Bravo Satria Perkasa
26 Mar 2020

Berikut Cara Mencegah Virus Corona Versi WHO

KSATRIA| Jakarta–Menurut World Health Organization (WHO), virus corona COVID-19 menular melalui orang yang telah terinfeksi virus corona. Penyakit dapat dengan mudah menyebar melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut ketika seseorang yang terinfeksi virus ini bersin atau batuk.

Tetesan itu kemudian mendarat di sebuah benda atau permukaan yang lalu disentuh dan orang sehat tersebut menyentuh mata, hidung atau mulut mereka. Virus corona juga bisa menyebar ketika tetesan kecil itu dihirup oleh seseorang ketika berdekatan dengan yang terinfeksi corona.

“Itu sebabnya penting untuk menjaga jarak 1 meter lebih dari orang yang sakit. Hingga kini belum ada penelitian yang menyatakan virus corona COVID-19 bisa menular melalui udara,” jelas WHO seperti dikutip dari situsnya, Selasa (24/3/2020).

Untuk mencegah agar kita tidak tertular virus corona Covid-19, berikut panduan lengkapnya dari WHO :

1. Cuci tangan sesering mungkin

Cuci tangan secara teratur dan sesering mungkin dengan sabun dan air atau bahan mengandung alkohol akan membunuh virus yang mungkin ada di tangan kamu.

2. Terapkan social distancing

Jaga jarak minimal 1 meter dengan mereka yang batuk atau bersih. Alasannya, ketika seseorang batuk atau bersin atau bersih, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus. Jika terlalu dekat, kamu bisa menghirup tetesan air yang mungkin saja mengandung virus COVID-19.

3. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut

Tangan menyentuh banyak permukaan dan virus mungkin menempel di sana. Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut kamu. Dari sana, virus bisa masuk ke tubuh dan bisa membuat sakit.

4. Lakukan aturan bersin yang benar

Pastikan kamu, dan orang-orang di sekitar untuk selalu menutupi mulut dan menutupi hidung dengan siku tangan yang ditekut ketika batuk atau bersih. Kemudian segera buang tisu bekasnya. Alasannya, tetesan menyebarkan virus.

5. Jika mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segeralah berobat

Tetap di rumah jika Anda merasa tidak sehat. Jika Anda mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, cari bantuan medis dan ikuti arahan otoritas kesehatan setempat. Otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda. [adm]

26 Mar 2020

Himbauan ABUJAPI untuk BUJP dalam Pencegahan Corona

KSATRIA | Jakarta–Merebaknya pandemik virus Covid-19 di berbagai negara, terutama di Indonesia, menuntut setiap orang untuk selalu berhati-hati agar tidak terpapar virus yang penyebarannya sangat massif ini. Terutama satuan pengamanan atau satpam yang bekerja di garis depan memeriksa setiap karyawan atau pengunjung di lingkungan kerjanya.

Tingkat terpaparnya anggota satpam yang bekerja di lapangan cukup tinggi, untuk itu Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-ABUJAPI) mengeluarkan himbauan untuk badan usaha jasa pengamanan (BUJP) terkait anggota satpam yang bertugas di lapangan.

Himbauan ini sebagai tindaklanjut atas surat Kakorbinmas Baharkam Polri No.B/2088/III/OPS.4.3/2020/BAHARKAM tanggal 23 Maret 2020 berkaitan antisipasi perkembangan Pandemik Virus Corona (Covld-19) dan  upaya pencegahan penularan Virus Corona saat ini.

Untuk itu, maka dihimbau kepada seluruh Badan Pengurus Daerah (BPD) ABUJAPI di masing-masing Propinsi agar meminta BUJP di bawah binaannya untuk melakukan  hal-hal sebagai berikut:

  1. Koordinasi dengan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dan para Pengguna Jasa Satpam untuk menyediakan alat pengukur suhu tubuh yang digunakan oleh Para Satpam disetiap pintu masuk.
  2. Menghimbau kepada seluruh Satpam setiap kantor/perusahaan supaya menggalakan budaya mencuci tangan / penggunaan cairan antiseptic secara berkala
  3. Satpam  agar menggalakan penggunaan masker kepada seluruh pegawai/karyawan di wilayah kerjanya

Demikian surat ini disampaikan untuk menjadi maklum. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Badan Pengurus Pusat
Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia

Agoes Dermawan        A A Gde Suryawisesa
Ketua Umum                 Sekretaris Jendral

23 Mar 2020

Maklumat Kapolri Soal Pencegahan Virus Covid-19

KSATRIA | Jakarta–Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan maklumat tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (COVID-19). Tertuang kalimat agar kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik di tempat umum dan di lingkungan sendiri ditiadakan.

