10 Jun 2021

Bersama Kadin, ABUJAPI Vaksin 100 Orang Anggota

KSATRIA | Jakarta–Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bekerjasama dengan Kota Kasablanka (Kokas) melaksanakan vaksinasi untuk kalangan asosiasi bisnis di Indonesia. Salah satunya menggandeng Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI).

“Tujuan program ini untuk membantu Pemerintah dalam mempercepat capaian minimal jumlah populasi yang tervaksinasi, untuk dapat mencapai herd immunity,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani dalam keterangan tertulis yang diunggah Liputan6.com, Selasa (8/6/2021).

Dengan vaksinasi bagi asosiasi bisnis anggota Kadin juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dalam menunjang aktivitas sehari-hari sehingga pada akhirnya setiap elemen di asosiasi dapat beraktivitas normal.

“Target peserta asosiasi Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin, terutama diprioritaskan UMKM yang berada di asosiasi dan pengurus serta anggota asosiasi. Rata-rata peserta mencapai 100 orang per asosiasi, sehingga jumlah sasaran vaksinasi sekitar 15.000 orang,” ungkap Rosan.

Dia menjelaskan, karena ditujukan untuk asosiasi, maka syarat kepesertaan vaksinasi harus merupakan pengurus dan anggota asosiasi serta UMKM sebagai garda depan para pelaku usaha.

“Yang mau ikut harus mendaftar di asosiasi. Asosiasi yang menentukan siapa saja yang dapat disertakan dalam program ini,” tambah Rosan.

Pelaksanaan vaksinasi untuk Asosiasi ini dimulai dari tanggal 7 s.d. 12 Juni 2021 di area The Kasablanka, Lantai 3 Kota Kasablanka, dimulai dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Kadin menargetkan vaksinasi mencapai 2000 orang per harinya. Selain diikuti oleh peserta dari pengurus dan anggota asosiasi serta UMKM, vaksinasi di Kokas juga paralel diikuti oleh lansia yang sudah terdata sebelumnya di pemerintah.

Sementara itu Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan mengatakan, pihaknya berterima kasih karena telah menjadi bagian untuk mempercepat capaian vaksinasi di masyarakat Bersama Kadin.

“ABUJAPI yang merupakan Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin telah mengirimkan anggotanya sebanyak 100 orang untuk divaksin, semoga ini menjadi langkah baik menuju Indonesia bebas covid,” ungkapnya kepada Jurnal Security.

ABUJAPI bersama asosiasi lain yang tergabung dalam ALB Kadin ikut menyukseskan program pemerintah dalam upaya menyehatkan masyarakat melalui program vaksin. “ABUJAPI akan selalu komitmen dengan program pemerintah, terutama dalam rangka menciptakan masyarakat yang sehat di masa pandemik ini,” ujarnya. [Adm]

03 Jun 2021

ABUJAPI Audiensi ke Ketua MPR Bahas Seputar Satpam

KSATRIA | Jakarta– Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menekankan bahwa Satuan Pengamanan (Satpam) tidak hanya berperan menjaga objek usaha tempat mereka bekerja. Melainkan juga bisa menjadi mitra polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Terlebih jumlah anggota Satpam di seluruh Indonesia diestimasikan mencapai 1,6 juta jiwa. Lebih besar dari jumlah personel Polri yang baru mencapai 440.000 personel.

“Sebagaimana ditegaskan Presiden Joko Widodo, peran Satpam sangat penting. Meskipun ada kepolisian yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, polisi tetap memerlukan mitra untuk menjaga Indonesia yang sangat besar. Diperlukan peningkatan kompetensi dan profesionalisme Satpam sehingga efektif dalam penyelengaraan pengamanan swakarsa,” ujar Bamsoet usai menerima Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) di Jakarta, Rabu (2/6/21).

Pengurus ABUJAPI yang hadir antara lain Wantim Adi Mahfuds, Ketum Agoes Dermawan, Waketum Cecep Darmadi, Sekjen Suryawisesa Karang, Kabid Hubungan Antar Lembaga Abraham, Kakorwasbintek Profesi Brata Santosa Budiar serta Wakil Kakorwa Bimtek Profesi Gerry Sutanandika.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, saat seseorang memasuki kantor ataupun mall, orang yang mereka temui adalah Satpam. Tidak berlebihan jika ada yang menilai Satpam adalah wajah depan dari sebuah perusahaan ataupun pusat perbelanjaan.

