26 Jun 2021

4992 Satpam dari 38 BUJP Ikuti Vaksinasi di Lapangan Bhayangkara

KSATRIA | Jakarta– Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi massal COVID-19 kepada masyarakat di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (26/6/2021).

Presiden Jokowi tiba di Lapangan Bhayangkara sekitar pukul 09.50 WIB, dan disambut Kepala Polri (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala BNPB Ganip Warsito dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Usai meninjau vaksinasi di Lapangan Bhayangkara, Presiden berdialog dengan para pimpinan kepolisian dan pimpinan daerah melalui telekonferensi video.

“Saya mengucapkan terima kasih atas acara vaksinasi massal pagi hari ini yang dikerjakan serentak di seluruh Polda, Kodam, dan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Saya berharap dimulai hari ini target 1 juta vaksin untuk seluruh Indonesia betul-betul terus kita jaga, sampai nantinya bulan Juli dan nanti Agustus, akan kita beri target dua kali dari yang ada sekarang ini,” demikian Presiden Jokowi.

Dalam acara vaksinasi massal ini, Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) melalui 38 BUJP mengirimkan 4992 satpamnya agar bisa divaksin secara massal di lapangan Bhayangkara Mabes Polri Jakarta.

Menurut Ketua Umum ABUJAPI, Agoes Dermawan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian BUJP terhadap para satpamnya untuk divaksin, agar satpam yang bertugas di lapangan memiliki kekebalan dari serangan Covid-19.

“Ini sebagai bentuk ikhtiar masing-masing BUJP yang ada di bawah naungan ABUJAPI dalam memberikan layanan maksimal untuk para user sehingga para satpam yang bertugas bisa bertugas secara maksimal,” ujarnya.

Agoes berharap, kegiatan vaksinasi satpam ini tidak berhenti pada vaksinasi massal melainkan juga bisa dilanjutkan di masing-masing BUJP agar proses memutus penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja semakin maksimal.

“Semoga para satpam yang telah divaksin kondisinya semakin kebal, dan para satpam yang belum divaksin tetap selalu dalam kondisi sehat dalam menjalankan tugasnya,” paparnya. [Adm]

25 Jun 2021

ABUJAPI Menghimbau BUJP untuk Vaksinasi Satpam

KSATRIA | Jakarta–Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro diperkuat selama 14 hari, terhitung sejak 22 Juni sampai 5 Juli 2021.

Selama masa tersebut, kegiatan perkantoran yang berada di zona merah atau risiko tinggi Covid-19 wajib menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi 75 persen karyawan. Hanya 25 persen karyawan yang boleh bekerja dari kantor atau work from office (WFO).

Ketentuan itu diputuskan dalam rapat terbatas yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, serta sejumlah menteri dan kepala lembaga terkait, Senin (21/6/2021) lalu.

“Bahwa kegiatan perkantoran atau tempat kerja ini baik oleh K/L (kementerian/lembaga) sudah ada surat edaran daripada Menteri PAN-RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi), demikian pula untuk pengaturan BUMN dan BUMD ini di zona merah ini WFH-nya 75 persen,” kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-ABUJAPI) Agoes Dermawan mengatakan, diberlakukannya PPKM lagi hingga Juli mendatang menuntut satpam sebagai garda terdepan semakin waspada untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes).

“Kami menghimbau kepada seluruh perusahaan jasa pengamanan di bawah ABUJAPI beserta user untuk memberikan perhatian kepada satpam yang berjaga di garda terdepan di lingkungan kerjanya. Mereka harus memiliki stamina yang fit agar tidak terjadi penularan covid dari para tamu atau karyawan yang ada,” ungkapnya kepada Jurnal Security, Kamis (24/6).

Agoes menjelaskan, sebagai garda terdepan di lingkungan kerjanya, para satpam harus sudah divaksin agar mereka memiliki kekebalan dari virus yang terus meningkat belakangan ini. “Kami menghimbau agar BUJP untuk bisa menyelenggarakan vaksinasi untuk para satpamnya,” ujarnya.

