Bravo Satria Perkasa
29 Apr 2020
baharkam peduli

Baharkam Polri Salurkan Paket Sembako ke Satpam

KSATRIA | Jakarta–Perkembangan pandemi covid-19 di Indonesia mengganggu jalannya usaha, salah satunya Usaha Badan Jasa Pengamanan (BUJP) yang memperkerjakan tenaga satuan pengamanan (Satpam) outsourcing. Akibatnya banyak kontrak pekerjaan yang diputus/dihentikan sementara oleh pemberi kerja. Sehingga berakibat banyak tenaga Satpam terkena PHK atau dirumahkan tanpa digaji.

Menyikapi banyaknya satpam yang dirumahkan, Kepala Koordinasi Pembinaan Masyarakat Badan Pemeliharaan
Keamanan Polisi Republik Indonesia (Kakor Binmas Baharkam Polri) mengadakan “Aksi Solidaritas Sosial Untuk Satuan Pengamanan (Satpam)” bersama Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP ABUJAPI) pada Selasa, 28 April 2020 di depan kantor Baharkam Polri.

Dalam sambutannya, Irjen Risyapudin Nursin-Kakorbinmas Baharkam Polri mengatakan kegiatan ini sebagai kepedulian kami kepada pamswakarsa. Dampak dari perekonomian dan keamanan kita bersama menciptakan situasi kondusif.

“Pamswakarsa selaku kepanjangan tangan kepolisian dengan kemewanangan terbatas, mari besama menciptakan situasi yag kondusif. kepedulian kami ingin mengajak rekan-rekan pamswakarsa untuk tetap semangat. salah satunya memberikan bantuan paket sembako ini,” ungkapnya seperti dilansir Jurnal Security, Selasa (28/04).

Risyapudin menghimbau kepada pamswakarsa atau masyarakat untuk mematuhi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah diterapkan. “Perlu jaga disiplin terhadap peraturan dari pemerintah berupa PSBB. Ini untuk percepatan dan pencegahan,” katanya.

Dia berharap, dengan pendistribusian paket sembako, setidaknya dapat meredam gangguan keamanan di masyarakat. Akan tercipta kondisi yang aman di masyarakat.

“Maka kami juga memperhatikan sekuriti baik yang menjaga mall, yayasan, sekolah dan lainnya,” katanya.

Di Seluruh Indonesia 2006 Satpam Dirumahkan

Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan menyebutkan satpam yang dirumahkan berasal dari beberapa sektor, terutama ritel. Mereka butuh perhatian yang dalam hal ini Baharkam Polri peduli terhadap nasib para satpam.

Ia berharap, bantuan yang digelontorkan dapat memacu semangat para satpam yang dirumahkan. Bantuan ini baru untuk wilayah Jabodetabek.

Agoes menambahkan, saat ini ada 500 satpam yang dirumahkan di wilayah Polda Metro Jaya, sedangkan untuk seluruh Indonesia ada 2006 satpam yang dirumahkan.

“Sektor perhotelan dan mall yang banyak terdampak, dari 100 satpam yang biasa ditugaskan tinggal 30 anggota yang dipekerjakan. Kekuatan diturunkan habis,” katanya.

Agoes berharap, pemberian simbolis dari Kabaharkam ini bisa menjadi energi positif bagi perwakilan BUJP dan satpam yang datang, untuk memberikan energi ke yang lainnya. “Semoga pandemi ini segera selesai dan kita bisa hidup normal kembali,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjend Pol. Edy Murbowo, S.I.K, M.Si, Sekjen ABUJAPI Suryawisesa Karang dan jajaran Baharkam Polri. [adm]

24 Apr 2020

ABUJAPI Peduli Satpam On The Road di Jakarta

KSATRIA | Jakarta–Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-ABUJAPI) menggelar “ABUJAPI Peduli Satpam On The Road“ di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan terselenggara kerjasama dengan para BUJP dan Binmas Polda Metro Jaya.

Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Badya Wijaya mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Binmas Polda Metro Jaya terhadap para satpam yang terdampak virus Covid-19 di wilayah Polda Metro Jaya.

Dalam pesannya kepada satpam yang diberi bantuan paket sembako, Badya menyampaikan pesan agar tetap bersabar dan bertugas secara profesional di tengah pandemi Covid-19 ini. “Tetap bersabar, jalankan tugas dengan baik, jaga kesehatan, tetap jaga jarak,” demikian pesannya saat memberikan bingkisan paket sembako untuk satpam di STC Senayan Jakarta, Kamis (23/04).

Sementara itu Ketua Pelaksana Taufiq Utama mengatakan, ABUJAPI telah melakukan penggalangan dana dari para BUJP untuk melakukan Bakti Sosial ini. “Kemarin kami serahkan secara simbolis bantuan sembako ke satpam di kantor ABUJAPI,” ungkapnya kepada Jurnal Security.

Taufiq menjelaskan, kegiatan “ABUJAPI Peduli Satpam On The Road” ini diawali di site STC Senayan Jakarta dan bantuan langsung diserahkan oleh Dirbinmas PMJ dan beberapa pengurus ABUJAPI. “Semoga bantuan ini bisa meringankan beban rekan-rekan satpam di tengah pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Taufiq menjelaskan ada dua target bakti sosial ini yaitu untuk meringankan beban dan memberi dukungan moral bagi para satpam yang terkena PHK atau dirumahkan.

“Selain itu untuk memberikan dukungan moral bagi para satpam yang masih aktif bekerja agar tetap sehat dan eksis dalam bertugas,” jelasnya.

Dalam acara penyerahan paket sembako ini Kombes Pol. Badya Wijaya Dirbinmas Polda Metro Jaya didampingi juga oleh Kasubdit Bin Satpam Dit Binmas Polda Metro Jaya AKBP Doni Satria Sembiring serta para pengurus ABUJAPI. [adm]

 

23 Apr 2020
dirbinpotmas edy murbowo

Dirbinpotmas Usahakan Bantuan untuk Satpam Terdampak Covid-19

KSATRIA | Jakarta–Dampak pandemic virus Covid-19 cukup besar terhadap berbagai sector, diantaranya sector industry pengamanan. Akhirnya tidak sedikit satuan pengamanan (Satpam) dirumahkan atau di PHK.

Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjend Pol. Edy Murbowo, S.I.K, M.Si saat memberikan sambutan dalam giat ‘ABUJAPI Peduli Satpam Terdampak Pandemi Virus Covid-19’ menjelaskan, kita semua prihatin atas kondisi sekarang ini.

“Situasi sekarang, pandemi virus Covid-19 telah berdampak ke semua sector. Pemerintah telah mengambil kebijakan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 ini dengan berbagai macam aturan yang telah ditetapkan,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (22/04/2020).

Edy juga menjelaskan, sosialisasi juga telah dilakukan oleh pemerintah agar kita tidak terpapar covid-19. Bahkan pemberlakuan PSBB telah menyebabkan kantor ditutup dan akibatnya industri juga berdampak. “Kita semua prihatin atas kondisi ini,” ujarnya.

Kehadiran Dirbinpotmas memberikan dukungan kepada ABUJAPI yang juga sebagai mitra Polri dan satpam. “Kami mendukung program ABUJAPI bakti sosial bagi satpam yang terdampak. Kita selalu mendukung penerapan nilai-nilai gotong royong, saling berbagi terhadap kondisi seperti saat ini,” ujarnya.

Edy juga menambahkan, bahwa pihaknya sedang berusaha mengumpulkan bantuan dari CSR perusahaan, seluruh sumbangan nantinya dikumpulkan menjadi satu dalam satu gudang lalu didistribusikan.

“Diantara upaya kami adalah minta alokasi, untuk Binmas agar binaan-binaan kami yang terdampak Covid diantaranya untuk rekan-rekan satpam. Ini masih diusulkan, mudah-mudahan ini terealisasi, semoga minggu depan atau sepuluh hari ke depan ada hasilnya, kita akan komunikasi terus,” ujarnya.

