21 Nov 2021

Pasca Diserang Hacker, Pengamat Sarankan Polri Benahi Keamanan Siber Institusinya

KSATRIA | Jakarta — Aksi hacker meretas jaringan internal lembaga negara kembali terjadi. Kali ini, peretas diduga menyerang jaringan polri.

Akun twitter @son1x 666 membagikan 2 tautan untuk mengunduh file data, masing-masing berukuran 10,27 MB dan mengklaim memiliki 28.000 personel polisi. Saat ini akun twitter tersebut telah ditangguhkan.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyatakan polisi tengah mengusut dugaan peretasan data polri.

Dilaporkan kompas.com, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan sedang ditangani oleh Ditipit Siber Bareskrim, nanti kalau sudah ada update-nya diinfokan.

Pengamat keamanan siber, Pratama Persadha menyebut peretasan terhadap website polri sudah berulang kali terjadi. Untuk itu, polri harus mulai memikirkan keamanan sibernya mulai dari teknologi, sumber daya manusia, hingga tata kelola.

Sebelumnya, sejumlah laman lembaga negara diduga diretas. Diantaranya laman info Pemilu KPU pada 29 Juni 2018, Laman Kemendagri pada 22 September 2019, Laman DPR pada 5 Oktober 2020, Laman Sekretariat Kabinet pada 31 Juli 2021, serta laman Pusmanas BSSN pada 25 Oktober 2021.

Anggota Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno Laksono mengatakan sistem keamanan digital Indonesia masih sangat lemah hingga mudah diretas. Ditambah lagi, belum adanya payung hukum terkait perlindungan data pribadi.

Dugaan peretas yang menyerang institusi polri menjadi alarm bagi lembaga-lembaga negara untuk meningkatkan sistem keamanan digitalnya agar tak mudah dibobol.[Adm]

12 Nov 2021

Sri Sultan HB X Usul Tugas Satpam Diperluas Sebagai Cyber Security

KSATRIA | Yogyakarta — Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menggelar rakernas di Kasultanan Ballroom, Royal Ambarrukmo Hotel, Sleman, Jumat (12/11/2021).

Turut Hadir dalam acara kegiatan ini Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen. Pol. Suwondo Nainggolan, Wakapolda DIY Brigjen Pol. R. Slamet Santoso, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan, Sekjen ABUJAPI Suryawisesa Karang, Ketua ABUJAPI DIY Salva Yurivan Saragih, serta diikuti 80 peserta secara luring dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19

Adapun rakernas ABUJAPI tahun ini mengangkat Tema “BISA (Bridging All Members; Information Center; Strengthen Organization; Aspiration Channel).”

Dalam sambutannya Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan bahwa merupakan suatu kehormatan sekaligus keberkahan bagi Yogyakarta karena menjadi lokasi pelaksanaan rakernas ABUJAPI

“Pilihan itu didasarkan bahwa Yogyakarta adalah Kota Perjuangan, di mana nilai-nilai kejuangan itu diharapkan akan menjiwai semangat dalam menuniakan Tugas Pokok Sekuriti sebagai Bhayangkara Perusahaan dalam menjaga dan memelihara pengamanan fisik, personel, informasi dan pengamanan teknis lainnya di lingkungan kerjanya,” kata Sri Sultan.

Sri Sultan pun berharap, kehadiran peserta Rakernas juga diharapkan dapat mengenal lebih dalam tentang sejarah Yogyakatya sebagai Kota Perjuangan.

“Bahwa nilai-nilainya akan dijadikan ruh dan semangat kejuangan ABUJAPI dalam kiprah pengabdiannya bagi anggota,” tambah Ngarsa Dalem.

Lebih jauh Sri Sultan mengatakan, sejatinya Satuan Pengamanan (Satpam) merupakan unsur pembantu Polri pada pembinaan Kamtibmas, pelurusan informasi, dan penegakan peraturan serta menumbuhkan kesadaran akan keamanan di lingkungan kerja. Karenanya, Sri Sultan mengusulkan agar lingkup tugas Satpam diperluas sebagai cyber-security.

“Terbuka peluang untuk menambah lingkup ketugasan Satpam bagi Satpam Gada Utama yang juga dimungkinkan melakukan pengamanan perusahaan dari cyber-security,” jelas Sri Sultan.