Agoes menambahkan, dalam waktu dekat ini Polda Metro Jaya (PMJ) juga akan menyelenggarakan vaksinasi untuk 5.000 satpam. Tujuannya adalah agar satpam di wilayah PMJ memiliki daya kekebalan terhadap virus Covid-19.

“Semoga pandemi ini lekas terkendali sehingga kegiatan bisnis bisa berjalan lancar kembali. para BUJP juga bisa menjalankan tugasnya melalui satpamnya sehingga tercipta kondisi yang aman dan nyaman,” jelasnya. [admin]

25 Jun 2021

HUT Ke-19, BSP Selenggarakan Lomba untuk Satpam. Yuk Ikut!

KSATRIA | Jakarta–PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) kembali menggelar lomba kreatifitas dalam rangka hari ulang tahun BSP yang ke-19 tahun. Kali ini, ada tiga jenis perlombaan yang akan ditandingkan, yaitu stand up comedy digital, sketsa comedy dan fotografi.

Menurut Ketua Panitia Ilal Dwi Zufatresa, kegiatan ini untuk memeriahkan hari jadi BSP yang ke-19. “Ini merupakan tahun ketiga BSP menyelenggarakan lomba, awalnya hanya untuk internal BSP, sekarang sudah untuk umum,” jelasnya, Jumat (25/6).

Ilal menjelaskan, tahun 2019 pihaknya menyelenggarakan hanya untuk kalangan departemen dan area internal BSP, tahun 2020 meningkat untuk seluruh Satpam BSP, dan tahun 2021 perlombaan bisa diikuti oleh umum. “Bahkan jenis lombanya kami tambah dengan fotografi humanis,” jelasnya.

Lomba yang mengambil tema Tugas Mulia Satpam ini memperebutkan total hadiah sebanyak Rp 10 juta. Adapun penutupan lomba akan berakhir pada 10 Juli 2021.

Untuk lebih lengkapnya bagaimana cara mengikuti lomba. Silahkan unduh persyaratan berikut di bawah ini: KETENTUAN & TEKNIS LOMBA HUT BSP KE-19.  

 

17 Jun 2021

ABUJAPI Berharap Munas Kadin Ditunda dan Digelar di Bali

KSATRIA | Jakarta–Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) kembali diusulkan untuk ditunda. Perhelatan tertinggi untuk memilih Ketua Umum Kadin itu, sebelumnya sudah ditunda dari rencana semula digelar 2 Juni 2021 menjadi 30 Juni 2021. Lokasi pun rencananya dipindahkan dari Bali ke Kendari.

Usulan penundaan Munas Kadin VIII kali ini, didasari pertimbangkan melonjaknya kembali kasus Covid-19. Hal ini disampaikan oleh sejumlah anggota, seperti Agoes Dermawan Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-ABUJAPI).

“Memperhatikan kondisi perkembangan penanganan Pandemi Covid 19 pasca liburan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, yang menunjukkan tren peningkatan infeksi yang menghawatirkan, serta munculnya varian virus Covid-19 yang baru, maka dengan ini kami dari ABUJAPI mengusulkan agar pelaksanaan Munas VIII Kadin Indonesia ditunda,” demikian disampaikan Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan kepada Jurnal Security, Kamis (17/6).

Agoes berharap, sebagaimana himbauan pemerintah terkait penanggulangan penyebaran Covid yang cenderung meningkat pasca liburan, pihaknya mendukung untuk ditunda pelaksanaannya. Soal tempat, Agoes berharap tetap digelar di Bali.

“Tren Covid-19 meningkat, kita harus jaga kesehatan bersama dan membantu pemerintah dalam pencegahan Covid yang lebih luas lagi, terlebih lagi kita juga telah membantu pemerintah melalui vaksin gotong royong,” tuturnya. [Adm].

10 Jun 2021

Bersama Kadin, ABUJAPI Vaksin 100 Orang Anggota

KSATRIA | Jakarta–Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bekerjasama dengan Kota Kasablanka (Kokas) melaksanakan vaksinasi untuk kalangan asosiasi bisnis di Indonesia. Salah satunya menggandeng Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI).

