Bravo Satria Perkasa
23 Jan 2021

Harapan APSI untuk Kakorbinmas yang Baru

KSATRIA | Jakarta–Korps Pembinaan Masyarakat Badan Pemelihara Keamanan Polisi Republik Indonesia (Korbinmas Baharkam Polri RI) mengundang sejumlah asosiasi jasa pengamanan yang teregister di Gedung Baharkam Polri, Jalan Trunojoyo No. 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa (12/11/2021).

Ada pun asosiasi yang diundang adalah Ketua Umum dan Sekjen APSI, Ketua Umum dan Sekjen ABUJAPI, Ketua Umum dan Sekjen APJATIN, Ketua Umum dan Sekjen ASIM, Ketua Umum dan Sekjen APSA, Ketua Umum dan Sekjen IACPP, dan Ketua Umum dan Sekjen APJASI.

Tujuan dari pertemuan ini salah satunya adalah untuk audiensi atau memperkenalkan ke Kakorbinmas Baharkam Polri yang baru, yakni Irjen Pol Suwondo Nainggolan, SIK, MH, dengan para pimpinan asosiasi bidang jasa pengamanan yang teregister di Mabes Polri. Pertemuan secara terbatas ini tetap menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai Coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Nampak hadir Ketua dan Sekjen APSI, Azis Said dan Djarot Soeprianto. Keduanya juga sempat berfoto bersama Kakorbinmas Baharkam Polri yang baru, yakni Irjen Pol Suwondo Nainggolan, SIK, MH serta Dirbipotmas Baharkam Polri Brigjen Pol Edy Murbowo, SIK, MSI.

Ketua Umum APSI, Azis Said berharap karena definisi satpam dalam Perpol No 4 tahun 2020 sekarang sudah berubah menjadi profesi, maka pelaksanaan pelatihan satpam, Gada Pratama, Gada Madya dan Gada Utama perlu ditinjau ulang.
“Khususnya untuk pelatihan GP dan GM di setiap Polda agar pelaksanaannya yang dilaksanakan oleh BUJP Pelatihan, distandardkan mata pelajarannya, juga agar dalam satu Polda harganya disamakan,” ungkapnya, Sabtu (23/1/2021).

Sementara itu, Sekjen APSI Djarot Soeprianto yang juga Direktur PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) mengatakan, pertemuan para pimpinan asosiasi jasa pengamanan ini untuk lebih saling mengenal dengan Kakorbinmas yang baru yaitu Irjen Pol Suwondo Nainggolan, SIK, MH.

“Kami berharap kepada Kakorbinmas yang baru, bisa mempercepat terwujudnya profesionlisme dan pemuliaan satpam di Indonesia,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, SH, MH memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) lima Pejabat Utama (Pju) jajaran Baharkam Polri di Gedung Baharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, pada Rabu (6/1/2021).

Jabatan Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Baharkam Polri yang sebelumnya di emban oleh Irjen Pol Risyapudin Nursin SIK, kini diserhakan ke Irjen Pol Suwondo Nainggolan SIK, MH. [Adm]

19 Jan 2021

Polri Berharap Kompensasi Gaji Profesi Satpam Meningkat

KSATRIA | Jakarta–Dalam rangka memperingati HUT Satpam Ke-40, Panitia menggelar seminar virtual (webinar) yang digelar Selasa (19/1/2020). Tema yang diusung “Tingkatkan Profesioionalisme dan Kompetensi Satuan Pengamanan Menjadi Profesi yang Membanggakan dan Bermartabat”.

Paparan keynote disampaikan oleh Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Drs. Edy Murbowo, SIk, MSi mewakili Kabarhakam Polri Komjen Pol Drs Agus Andrianto yang berhalangan hadir di Hotel Ambhara Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, Edy Murbowo mengatakan, kini satpam telah berusia 40 tahun, tentunya satpam telah melewati begitu lama dengan berbagai tantangan dan pengalaman tugas sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas di lingkungan kerja masing-masing.