Selain itu, lanjutnya, perlu dilakukan pelatihan pada jenjang Gada Utama yang memiliki kemampuan manajerial yang dikendalikan Mabes Polri.

“Fungsinya adalah pengamanan informasi dari serangan siber atau cyber–attack, yang dengan sengaja melakukan tindakan mengganggu kerahasiaan, integritas, dan kebocoran informasi perusahaan,” ujar Sri Sultan.

Sri Sultan pun mengingatkan, bahwa saat ini dunia telah sudah memasuki cyber-age yang juga merupakan era-disrupsi teknologi yang membawa banyak perubahan fundamental.

Sultan juga berharap agar ABUJAPI menjadi asosiasi yang disegani sehingga memiliki bargaining position yang kuat di mata pemerintah untuk berunding tentang regulasi yang terkait dengan jasa pengamanan.

“Di era milenial ini profil Satpam tidak hanya dikenal dari penampilan luarnya saja yang mengandalkan kebugaran fisik, ketegaran sikap, dan ketegasan bertindak. Tetapi juga softside-nya yang smart serta memiliki kecakapan nalar dan daya-daya intelektual,” harapnya.

Sementara di tempat yang sama, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi dukungan Sri Sultan yang memuliakan profesi Satpam. Pasalnya, Sri sultan mendorong Satpam harus memiliki marwah sebagai satuan pengamanan yang bisa menciptakan masyarakat aman, damai, tenang.

“Atas arahan dan saran Sri Sultan langkah strategis yang akan kami lakukan terkait profesi Satpam ke depan adalah Satpam harus bisa menjadi jembatan, penguat bagi seluruh kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Agoes menerangkan, jumlah Satpam menurut data ABUJAPI saat ini ada sekitar 1,6 juta orang di seluruh Indonesia, yang dikelola di bawah 5.900 badan usaha jasa pengamanan (BUJP).

Saat pandemi sekarang ini, tambah Agoes, Satpam sebagai garda terdepan dalam skrining Covid-19 di berbagai layanan. Karenanya, pembinaan satpam akan senantiasa dilakukan karena Satpam adalah satuan yang mampu berada di semua lini. Seperti wisata, retail, mal, dan masing-masing memiliki cara yang berbeda.

“Kalau wisata harus mengedepankan pelayanan dan informasi. Makanya kami gunakan aplikasi BOS ini untuk memudahkan pengelolaan jasa pengamanan,” terangnya.[Adm]

08 Nov 2021

Bertemu Sri Sultan HB X, ABUJAPI Bahas Skala Upah Satpam

KSATRIA | Yogyakarta — Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI), Agoes Darmawan dan jajarannya bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X, di Gedhong Wilis, Kepatihan Yogyakarta, Kamis (04/11/2021).

Agus Darmawan menjelaskan, kedatangaannya selain untuk bersilaturahmi, juga memohon doa restu bahwa ABUJAPI akan menyelenggarakan kegiatan Rapimnas dan Rakernas yang akan diikuti oleh seluruh pengurus ABUJAPI dari 26 Provinsi di Indonesia dengan jumlah anggota hampir 3 ribu orang yang tersebar diberbagai kota di Indonesia.

Rapimnas dan Rakernas ABUJAPI akan diselenggarakan tanggal 11 November 2021 di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta

Rapimnas dan Rakernas ABUJAPI adalah untuk membangun semangat baru tentang pemuliaan profesi Satuan Pengamanan. ”Satpam sebagai profesi dan sudah ganti baju ya, ke depan memiliki semangat baru untuk membantu peran polisi menjaga keamanan” tandasnya.

Selain itu, kata Agoes, untuk membangun semangat baru guna meningkatkan profesi satpam yang terdidik, peningkatan pendapatan, kepemilikan perumahan bekerjasama dengan BTN.

Lebih lanjut Agoes mengatakan, pada Rapimnas dan Rakernas juga akan membahas tentang struktur upah Satpam. “Upah Satpam nantinya bukan lagi UMP tetapi sudah memiliki skala upah Satpam tersendiri ” ujarnya.