“Tujuan program ini untuk membantu Pemerintah dalam mempercepat capaian minimal jumlah populasi yang tervaksinasi, untuk dapat mencapai herd immunity,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani dalam keterangan tertulis yang diunggah Liputan6.com, Selasa (8/6/2021).

Dengan vaksinasi bagi asosiasi bisnis anggota Kadin juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dalam menunjang aktivitas sehari-hari sehingga pada akhirnya setiap elemen di asosiasi dapat beraktivitas normal.

“Target peserta asosiasi Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin, terutama diprioritaskan UMKM yang berada di asosiasi dan pengurus serta anggota asosiasi. Rata-rata peserta mencapai 100 orang per asosiasi, sehingga jumlah sasaran vaksinasi sekitar 15.000 orang,” ungkap Rosan.

Dia menjelaskan, karena ditujukan untuk asosiasi, maka syarat kepesertaan vaksinasi harus merupakan pengurus dan anggota asosiasi serta UMKM sebagai garda depan para pelaku usaha.

“Yang mau ikut harus mendaftar di asosiasi. Asosiasi yang menentukan siapa saja yang dapat disertakan dalam program ini,” tambah Rosan.

Pelaksanaan vaksinasi untuk Asosiasi ini dimulai dari tanggal 7 s.d. 12 Juni 2021 di area The Kasablanka, Lantai 3 Kota Kasablanka, dimulai dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Kadin menargetkan vaksinasi mencapai 2000 orang per harinya. Selain diikuti oleh peserta dari pengurus dan anggota asosiasi serta UMKM, vaksinasi di Kokas juga paralel diikuti oleh lansia yang sudah terdata sebelumnya di pemerintah.

Sementara itu Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan mengatakan, pihaknya berterima kasih karena telah menjadi bagian untuk mempercepat capaian vaksinasi di masyarakat Bersama Kadin.

“ABUJAPI yang merupakan Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin telah mengirimkan anggotanya sebanyak 100 orang untuk divaksin, semoga ini menjadi langkah baik menuju Indonesia bebas covid,” ungkapnya kepada Jurnal Security.

ABUJAPI bersama asosiasi lain yang tergabung dalam ALB Kadin ikut menyukseskan program pemerintah dalam upaya menyehatkan masyarakat melalui program vaksin. “ABUJAPI akan selalu komitmen dengan program pemerintah, terutama dalam rangka menciptakan masyarakat yang sehat di masa pandemik ini,” ujarnya. [Adm]

09 Jun 2021

60 Satpam di Cirebon Ikuti Uji Komptensi BNSP

KSATRIA | Cirebon–Sebanyak 60 petugas satuan pengamanan (Satpam) di Kota Cirebon mengikuti uji kompetensi jenjang Gada Pratama yang diadakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui LSP2 Sekurity PP Polri Selasa (8/6).

Uji kompetensi tersebut sesuai dengan Perpol Nomor 4 Tahun 2020 yang mengharuskan setiap anggota Satpam harus tersertifikasi. Selain itu ketentuan dalam Perkap nomor 24 tahun 2007 sebagai landasan hukum untuk ikut kualifikasi pendidikan.

Acara kompetensi jenjang Gada Pratama oleh BNSP ini dihadiri Kasat Binmas Polres Cirebon Kota AKP Acep Anda SH, Ketua Umum ABUJAPI Jabar Agus Vickram SH, MM dan pengurus.

Ketua Umum DPP Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Jawa Barat, Agus Vickram menjelaskan, di Jawa Barat ada sekitar 200 ribu satpam. Namun untuk satpam yang tersertifikasi jumlahnya masih sedikit.

“Yang sudah tersertifikasi dan ikut uji kompetensi baru sekitar 1000 satpam, kita akan terus dorong agar seluruh satpam yang ada bisa ikut uji kompetensi,” ujarnya.

Pihaknya menargetkan setiap tahunnya sekitar 1000 satpam di Jawa Barat bisa mengikuti uji kompetensi dari BNSP agar bisa meningkatkan kompetensi dan keterampilan serta bisa meningkatkan kesejahteraan dari satpam yang bersangkutan.

