25 Sep 2021

Musdalub I ABUJAPI Babel Tetapkan Zaidan sebagai Ketua

KSATRIA | Babel–BPD Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Bangka Belitung menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) I yang digelar di Soll Marina Hotel Bangka, Pangkalan Baru Bangka Tengah, Sabtu (25/09/2021)

Musdalub I dibuka oleh Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan dihadiri Ketua Umum BPP ABUJAPI Agoes Dermawan, Kapolda Babel serta tamu undangan lainnya.

Agoes menyampaikan bahwa ABUJAPI adalah mitra Polri dan bahwa profesi Satpam di Indonesia terus berkembang dan saat ini sudah ada 1,6 juta orang yang berprofesi sebagai Satpam.

“ABUJAPI Babel ini adalah untuk menyatukan badan usaha yang bergerak di bidang jasa pengamanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman menyampaikan agar ABUJAPI terus meningkatkan performance sehingga tidak dipandang sebelah mata dan berharap kepengurusan yang baru lebih profesional sehingga Satpam yang dihasilkan benar-benar kompeten serta wajib memiliki sertifikat.

“Dari tahun ke tahun, Satpam harus meningkatkan kemampuan dan ini adalah tugas ABUJAPI, siapapun yang terpilih saya meminta anggota ABUJAPI Babel harus berdomisili di Bangka Belitung,” ujar Erzaldi

Sesuai AD/ART, Musdalub I ABUJAPI Babel dilaksanakan tujuannya adalah untuk mengisi kekosongan kepengurusan karena ketua ABUJAPI Babel sebelumnya meninggal dunia.

Pada Musdalub I ini, setelah melalui proses demokrasi, para anggota Musda memilih saudara Zaidan sebagai Ketua Umum BPD ABUJAPI Babel. [Adm]

22 Sep 2021

Polda Bali Libatkan Satpam untuk Satgas Covid-19

KSATRIA | Badung — Sejumlah anggota Satuan Pengamanan (Satpam) mengikuti Apel Pembentukan Satgas COVID-19 Satuan Pengamanan Provinsi Bali di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (20/9/2021).

Dilibatkannya personel Satpam menjadi anggota Satgas COVID-19 Satpam untuk membantu pengawasan protokol kesehatan dan implementasi aplikasi PeduliLindungi guna mencegah penyebaran COVID-19 di perkantoran, pusat perbelanjaan, tempat wisata dan berbagai tempat umum lainnya.

Selain itu, para petugas Satpam nantinya adalah memantau dan melakukan pencegahan aktivitas kerumunan yang dilakukan warga di tempat umum.

Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra mengatakan, posisi tugas dan peran satpam tersebut nantinya berada di bawah anggota Polri.

“Sekarang kita ketahui di tempat kerja perkantoran, di mall, di tempat umum, tempat wisata, sesuai anjuran pemerintah menerapkan aplikasi PeduliLindungi, unsur yang mengawasi, mereka-mereka (satpam) ini,” katanya di sela apel pembentukan Satgas Covid-19 yang dihadiri puluhan satpam, di Pantai Kuta, Badung, Senin (20/9).

Dijelaskannya peran satpam sangat perlu dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19. Terutama satpam yang berjaga di sejumlah fasilitas umum seperti mall dan tempat umum lainnya.

Para satpam ini nantinya bertugas memantau scanner aplikasi PeduliLindungi dan bila ditemukan warga terpapar Covid-19 bisa segera dikoordinasikan pada satgas Covid-19.

Sehingga saat hasil scan dari aplikasi PeduliLindungi mengeluarkan warna hitam, si satpam itu bisa berkoordinasi dengan petugas Satgas Covid setempat.

Para satpam itu dinyatakan mulai bertugas mulai pada Senin (20/9) di lingkungan kerjanya masing-masing seperti di mall, dan fasilitas pariwisata di Bali.

“Dimana, yang mempergunakan jasa satpam, dia diberi pengetahuan untuk sebagai unsur pelaksana penanggulangan Covid-19, yang akan berkerja sama dengan satgas Provinsi,” ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa satpam yang bertugas di lokasi pariwisata juga nantinya bisa memperketat pengawasan Prokes terhadap turis asing.

Putu juga meminta masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan prokes.”Kami juga menghimbau masyarakat untuk selalu menerapkan Prokes. Selalu menerapkan 3M. Mencuci tangan, memakai masker dan selalu menjaga jarak,” tukasnya.

Ia pun berharap dengan adanya Satgas Covid-19 Satpam, penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bali bisa lebih optimal.”Diharapkan dengan pembentukan ini, lebih optimal lagi penanggulangan Covid di Provinsi Bali, itu tujuannya,” pungkas Jenderal bintang dua ini.[Adm]

22 Sep 2021

ABUJAPI Kepri Gelar Serbuan Vaksin

KSATRIA | Batam– Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD ABUJAPI) Kepri bekerjasama dengan Direktorat Binmas Polda Kepri serta Dinas Kesehatan Kota Batam, melaksanakan kegiatan serbuan vaksin guna mendukung pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19, di Ninos Edutainment Park di Dermaga Sukajadi, Selasa (21/09/2021).