Maklumat bernomor Mak/2/III/2020 ini diteken langsung oleh Idham pada Kamis (19/3/2020).

Idham mengatakan pertimbangan keputusannya didasarkan cepatnya penyebaran virus Corona dan pemerintah telah mengeluarkan kebijakan dalam rangka penanganan agar penyebaran tak meluas dan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

maklumat kapolri terkait coronaDalam hal ini, Polri berpedoman pada asas keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi atau Salus Populi Suprema Lex Esto. Maklumat ini dibuat untuk melindungi masyarakat.

Selanjutnya, diperintahkan untuk tidak mengadakan kegiatan olahraga, kesenian, jasa hiburan, unjuk rasa, pawai dan karnaval serta kegiatan lainnya yang menciptakan kerumunan massa.

Idham juga memerintahkan seluruh pihak tetap tenang, tidak panik dan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi dan imbauan Pemerintah.

Idham menuturkan kegiatan yang sifatnya mendesak dan tak dapat dihindari hendaknya diselenggarakan dengan tetap menjaga jarak dan mengikuti protokol pencegahan penyebaran virus Corona yang telah dibuat Pemerintah.

Selanjutnya, Idham tak memperbolehkan adanya pembelian atau penimbuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan. Idham juga meminta agar semua pihak tak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita yang sumbernya tak jelas dan dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Dia meminta masyarakat menghubungi polisi jika mendapat informasi yang tak jelas.

“Apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Idham dalam maklumatnya. [roj]

20 Mar 2020

Dirut BSP Deden TY Wibowo Mengikuti Pelatihan Gada Utama

KSATRIA| Jakarta–Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjend pol Drs Risyafudin Nursin, membuka pelatihan Gada Utama PT Perisai Jaya Utama Angkatan ke-IV di Hotel Aston Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (16/03/2020).

Pelatihan Gada Utama ini diikuti oleh peserta pelatihan sebanyak 58 orang, pelatihan Gada Utama ini diikuti oleh para direksi atau setingkat manajer di perusahaan jasa pengamanan. Salah satu pesertanya adalah Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Deden TY Wibowo.

Dirut BSP, Deden TY Wibowo sebelah kanan

Pelatihan ini sesuai PERKAP no. 24 tahun 2007 pelatihan Gada Utama adalah pelatihan bagi manajer/calon manajer/chief security atau bagi manajer yang bertanggung jawab terhadap bidang pengamanan.

Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto dalam amanatnya yang disampaikan Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjend pol Drs Risyafudin Nursin mengatakan bahwa tujuan pelatihan gada utama adalah untuk menghasilkan anggota satuan pengamanan (Satpam) yang memiliki sikap mental, kepribadian, dan kesemaptaan fisik.

“Kemudian, memiliki pengetahuan serta keterampilan sebagai manager atau chief security dengan kemampuan melakukan analisa tugas dan kegiatan, kemampuan mengelola sumber daya serta kemampuan pemecahan masalah dalam lingkup tugas dan tanggungjawabnya,” ujarnya.

Salah satu bentuk PAM Swakarsa satuan pengamanan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam rangka mendukung upaya pemeliharaan Kamtibmas.

“Kemampuan kompetensi di bidang kepolisian terbatas bagi setiap anggota Satpam harus tetap terjaga dan terpelihara baik serta pengawasan dan pembinaan secara terus menerus oleh Polri. Saya mengimbau para pihak berperan memberikan kontribusi bagi kemajuan security di Indonesia,” pungkasnya. [roj]

16 Mar 2020
virus corona

Himbauan ABUJAPI Terkait Penyebaran Virus Corona

KSATRIA| Jakarta–Merebaknya virus Corona atau Covid 19 di belahan dunia termasuk di Indonesia, membuat lembaga dan organisasi meghimbau kepada anggotanya untuk melakukan pencegahan sebisa mungkin agar virus tersebut tidak merebak lebih luas.