Edy berharap, semua unsur bisa saling membangun nilai gotong royong, saling membantu, menolong dan berbagi. “Sekali lagi kami apresiasi ABUJAPI dan BUJP atas program ini, semoga apa yang kita lakukan ini bisa meringankan terdampak covid. Seraya kita berdoa semoga pandemi covid ini lekas selesai,” ungkapnya. [adm]

Sumber: JurnalSecurity.com

 

23 Apr 2020

ABUJAPI & Ditbinmas Polda Metro Salurkan Paket Sembako ke Satpam

KSATRIA  | Jakarta–Industri jasa pengamanan adalah industri padat karya dan padat modal yang sarat dengan tenaga kerja dalam bentuk tenaga satuan pengamanan (Satpam) outsourcing. Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) ini merupakan mitra Kepolisian Republik Indonesia yang memiliki resiko dalam mengamankan asset perusahaan dan upaya memerangi Covid-19 di lingkungan terbatasnya.

Menurut Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-ABUJAPI) Agoes Dermawan, pandemi virus Covid-19 ini mengganggu  jalannya usaha BUJP sehingga banyak kontrak pekerjaan yang diputus atau dihentikan sementara oleh pemberi kerja. “Akibatnya banyak satpam terkena PHK atau dirumahkan tanpa digaji,” ungkapnya dalam giat Bakti Sosial Peduli Satpam Terdepan Terdampak Pandemi Covid-19 di Jakarta, Rabu (22/04/2020).

Menurut Agoes, sektor usaha penggguna jasa pengamanan yang terkena dampak Covid-19  antara lain sektor pariwisata dan pendukungnya seperti hotel, restauran, biro perjalanan, leissure business: cafe, karaoke, spa dan lain sebagainya, pusat perbelanjaan (mall dan retail) dan beberapa sektor industry atau pabrik.

Agoes menjelaskan, upaya ABUJAPI dalam rangka memutus rantai penularan Virus Covid 19 dan menjaga kesehatan para satpam pada awal kasus ini merebak, telah membuat Surat Edaran kepada seluruh BUJP di Indonesia agar satpamnya mengikuti Aturan Pemerintah,  Protokol Kesehatan dan Phisical Distancing dalam bertugas dan semua kegiatan BUJP Diklat Satpam dihentikan untuk sementara.

“Alhamdulilah dan puji Tuhan bahwa sampai saat ini hanya ada berita 1 satpam di RS Karyadi  Semarang yang berstatus ODP, namun tidak diinfokan ada yang  PDP.  Mudah-mudahan situasi ini tetap terjaga dan tidak ada kasus lagi,” jelasnya.

Langkah lainnya adalah untuk menjaga kelangsungan usaha, ABUJAPI bersama FADI (Forum Komunikasi Alih Daya Indonesia) mengirim surat kepada Presiden cc APINDO dan KADIN untuk memohon pengajuan relaksasi atau kelonggaran bagi dunia usaha alih daya (Outsourcing) terkait Kredit Perbankan, Perpajakan, BPJS  Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan ( Pembayaran, Terminasi bagi pekerja yang terkena dampak, pembayaran JHT, Denda Pembayaran BPJS ) dan aturan Ketenagakerjaan prihal pemutusan hubungan kerja atau dirumahkan tanpa digaji.

Agoes juga menambahkan, dalam rangka meringankan beban para Satpam yang terkena dampak pandemi ini maka ABUJAPI Mengajukan Permohonan Bantuan Sosial untuk diberikan kepada Satpam cq Kementrian Tenaga Kerja.

ABUJAPI juga melakukan pendataan dengan meminta data Satpam yang terkena dampak PHK/Dirumahkan kepada seluruh BUJP Indonesia. “Untuk sementara terdata 1.871 nama pekerja satpam yang dilaporkan dan telah  diajukan untuk menerima bansos dari pemerintah cq Kementrian Tenaga Kerja dan ini masih menunggu proses verifikasi dan teknis distribusi bansosnya,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana Taufiq Utama, ABUJAPI juga melakukan penggalangan dana melalui ABUJAPI Peduli Satpam dengan permohonan Donasi kepada para BUJP untuk melakukan Bakti Sosial.