Kegiatan ini adalah kali kedua dilaksanakan, di mana sebelumnya dilakukan pada Juli 2021 lalu dengan menargetkan 1500 untuk vaksin dosis kedua dan 500 untuk vaksin dosis pertama. Peserta mendapat vaksin untuk dosis kedua diberikan Astrazeneca, sedangkan untuk dosis pertama mendapat Moderna.

Ketua Umum BPD ABUJAPI Kepri, Dwifung WS mengatakan, bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah aktif ABUJAPI sebagai bagian dari komponen masyarakat melingkupi perusahaan jasa pengamanan yang memiliki ribuan personel Satpam dimana notabenenya merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19 dalam membantu aparat keamanan TNI-Polri.

Lebih lanjut Dwifung mengatakan, kegiatan ini melibatkan lebih dari 60 tenaga kesehatan dan vaksinator dengan harapan bisa memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada satpam dan keluarganya. Selain untuk satpam dan keluarganya, vaksinasi ini juga dibuka untuk umum.

Sementara Dirbinmas Polda Kepri Kombes Pol. Rudi Haryanto, memberikan apresiasi kepada ABUJAPI Kepri atas inisiasinya dalam memberikan kesempatan kepada para satpam untuk mendapat vaksin baik dosis pertama dan kedua, sehingga diharapkan satpam tetap terjaga dari potensi paparan Covid-19 dengan catatan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meskipun sudah vaksin.

“Hal ini sangat baik dan saya mendukung kegiatan ini karena dengan ini rekan rekan Satpam mendapat vaksin dan diharapkan memberikan imunitas dalam menjalankan tugas di garda terdepan di lapangan” ungkap Rudi, yang didampingi AKBP Rudi Syahriadi Idris

Pantauan Jurnal Security di lapangan, kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 Wib tersebut diakhiri pada pukul 16.00 Wib dapat berjalan dengan baik serta lancar.

“Alhamdulillah, kegiatan kita dapat berjalan lancar dan tertib, kegiatan ini melayani lebih dari 1500 orang peserta baik dari Satpam, keluarganya dan peserta umum” terang Ketua Panitia Kegiatan Vaksinasi, Hendri Dunan.

Dalam akhir kegiatan, Dwifung menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan ini. “Saya menyampaikan terima kasih kepada Dirbinmas, Dinkes Kota Batam, Panitia dan semua pihak, semoga apa yang kita lakukan menjadi ladang amal buat kita semua” ujarnya.[Adm]

10 Sep 2021

Polda Sulsel dan ABUJAPI Sosialisasi Perpol Pam Swakarsa dan BOS V2 di Makassar

KSATRIA | Makassar–Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listiyo Sigit Prabowo telah menerbitkan aturan terbaru soal pembentukan Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa).

Kapolri menerbitkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.

Polda Sulsel bersama Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyelenggarakan sosialisasi Perpol Nomor 4 Tahun 2020 di Makassar pada Rabu, 8 September 2021.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. H. Merdisyam, M.Si yang disampaikan oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Chuzaini Andi Pattopoi mengatakan bahwa Perpol Pamswakarsa ini menjadi landasan reformasi satuan pengaman (satpam) di Indonesia.

“Kegiatan ini kami anggap sebagai landasan reformasi satpam di Indonesia, mengingat satpam telah menjadi profesi, yang memiliki jenjang karir berdasarkan kompetensi dan masa kerja,” ungkapnya.

Dalam paparannya, Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada Dir Binpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Edy Murbowo, SIK, MSi beserta para Dirbinmas Polda Sulsel dan pengurus ABUJAPI.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada ABUJAPI dan Binmas, atas sosialisasi Perpol No 4 tahun 2020 khususnya wilayah area Sulawesi dan kami ucapkan Selamat Datang di Makassar,” ujar Wakapolda Sulsel.

Dir Binpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Edy Murbowo, SIK, MSi mengatakan Perpol No 4 tahun 2020 ini banyak hal menyangkut peraturan satpam yang berubah bila dibandingkan dengan peraturan kapolri (Perkap) No 24 tahun 2007, yaitu tentang pengertian satpam, perekrutan, status ketenagakerjaan, jenjang karir, pakaian seragam, perkumpulan dll.

Edy menegaskan, Perpol No. 4/2020 merupakan pedoman Satpam dalam melaksanakan tugas di lingkungan tempat kerja, sehingga dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kerja dapat menentukan tugas dan kewenangan mana sajakah yang dapat dikerjakan.

