Bravo Satria Perkasa
16 Oct 2020

Kabaharkam Polri Sarankan Satpam Tidak Bentuk Serikat Pekerja

KSATRIA | Bandung–Profesi Satuan pengamanan (Satpam) berbeda dengan pekerjaan pada umumnya. Karena satpam mengemban tugas kepolisian terbatas. Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Adrianto mengingatkan agar para satpam tidak membentuk serikat pekerja.

“Saran saya jangan dibuat serikat pekerja, karena tugasnya membantu mewujudkan Kamtibmas, melakukan unjuk rasa kan tidak cocok,” paparnya di depan 34 Binmas seluruh Indonesia dan 24 BPD ABUJAPI dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Peraturan Polisi No. 4 Tahun 2020 di Hotel Savoy Homann – Bandung, Kamis 15 Oktober 2020.

Agus memberikan saran, jika membuat perkumpulan bentuknya ikatan, seperti halnya Ikatan Dokter Indonesia. Dengan organisasi tersebut, dokter memiliki kekuatan dan persatuan yang kuat. “Mungkin tepatnya ikatan keluarga besar satuan pengamanan atau apalah,” jelasnya.

Agus berharap mereka tetap membangun sebuah organisasi yang menghimpun para petugas satpam. Hal ini memberikan ruang untuk mereka berkumpul sebagaimana diamanahkan undang-undang. “Kan enggak benar, kalau petugas keamanan malah demo nantinya. Satuan pengamanan tugasnya beda dengan profesi lainnya,” ujarnya.

Ia berharap persatuan di antara para petugas keamanan pun bisa menjadi lebih kuat melalui organisasi para pekerja keamanan tersebut. Dengan kekuatan persatuan, mereka dapat mengambil banyak manfaat. [adm]

06 Oct 2020

Audiensi ABUJAPI ke Kabaharkam Bahas Sosialisasi Perpol dan Seragam

KSATRIA | Jakarta–Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, menerima audiensi dari pimpinan Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP ABUJAPI), bertempat di Ruang Kerja Kabaharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2020.

Dalam kesempatan ini, Kabaharkam Polri didampingi oleh Kakorbinmas Baharkam Polri,
Irjen Pol Risyapudin Nursin, dan Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol Edy Murbowo. Sementara hadir dari BPP ABUJAPI Ketua Umum, Agoes Dermawan, dan Sekretaris, Surya Wisesa.

Audiensi beragendakan laporan terkait kesiapan pelaksanaan Rakor Sosialisasi Perpol Pamswakarsa kepada para Dirbinmas dan Ketua BPD ABUJAPI se-Indonesia, laporan gradasi warna seragam baru Satpam, dan hal-hal lain yang sifatnya urgent untuk pemuliaan profesi Satpam.

Terkait rencana sosialisasi Perpol Pamswakarsa, Komjen Pol Agus Andrianto memberi saran agar tak perlu ditunda-tunda lagi namun tetap wajib mempedomani protokol kesehatan. “Semakin cepat akan semakin bagus sosialisasi Perpol Pam Swakarsa kepada jajaran Binmas dan BUJP,” katanya.

Terkait seragam baru Satpam, Komjen Pol Agus Andrianto menegaskan bahwa ini adalah bukti nyata satu kebijakan pimpinan yang membawa perubahan besar untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Ia pun mengucapkan terima kasih kepada ABUJAPI karena dengan pengadaan seragam Satpam yang baru, menyebabkan perekonomian nasional dapat berputar, karena seragam tersebut memanfaatkan produk lokal.

“Silakan dikelola secara baik oleh BUJP. Tidak ada dari Polri yang ikut-ikut andil atau mengelola dalam pengurusan seragam Satpam tersebut,” tegas Komjen Pol Agus Andrianto.

Gradasi Warna 20 Persen dari Seragam Polri
Selain itu, Jenderal Polisi Bintang Tiga itu juga mengingatkan bahwa sesuai kesepakatan seragam baru Satpam menggunakan gradasi warna 20 persen dari warna seragam Polri.

Terakhir, Komjen Pol Agus Andrianto meminta agar hubungan antara Korbinmas Baharkam Polri dan ABUJAPI semakin ditingkatkan.

