kembali pulih dari situasi Pandemi ini,” ujar Kwartina.

Sementara Kasubdit Satpam Polsus DitBinmas Polda Sultra AKBP Karjono Liwang berharap, Satpam-Satpam yang ada di Sultra, khususnya di Kota Kendari, sudah melakukan vaksinasi karena mereka adalah garda terdepan.

“Satpam itu adalah garda terdepan dalam hal pelayanan kepada masyarakat yang bekerja di perusahaan maupun toko-toko, sehingga pada saat pelaksanaan tugas, mereka sebelum menegakkan aturan prokes, mereka sendiri sudah melakukan prokes dan vaksin,” ujarnya.[Adm]

09 Oct 2021

APSI Gelar Security Training Online Pengamanan Informasi

KSATRIA | Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (DPP APSI) akan menyelenggarakan security tarining online melalui zoom meeting, pada Sabtu (9/10/2021) pukul 13.30 Wib hingga selesai.

Adapun tema yang diangkat adalah “Pengamanan Informasi Perusahaan / Korporasi (Corporate Information Security)”

Ketua Umum APSI, H. A. Azis Said, SE mengatakan, tugas Satuan Pengamanan (Satpam) adalah mengamankan aset, personil, informasi dan operasional perusahaan atau instalasi yang diamankan.

Namun, kata Azis, dalam pelatihan-pelatihan Satpam, jarang diberikan pengetahuan tentang pengamanan informasi, seperti informasi apa saja yang perlu diamankan dan bagaimana cara mengamankannya. Juga tidak adanya buku tentang pengamanan informasi perusahaan di Indonesia.

“Training Pengamanan Informasi Perusahaan atau Korporasi ini penting bagi Anggota Satpam, baik Satpam Pelaksana, Supervisor Satpam maupun Manajer Satpam, juga bagi Manajer Sekuriti dan Pengelola BUJP,” jelas Azis.

Sementara narasumber yang akan memberikan materi adalah Pakar Pengamanan Informasi dari Universitas Indonesia, Dr. Drs. Suryadi MT., M.T.

Suryadi dalam seminarnya akan membahas 3 (tiga) hal terkait pengamanan informasi. Pertama, Kesadaran Keamanan Informasi, yaitu sejauh mana pimpinan perusahaan dan petugas pengamanan memiliki komitmen untuk mengamankan informasi perusahaan.

Kedua, Konsep CIA, yaitu bagaimana pimpinan perusahaan dan petugas pengamanan memperlakukan informasi perusahaan dengan prinsip Confidentiality, Integrity dan Availability.

“Ketiga, bagaimana pimpinan perusahaan dan petugas keamanan mengelola Keamanan Informasi Perusahaan,” tulis bunyi undangan seminar itu yang diterima Jurnal Security.

Seminar ini diperuntukan untuk Pimpinan BUJP, Manajer Sekuriti, Manajer Satpam, dan Supervisor. Dan bagi mereka yang tertarik untuk mendaftar dapat mengakses form pendaftaran melalui link https://bit.ly/TRAININGCORPORATEINFORMATIONSECURITY. [Adm]

22 Sep 2021

Polda Bali Libatkan Satpam untuk Satgas Covid-19

KSATRIA | Badung — Sejumlah anggota Satuan Pengamanan (Satpam) mengikuti Apel Pembentukan Satgas COVID-19 Satuan Pengamanan Provinsi Bali di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (20/9/2021).

Dilibatkannya personel Satpam menjadi anggota Satgas COVID-19 Satpam untuk membantu pengawasan protokol kesehatan dan implementasi aplikasi PeduliLindungi guna mencegah penyebaran COVID-19 di perkantoran, pusat perbelanjaan, tempat wisata dan berbagai tempat umum lainnya.

Selain itu, para petugas Satpam nantinya adalah memantau dan melakukan pencegahan aktivitas kerumunan yang dilakukan warga di tempat umum.

Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra mengatakan, posisi tugas dan peran satpam tersebut nantinya berada di bawah anggota Polri.

“Sekarang kita ketahui di tempat kerja perkantoran, di mall, di tempat umum, tempat wisata, sesuai anjuran pemerintah menerapkan aplikasi PeduliLindungi, unsur yang mengawasi, mereka-mereka (satpam) ini,” katanya di sela apel pembentukan Satgas Covid-19 yang dihadiri puluhan satpam, di Pantai Kuta, Badung, Senin (20/9).