“Sangat penting bagi para Satpam untuk mengedepankan humanisme dalam menghadapi masyarakat. Walaupun harus tegas dan siaga, namun jangan sampai melupakan senyum, salam, dan sapa kepada para pengunjung. Sehingga bisa meningkatkan image positif tempat mereka bekerja,” jelas Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini juga mengajak masyarakat untuk memuliakan profesi Satpam. Mengingat mereka juga bagian dari saudara sebangsa yang menekuni pekerjaan secara halal. Tidak merepotkan orang lain.

“Selain itu, juga perlu ada jenjang karier serta peningkatan kesejahteraan Satpam, agar tidak sekadar dibayar berdasarkan upah minimum provinsi,” pungkas Bamsoet. [Adm]

26 May 2021

BPP ABUJAPI Kukuhkan Kepengurusan Masa Bakti 2019-2024

KSATRIA | Jakarta — Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP ABUJAPI) menggelar acara Pelantikan Pengurus BPP ABUJAPI hasil Pergantian Antar Waktu Pertama (PAW) masa bakti 2019-2024, di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Senin (24/5/2021).

Sekjen ABUJAPI, Suryawisesa mengatakan bahwa dalam rangka meningkatkan kinerja dan profesionalitas tata kelola organisasi BPP ABUJAPI dipandang perlu untuk menetapkan struktur organisasi yang bertanggungjawab secara kinerja organisasi.

Pelantikan ini, kata Suryawisesa, berdasarkan Dewan Keputusan Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia No. 032/SK.BPP/3 Tahun 2021 Tentang Pengesahan Susunan Kepengurusan BPP ABUJAPI Periode 2019-2024.

“Pelantikan ini juga berdasarkan rapat pleno BPP ABUJAPI tanggal 19 Maret 2020 di mana sebelumnya telah diadakan review dan revisi kepengurusan ABUJAPI masa bakti 2019-2024,” terang Suryawisesa.

Sementara Ketua Umum ABUJAPI, Agoes Dermawan mengatakan para pengurus ABUJAPI adalah orang-orang hebat, di mana diisi oleh direktur yang BUJP-nya besar-besar. Karenanya, Agoes meminta pada para pengurus BPP ABUJAPI untuk bekerja sama dalam membesarkan organisasi ABUJAPI

Agoes mengilustrasikan era tahun 90-an, di mana ada klub sepak bola yang isinya orang pintar, dan pemain bintang terkenal seperti Pele dan bintang-bintang lainnya, yang akhirnya mendirikan klub dengan tujuan ingin menjadi yang terhebat di dunia sepak bola.

“Namun apa yang terjadi? Klub sepak bola itu sama sekali tidak jalan. Karena merasa bintang semua. Dan saya tidak ingin itu terjadi di BPP ABUJAPI,” jelasnya.

Agoes pun meminta kepada para pengurus BPP ABUJAPI yang dilantik dalam membesarkan ABUJAPI selayaknya seperti orang bermain orkestra, yakni seiring dan berirama.

“Saya dipercaya sebagai konduktor hanya bisa mempelajari mana-mana alat musik itu berfungsi bekerja sesuai tatanan yang sudah disepekati secara bersama,” ujarnya.[Adm]

06 May 2021

Hirwandi Gafar: BTN Berikan Kemudahan Proses KPR untuk Satpam

KSATRIA | Jakarta–Satpam bisa memiliki rumah melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Fasilitas KPR ini untuk satpam yang tergabung dalam badan usaha jasa pengamanan di bawah naungan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI).

Direktur Consumer and Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar mengatakan perseroan berupaya memberikan akses pemilikan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan pekerja informal.

Oleh karena itu perusahaan menggelar kemitraan dengan berbagai asosiasi pekerja agar dapat memberikan akses untuk pemilikan rumah, termasuk bermitra dengan ABUJAPI.

“Melalui kemitraan ini, kami berharap dapat memberikan rasa aman bagi para satpam dan keluarganya dengan menyediakan akses KPR BTN untuk memiliki hunian yang aman dan nyaman,” jelasnya dalam acara penandatanganan kerjasama BTN dan ABUJAPI di Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Dia menyebut melalui kerja sama ini jutaan satpam yang tergabung dalam sekitar 3.000 badan usaha jasa pengamanan (BUJP) di bawah naungan ABUJAPI dapat menikmati berbagai fasilitas KPR BTN baik subsidi maupun non-subsidi.