“Dalam melakukan hubungan, pedomani simbiosis mutualisme. Kerja sama antara Korbinmas Baharkam Polri dan ABUJAPI jangan hanya bersifat formal saja tapi banyak hal yang harus dilakukan sehingga personel tetap sehat baik jasmani maupun rohaninya, sehingga hubungan antar organisasi semakin erat. Hubungan tersebut perlu ditingkatkan untuk hal-hal lain sepanjang itu bisa memberikan manfaat untuk masyarakat, terutama di masa-masa sulit akibat pandemi ini,” ungkap Komjen Pol Agus Andrianto. [adm]

27 Aug 2020

Ini Harapan Kabaharkam di Munaslub ABUJAPI

KSATRIA | Jakarta–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menggelar musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) dan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) pada Rabu-Jumat, 26-28 Agustus 2020 di Graha Tribrata Jakarta dan diselenggarakan dengan standar prokol kesehatan.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Agus Andrianto yang dibacakan oleh Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Edy Murbowo menjelaskan bahwa tugas pokok ABUJAPI adalah meningkatkan wawasan usaha menciptakan persaingan yang sehat, menumbuhkembangkan profesionalisme usaha para anggotanya.

Edy menambahkan, bahwa untuk menumbuhkembangkan nilai dan etika dan tanggungjawab dalam berusaha, memberdayakan sumber daya organisasi dan melaksanakan standarisasi, sertifikasi yang terkait jasa pengamanan.

“Setelah mencermati tujuan tugas ABUJAPI itu sangat mulia, oleh sebab itu para pengurus dapat menjalankan roda organisasi secara amanah dan professional. AD/ART yang disepakati bersama melalui Munas merupakan pedoman dasar yang dipatuhi oleh BPP dan BPD,” jelasnya.

Edy menjelaskan bahwa kepatuhan dan ketaaan terhadap AD/ART ini menjadi penting agar tidak terjadi konflik kepentingan, “Setiap terjadi konflik diselesaiakan dengan mekanisme yang disepakati yang berlaku dalam organisasi,” tegasnya.

Saya berharap munaslub ini bisa berjalan sesuai mekanisme yang telah diatur dan disepakati tentang kehadiran dan pengambilan keputusan sesuai dengan kuorum yang disepakati, jika melalui musyarwarah dan mufakat tidak ada keputusan maka diambil berdasar suara terbanyak.

“Semoga Munaslub ini dapat menghasilkan keputusan bersama berdasarkan musyarawah mufakat yang selanjutnya akan menjadi pedoman bersama dalam menjalankan organisasi,” tuturnya. [admin].

05 Feb 2020

Kabaharkam Polri Terima Audiensi ABUJAPI, Ini Pesannya

KSATRIA | Jakarta–Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH, menerima audiensi Ketua Umum BPP ABUJAPI Agoes Dermawan beserta pengurus lain di Ruang Kerja Kabaharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.

Agoes Dermawan menjelaskan, sebagai asosiasi badan usaha jasa pengamanan, ABUJAPI beranggotakan 2.800 perusahaan, 1.800 di antaranya adalah BUJP aktif. Adapun jumlah Satuan Pengamanan (Satpam) yang dikelola sebanyak 650.000 personel yang sudah ikut Gada Pratama, dan 500.000 personel belum ikut Gada Pratama.

Kabaharkam Polri berpesan agar peran Satpam dikembalikan ke khittahnya demi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, peran Satpam adalah menjalankan fungsi kepolisian terbatas. Hal ini sesuai Pasal  3 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 yang menjelaskan bahwa pengemban fungsi kepolisian adalah Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dibantu oleh kepolisian khusus, penyidik pegawai negeri sipil, dan/atau bentuk-bentuk pengamanan swakarsa.

Selain itu, Kabaharkam Polri menekankan, saat ini jajarannya tengah gencar melibatkan seluruh potensi masyarakat terkait pemeliharaan kamtibmas (Harkamtibmas). Hal ini dilakukan guna menjaga ekosistem keamanan yang kondusif. Salah satu caranya adalah dengan mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan untuk meminimalisir terjadinya kejahatan.

“Kalau masyarakat sejahtera, tidak mungkin ada kejahatan konvensional. Karena angka kejahatan konvensional dalam lima tahun terakhir sangat mendominasi. Bhabinkamtibmas bisa mendorong instansi di pemerintahan desa untuk singkronkan program-program kebijakan dalam rangka kesejahteraan masyarakat,” kata Komjen Pol Agus Andrianto.

Untuk itu, Kabaharkam Polri mengajak BUJP yang tergabung dalam ABUJAPI untuk dapat ikut membantu mewujudkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui dana tanggung jawab sosial.