Salah satunya Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Pusat telah membuat edaran resmi yang disampaikan oleh Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan beberapa waktu lalu. Berikut adalah himbauan ABUJAPI untuk seluruh anggotanya yang ada di seluruh Indonesia.

Pertama, jangan panic dan tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar.

Kedua, hindari kegiatan di keramaian.

Ketiga, apabila batuk, flu dan demam segera memakai masker fan berobat ke rumah sakit terdekat atau menghubungi call center Posko Covid (112)atau Hotline Dinkes 081388376955.

Keempat, khusus untuk pemeluk agama Islam pelaksanaan ibadah secara berjamaah hendaknya membawa sajadah pribadi atau sapu tangan.

Kelima, tidak melakukan kontak fisik saat bertukar salam.

Keenam, setiap perkantoran atau pribadi hendaknya senantiasa menyiapkan hand sanitizer atau tisu basah.

Ketujuh, seluruh tokoh agama mohon dapat memimpin doa menurut agama, kepercayaannya di masing-masing rumah ibadah.[roj]

11 Mar 2020
gempa sukabumi

Getaran Gempa, Tim Satpam BSP Evakuasi Head IT Permata yang Cedera

KSATRIA| Tangerang–Gempa dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (10/30) pukul 17.18 WIB. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa tersebut berada pada koordinat 6.81 LS dan 106.66 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 23 kilometer arah Timur Laut Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 10 kilometer.

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Cikidang, Ciambar, Cidahu, Kalapa Nunggal, Panggarangan, Bayah, Citeko, Sukabumi.

Ternyata gempa yang terjadi di Sukabumi juga dirasakan getarannya di wilayah Bintaro. Terutama daerah perkantoran dengan gedung bertingkat, seperti Gedung Permata Bank Bintaro Tower, Tangerang Selatan.

Getaran gempa itu membuat beberapa tim satuan pengamanan (Satpam) PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) sigap dalam mengevakuasi klien yang ada di dalam gedung. Terutama evakuasi Irwan Wijaya Head IT Permata Bintaro yang kakinya mengalami cedera tempurung lutut kiri dari lantai delapan.

Melalui penuturan Irwan Wijaya di akun facebooknya mengatakan, “Pasca cedera tempurung lutut kiri…Lha kok ya pas tadi sore jam 17.25 ada gempa. Buru-buru ke lift eh dah mati liftnya…Jadilah diam menunggu. Dan akhirnya teman-teman security yang melakukan evakuasi saya,” tulisnya.

Irwan juga mengucapkan terima kasih kepada tim satpam BSP yang telah mengevakuasi dirinya hingga ke Pos Satpam.

“Saya digotong rame-rame…pakai bivak.. dari lantai 8 ke Pos Security. Terimakasih teman-teman security Bravo dan teman-teman CRES,” tuturnya. [roj]

11 Mar 2020

Seragam Satpam Mirip Polri Masih Proses Usulan

KSATRIA | Jakarta– Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto saat menerima laporan kesiapan panitia puncak peringatan HUT Satpam ke-39 pada Selasa 14 Januari 2020 di Ruang Kerja Kabaharkam Polri, Kompleks Mabes Polri Jakarta, pernah mewacanakan seragam baru untuk satpam.

Dalam paparannya, Kabaharkam Polri berpesan, ke depan agar dibuat telaah terkait tampilan satpam menyerupai seragam Polisi. Contohnya seperti di negara Malaysia, Singgapura, Jepang dan lain-lain, hadirnya Satpam dengan seragam mirip Polisi ternyata efektif mengurangi terjadinya tindak pidana (kejahatan).

“Banyaknya kejadian kejahatan adalah bukti kegagalan dalam menjalankan fungsi preemtif dan preventif yang diemban oleh Korbinmas Baharkam Polri dan jajaran,” kata Komjen Pol Agus Andrianto.