ABUJAPI bekerja sama dengan Ditbinmas Polda Metro mengadakan Kegiatan Bakti Sosial Peduli Satuan Pengamanan (SATPAM) yang Terdampak Pandemi Covid-19 untuk Wilayah Jakarta selaman dua hari yaitu Rabu dan Kamis, 22 & 23 April 2020. “Dalam kegiatan ini kami membagikan 1.000 paket sembako kepada para satpam,” ungkapnya.

Taufiq menjelaskan ada dua target bakti sosial ini yaitu untuk meringankan beban dan memberi dukungan moral bagi para Satpam yang terkena PHK atau dirumahkan. Selain itu untuk memberikan dukungan moral bagi para satpam yang masih aktif bekerja agar tetap sehat dan eksis dalam bertugas. “Besok kami juga akan lakukan pembagian sembako secara on the road mengunjungi satpam di wilayah Jakarta,” jelasnya.

Untuk hari ini, bertempat di Sekretarian BPP ABUJAPI dilakukan kegiatan Bakti Sosial dengan membagikan Paket Sembako dan Vitamin bagi Satpam yang terkena PHK atau dirumahkan. Kegiatan ini dilakukan secara terbatas dan tetap memperhatikan aturan dan protokol Covid-19.

Kegiatan ini dihadiri oleh Brigjend Pol. Edy Murbowo, S.I.K, M.Si (Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri), Kombes Pol. Badya Wijaya (Dirbinmas Polda Metro Jaya), Badan Pengurus Harian (BPH) ABUJAPI,  5 orang perwakilan Satpam yang terkena dampak dan 5 Perwakilan BUJP yang Satpamnya terkena dampak.

Sementara untuk Kamis, 22 April 2020 jam 09.00 bertempat dan dimulai dari halaman Polda Metro Jaya melalukan  “ABUJAPI Peduli Satpam On The Road“ dengan membagikan sembako, vitamin C langsung kepada para Satpam yang bertugas di beberapa lokasi pengamanan Wilayah DKI Jakarta dan berkoordinasi dengan BUJP yang mengamankan.

Dalam kesempatan itu, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) mendapatkan 25 voucher paket sembako dari ABUJAPI untuk dibagikan kepada satpam BSP yang terdampak covid-19. [adm]

 

13 Apr 2020

Gubernur Jawa Barat akan Berlakukan PSBB di Lima Wilayah

KSATRIA | Bandung–Setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersiap menetapkan PSBB di lima daerah. Lima darah tersebut di antaranya Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan, penetapan PSBB ini akan mulai berlaku Rabu (15/4/2020) dini hari mendatang hingga dua pekan ke depan. Ridwan Kamil juga menyampaikan, status PSBB ini akan dipantau selama 14 hari. Adapun setelah pemantauan tersebut bakal dilakukan evaluasi status.

“Lima wilayah disetujui untuk melaksanakan PSBB oleh menteri kesehatan. Daerah itu di antaranya Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi. Kami telah koordinasikan akan dimulai di hari Rabu, 15 April 2020 dini hari selama 14 hari. Setelah 14 hari kita evalusi apakah diteruskan atau dikurangi intensitasnya,” kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Minggu (12/4/2020).

Lelaki yang akrab disapa Emil itu menyebutkan, dari lima daerah yang ditetapkan status PSBB, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi tidak bisa diberlakukan PSBB maksimal seperti wilayah perkotaan layaknya DKI Jakarta. Karenanya, Pemprov Jawa Barat bakal menetapkan dua zona PSBB.

“Kami memutuskan PSBB-nya terbagi dua yakni di zona merah, PSBB-nya maksimal, sementara nonzona merah akan disesuaikan karena di kabupaten ini wilayah pedesaan. Khusus Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kota Bogor (PSBB) akan maksimal. Kami akan menutup akses di hari Rabu, akan menutup kegiatan perkantoran, kegiatan kebudayaan, dan kegiatan keagamaan,” katanya.