Turut hadir dalam kesempatan ini mendampingi Ketum BPP ABUJAPI, Cecep Darmadi (Waketum), Suryawisesa (Sekjen), Andiko (Bendum), Ganda P (Ketua), Maringan (Ketua), dan Candra (ALC). [roj]

Sumber: penanusa.com

05 May 2019

Kabaharkam Polri Resmi Dijabat Irjen Pol Drs Condro Kirono MM, M.Hum

KSATRIA| Jakarta–Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum, resmi jabat Irwasum Polri. Sementara yang menggantikannya sebagai Kabaharkam Polri adalah Irjen Pol Drs Condro Kirono MM, M.Hum, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah.

Hal itu berlaku sejak Kapolri Jenderal Pol Prof H Muhammad Tito Karnavian PhD, memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pati Polri yang dimutasi dan diangkat dalam jabatan baru, bertempat di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 2 Mei 2019.

Sertijab tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1202/IV/Kep/2019 Tanggal 26 April 2019, yang ditandatangani oleh As SDM Kapolri, Irjen Pol Dr Eko Indra Heri S MM.

Dalam telegram tersebut dijelaskan Komjen Pol Moechgiyarto akan menggantikan Komjen Pol Drs Putut Eko Bayuseno SH, yang dimutasikan sebagai Perwira Tinggi (Pati) Itwasum Polri, dalam rangka pensiun.

Adapun yang menjabat sebagai Kapolda Jateng adalah Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel MSi, yang sebelumnya menjabat Gubernur Akpol Lemdiklat Polri.

Selain itu, Sertijab juga resmi melantik Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto MSi, mantan Kapolda Jawa Barat, yang diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabaintelkam Polri, menggantikan Komjen Pol Drs Unggung Cahyono yang dimutasikan sebagai Pati Baintelkam, dalam rangka pensiun.

Sementara yang menjabat sebagai Kapolda Jabar adalah mantan Asops Kapolri, Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi.

Selain nama-nama tersebut, Sertijab juga resmi mengangkat sejumlah Pati Polri lainnya seperti Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Kapolda Papua, dan Kapolda Papua Barat. [roj]

13 Mar 2019

Kabaharkam Andalkan Bhabinkamtibmas dan Polmas dalam Pengamanan Pemilu

KSATRIA| Kaltim–Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum, mengunjungi Polda Kalimantan Timur. Moechgiyarto memberikan arahan kepada personel Bhabinkamtibmas dan pengemban Polmas Polda Kaltim, dalam rangka pengamanan Pemilu 2019.

Kabaharkam Polri mengaku sangat mengandalkan Bhabinkamtibmas dan personel pengemban Polmas untuk mendinginkan situasi menjelang pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif pada 17 April 2019 mendatang.

Bhabinkamtimas adalah personel yang ditunjuk berdasarkan surat perintah untuk menjadi wakil Polri di wilayah binaan, sentuhan, dan pantauan, guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara pengemban Polmas adalah semua anggota Polri dari pangkat terendah sampai tertinggi.

“Kewenangan hukum yang dimiliki oleh Polri adalah menjaga proses demokrasi agar berjalan tetap ‘on the right track’ dan secara langsung berfungsi juga sebagai ‘cooling system’ yang meminimalisir gesekan antarkelompok politik dan kelompok masyarakat. Dengan kedua peran tersebut, diharapkan Polri mampu menciptakan Pemilu yang aman dan kondusif,” ungkap Komjen Pol Moechgiyarto dilansir penanusa.com, (12/3).

Kabaharkam Polri mengingatkan bahwa seorang Bhabinkamtibmas bisa rangkap wilayah hingga dua atau tiga desa. Namun tidak boleh rangkap jabatan. Rangkap desa didesuaikan menurut desa binaan, desa sentuhan, dan desa pantauan.

“Kenapa tidak boleh rangkap jabatan? Karena Bhabinkamtibmas sudah ada anggaran untuk sarana kontak sebesar 1,1 juta selama 1 bulan, 5 hari kerja,” terangnya.

Dalam pelaksanaan tugasnya, seorang Bhabinkamtibmas harus melakukan sambang Door to Door System (DDS) sebanyak 5 kepala keluarga, dilaksanakan pada Senin-Jumat. Hal ini sesuai dengan strategi Baharkam Polri. [roj]

 

Translate »
error: Content is protected !!