Edy juga mengatakan, dalam penugasannya satpam akan berhadapan dengan risiko dari yang berkadar ringan, sedang sampai dengan berat. “Saya berharap proses pelatihan yang pernah diikuti dan pengalaman tugas dapat menjadi bekal yang cukup dalam menghadapinya,” jelasnya.

Untuk itu, tambah Edy, pihaknya berharap agar anggota satpam memperoleh kompensasi gaji yang sebanding dengan kompetensi, jabatan dan risiko dalam penugasan.

Edy juga mengatakan, Polri selaku pembina satpam senantiasa berbuat yang terbaik untuk satpam. Hal ini dibuktikan pada tanggal 5 Agustus 2020 telah disahkan Perpol No 4 tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa dalam memuliakan profesi satpam.

“Satpam kini telah menjadi sebuah profesi, oleh karenanya perlu dilakukan langkah-langkah terintegrasi antara Polri, para asosiasi (ABUJAPI dan APSI) dan para pemangku kepentingan lainnya untuk bersinergi mewujudkan satpam sebagai profesi yang bermartabat dan membanggakan,” paparnya.

Edy berharap segala upaya yang telah dicurahkan untuk membuat satpam semakin professional dan berkompetensi ini agar tidak lagi ada pihak-pihak yang hanya berpikir untuk kepentingan pribadi dan atau kelompok dengan memanfaatkan keberadaan satpam.

Upaya Polri dalam memuliakan profesi satpam ini juga diwujudkan dengan membentuk tim Pokja Korbinmas Baharkam Polri menyusun peraturan Kabaharkam Polri yang merupakan turunan dari Perpol No 4 tahun 2020 tentang Pam Swakarsa.

Selain itu tim Pokja lainnya juga sedang melaksanakan pembahasan revisi kurikulum pelatihan satpam Gada Pratama, Gada Madya dan Gada Utama yang akan didesain menyesuaikan kebutuhan atas tantangan tugas di lingkungan kerja para satpam.

“Saya berharap para asosiasi, baik ABUJAPI maupun APSI serta pemangku kepentingan lainnya juga mengambil peran dalam upaya memuliakan profesi satpam. Asosiasi berkewajiban menyusun kode etik sebagai pedoman menjalankan profesi masing-masing. Kompensasi penghasilan satpam juga perlu diupayakan meningkat,” tegasnya.

Terkait dengan seragam satpam sekarang berubah mirip dengan seragam Polri. Perubahan seragam satpam yang mirip belum tentu membuat semua pihak senang. Oleh sebab itu penggunaan seragam satpam yang baru harus benar-benar sesuai ketentuan warna, model, atribut dan penggunaannya.

Termonitor ada beberapa satpam bujp yang telah menggunakan seragam baru, tetapi belum sesuai dengan ketentuan. oleh sebab itu pengawasan perlu dilakukan pada saat pengadaan sampai dengan penggunaan seragam satpam yang baru.

“Saya berdoa dan berharap kegiatan webinar ini dapat menghasilkan solusi atas permasalahan dalam upaya mewujudkan satpam profesional dan berkompetensi,” papar Edy Murbowo saat membacakan pidato Kabarhakam Polri Komjen Pol Drs Agus Andrianto. [Adm]

11 Jan 2021
Diksar

Bakti Sosial 40 Satpam Dapat Diksar Gada Pratama Gratis

KSATRIA | Bekasi–Rangkaian Hari Ulang Tahun Satuan Pengamanan (HUT Satpam) ke-40 diantaranya adalah program bakti sosial dalam bentuk pelatihan training tingkat Gada Pratama untuk 40 satpam berprestasi dan kurang mampu.