Sementara itu terkait sanksi status PSBB, Emil menyebut, aparat keamanan kini memiliki wewenang untuk memberikan sanksi yang disesuaikan dengan kebijakan walikota dan bupati. Bahkan kepada pabrik-pabrik yang masih beroperasi, pihaknya telah memberikan arahan khusus.

“Untuk pabrik yang masih buka, tolong di-SK-kan mana pabrik yang harus buka dan mana yag harus tutup dulu. Bagi yang akan buka diwajibkan memberikan rasa aman. Pabrik, industrinya harus memberikan tes masif juga untuk karyawannya dengan memberlakukan social distancing dan protokol kesehatan. Mudah-mudahan dengan kekompakan, kebersamaan, dan ketaatan, Insyaallah kita pasti menang melawan covid-19 ini,” ujar Emil.

Di sisi lain, Pemprov Jawa Barat juga berkomitmen selama 14 hari PSBB ini, tes masif alias Rapid Test akan terus dimaksimalkan sampai tercapai target 300.000 tes. Adapun hingga saat ini Pemprov Jawa Barat melalui kabupaten/kota telah melakukan 70.000 tes masif. [adm]

 

10 Apr 2020

APSI Jambi Sosialisasi Program Plus Bagikan APD ke Satpam

KSATRIA | Jambi—Pandemi virus Covid-19 menjadi musibah besar bagi dunia. Bukan hanya satu negara yang terdampak, hampir di negara-negara lain juga mengalami hal yang sama, salah satunya Indonesia.

Melihat perkembangan virus yang kian meluas, Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Jambi bekerjasama dengan PT Mitra Cakrawala Pro Jaya menggelar bagi-bagi masker, face shield dan alat pelindung diri sederhana kepada para satpam.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran kepolisian dari Binmas Polda Jambi, yaitu Kompol Sunardi, Kasi Korwas Polsus Subdit Binsatpam/Poksus, Akp Taviv Paursi Korwas Polsus Subdit Binsatpam/Polsus, Akp Ridwan Paursi Binlat Subdit Binsatpam/Polsus dan Bripka M. Barce Irwan Ba Subdit Binsatpam/Polsus.

Menurut Ketua APSI Jambi, Eryanto Djunaidi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian APSI kepada para satpam di Jambi untuk melindungi diri dari penyebaran virus Covid-19. “Satpam menjadi garda terdepan yang memeriksa seseorang di lingkungan kerjanya dengan alat pengukur suhu dan pemberian cairan sanitizer, sehingga mereka rawan terpapar,” ungkapnya seperti dilansir Jurnal Security, Kamis (09/04).

Eryanto mengatakan, para satpam ini bekerja di ring terdepan dalam sebuah perusahaan. Mereka memiliki tanggung jawab pengamanan sekaligus menjadi terdepan dalam pemeriksaan suhu para pengunjung sebuah instansi. Karena itu, tambah Eryanto, mereka harus dilengkapi dengan APD.

Dalam kegiatan bagi-bagi APD yang juga dihadiri oleh Binmas Jambi …..pihaknya juga menyelipkan selebaran pada setiap masker yang dibagikan. “Isi selebaran itu adalah informasi seputar APSI dan keunggulan jika satpam gabung ke APSI, salah satu asosiasi resmi yang terdaftar di Mabes Polri,” ungkapnya.

Eryanto berharap, langkap yang dilakukan APSI Jambi ini agar para satpam khususnya dan masyarakat semakin mengenal APSI dan bisa bergabung di dalamnya sebagai wadah resmi satpam dalam menyampaikan pendapatnya.