Sementara Gubernur DIY Sri Sultan HB X berpesan, agar dalam penyelenggaraan tersebut tetap menjaga keamanan lingkungan, menjaga pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan kebijakan pemda.

Seusai bertemu Gubernur DIY rombongan Pengurus ABUJAPI yang dipimpin Agoes Darmawan dengan tujuan yang sama juga sowan kepada Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X di Gedhong Pare Anom, Kepatihan, Yogyakarta.[Adm]

08 Nov 2021

Gubernur Sumsel : Profesi Satpam Bukan Pekerjaan Abal – abal

KSATRIA | Palembang — Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru (HD) menghadiri pelantikan dan pengukuhan DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Sumatera Selatan periode 2021 – 2026, di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jum’at (5/11/2021).

Pada acara ini, Herman Deru juga menerima PIN kehormatan sebagai Dewan Penasehat APSI Sumsel.

Dalam sambutannya, ia mengatakan dengan telah dibentuknya APSI Sumsel, merupakan salah satu bentuk motivasi dalam memberi marwah atas profesi satpam.

“Profesi (Satpam) ini merupakan pekerjaan yang bukan abal – abal melainkan profesi yang berada di bawah naungan kepolisian,” ungkap HD.

Ia juga menyarankan agar APSI Sumsel dapat meningkatkan intelektualitas para anggotanya dengan memberi atau mengikuti beragam kegiatan pelatihan yang dapat dilaksanakan bekerja sama dengan pemerintah daerah.

” Tingkatkan juga nilai religiusnya agar APSI Sumsel memiliki cirinya tersendiri,” tambah HD.

Turut hadir Ketua Umum APSI Azis Said, Sekjen DPP APSI, Djarut Soeprianto, Ketua Umum DPP APSI Sumsel, Rano Karno, Ketua BPD Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan (ABUJAPI) Sumsel, Novenbriono, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel

Sebagaimana diberitakan Jurnal Security sebelumnya, pelantikan dan pengukuhan DPD APSI Sumsel dilakukan Ketua Umum DPP APSI Aziz Said, secara langsung di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Dalam sambutannya Aziz Said mengucapkan selamat kepada DPD APSI Sumsel yang baru saja dilantik dan dikukuhkan oleh Kapolda Sumsel diwakili Dir Binmas Kombes Pol Heru Trisasono.

“Menjadi anggota dan pengurus APSI harus dapat menjaga komitmen dari tujuan APSI itu sendiri. Kami juga menuntut agar Anggota dan Pengurus dapat menjaga konsistensinya dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota APSI,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa keuntungan menjadi anggota APSI, salah satunya dapat menyalurkan aspirasi terkait dengan permasalahan dan kesejahteraan satpam yang berada dibawah naungan APSI itu sendiri.[Adm]

05 Nov 2021

Kapolda Sumsel : Kontribusi Satpam Tidak Bisa Dianggap Remeh

KSATRIA | Palembang — Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan Kepolisian Republik Indonesia sangat terbantukan dengan adanya satuan pengamanan (Satpam) yang bertugas menjaga keamanan di wilayah Sumsel.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri launching aplikasi Satpam Hebat akronim dari handal, efektif, berteknologi, adaktif, dan tepercaya, di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (3/11).

Toni menjelaskan, kontribusi satpam selama ini sangat banyak dan tidak bisa dianggap remeh. Terutama di tempat-tempat keramaian seperti di bank atau di mal, yang di sana tidak memungkinkan anggota kepolisian ada, kecuali dimintai pengamanan.

Adanya satpam, lanjut Kapolda, dapat membantu polisi dalam menciptakan keamanan di lingkungan masing-masing seperti mal, rumah sakit, perkantoran, pertokoan dan juga perumahan.

“Saya harap satpam makin solid dalam membantu tugas kepolisian, apalagi dengan kemajuan Iptek kita tidak boleh tertinggal,” ujar jenderal bintang satu ini.

Toni menjelaskan, jika di perumahan aman, maka polisi ikut senang karena kinerja pengamanan terbantukan. Dalam hal pengamanan, lanjutnya, satpam bisa melakukan tindakan awal.