Dijelaskannya peran satpam sangat perlu dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19. Terutama satpam yang berjaga di sejumlah fasilitas umum seperti mall dan tempat umum lainnya.

Para satpam ini nantinya bertugas memantau scanner aplikasi PeduliLindungi dan bila ditemukan warga terpapar Covid-19 bisa segera dikoordinasikan pada satgas Covid-19.

Sehingga saat hasil scan dari aplikasi PeduliLindungi mengeluarkan warna hitam, si satpam itu bisa berkoordinasi dengan petugas Satgas Covid setempat.

Para satpam itu dinyatakan mulai bertugas mulai pada Senin (20/9) di lingkungan kerjanya masing-masing seperti di mall, dan fasilitas pariwisata di Bali.

“Dimana, yang mempergunakan jasa satpam, dia diberi pengetahuan untuk sebagai unsur pelaksana penanggulangan Covid-19, yang akan berkerja sama dengan satgas Provinsi,” ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa satpam yang bertugas di lokasi pariwisata juga nantinya bisa memperketat pengawasan Prokes terhadap turis asing.

Putu juga meminta masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan prokes.”Kami juga menghimbau masyarakat untuk selalu menerapkan Prokes. Selalu menerapkan 3M. Mencuci tangan, memakai masker dan selalu menjaga jarak,” tukasnya.

Ia pun berharap dengan adanya Satgas Covid-19 Satpam, penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bali bisa lebih optimal.”Diharapkan dengan pembentukan ini, lebih optimal lagi penanggulangan Covid di Provinsi Bali, itu tujuannya,” pungkas Jenderal bintang dua ini.[Adm]

22 Sep 2021

ABUJAPI Kepri Gelar Serbuan Vaksin

KSATRIA | Batam– Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD ABUJAPI) Kepri bekerjasama dengan Direktorat Binmas Polda Kepri serta Dinas Kesehatan Kota Batam, melaksanakan kegiatan serbuan vaksin guna mendukung pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19, di Ninos Edutainment Park di Dermaga Sukajadi, Selasa (21/09/2021).

Kegiatan ini adalah kali kedua dilaksanakan, di mana sebelumnya dilakukan pada Juli 2021 lalu dengan menargetkan 1500 untuk vaksin dosis kedua dan 500 untuk vaksin dosis pertama. Peserta mendapat vaksin untuk dosis kedua diberikan Astrazeneca, sedangkan untuk dosis pertama mendapat Moderna.

Ketua Umum BPD ABUJAPI Kepri, Dwifung WS mengatakan, bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah aktif ABUJAPI sebagai bagian dari komponen masyarakat melingkupi perusahaan jasa pengamanan yang memiliki ribuan personel Satpam dimana notabenenya merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19 dalam membantu aparat keamanan TNI-Polri.

Lebih lanjut Dwifung mengatakan, kegiatan ini melibatkan lebih dari 60 tenaga kesehatan dan vaksinator dengan harapan bisa memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada satpam dan keluarganya. Selain untuk satpam dan keluarganya, vaksinasi ini juga dibuka untuk umum.

Sementara Dirbinmas Polda Kepri Kombes Pol. Rudi Haryanto, memberikan apresiasi kepada ABUJAPI Kepri atas inisiasinya dalam memberikan kesempatan kepada para satpam untuk mendapat vaksin baik dosis pertama dan kedua, sehingga diharapkan satpam tetap terjaga dari potensi paparan Covid-19 dengan catatan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meskipun sudah vaksin.

“Hal ini sangat baik dan saya mendukung kegiatan ini karena dengan ini rekan rekan Satpam mendapat vaksin dan diharapkan memberikan imunitas dalam menjalankan tugas di garda terdepan di lapangan” ungkap Rudi, yang didampingi AKBP Rudi Syahriadi Idris

Pantauan Jurnal Security di lapangan, kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 Wib tersebut diakhiri pada pukul 16.00 Wib dapat berjalan dengan baik serta lancar.

“Alhamdulillah, kegiatan kita dapat berjalan lancar dan tertib, kegiatan ini melayani lebih dari 1500 orang peserta baik dari Satpam, keluarganya dan peserta umum” terang Ketua Panitia Kegiatan Vaksinasi, Hendri Dunan.

