KSATRIA | Denpasar–Pemerintah Provinsi Bali bersiap untuk membuka pariwisata kembali pada tatanan kehidupan era bara saat kondisi pandemi COVID-19, dalam hal ini peran petugas pengamanan di tempat-tempat potensi banyaknya dikunjungi wisatawan, tentu harus tetap disiplin dalam upaya mencegah kembali merebaknya wabah virus ini.

Ketua DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Bali Gede Risky Pramana di Denpasar, Jumat (7/8) menyatakan bahwa aspek satuan pengamanan adalah salah satu unsur penting dalam setiap penerapan protokol kesehatan dalam menata kesiapan pembukaan pariwisata di Bali.

Ia mengatakan dengan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan, baik untuk diri sendiri (satuan pengamanan) juga terhadap tamu yang datang.

Terbukti bahwa di beberapa tempat pariwisata dan perhotelan, dimana satuan pengamanannya menjadi gugus utama dalam melaksanakan SOP protokol kesehatan di setiap area dalam menyambut tatanan kehidupan era baru.

“Semua pemangku kepentingan pariwisata harus tetap fokus memperhatikan tata aturan ini agar satuan pengamanan di setiap wilayah dapat menjadi garda terdepan dalam menjalankan protocol kesehatan sesuai dengan ketentuan pemerintah,” kata Gede Risky. [admin].