“Satpam bisa amankan kejadian di awal lalu bisa lapor polisi dan polisi datang. Saat olah TKP, satpam bisa bantu amankan lokasi,” katanya.[Adm]

05 Nov 2021

Kapolda Sumsel : Dengan Kemajuan Iptek, Satpam Tidak Boleh Tertinggal

KSATRIA | Palembang — Petugas keamananan (Satpam) diharapkan semakin solid dalam membantu tugas kepolisian. Apalagi dengan kemajuan Iptek, satpam tidak boleh tertinggal.

Demikian hal itu dikatakan Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, saat launching aplikasi ‘Satpam Hebat’ akronim dari handal, efektif, berteknologi, adaktif, dan tepercaya, di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (3/11).

Lebih lanjut Toni menerangkan, dengan adanya aplikasi “Satpam Hebat”, ini akan memudahkan satpam dalam pelayanan. “Satpam bisa amankan kejadian di awal, lalu bisa lapor polisi dan polisi datang. Dan saat olah TKP, satpam bisa bantu amankan lokasi,” katanya.

Toni menjelaskan, manfaat aplikasi ‘Satpam Hebat’ ini banyak sekali, salah satunya dapat mendekteksi keberadaan satpam dari Mapolda Sumsel, dan mengkoordinir penempatan mereka harus berada agar sesuai dengan fungsi mereka sendiri.

“Sehingga kejahatan dapat diminimalisir tindak kejahatan, serta potensi-pontesi kejahatan itu dapat diantisipasi dengan cepat,” jelasnya.

Sementara, lanjut jenderal bintang satu ini, untuk pengelolaan administrasi akan lebih membuat efektif bisa download dari aplikasi tersebut.

“Dan akan mudah terpantau apabila terjadi gangguan kamtibmas daerah lain dengan cepat,” terangnya.

Direktur Binmas Polda Sumsel Kombes Pol Heru mengatakan, aplikasi ini memiliki dua manfaat operasional yang dirasakan sistem, di mana pemetaan satpam yang bertugas atau piket kedua mengetahui kejadian.

“Dengan sistem tersebut jadi kita tau siapa yang siaga pada saat itu hari dan jamnya apabila terjadi atau Kamtibmas didaera tersebut. Bisa langsung menghubungi kepolisian dengan cepat agar tidak meluap dan dengan cepat redam,” katanya.

Heru juga menambahkan, kalau aplikasi ‘Satpam Hebat’ ini baru pertama kali ada yaitu di Sumatera Selatan,dan pelayanan mulai proses KTA online, permohonan absen dan lainnya,

Turut hadir dalam acara ini di antaranya Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, PJU Polda Sumsel, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira, Ketua ABUJAPI BPD Sumsel, Novembriono, Ketua DPD APSI Sumsel, perwakilan dari Disdukcpil dan PT Telkom Tbk.[Adm]

05 Nov 2021

Jakarta Level 1, Satpam Perkantoran Tetap Cek Rutin Prokes

KSATRIA | Jakarta – DKI Jakarta dinyatakan sudah berstatus PPKM Level 1, artinya terdapat sejumlah pelonggaran kegiatan di masyarakat, perkantoran dan sejumlah tempat publik.

Salah satu yang mengalami pelonggaran dalam status PPKM Level 1 adalah soal pelaksanaan kerja di kantor, Work From Office atau WFO.
Berdasarkan aturan yang ditetapkan, sektor non-esensial daerah dengan PPKM level 1 dapat melaksanakan kegiatan bekerja dari kantor maksimal 75 persen.

Berdasarkan penelusuran Tempo, sejumlah wilayah perkantoran di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat belum sepenuhnya menggelar kerja dari kantor, sebagian karyawan masih melaksanakan WFH.

“Kalau disini masih belum full, paling 70 persen dan sisanya WFH,” ujar Ryan, salah satu satpam Wisma Nusantara saat ditemui, Kamis, 4 November 2021.

Begitupun dengan gedung perkantoran Plaza Bank Index, menurut penuturan Kurniawan selaku satpam Plaza Bank Index, kantornya masih akan mengikuti ketentuan dari level PPKM.