Oleh karena itu, menurut Kabaharkam Polri, membuat seragam Satpam tampak seperti seragam Polisi perlu dilakukan. Dengan maksud akan menjadi perpanjangan tangan Polri, khususnya jajaran Binmas, hadir di tengah-tengah masyarakat.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Azis Said mengatakan, seragam satpam yang sekarang beredar itu masih tahap proses usulan dan diperagakan di Rakernis Baharkam di Sidoarjo yang merupakan bagian dari penyusunan Perpol tentang Pamswakarsa.

“Kalau semua pemangku kepentingan sudah memberikan masukan, baru diusulkan ke Kapolri, setelah disetujui Kapolri, dimasukkan dalam rancangan Perpol tentang Pamswakarsa untuk dimintakan pengesahannya di Kemenkumham, baru disosialisasikan,” ungkapnya kepada JurnalSecurity, Selasa (10/03).

Azis berharap, dengan pergantian baju, bukan sekedar ganti warnanya tetapi profilnya juga harus berubah. Sesuai dengan semangat dalam Perpol tentang Pamswakarsa bahwa yang dapat dikatakan sebagai satpam adalah yang memenuhi tiga kriteria, yaitu direkrut sesuai ketentuan yang dipersyaratkan Polri, mengikuti pelatihan Gada Pratama, Madya dan Utama. Terakhir memiliki status ketenagakerjaan.

“Jadi satpam yang bisa ganti warna baju menjadi coklat adalah hanya satpam BUJP (Outsourcing) dan Satpam Perusahaan (In-house),” tegas Azis.

Sementara satpam yang dikelola lingkungan atau yang sekedar orang berbaju satpam, menurut Azis tidak bisa berganti warna coklat karena tidak memenuhi kriteria sebagai satpam. “Dengan demikian akan membanggakan profesi satpam nanti, karena tidak mudah untuk menjadi satpam,” ungkapnya.

Sementara itu Sekjen APSI yang juga Direktur PT. Bravo Satria Perkasa, Djarot Soeprianto berharap semoga dengan adanya seragam baru itu dapat meningkatkan citra, kinerja serta memperbaiki hak serta bisa memuliakan satpam. “Saya setuju jika itu arahnyam yaitu pemuliaan satpam,” jelasnya. [roj]

04 Mar 2020
bsp

BSP Jawa 2 Tingkatkan Layanan Pasca Erupsi Gunung Merapi

KSATRIA| Magelang–Pada tanggal 3 Maret 2020, Gunung Merapi terjadi erupsi. Akibatnya hujan debu pun tak terelakkan. Sebagian permukiman di sekitar kawasan Gunung Merapi pun nampak berdebu tertutup abu Gunung Merapi.

Head of Area PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Jawa 2 bertindak cepat dengan memantau beberapa proyek yang menjadi tanggung jawabnya.

Heru Wibowo selaku Head of Area Jawa 2 menginstruksikan timnya untuk meninjau ke beberapa proyek BSP. “Tim sudah saya instruksikan untuk segera meninjau ke beberapa proyek BSP yang terkena dampak erupsi dan anggota satpam sudah saya mintakan untuk selalu stand by,” jelas Heru.

Tampak dalam beberapa kunjungan, sebagian kendaraan, jalan dan gedung terkena abu vulkanik. “Sampai saat ini anggota satpam BSP tetap siaga dan waspada menjaga area proyek untuk  memastikan keadaan aman dan kondusif,” ungkapnya. [roj]

04 Mar 2020
bsp dufan

Srikandi BSP Gathering di Dufan Ancol

KSATRIA| Jakarta—Head Office PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menyelenggarakan gathering untuk para pegawai wanita BSP di Dunia Fantasi – Ancol Jakarta Utara, Sabtu (01/03/2020).

Gathering para Srikandi BSP ini bertujuan untuk mempererat rasa kebersamaan dan kekeluargaan antar pegawai wanita, sekaligus sebagai ajang penyemangat di tengah kesibukan bekerja.

Para peserta Nampak antusias menikmati gathering ini. Mereka memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk bergembira di beberapa wahana yang ada di dunia fantasy.

Acara yang dimulai dari pagi ini, berakhir hingga makan malam bersama. Pada momen tersebut tak lupa digunakan untuk foto-foto bersama, berdiskusi santai dan melepas tawa antar pegawai. [roj]

 

Translate »
error: Content is protected !!