Selain itu, BTN juga memberikan berbagai fasilitas perbankan lainnya yang dapat dinikmati oleh perusahaan dan anggota ABUJAPI. “Tentunya kami memberikan penawaran spesial berupa uang muka yang ringan dan kemudahan proses KPR bagi para anggota ABUJAPI,” tambah dia.

Sebelumnya, BTN juga telah menjalin Kerjasama dengan Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI). Dengan kerja sama tersebut, jutaan karyawan kontrak yang menjadi anggota asosiasi tersebut dapat mengakses fasilitas KPR Subsidi BTN.

Hingga periode Maret 2021, kinerja KPR emiten bersandi saham BBTN terus menunjukkan peningkatan. Laporan keuangan BBTN mencatat, perseroan telah menyalurkan KPR Rp 203,11 triliun per Maret 2021 atau naik 5,73% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 192,76 triliun di bulan yang sama tahun lalu.

“Kami akan terus berinovasi dan menjalin kemitraan agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat mempunyai rumah sendiri melalui KPR BTN yang memiliki skema terjangkau dan mudah,” jelas dia. [Adm]

06 May 2021

ABUJAPI dan BTN Mudahkan Satpam Miliki KPR Bersubsidi

KSATRIA | Jakarta–Dengan telah terbitnya Perpol Nomor 4 tahun 2020 merupakan kado istimewa untuk satpam dalam rangka pemuliaan satpam. Upaya mewujudkan pemuliaan ini dilakukan oleh berbagai kalangan, salah satunya Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) melalui kerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN).

ABUJAPI dan Bank BTN telah berkomitmen penendatanganan sebuah kerjasama dalam rangka memberikan fasilitas perbankan bagi satpam dalam rangka penyediaan rumah bersubsidi, layak huni dan terjangkau bagi satpam di Indonesia. Kerjasama ini diteken pada Kamis, 6 Mei 2021 di Kantor Pusat BTN – Menara Bank BTN.

“Pemuliaan satpam ini identik dengan meningkatkan kesejahteraan satpam itu sendiri. Melalui Perpol 4 tahun 2020, satpam sudah dinyatakan sebagai profesi yang ditunjukkan dengan kepangkatan dan jenjang karir, yang tentunya ini harus diimbangi dengan penerimaan satpam,” ungkap Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan kepada Jurnal Security, Kamis (6/5/2021).

Agoes menambahkan, pemulian satpam melalui peningkatan kesejahteraan ini sedang diupayakan oleh BPP ABUJAPI dengan menyusun Struktur dan Skala Upah Satpam (SUSU Satpam) yang akan dikordinasikan dengan Kemnaker.

“Sejalan dengan itu, pemenuhan papan perumahan yang layak buat para satpam juga perlu menjadi perhatian kami untuk bisa segera direalsisasikan,” ujarnya.

Agoes menjelaskan, dengan status outsourcing dan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), tenaga kerja satpam saat ini agak sulit mendapatkan fasilitas perbankan dalam rangka penyediaan rumah yang layak dan terjangkau.

“Dan kami di ABUJAPI sebagai wadah BUJP yang mempekerjakan satpam, berupaya untuk memfasilitasi penyediaan perumahan murah bersubsidi dan terjangkau bagi para satpam tersebut,” ujarnya.

Dia berharap, dengan adanya perumahan subsidi untuk para tenaga outsourcing, maka hal itu akan memberikan kegembiraan bagi ABUJAPI yang saat ini tercatat memiliki 1,6 juta anggota satpam.

Agoes menambahkan, dari jumlah total 1,6 juta tenaga satpam itu, apabila terdapat 20 persen saja yang mau mengambil fasilitas kredit rumah, maka aset BTN pun otomatis bisa meningkat.

“Dengan adanya MoU ini, maka akan kami fasilitasi untuk menyerahkan data ke BTN, agar BTN bisa melihat satpam-satpam mana yang sudah layak mendapatkan fasilitas kredit rumah,” ujarnya.

Acara penandatanganann ini juga dihadiri oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, SIK, MH, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Drs. Edy Murbowo, SIk, MSi.[Adm]

30 Apr 2021

Ketua ABUJAPI: Perusahaan Jasa Pengamanan harus Adaptasi dengan Teknologi

KSATRIA | Jakarta — Salah satu perusahaan penyedia ekosistem smart city di Indonesia, Qlue siap mendukung layanan sistem keamanan masyarakat yang lebih cermat, terukur, dan efisien.