Dalam pembukaan pelatihan Gada Pratama yang bertempat di PT. Marindo Elang Perkasa, Direktur Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Badya Wijaya, SH, MH yang diwakili oleh Kasubdit Bhabinkamtibmas AKBP Seli Pudja Wijaya, SE menjelaskan pelatihan satpam kualifikasi Gada Pratama ini sebagai awal meningkatkan kompetensi langkah kemampuan dan pengetahuan satpam.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan pelatihan Gada Pratama yang diharapkan dapat menghasilkan satpam yang memiliki sikap mental kepribadian, kesamaptaan fisik, memiliki pengetahuan dan keterampilan sebagai pelaksana tugas satpam,” jelasnya di Bekasi, Senin (11/01/2021).

Seli menjelaskan, HUT satpam kali ini berbeda karena ada pelatihan Gada Pratama yang diikuti oleh 40 satpam dari BUJP yang berbeda-beda secara gratis. “Ini dilakukan dalam rangka HUT satpam ke-40. Hut satpam ke 40 ini menjadi hal yang berbeda. HUT ini menjadi momentum perubahan satpam,” jelasnya kepada Jurnal Security.

Seli berharap, mereka yang dilatih hari ini akan menjadi pelopor dalam menggunakan seragam satpam yang baru, seragam seperti Polri berwarna coklat. Itulah mengapa pelatihan Gada Pratama kali ini menjadi spesial.

Perubahan seragam satpam bisa menambah motivasi sebagai anggota satpam di lapangan, bahwasanya mereka bertugas bukan hanya fisiknya saja, tapi sebagai pengemban fungsi kepolisian secara terbatas. “Mereka menjadi percaya diri di lapangan di harapankan bisa lebih profesional, komitmen, dan percaya diri dalam mengambil tindakan hukum,” paparnya.

Menurut Seli, selama ini sebagian satpam ketika melakukan penegakan hukum mereka ragu, dengan momentum ini diharapkan memeliki profesionalisme yang baik, sehingga ketika melakukan penegakan hukum mereka percaya diri dan ketika menuntaskan tindakannya tidak ada konsekuensi hukum yang muncul di kemudian hari.

“Keberadaan satuan pengamanan telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari proses pengamanan bisnis, investasi dan perencanaan keberlangsungan usaha. Sehingga satuan pengamanan dituntut profesional dan diperlukan pengetahuan sekuriti, perilaku dan keahlian yang mumpuni dalam melaksanakan tugas,” tegasnya.

Sementara itu Ketua HUT Satpam ke-40 Sakti Wahyudana mengatakan, pelatihan Gada Pratama ini merupakan salah satu rangkaian agenda kegiatan HUT satpam ke-40. “Saat ini kita lakukan pembukaan Diksar Gada Pratama secara gratis untuk 40 satpam yang berprestasi dan kurang mampu. Mereka sudah menjadi satpam tapi belum mengikuti Diksar Gada Pratama,” jelasnya.

Jumlah 40 satpam bukan secara kebetulan, karena momen 40 tahun satpam, maka panitia memberikan hadiah 40 satpam dari badan usaha jasa pengamanan yang berbeda-beda untuk mengikuti Diksar Gada Pratama.

“Kenapa 40, karena tahun ini HUT satpam yang ke-40. Maka kita sepakat untuk memberikan bakti sosial untuk 40 satpam untuk mengikuti Diksar Gada Pratama,” tuturnya.

Sakti berharap, saat penutupan Diksar nanti mereka sudah menggunakan seragam baru berwarna coklat mirip Polri, sekaligus launching seragam baru untuk para satpam. “Mereka mengikuti pelatihan dengan standar protokol kesehatan, sebelumnya ada rapid tes, jaga jarak,” jelasnya.