Dalam akhir kegiatan, Dwifung menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan ini. “Saya menyampaikan terima kasih kepada Dirbinmas, Dinkes Kota Batam, Panitia dan semua pihak, semoga apa yang kita lakukan menjadi ladang amal buat kita semua” ujarnya.[Adm]

10 Sep 2021

Polda Sulsel dan ABUJAPI Sosialisasi Perpol Pam Swakarsa dan BOS V2 di Makassar

KSATRIA | Makassar–Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listiyo Sigit Prabowo telah menerbitkan aturan terbaru soal pembentukan Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa).

Kapolri menerbitkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.

Polda Sulsel bersama Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyelenggarakan sosialisasi Perpol Nomor 4 Tahun 2020 di Makassar pada Rabu, 8 September 2021.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. H. Merdisyam, M.Si yang disampaikan oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Chuzaini Andi Pattopoi mengatakan bahwa Perpol Pamswakarsa ini menjadi landasan reformasi satuan pengaman (satpam) di Indonesia.

“Kegiatan ini kami anggap sebagai landasan reformasi satpam di Indonesia, mengingat satpam telah menjadi profesi, yang memiliki jenjang karir berdasarkan kompetensi dan masa kerja,” ungkapnya.

Dalam paparannya, Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada Dir Binpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Edy Murbowo, SIK, MSi beserta para Dirbinmas Polda Sulsel dan pengurus ABUJAPI.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada ABUJAPI dan Binmas, atas sosialisasi Perpol No 4 tahun 2020 khususnya wilayah area Sulawesi dan kami ucapkan Selamat Datang di Makassar,” ujar Wakapolda Sulsel.

Dir Binpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Edy Murbowo, SIK, MSi mengatakan Perpol No 4 tahun 2020 ini banyak hal menyangkut peraturan satpam yang berubah bila dibandingkan dengan peraturan kapolri (Perkap) No 24 tahun 2007, yaitu tentang pengertian satpam, perekrutan, status ketenagakerjaan, jenjang karir, pakaian seragam, perkumpulan dll.

Edy menegaskan, Perpol No. 4/2020 merupakan pedoman Satpam dalam melaksanakan tugas di lingkungan tempat kerja, sehingga dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kerja dapat menentukan tugas dan kewenangan mana sajakah yang dapat dikerjakan.

Edy juga menjelaskan bahwa dalam Perpol No 4 tahun 2020, Satpam telah dibedakan dengan satkamling. Satpam adalah satuan atau kelompok profesi pengemban fungsi kepolisian terbatas non yustisial yang direkrut sesuai ketentuan Polri, dilatih pendidikan satpam dan memiliki kartu tanda anggota (KTA) serta memiliki status ketenagakerjaan.

“Jadi satpam saat ini sudah dianggap sebagai profesi dimana sebelum melaksanakan tugas, harus telah lulus pelatihan wajib gada pratama/gada madya/gada utama,” jelasnya.

Ketua Umum BPP ABUJAPI Agoes Dermawan mengatakan pada masa yang akan datang BUJP atau perusahaan yang bergerak dalam bidang industri jasa pengamanan harus kuat, terutama dalam hal manajerial.

“Ke depan ini BUJP itu harus kuat, satpamnya harus sejahtera. BUJP kuat apanya kuat, kuat dalam memanage sebagai usaha jasa pengamanan,” jelasnya.

Agoes juga menambahkan, satpam juga bisa memberi peran sebagai pembantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya. “Satpam tidak pernah tidur, 24 jam satpam selalu membantu, terimakasih,” tutupnya.

Sementara itu sosialiasi Binmas Online System (BOS) V2 disampaikan oleh Kasifasjaspam Subditkamsa Ditbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri AKBP Sutan Ginting, SH, SIK.

“Aplikasi BOS V2 bisa untuk interaksi bagi masyarakat yang memerlukan infomasi ataupun pelayanan kepolisian, melalui aplikasi, masyarakat bisa melapor,” jelasnya.

Laporan yang ada diaplikasi BOS V2, kata Sutan, akan direspons sehingga masyarakat bisa mendapatkan apa yang diperlukan terkait dengan pelayanan kepolisian yang ada.

“Aplikasi ini ke depan akan di integrasikan dengan kementerian dan lembaga yang lain, institusi yang lain sehingga ini menjadi satu sistem aplikasi informasi pelayanan yang terintegrasi yang tentunya akan memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan tanpa repot-repot hadir ke kantor polisi,” jelasnya. [Adm]

Translate »
error: Content is protected !!