“Semoga para satpam di Jambi khususnya dan satpam di seluruh Indonesia semakin mengenal keberadaan APSI, lalu ikut bergabung menjadi anggota APSI,” ungkapnya. [adm]

 

09 Apr 2020

Tugas, Fungsi dan Tanggung Jawab Petugas Keamanan Dalam

KSATRIA | Jakarta—Jasa satuan pengamanan (Satpam) hampir digunakan di setiap tempat yang ada aktivitas bisnisnya, mulai dari perumahan, perkantoran, pertokoan, pabrik, pertambangan, dan obyek vital lainnya.

Para petugas keamanan yang biasa disebut PKD (Petugas Keamanan Dalam) ini selain berfungsi menjaga keamanan bagi stakeholder/penggunanya, juga bertugas dan fungsi lain yang lebih berat.

Berikut adalah beberapa tugas, fungsi dan tanggung jawab seorang petugas keamanan:

Tugas, Fungsi dan Tanggung Jawab

  1. Melaksanakan pengamanan secara menyeluruh di lokasi kerja
  2. Melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan penempatan di lokasi masing-masing
  3. Melakukan pemeriksaan pada tamu / pemilik yang akan masuk ke area kerja
  4. Menahan KTP/ SIM setiap tamu yang akan memasuki area kerja
  5. Menanyakan keperluan dan menunjukkan meja resepsionis / penerima tamu / layanan informasi.
  6. Memeriksa setiap mobil / motor yang masuk atau keluar lingkungan kerja
  7. Khusus untuk mobil bak terbuka / tertutup yang akan memasuki lingkungan harus diperiksa, muatan dan surat jalan
  8. Melaporkan setiap saat melalui HT keadaan sekitar atau situasi ke Posko
  9. Pintu pagar/ gerbang harus selalu tertutup, anggota harus stand-by ditempat
  10. Menjaga dan memelihara asset dan inventaris perusahaan
  11. Menertibkan parkir mobil dan motor pada saat parkir

Administrasi

  1. Anggota security bekerja selama 12 jam kerja
  2. Pergantian shift dilakukan pada Jam 07:00 Pagi dan Jam 19:00 Malam
  3. Dilarang melakukan penggeseran waktu tugas, pagi ke malam atau sebaliknya
  4. Tidak diperkenankan memasuki area kerja pada :

– Saat tidak bertugas dan

– Membawa teman saat bertugas maupun tidak bertugas.

  1. Anggota Security wajib memakai pakaian dinas selama bertugas
  2. Setiap anggota security, Danru dan Koordinator wajib menanda-tangani daftar hadir.

Untuk mendukung bekerja lebih optimal, petugas keamanan dalam biasanya difasilitasi dengan cctv dan radio satu arah (Handy Talkie). Selain itu, karena tugasnya yang berat, selain keterampilan bela diri, petugas keamanan dalam perlu dibekali keterampilan menggunakan senjata, baik senjata api maupun menggunakan tongkat.

Sudah saatnya kita menghargai petugas keamanan dalam (satpam), saat mereka bekerja sesuai dengan standar operasi prosedur yang telah ditetapkan, karena mereka juga merupakan bagian dari team kita, sehingga kita dapat bekerja dengan aman dan nyaman. [adm]

 

09 Apr 2020

Kapolda Metro Jaya Jamin Keamanan Jakarta Selama PSBB

KSATRIA | Jakarta–Jumat 10 April 2020 penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai efektif berlaku di Jakarta. PSBB ini memaksa orang untuk berdiam diri di kediamannya masing-masing. Konsekuensinya, jalanan ibu kota akan menjadi sepi.

Kondisi tersebut dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk melakukan aksi kejahatan. Namun, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana menegaskan pihaknya akan menjamin keamanan Jakarta selama PSBB.

“Kita akan semaksimal mungkin menjamin keamanan. Upaya-upaya preventif, preemtif, dan represif akan terus kita gelorakan,” kata Nana di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/4).

Upaya-upaya tersebut, sambung Nana, selama ini sudah dilakukan oleh pihak kepolisian. Namun, untuk mengatisipasi pelaku kejahatan selama PSBB, ia mengatakan akan meningkatkan pengawasan.