Pendiri sekaligus CEO Qlue, Rama Raditya mengatakan, pemanfaatan teknologi dalam aspek keamanan ini dilakukan dalam bentuk optimalisasi IP-Camera. Dengan teknologi yang dihadirkan oleh Qlue, kamera pengawas yang ada tidak hanya sekadar merekam gambar tapi juga menjadi unsur pencegahan dan analisis serta memberikan laporan secara real-time untuk seluruh aspek yang terkait dengan keamanan.

Saat ini, kata Rahmat, tercatat ada sekitar 1 miliar CCTV beredar di dunia, namun 99% belum dilengkapi sistem Artificial Intelligent (AI), sehingga fungsinya saat ini hanya untuk merekam.

Dengan implementasi solusi Qlue, lanjutnya, kini IP-CCTV jenis apapun, dengan merek apapun, milik publik maupun privat bisa dipercanggih sehingga fungsinya lebih ke preventif.

“Setelah itu hasil analisisnya bisa langsung ditindaklanjuti dan dimanfaatkan untuk pembelajaran ke depannya,” kata Rama melalui siaran pers, Rabu, (28/4).

Sementara Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Agoes Darmawan mengatakan, perkembangan teknologi di sektor jasa pengamanan bisa dimanfaatkan untuk menciptakan pola kerja yang lebih efektif dan efisien.

“Hal itu sejalan dengan perkembangan teknologi sehingga industri jasa keamanan juga harus beradaptasi,” ungkapnya.

Saat ini, kata Agoes, potensi perilaku kejahatan juga sudah berubah dan butuh banyak penyesuaian. Situasi itu membuat para pelaku industri jasa pengamanan harus beradaptasi dan ikut merambah pada aspek teknologi.

“Apalagi saat ini perkembangan teknologi sudah dimanfaatkan untuk mendukung kinerja petugas kamtibmas di lapangan,” jelasnya

Lebih lanjut Agoes mengatakan, sekarang ini memang sangat diperlukan kolaborasi antara manusia dengan teknologi, sehingga setiap klien tidak hanya ditawarkan tenaga keamanan dan ketertiban saja, melainkan teknologinya juga.

“Satu hal yang penting untuk kami sampaikan bahwa perpaduan manusia dengan teknologi ini jangan hanya dipandang sebagai cost melainkan investasi,” ujar Agoes.

Senada Ketua Asosiasi Teknologi dan Industri Sekuriti Indonesia (ATISI) Sanny Suharli menuturkan, penggunaan teknologi sudah menjadi kebutuhan dari para pelaku industri jasa pengamanan. Pasalnya, saat ini banyak pengguna jasa usaha pengamanan yang harus melakukan efisiensi lantaran dampak dari situasi pandemi Covid-19.

Hal itu, kata Sanny, berbanding terbalik dengan kebutuhan keamanan yang tetap menuntut standar tinggi, sehingga solusi yang dihadirkan oleh Qlue akan mendorong industri jasa pengamanan menjadi lebih efisien dan akurat di Indonesia.

Sanny sendiri merasa senang dengan hadirnya perusahaan seperti Qlue yang mampu menghadirkan inovasi di sektor jasa pengamanan, karena perubahan jumlah tenaga kerja mau tidak mau memang harus dilengkapi oleh teknologi agar standar keamanan bisa dipertahankan.

“Jadi kalau dulu aksi preventif hanya sekitar 10%, kini berkat teknologi kecerdasan buatan aspek preventif bisa mencapai 60%,” ungkap Sanny.[Adm]

28 Apr 2021

Polda Jabar dan ABUJAPI Sidak di Tiga Perusahaan Soal Seragam Satpam

KSATRIA | Bogor — Kasubdit Polsus Satpam Dit Binmas Polda Jabar bersama Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengaman Indonesia (BPD ABUJAPI) Jabar menggelar sidak penggunaan seragam baru satpam di tiga wilayah di kawasan Parung, Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/4).

Nampak hadir dalam acara sidak itu adalah Kasubdit Satpam/Polsus Dit Binmas Polda Jabar, AKBP Drs. Suminta, MH, Ketua BPD ABUJAPI Jabar H. Agus Vickram. SH. MM.

Mereka mendatangi tiga perusahaan, yaitu PT Zinus Global Indonesia, PT Acon Indonesia, dan Gudang Alfa yang ada di Bogor.

Dari tiga lokasi tersebut, petugas menemukan beberapa pelanggaran yang dilakukan satpam dalam bertugas. Atas kesalahannya, mereka harus membuat pernyataan dan berjanji akan mematuhi Perpol No 4 Tahun 2020.