“Sekarang ada 60 satpam yang ikut uji kompetensi dari BNSP di Cirebon, se-Jawa Barat kita targetnya 1000 satpam per tahun,” imbuhnya.

Agus pun mendorong agar ada partisipasi dan kontribusi dari pemerintah daerah melalui.program ketenagakerjaan agar Satpam yang ada bisa dibantu melalui program sertifikasi demi membantu mewujudkan Satpam yang profesional dan berkualitas.

“Tentu semua pihak bisa membantu mendorong agar sertifikasi terhadap profesi Satpam ini bisa ditingkatkan. Ini penting demi mewujudkan Satpam yang profesional,” ungkapnya. [Adm]

07 Jun 2021

Cegah Covid, Ribuan Satpam di DIY Jalani Suntik Vaksin

KSATRIA | Yogjakarta — BPD Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Daerah Istimewa Yogjakarta (DIY) menyelenggarakan program vaksinasi untuk satpam di UKDW, Senin (7/6/2021). Selain Satpam, cleaning servis juga turut divaksin.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara ABUJAPI DIY dan Asosiasi Pengusaha Cleaning Service Indonesia (Apklindo) DIY dengan menggandeng Binmas Polda DIY serta Biddokkes Polda setempat.

Adapun 1.800 satpam dan petugas cleaning service yang divaksin itu akan menjalani penyuntikan dosis pertama hingga Jumat (11/6/2021) nanti.

Ketua ABUJAPI DIY, Salva Yurivan Saragih mengatakan, satpam dan petugas cleaning service merupakan garda terdepan yang kerap bertatap muka dengan publik. Sehingga perlu adanya program vaksin agar mereka terlindung dari penyebaran Covid-19.

Apalagi, lanjutnya, dengan maraknya klaster perkantoran di DIY beberapa waktu lalu, jangan sampai hal itu kembali terulang dan memicu penyebaran kian meluas.

“Kami juga ingin membantu program pemerintah untuk mempercepat program vaksinasi dan juga kekebalan kelompok,” ujarnya.

Salva menjelaskan, program ini terlaksana berkat bantuan vaksin yang diperoleh dari Dinkes setempat dengan jumlah 1.800 dosis. Pihaknya kemudian menggandeng Biddokkes Polda DIY untuk menyediakan petugas vaksinator.

Dalam pendataan, mereka melibatkan badan usaha jasa pengamanan yang mendaftarkan satpam maupun petugas cleaning service ke asosiasi lalu kemudian dijadwalkan untuk mendapat program vaksin.

Pihaknya juga mengajak kepada seluruh satpam dan petugas cleaning service yang berada di DIY dan belum mendapat program vaksin agar segera menghubungi mereka.

Pendaftaran dan program vaksin bagi satpam dan petugas cleaning service masih dibuka dan bisa menghubungi pihaknya untuk mendapatkan program itu.

“Kami mengajak masyarakat dan juga satpam atau petugas cleaning service ayo ikut vaksin. Karena mereka ini paling rentan terhadap Covid-19, ” ujarnya.

Pihaknya pun berharap dengan program vaksinasi ini para satpam dan juga petugas cleaning service kian percaya diri saat bekerja dan selalu sehat.

“Harapan kami, setelah divaksin mereka ini bisa timbul rasa percaya diri dan terbangun kepercayaannya untuk selalu sehat namun tetap mengikuti protokol kesehatan,” katanya.[Adm]

04 Jun 2021

APSI Terima Audiensi dari KBS RI di Kantor Pusat

KSATRIA | Jakarta — Keluarga Besar Satpam Republik Indonesia (KBS-RI) melakukan kunjungan ke Ketua Umum Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI), Azis Said, SE, di Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Ketua Umum KBS RI, Hermanto mengatakan, selain mendelegasikan untuk melakukan kunjungan ke APSI, kedatangan rekan-rekan KBS RI juga untuk bersilaturahmi pasca Lebaran.

Rombongan KBS RI, kata Hermanto, dipimpin oleh Mudzakir yang sehari-hari bertugas sebagai Kapusdik Marindo Elang Perkasa.