“Kita sudah menyiapkan, bersiaga, kita perbanyak anggota-anggota Polri di lapangan untuk memberikan kenyamanan,” ujarnya.

Nana mengatakan bahwa fungsi reserse kriminal (reskrim) di Polda Metro Jaya selalu siaga menghadapi segala situasi. Pada faktanya, kata Nana, banyak kasus yang berhasil diungkap oleh Polda Metro.

Pada kesempatan yang sama, ia juga mengatakan pihaknya akan mengawal kebutuhan logistik hingga ke masyarkat.

“Kami menjaga, mengawal, sampai bahan logistik itu ke gudang maupun di pasar. Termasuk BBM, selama ini kita kawal,” pungkas Nana. [adm]

 

07 Apr 2020
psbb

Inilah Aktivitas yang Diperbolehkan saat PSBB

KSATRIA | Jakarta–Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19 untuk mencegah penyebarannya.

PSBB dilakukan selama masa inkubasi terpanjang, yaitu 14 hari. Jika masih terdapat bukti penyebaran berupa adanya kasus baru, dapat diperpanjang dalam masa 14 hari sejak ditemukannya kasus terakhir. Hal ini berdasarkan PP Nomor 21 Tahun 2020.

PSBB Corona ini dikeluarkan langsung oleh Menteri Kesehatan. Ada sejumlah kriteria yang perlu dipenuhi oleh wilayah yang akan mengajukan status tersebut.

Kriteria pertama adalah jumlah kasus positif dan kematian yang menyebar dan cepat. Lalu keterkaitan epidimologis yang serupa dengan wilayah atau negara terdampak lain yang harus menyertakan data lengkap dengan kurva epidemiologi.

Kriteria lainnya adalah kepala daerah yang mengajukan status PSBB harus menyampaikan informasi mengenai kesiapan daerah tentang aspek ketersediaan kebutuhan hidup dasar rakyat, sarana dan prasarana kesehatan, anggaran dan operasionalisasi jaring pengaman sosial, dan aspek keamanan.

PSBB dikatakan berbeda dengan karantina, namun bersifat lebih ketat daripada imbauan jaga jarak sosial atau physical distancing.

Berdasarkan Permenkes Nomor 9 Tahun 2020, pelaksanaan PSBB meliputi:

  1. Peliburan sekolah dan tempat kerja

Peliburan sekolah adalah penghentian proses belajar mengajar di sekolah dan mengganti proses belajar mengajar di rumah dengan media yang paling efektif. Pengecualian peliburan sekolah berlaku bagi lembaga pendidikan, pelatihan, penelitian yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan.

Sementara, yang dimaksud dengan peliburan tempat kerja adalah pembatasan proses bekerja di tempat kerja dan menggantinya dengan proses bekerja di rumah/tempat tinggal, untuk menjaga produktivitas/kinerja pekerja.

Adapun pengecualian peliburan tempat kerja yaitu bagi kantor atau instansi yang memberikan pelayanan terkait pertahanan dan keamanan.

  1. Pembatasan kegiatan keagamaan

Pembatasan kegiatan keagamaan dapat dilakukan di rumah dan dihadiri keluarga terbatas, dengan menjaga jarak setiap orang. Semua tempat ibadah harus ditutup untuk umum.

Adapun pemakaman orang meninggal bukan karena Covid-19 dengan jumlah yang hadir tidak lebih dari 20 orang dapat diizinkan dengan mengutamakan upaya pencegahan penyebaran penyakit.

  1. Pembatasan kegiatan di tempat umum

Pembatasan dilakukan dalam bentuk pembatasan jumlah orang dan pengaturan jarak orang. Namun, pembatasan ini dikecualikan untuk supermarket, minimarket, pasar, toko, tempat penjualan obat-obatan dan peralatan medis, serta kebutuhan pokok. Selain itu, juga tidak berlaku di fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas umum untuk kebutuhan dasar lainnya seperti olahraga.