“Kami ingin satpam sebagai profesi menjadi unggul, karena kita rekrut mereka, kita didik mereka, kita latih, harapannya menjadi satpam yang bermartabat dan bisa membanggakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT. Marindo Elang Perkasa Maringan Tobing merasa senang, karena pelatihan Gada Pratama 40 satpam ditempatkan di Graha Pusdiklat Marindo. “Kita merasa senang sebuah langkah yang baik untuk memajukan industri keamanan, melaksanakan kegiatan sesuai standar Perkap dan Perpol. Ini harapannya bisa membantu kemajuan industri satuan pengamanan,” paparnya.

Tobing menambahkan, Marindo sejak 2 tahun terakhir memiliki pusat pelatihan di bidang pelatihan Gada Pratama, Gada Madya dan Gada Utama. Sebagai sebuah bisnis ini prosepek yang baik, sekaligus bisa bersinergi dan bermitra dengan Polri untuk pengembangan industri keamanan.

“Harapan ke depan pelatihan ini menjadi bagian kemajuan industri keamanan. Kita turut serta membantu pemerintah dan anggota yang membutuhkan tempat latihan dan membantu industri pengguna jasa pengamanan,” jelasnya. [Adm]

31 Dec 2020

HUT Satpam, APSI Kepri Gelar Doa Bersama di Masjid Agung Batam

KSATRIA | Kepri – Dalam menyambut perayaan HUT Satpam Ke-40, Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Profesi Satpam Indonesia [APSI] Kepulauan Riau menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, di Masjid Agung Batam Centre, Rabu (30/12/2020).

Selain itu, doa bersama ini juga untuk mendoakan almarhum Jenderal Pol (Purn) Prof. Awaloedin Djamin, atau yang lebih dikenal dengan Bapak Satpam Indonesia, atas dedikasinya terhadap pemulian profesi satpam di seluruh Indonesia.

Acara kegiatan dimulai dari salat magrib berjamaah dan pembacaan tahlil, yang dipimpin Imam Masjid Agung Batam Centre, ustaz H. Hasyim. Dan seluruh rangkaian acara berjalan dengan hikmat.

Turut hadir pada acara ini Kasubdit Satpam Dirbinmas Polda Kepri AKBP, Rudi, Ketua DPD APSI Kepri, Ketua ABUJAPI Kepri, Pimpinan BUJP Kepri, dan 60 anggota personel satpam.

Kasubdit Satpam Dirbinmas Polda Kepri AKBP, Rudi, mengatakan agar ke depan satpam lebih meningkatkan kompetensinya. Selain itu, lanjut Rudi, karena masih di musim pandemi Covid-19, maka HUT Satpam Ke-40 kali ini lebih ditekankan pada bakti sosial dengan jumlah satpam yang terjun ke lapangan dibatasi, namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Hal ini agar menghindari kerumunan dan memutus mata rantai Covid-19,” jelas Rudi.

Senada dengan Rudi, Ketua DPD APSI Kepri, Syafar Sah mengatakan, ke depan satpam diharapkan menjadi profesi yang sangat membanggakan.

“Profesi yang bermartabat dan profesi yang penting bagi Polri dan masyarakat, juga memberikan kesejahteraan pada anggotanya,” harapnya.[Adm]

31 Dec 2020

Asosiasi Selenggarakan Tabur Bunga untuk Bapak Awaloedin Djamin

KSATRIA | Jakarta–Membuka rangkaian HUT Satpam ke-40, asosiasi-asosiasi jasa pengamanan mendatangi Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (30/12). Adapun tujuannya adalah untuk berziarah ke makam Awaloedin Djamin atau yang lebih dikenal dengan “Bapak Satpam Indonesia”.

“Sekaligus tabur bunga untuk mengenang jasa-jasa beliau atas dedikasinya yang telah memuliakan profesi satpam hingga saat ini,” ujar Ketua Panitia HUT Satpam ke-40, Sakti Wahyudana.

Apalagi, lanjut Sakti, setelah diberlakukannya Perpol No 4 Tahun 2020, pemulian profesi satpam kini semakin bermatabat. “Pemulian profesi satpam ini bukan hanya pada seragamnya saja, melainkan juga pada kesejahteraan satpam itu sendiri,” jelas Sakti.