Mudzakir didampingi perwakilan dari KBS – RI Jabodetabek, Yuli, KBS – RI Jawa Barat, Amin, KBS – RI Sumatera Barat, Erwin Saputra, dan KBS – RI Jawa Timur, Boedi Prasetyo.

Lebih lanjut Hermanto mengatakan, tujuan kunjungan ini juga sebagai bentuk keterikatan KBS – RI dengan APSI dalam mewujudkan cita-cita bersama, di mana KBS – RI selalu mendukung langkah APSI dalam melakukan digitalisasi sistem organisasi dan peningkatan pelayanan terhadap kualitas satpam di Indonesia dengan mengembangkan bahan ajar dan kurikulum yang komprehensif di seluruh wilayah Indonesia.

“Dan, ke depan KBS – RI akan mendukung langkah registrasi anggota APSI bagi seluruh Satpam di Indonesia dengan berbagai program sosialisasi bersama,” terang Hermanto

Hermanto juga berharap, sinergi kegiatan KBS RI bisa didukung DPD APSI sebagaimana yang telah dilakukan bersama daerah Batam Kepri sebagai percontohan.

Usai pertemuan, pemberian plakat diberikan KBS-RI ke Ketua Umum APSI, Azis Said, SE.

“ Karena Ketum KBS -RI tidak bisa hadir dikarenakan persiapan akan ke luar kota,” ujar Mudzakir.

Perlu diketahui bersama, ini adalah kali kedua KBS RI menyambangi DPP APSI, di mana sebelumnya pada Kamis, (17/12/2020) rombongan KBS -RI juga pernah bersilahturahmi di wakilkan oleh Hudha Ikhwanudin.[Adm]

03 Jun 2021

ABUJAPI Audiensi ke Ketua MPR Bahas Seputar Satpam

KSATRIA | Jakarta– Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menekankan bahwa Satuan Pengamanan (Satpam) tidak hanya berperan menjaga objek usaha tempat mereka bekerja. Melainkan juga bisa menjadi mitra polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Terlebih jumlah anggota Satpam di seluruh Indonesia diestimasikan mencapai 1,6 juta jiwa. Lebih besar dari jumlah personel Polri yang baru mencapai 440.000 personel.

“Sebagaimana ditegaskan Presiden Joko Widodo, peran Satpam sangat penting. Meskipun ada kepolisian yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, polisi tetap memerlukan mitra untuk menjaga Indonesia yang sangat besar. Diperlukan peningkatan kompetensi dan profesionalisme Satpam sehingga efektif dalam penyelengaraan pengamanan swakarsa,” ujar Bamsoet usai menerima Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) di Jakarta, Rabu (2/6/21).

Pengurus ABUJAPI yang hadir antara lain Wantim Adi Mahfuds, Ketum Agoes Dermawan, Waketum Cecep Darmadi, Sekjen Suryawisesa Karang, Kabid Hubungan Antar Lembaga Abraham, Kakorwasbintek Profesi Brata Santosa Budiar serta Wakil Kakorwa Bimtek Profesi Gerry Sutanandika.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, saat seseorang memasuki kantor ataupun mall, orang yang mereka temui adalah Satpam. Tidak berlebihan jika ada yang menilai Satpam adalah wajah depan dari sebuah perusahaan ataupun pusat perbelanjaan.

“Sangat penting bagi para Satpam untuk mengedepankan humanisme dalam menghadapi masyarakat. Walaupun harus tegas dan siaga, namun jangan sampai melupakan senyum, salam, dan sapa kepada para pengunjung. Sehingga bisa meningkatkan image positif tempat mereka bekerja,” jelas Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini juga mengajak masyarakat untuk memuliakan profesi Satpam. Mengingat mereka juga bagian dari saudara sebangsa yang menekuni pekerjaan secara halal. Tidak merepotkan orang lain.

“Selain itu, juga perlu ada jenjang karier serta peningkatan kesejahteraan Satpam, agar tidak sekadar dibayar berdasarkan upah minimum provinsi,” pungkas Bamsoet. [Adm]

Translate »
error: Content is protected !!