“Kita ngikutin levelnya waktu level 3 kita 50 persen, level 2 75 persen, dan sekarang level 1 masih belum 100 persen,” kata Kurniawan

Dilaporkan Tempo, Plaza Bank Index memiliki peraturan yang ketat meski kini sudah PPKM Level 1, setiap hari mereka selalu mengecek jumlah karyawan yang ada di setiap tenant-tenant yang ada.

“Kita setiap jam 10 pagi kontrol ngecek tenant, kita bawa catatan buku ada Indosat, ada BCA dan lainnya untuk pengecekan karyawan,” ujar Kurniawan.

Kurniawan juga menjelaskan untuk jam kerja, meski sudah ada kelonggaran tetapi jam kerja mereka belum sampai jam 5 sore.

“Jam kerja kita tetap, waktu PPKM level 3 kita kantor sampe jam tiga, sekarang pun tetep belum jam lima, sekitar jam empat, paling telat ya setengah lima,” terang Kurniawan.

Menurut para satpam yang bertugas, protokol kesehatan tidak diabaikan meskipun kini sudah PPKM Level 1. Plaza Bank Index misalnya, menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan anjuran pemerintah.

“Kita dari pertama masuk cuci tangan, kedua pengecekan suhu, ketiga hand sanitizer, keempat jaga jarak jaga jarak, dan kelima jumlah karyawan yang masih mengikuti level pemerintah,” jelasnya. [Adm]

05 Nov 2021

DPP APSI Audiensi ke Polda Sumsel

KSATRIA | Palembang–Palembang, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Sumatra Selatan menyambangi Polda Sumsel, Kamis (4/11/2021). Adapun kedatangannya adalah untuk melakukan audensi dengan Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto.

Turut mendampingi Kapolda, di antaranya Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, Dirbinmas Polda Sumsel Kombes Pol Heru Trisasono, dan PJU Polda Sumsel.

Selain itu hadir juga Ketum APSI HA. Abdul Aziz Said, Sekjen APSI, Djarot Soeprianto, Pengurus DPP APSI Felix Penasehat APSI Sumsel ,Kombes Purn, Abu Sopah Ibrahim, Ketua DPD APSI Sumsel Rano Karno, Penasehat APSI Hermansyah, Pengurus Media APSI Sumsel, Amru Salam.

Dalam sambutannya Ketum APSI Abdul Aziz mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto,dan jajaran yang telah berkenan menerima para Pengurus DPP dan DPD APSI Sumsel serta kerja sama yang sudah terjalin baik, sehingga komunikasi dan berkolaborasi khususnya menjaga Harkamtibmas disegala perusahaan, instansi dapat berjalan dengan sukses.

“Semoga jalinan kerja sama yang sudah baik ini dapat dilanjutkan, dan pengurus APSI mngharapkan atas kehadiran Kapolda Sumsel sebagai pembina dan jajaran untuk dapat menghadiri acara pelantikan besok, Jum’at (5/11/2021),” harapnya.

Senada, Pengurus DPP APSI Sumsel Felix mengucapkan terima kasih kepada Dirbinmas Polda Sumsel Kombes Pol Heru Trisasono, yang telah membantu dalam kelancaran terbentuknya kepengurusan APSI Sumsel.

“Khususnya program-program APSI ke depan dan terselengaranya “Launcing Aplikasi Satpam Hebat” kemarin, dan pelaksanaan pelantikan pengurus DPD APSI Sumsel, Jum’at (5/11/2021),” kata Felix.

Sementara Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, mengatakan sangat bangga dan terimakasih atas dukungan peran serta kinerja satpam atau satuan pengamanan yang bertugas menjaga keamanan di wilayah Sumsel, khususnya peran serta satpam di tempat-tempat keramaian seperti di bank atau mal, jalan-jalan.

“Apalagi pakaian satpam sudah hampir sama dengan pakaian Polri tentunya ini akan membantu kepolisian untuk dapat menghalangi atau menyekat para pelaku kejahatan,” ucap jenderal bintang satu itu.[Adm]

02 Nov 2021

RKI dan ABUJAPI Gelar Seminar “Behavior & Service” untuk Satpam

KSATRIA | Jakarta — Rumah Kompetensi Indonesia (RKI) bersama Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) akan menggelar diskusi “Behavior & Service” (Perilaku dan Pelayanan SDM Satpam di Era Digital).