Karenanya Sakti berharap, satpam sebagai profesi harus bisa menjadi profesi yang lebih membanggakan.”Terutama lebih dari kita semua,” ujarnya seraya merendah.

Senada dengan Sakti, Sekretaris Jenderal ABUJAPI, Suryawisesa mengatakan sejak diundangkan Perpol No 4 Tahun 2020, pada Agustus 2020 lalu, Perpol itu telah dilakukan sosialisasi secara nasional dengan BPD ABUJAPI yang ada di seluruh Indonesia dan Binmas-binmas Polda setempat.

“Hasil sosialisasi itu tentunya memberikan dampak yang baik bagi kesejahteraan satpam. Karena dalam Perpol itu satpam sudah diakui menjadi profesi,” jelasnya.

Surya juga menerangkan, dengan adanya jabatan atau pangkat satpam yang diatur dalam Perpol tersebut, tentu nantinya harus disesuaikan dengan upah. Karena, tambah Surya, tingkatan pendidikan satpam itu ada Gada Pratama, Gada Madya, juga Gada utama. Dan ini menentukan bahwa satpam sudah masuk dalam profesi satpamnya.

“Jadi, dari sisi pendidikan dia sudah melakukan diklatnya,”ujarnya.

Sementara, lanjut Surya, untuk mendapatkan kompetensi, satpam harus mengikuti uji kompetensi sesuai levelnya, baik pelaksana, supervisor, atau pun manager-nya,

“Jadi masing-masing gada itu ada uji kompetensinya, dalam hal ini yakni BNSP melalui LSP,” terangnya.

Diakui surya, dalam menyosialisasikan Perpol No 4 Tahun 2020, dirinya juga menemui kendala-kendala di lapangan. Salah satunya adalah pasca diberlakukannya Perpol tersebut, misalnya dari segi seragam. Karena itu, lanjutnya, akan dibuat Perkaba. Di mana nantinya ada aturan-aturan terkait tentang satpam, tentang seragam yang memang itu akan didetailkan.

“Nah, ini perlu dibuatkan lebih detail juklak dan juknisnya, tentunya dari Perkaba itu sendiri. Supaya lebih fix lah,” ujarnya.

Surya pun berharap, dengan adanya Perpol No 4 Tahun 2020, otomatis nanti akan adanya pengakuan dari segi profesi satpam. Selain itu dia juga menyarankan, pasca dikeluarkan Perpol No 4 Tahun 2020 tentang Pam Swakarsa, yang isinya tentang Satpam, untuk berikutnya perlu adanya perpol terkait dengan BUJP- nya.

“Sehingga bisa saling bersinergi. Karena BUJP tanpa satpam tidak bisa bekerja,” jelasnya.

Turut hadir pada acara ini Direktur Binmas Polda Metro jaya, Kombes Pol.Badya Wijaya, Ketua APSI Azis Said, Ketua ASIM, Ketua APSA, dan organisasi satpam lainnya. (Adm)

30 Dec 2020

Inilah Agenda kegiatan HUT satpam ke-40

KSATRIA | Jakarta–Hari Ulang Tahun Satpam ke-40 tahun 2020 berlangsung khidmat. Salah satu pembuka dari rangkaian HUT Satpam ke-40 ini ditandai dengan tabur bunga dan berdoa di makam Bapak Satpam Indonesia Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan, Rabu (30/12/2020).

“Acara ini sekaligus merupakan langkah awal dimulainya seluruh rangkaian kegiatan HUT satpam ke-40 sampai dengan akhir bulan Januari 2021 nanti,” ujar Sakti Wahyudana Ketua Panitia HUT Satpam ke-40.