Edy juga menjelaskan bahwa dalam Perpol No 4 tahun 2020, Satpam telah dibedakan dengan satkamling. Satpam adalah satuan atau kelompok profesi pengemban fungsi kepolisian terbatas non yustisial yang direkrut sesuai ketentuan Polri, dilatih pendidikan satpam dan memiliki kartu tanda anggota (KTA) serta memiliki status ketenagakerjaan.

“Jadi satpam saat ini sudah dianggap sebagai profesi dimana sebelum melaksanakan tugas, harus telah lulus pelatihan wajib gada pratama/gada madya/gada utama,” jelasnya.

Ketua Umum BPP ABUJAPI Agoes Dermawan mengatakan pada masa yang akan datang BUJP atau perusahaan yang bergerak dalam bidang industri jasa pengamanan harus kuat, terutama dalam hal manajerial.

“Ke depan ini BUJP itu harus kuat, satpamnya harus sejahtera. BUJP kuat apanya kuat, kuat dalam memanage sebagai usaha jasa pengamanan,” jelasnya.

Agoes juga menambahkan, satpam juga bisa memberi peran sebagai pembantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya. “Satpam tidak pernah tidur, 24 jam satpam selalu membantu, terimakasih,” tutupnya.

Sementara itu sosialiasi Binmas Online System (BOS) V2 disampaikan oleh Kasifasjaspam Subditkamsa Ditbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri AKBP Sutan Ginting, SH, SIK.

“Aplikasi BOS V2 bisa untuk interaksi bagi masyarakat yang memerlukan infomasi ataupun pelayanan kepolisian, melalui aplikasi, masyarakat bisa melapor,” jelasnya.

Laporan yang ada diaplikasi BOS V2, kata Sutan, akan direspons sehingga masyarakat bisa mendapatkan apa yang diperlukan terkait dengan pelayanan kepolisian yang ada.

“Aplikasi ini ke depan akan di integrasikan dengan kementerian dan lembaga yang lain, institusi yang lain sehingga ini menjadi satu sistem aplikasi informasi pelayanan yang terintegrasi yang tentunya akan memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan tanpa repot-repot hadir ke kantor polisi,” jelasnya. [Adm]

02 Sep 2021

ABUJAPI DIY dan Binmas Polda DIY Gelar Vaksinasi untuk Satpam

KSATRIA | Yogjakarta–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Daerah Istimewa Yogjakarta bersama dengan APKLINDO DI Yogjakarta, bekerjasama dengan Biddokes Polda DIY dan Binmas Polda DIY menyelenggarakan vaksinasi.

Menurut Ketua Umum ABUJAPI DI Yogjakarta Salva Yurivan Saragih. STP kegiatan ini dalam rangka mendukung program pemerintah terkait percepatan vaksinasi di Indonesia dan mendukung pemerintah daerah dalam menurunkan level PPKM di Yogyakarta yang masih di level 4.

“Ada sebanyak 1940 satpam dan cleaning service menerima vaksin Covid-19 tahap pertama dan kedua yang digelar pada 31 Agustus dan 3 September 2021 di kampus Universitas Kristen Duta Wacana Yogjakarta,” ungkapnya kepada Jurnal Security.

Salva menjelaskan, pengalaman pemberian vaksin tahap pertama kemarin sempat terjadi kerumunan, terutama pelaksanaan di sesi pertama, tetapi untuk vaksin tahap kedua saat ini relatif tertata, lancar, panitia lebih sigap dan protokol kesehatan dijalankan secara ketat.

Salva yang juga Ketua Asosiasi Perusahaan Klining Indonesia (APKLINDO) Yogjakarta mengajak para satpam dan cleaning service yang belum mendapatkan vaksin, segera datang mencari tempat vaksinasi untuk mendapatkan herd imunity, karena satpam dan CS sebagai garda terdepan di lokasi kerja, dan rentan terpapar covid.

Sementara itu, Dir Binmas Polda DIY Kombes Pol. Drs. Anjar Gunadi, M.M mengatakan, vaksinansi dosisi kedua untuk Satpam dan cleaning service, yang keduanya merupakan kategori sebagai petugas layanan public. “Ini kita lakukan untuk mencapai masyarakat herd immunity yang kita harapakan segera terbentuk di wilayah Yogjakarta,” ungkapnya.

Anjar berharap, adanya vaksinasi ini herd immunity yang kita harapkan bisa terwujud sehingga ekonomi kembali pulih, dan masyarakat bisakembali hidup normal. “Mudah-mudahan upaya kita ini semakin kita yakin herd immunity akan segera terbentuk sehingga pemulihan ekonomi di wilayah DI Yogjakarta semakin cepat kembali normal. Selamat dan sukses untuk semuanya,” ujarnya. [Adm]

Translate »
error: Content is protected !!