  1. Pembatasan kegiatan sosial dan budaya

Pembatasan dilakukan dalam bentuk pelarangan kerumunan orang dalam kegiatan sosial dan budaya. Hal ini termasuk semua perkumpulan atau pertemuan politik, olahraga, hiburan, akademik, dan budaya.

  1. Pembatasan moda transportasi

Pembatasan ini dikecualikan untuk moda transportasi penumpang baik umum atau pribadi dengan memperhatikan jumlah penumpang dan menjaga jarak antar penumpang. Selain itu, moda transportasi barang dengan memperhatikan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk.

Pedoman ini juga akan melarang ojek online untuk mengangkut penumpang. Kecuali, angkutan barang. Dalam pedoman itu dijelaskan pada bagian perusahaan komersial dan swasta bahwa ojek online tidak boleh mengangkut penumpang.

Terakhir yakni pembatasan khusus terkait aspek pertahanan dan kemanan. Dalam rangka menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, dan melindungi bangsa dari ancaman gangguan, serta mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Maka, kegiatan tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan pembatasan kerumunan orang serta berpedoman pada protokol dan peraturan perundang-undangan. [adm]

06 Apr 2020

Ribuan Satpam di PHK, ABUJAPI Layangkan Surat ke Kemnaker

KSATRIA | Jakarta–Dampak ekonomi dari pandemic virus Covid-19 cukup terasa bagi sektor industri di Indonesia. Diberlakukannya sosial distance dan work from home telah menyebabkan beberapa aktivitas bisnis melamban dan berhenti. Termasuk dunia industrial security yang mengalami dampaknya.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Agoes Dermawan imbas dari pandemi virus Covid-19 ini menyebabkan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sebagian satpam di Indonesia.

“Akibat dari pandemi Virus Covid-19, banyak tenaga satpam terkena PHK atau dirumahkan tanpa digaji,” ungkapnya seperti dilansir Jurnal Security, Minggu (5/4).

Agoes menambahkan, industri jasa pengamanan adalah industri padat karya dan sarat dengan tenaga kerja dalam bentuk tenaga satuan pengamanan (Satpam) outsourcing. Karenanya, ABUJAPI yang menaungi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) menyampaikan permohonan bantuan sosial kepada pemerintah untuk para satpam yang terkena dampak PHK selama pandemi ini berlangsung.

Hal ini juga menindaklanjuti adanya upaya dari pemeritah dalam meredam dampak negatif pandemi Covid-19 dengan mengeluarkan stimulus kebijakan di sektor kesehatan, bantuan sosial dan sektor industri agar ekonomi terus berjalan.

“Informasinya, pemerintah akan memberikan perlindungan pengupahan bagi pekerja/buruh terkait pandemik Covid-19 dengan memberikan bantuan sosial untuk mereka yang kena PHK. Program ini sangat baik, ABUJAPI menyambut program ini,” tegasnya.

Menurut data sementara yang sudah dihimpun oleh BPD ABUJAPI seluruh Indonesia, bahwa dampak dari pandemi Covid-19 ini sudah menelan korban 1315 satpam yang mengalami PHK. “Jumlah ini, akan terus bertambah karena data ini masih bersifat sementara karena waktu yang terbatas untuk mendatanya, ada kemungkinan lebih besar,” ungkapnya.

Sementara itu Sekjen ABUJAPI Suryawisesa Karang mengatakan, bahwa secara administrasi, ABUJAPI telah melayangkan surat kepada Presiden RI bersama Forum Alih Daya Indonesia (FADI) untuk meringankan beban perusahaan alih daya.

Selain itu ABUJAPI telah melayangkan surat kepada Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kemnaker untuk menindaklanjuti dari dampak PHK sebagian satpam di seluruh Indonesia. “Kami berharap surat yang kami kirimkan bisa ditindaklanjuti oleh kemnaker,” ungkapnya.

Adapun data satpam dari BUJP anggota ABUJPI yang sudah melakukan pendataan adalah wilayah Bali, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Riau, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan DI Yogjakarta. [adm]

Translate »
error: Content is protected !!