Pelaksanaan tabur bunga berlangsung lancar dengan tetap mengedepankan protocol kesehatan. Seluruh peserta menggunakan masker dan menjaga jarak saat prosesi tabur bunga di atas makam Bapak Satpam Indonesia.

Nampak hadir dari para asosiasi jasa pengamanan, dari ABUJAPI, APSI, APJASI, APSA, ASIM,
ATISI dan IACPP.

Berikutnya setelah tabur bunga di TMP Kalibata, sederetan acara HUT Satpam siap diselenggarakan. Di antaranya kegiatan Webinar yang akan dilaksanakan pada 14 Januari 2020 dengan keynote speaker dari Kapolri/Kakorbinmas dengan tema ‘Satuan pengamanan: Resiko tinggi – upah minimum, perlu tinjauan kebijakan secara menyeluruh dari pemangku kepentingan’.

Pada sesi pertama akan membahas seputar ‘Perlindungan hukum terhadap Profesi satuan pengamanan dalam UU Tenaga kerja’ dengan narasumber dari Kemenakertrans (Ditjen PHI, KEMENAKER).

Sesi kedua temanya ‘Peluang dan tantangan profesi satuan pengamanan di era new normal’ narasumber Ketua Umum ABUJAPI.

Sesi ketiga temanya ‘Pembangunan kapasitas sekuriti industri di Indonesia’ dengan narasumber Ketua Umum APINDO.

Sesi keempat topik ‘Satuan pengamanan sebagai tujuan profesi dan bukan pilihan’ narasumber dari Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan

Lalu kegiatan dilanjutkan dengan Bakti Sosial (Diksar) pada 10-20 Januari 2020. Kemudian ditutup dengan acara Upacara HUT Satpam secara virtual pada 22 Januari 2020. [Adm]

28 Dec 2020

HUT Satpam ke-40 Diselenggarakan Serba Virtual di Masa Pandemi

KSATRIA | Jakarta Sebentar lagi petugas satuan pengamanan di seluruh Indonesia akan menyambut perayaan HUT satpam ke-40, tepatnya pada 30 Desember 2020. Karenanya sudah menjadi agenda tahunan para asosiasi jasa pengamanan dan Polri membentuk kepanitian, yang bertugas dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan berbagai rangkaian kegiatan HUT satpam.

Peringatan HUT satpam ke-40 tahun 2020 mengusung tema “Tingkatkan Profesionalisme dan Kompetensi Satuan Pengamanan Menjadi Profesi yang Membanggakan dan Bermartabat”.

“Kegiatan HUT Satpam ini akan digelar secara virtual dan dipusatkan di Jakarta, dan diikuti oleh daerah secara serentak,” jelas Sakti Wahyudana Ketua Panitia HUT satpam ke-40 dalam rilisnya, Senin (28/12/2020).

Sakti berharap, HUT satpam ke-40 ini mampu meng-implementasikan cita-cita besar yang tertuang dalam Perpol No 4 Tahun 2020, yaitu untuk pemuliaan profesi satuan pengamanan.

Sakti menambahkan, karena perayaan HUT satpam ke-40 ini masih dalam suasana pendemi Covid-19, maka panitia akan berusaha memastikan bahwa penyelenggaraan seluruh rangkaian kegiatan disesuaikan dengan kaidah-kaidah new normal.

“Tentunya yang sejalan dengan imbauan pemerintah agar selalu mengedepankan protokol kesehatan, untuk mencegah timbulnya cluster-cluster baru yang disebabkan oleh kegiatan ini,” terang Sakti.

Sementara untuk susunan kegiatan HUT satpam ke-40, lanjut Sakti, pada 30 Desember 2020, kegiatan yang akan dilaksanakan adalah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan, khususnya ke makam Bapak Satpam Indonesia, Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA.