Acara seminar ini tidak dikenakan biaya alias gratis. Pasalnya, seminar akan disiarkan melalui live streaming di Channel YouTube Sakasakti TV, pada Jumat (5/10/2021) mulai pukul 13.30 Wib.

Hal ini bertujuan untuk menghindari kerumunan di tengah pandemi corona yang tak kunjung usai, dan memutus mata rantai Covid-19.

Turut hadir pada seminar ini di antaranya Kakorbinmas Polri, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, Ketua Umum ABUJAPI, Agoes Dermawan, Pengasuh/CEO Rumahkompetensiindonesia.com, Dasril Rangkuti.

Selain itu hadir juga pembicara yang berkompeten di antaranya Presdir PT Sigap Prima Astrea, Suwito, Supervisor Project Mayora TFJ RO Bandung – PT Nawakara Perkasa Nusantara, Head of Corporate Security Management PT Maybank Indonesia Tbk, Bambang Wahyudi, Wakil Ketua Budang Litbang Kebijakan Hubungan Industrial BPD ABUJAPI Prov Kepri, Mustafa.

Nah, bagi kalian yang ingin mendapatkan materi dari pembicara dan sertifikat, silahkan mendaftar dengan menghubungi narahubung Windi Saputi : 0878-3819-0421 dan Wowo Susanto : 0838-6225-5006.[Adm]

27 Oct 2021

APSI Diharapkan Jadi Wadah Utama Bagi Seluruh Satpam

KSATRIA | Kutai Barat — Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (DPC APSI) Kutai Barat, secara resmi dikukuhkan dan melantik para pengurusnya di Sendawar, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (25/10/2021).

Turut hadir di antaranya Plt Asisten I Setdakab Kutai Barat, Faustinus Syaidirahman, Wakapolres Kutai Barat, DPRD Samarinda, Kecamatan Barong Tongkok, Pengadilan Negeri, Kodim 0912/KBR, Lembaga Adat Besar, Pokdar Kamtibmas serta Pimpinan Perusahaan.

Plt Asisten I Faustinus Syaidirahman, yang mewakili Bupati Kutai Barat FX Yapan berharap, APSI dapat memajukan profesi satpam serta sebagai wadah aspirasi dan hak satpam dalam ketenagakerjaan.

“Selamat bagi seluruh jajaran DPC APSI yang telah dilantik pada hari ini. Semoga asosiasi ini dapat lebih tajam dan berfokus memajukan satpam. Sebagai sebuah profesi diakui, dihormati dan dibanggakan,” ujar Faustinus Syaidirahman dalam sambutannya.

Ia pun berharap, asosiasi ini dapat menjadi wadah utama bagi seluruh satpam untuk dapat menyampaikan aspirasi satpam dan dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas dibidang pengamanan.

“Seluruh jajaran yang dilantik haruslah optimal dalam memperjuangkan apa yang menjadi hak dari satpam terkait ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan Polri,”pesannya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh organisasi, perusahaan atau intansi serta lembaga pemerintah yang menggunakan satpam sebagai pengamanan agar lebih memperhatikan kesejahteraan satpam. “Karena mengingat risiko pekerjaan yang diemban juga berat dan berisiko oleh satpam,” ujarnya.

Senada, Wakapolres Polres Kutai Barat Kompol I Nyoman Wijana, juga mengucapkan selamat atas pelantikan pengukuhan APSI periode 2021-2026.

Ia menyambut positif dengan dikukuhkannya asosiasi ini. Dan berharap APSI semakin berkembang dan mampu meningkatkan kinerja keamanan lebih baik.

“Semoga melalui wadah ini, mari membangun solidaritas dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur,”ajaknya.

Sementara Ketua DPC APSI Kutai Barat, Markus Dino menjelaskan bahwa APSI adalah Asosiasi Profesi Satpam Indonesia yang merupakan penjelmaan dari Asosiasi Manager Security Indonesia (AMSI).

“Pada tanggal 28 Oktober 2014 berubah menjadi APSI. “Dan hari ini sebanyak 14 pengurus DPC APSI Kutai Barat yang resmi dikukuhkan,”bebernya.[Adm]

Translate »
error: Content is protected !!