“Acara ini sekaligus merupakan langkah awal dimulainya seluruh rangkaian kegiatan HUT satpam ke-40 sampai dengan akhir bulan Januari 2021 nanti,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, ada juga lomba virtual berupa lomba drill tongkat dan borgol, serta lomba film pendek dengan tema “Satpam Tangguh di Masa Pandemi”. “Peserta adalah satpam dengan menyertakan KTA, dan video yang dikirimkan maksimal berdurasi 10 menit,” jelasnya.

Sementara untuk webinar nasional mengusung tema “Pemuliaan Profesi Satuan Pengamanan”, dengan mengundang unsur pimpinan Polri sebagai Keynote Speaker. “Para pembicara seminar melibatkan Kementerian Tenaga Kerja, Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI), Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) dan Asosiasi bidang pengamanan lainnya,” jelasnya.

Dan tak kalah pentingnya, di HUT satpam ke-40 ini juga ada bakti sosial berupa pelatihan Gada Pratama kepada 40 anggota satuan pengamanan yang berprestasi. “Kami berikan pelatihan Gada Pratama secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun,” ujar Sakti.

Seluruh rangkaian kegiatan dalam HUT satpam ke-40, lanjut Sakti, dimaksudkan untuk memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas peran serta personel satuan pengamanan sebagai garda terdepan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya.

“Kami berharap HUT satpam ini bisa menjadi momentum program pemuliaan profesi Satuan Pengamanan secara luas dan pengembangan Industrial Security Indonesia,” ujar lelaki berkacamata ini.

Sebagai pengingat, satuan pengamanan resmi dibentuk pada 30 Desember 1980, melalui Surat Keputusan Kapolri No. Skep/126/XII/1980 tentang Pola Pembinaan Satuan Pengamanan, yang saat itu dijabat Prof. DR. Awaloedin Djamin, MPA. Dan atas jasa-jasanya hingga sekarang, Polri dan Satpam di Indonesia menobatkan dan mengenangnya sebagai “Bapak Satpam Indonesia”. [Adm]

23 Dec 2020
abujapi kalbar

ABUJAPI Bersama Polda Kalbar Gelar Sosialisasi Perpol Pam Swakarsa

KSATRIA | Kalbar – Polda Kalimantan Barat dan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD ABUJAPI) Kalimantan Barat menggelar sosialisi Perpol No 4 Tahun 2020.

Dikatakan Dirbinmas Polda Kalbar, Kombes Pol Andi Harsito, Perpol No 4 Tahun 2020 merupakan peraturan yang salah satunya dibuat untuk memuliakan profesi satpam.

“Karenanya ini menjadi tanggung jawab yang besar, baik itu bagi satpam sendiri maupun badan usaha jasa pengamanan (BUJP). Jadi, semua harus tegak lurus,” terang Andi, di G – Hotel, Jalan Jendral Urip no. 73, Pontianak, Selasa (22/12)

Turut Hadir dalam acara ini di antaranya Ketua umum BPD ABUJAPI Kalimantan Barat, Yusnadi, Sekretaris umum ABUJAPI Kalbar, Abdulllah, dan Kabid Kepesertaan Khusus BPJS Ketenagakerjaan, Rudiansyah.

Ketua umum BPD ABUJAPI Kalimantan Barat, Yusnadi, mengingatkan bagi badan usaha jasa pengamanan yang ingin mendapatkan rekomendasi Polda Kalimantan barat, harus terlebih dahulu terdaftar sebagai anggota ABUJAPI Kalbar,“Sedangkan untuk keputusan mengenai management fee pembahasannya masih alot, sehingga harus dibuat musyawarah lagi.,” ujar Yusnadi

Sementara Sekretaris umum ABUJAPI Kalbar, Abdulllah menjelaskan, dalam rakor dan sosialisasi ini juga dibahas tentang pembentukan panitia HUT ke-40 Satpam.

“Salah satu kegiatannya adalah donor darah dan bakti sosial, karena situasi sekarang kan masih pandemi Covid-19,” jelas Abdullah.[Adm]

11 Dec 2020
Hut Satpam ke 40

Sambut HUT Satpam Ke-40, Asosiasi Konsolidasi Kepanitiaan

KSATRIA | Jakarta–20 hari lagi, Hari Ulang Tahun Satuan Pengamanan (HUT Satpam) yang ke-40 tahun digelar. Untuk mempersiapkan kegiatan HUT Satpam, Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) mengundang para asosiasi bidang pengamanan untuk konsolidasi di Kantor BPP ABUJAPI pada Kamis (10/12/2020).

Nampak hadir para ketua asosiasi, seperti Ketua APSI Azis Said, Ketua ASIM Dino Hindarto, Ketua APSA Abraham Soediro, dan Perwakilan ATISI serta para pengurus. Rapat persiapan HUT Satpam dipimpin oleh Wakil Ketua Umum ABUJAPI Cecep Darmadi.

Cecep mengatakan, bahwa kegiatan HUT Satpam ke-40 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, pelaksana kegiatan adalah para asosiasi bidang pengamanan, karenanya semua asosiasi yang terregister di Mabes terlibat semua. “Dalam waktu dekat kami akan audiensi ke Korbinmas terkait program HUT Satpam ini,” jelasnya.

Cecep juga menjelaskan, dalam rapat kali ini untuk menyusun kepanitiaan untuk pelaksanaan kegiatannya. “Diantara kegiatan dalam HUT Satpam nanti adalah tabur bunga di makam Bapak Satpam Indonesia Prod Dr Awaloedin Djamin, MPA,” ungkapnya.

Selain itu, adanya pandemi covid yang masih belum hilang, panitia juga meminimalisir adanya penghimpunan massa, seperti upacara di lapangan yang biasa dilaksanakan nantinya diganti dengan upacara secara virtual seluruh Indonesia.

Beberapa agenda lain, tambah Cecep adalah penyelenggaraan webinar, bakti sosial, lomba virtual dan nonton film satpam. “Meskipun berbeda dengan peringatan pada tahun sebelumnya, namun tak mengurangi kekhidmatan kita dalam menyambut usia satpam yang ke-40 tahun,” jelasnya. [Admin]

09 Dec 2020

Inilah Format Surat Peringatan dan Pencabutan KTA Satpam

KSATRIA| Jakarta–Perpol Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pam Swakarsa telah menjelaskan terkait sanksi bagi satpam yang melanggar karena tidak memperpanjang Kartu Tanda Anggota (KTA) seperti yang tertuang dalam Pasal 43.

Ada beberapa jenis peringatan untuk satpam yang tidak memperpanjang KTA. Mulai dari surat peringatan tertulis pertama dan kedua hingga dijatuhkannya sanksi berupa pencabutan sebagai anggota satpam.

Berikut Pasal 43 pada ayat (1) Anggota Satpam yang tidak memperpanjang KTA Satpam yang telah habis masa berlakunya sebelum 1 (satu) tahun diberikan: a. peringatan tertulis pertama; dan b. peringatan tertulis kedua. (2) Anggota Satpam yang tidak memperpanjang KTA Satpam yang habis masa berlakunya lebih dari 1 (satu) tahun dikenakan sanksi tidak dapat melaksanakan tugas sebagai anggota Satpam.

Selanjutnya, ayat (3) Sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), diberikan oleh: a. Kakorbinmas Baharkam Polri, untuk tingkat Mabes Polri; dan b. Dirbinmas Polda, untuk tingkat Polda. (4) Format peringatan tertulis pertama dan kedua sebagaimana dimaksud pada ayat (1), tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepolisian ini.

Berikut contoh lampiran Surat Peringatan Pertama, Kedua dan Sanksi Pencabutan KTA Satpam:

SURAT PERINGATAN PERTAMA

SURAT PERINGATAN KEDUA

SURAT PENCABUTAN KTA

Translate »
error: Content is protected !!