Ketua BPD ABUJAPI Jawa Barat, Agus Vickram mengatakan tujuan dari sidak adalah untuk mengecek sejauh mana para personel satpam yang bertugas di lapangan memperhatikan legalitas satpam sesuai dengan Perpol No 4 tahun 2020 tentang Pam Swakarsa.

Agus menjelaskan, sebagaimana termaktub pada pasal 8 tentang Satpam, dikatakan bahwa satpam harus bersumber dari BUJP penyedia Satpam, telah mengikuti Diklat yang dikuatkan dengan Ijazah dan KTA

“Selain itu, satpam yang digunakan hanya boleh bersumber dari BUJP penyedia Satpam yang mempunyai ijin operasional (SIO) di wilayah Hukum Polda Jawa Barat,” terangnya

Lebih lanjut Agus mengatakan, penggunaan seragam satpam yang baru harus sesuai dengan Perpol No. 4 Tahun 2020 dan sesuai dengan Peraturan Kabaharkam (Perkaba).

“Jadi, satpam yang sudah mengikuti pendidikan kuliafikasi Gada, agar tidak memakai dulu tingkatan kepangkatan sebelum Perkabanya turun,”jelasnya.

Begitu juga soal kesejahteraan anggota Satpam harus sesuai dengan undang undang dan peraturan yang berlaku.

Senada dengan Agus, Kasubdit Satpam/Polsus Dit Binmas Polda Jabar, AKBP Drs. Suminta, MH juga meminta kepada seluruh anggota satpam agar tidak menggunakan kepangkatan sebelum turun Peraturan Kabaharkam (Perkaba).

Lalu, lanjut Suminta, bagi badan usaha jasa pengamanan (BUJP) perluasan yang memiliki area di wilayah Jawa Barat, harus mempunyai rekomendasi dan surat izin operasional (SIO) wilayah Jawa Barat. Dan satpam yang ditempatkan harus sudah mengikuti Diklat Gada Pratama, Gada Madya dan Gada Utama .

“Apabila masih ada satpam yang sudah pakai seragam baru tapi belum ikut Diklat Satpam, maka akan dikenakan sanksi berupa pencopotan seragam baru Satpam. Namun untuk kali ini kita peringatkan dulu,” jelasnya.

Suminta juga mengingatkan, bagi BUJP yang masih menempatkan anggota di area yang belum mengikuti Diklat Satpam, namun sudah menyeragamkan anggotanya dengan seragam baru terlebih dengan pangkatnya, maka akan ditinjau ulang rekomendasi dan SIO-nya.[Adm]

07 Apr 2021

Ketum ABUJAPI Berharap Gaji Satpam Lama dan Baru Ada Perbedaan

ABUJAPI | Padang– Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP ABUJAPI) melantik kepengurusan BPD ABUJAPI Sumbar, pada Selasa (6/4).

Dalam amanatnya Ketua Umum BPP ABUJAPI, Agoes Dermawan berharap kesejahteraan satpam lebih diperhatikan. Sebab, selama ini kesejahteraan satpam cenderung terabaikan dan gajinya masih disamakan dengan upah minimum provinsi.

Padahal, kata Agoes, satpam sekarang sudah merupakan profesi. Karenanya harus ada perbedaaan antara satpam yang sudah bekerja lama dengan satpam baru.

“Jangan sampai satpam yang sudah bertugas 10 tahun sama saja gajinya dengan yang baru bertugas, kami berharap satpam gajinya di atas UMP apalagi yang sudah lama bertugas,” kata Agoes

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat ini satpam pun pakaiannya sudah warna cokelat dengan gradasi 20 persen mirip seragam polisi.

Agoes juga berharap pemerintah melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap satpam karena keberadaannya merupakan garda terdepan instansi. “Satpam yang rutin melakukan pengecekan suhu dan mengingat pakai masker, tapi mereka banyak yang belum divaksin, kami ingin ada program khusus dan perhatian dari pemerintah,” ujarnya.

Ia mengibaratkan satpam itu dekat di mata tetapi jauh di hati. Sebab, keberadaannya terkadang hanya dianggap sebagai pelengkap padahal perannya vital. Ia menyebutkan saat ini terdapat 1,6 juta satpam di Indonesia dan pihaknya terus berjuang mengangkat derajat satpam.

Sementara Ketua BPD Abujapi Sumbar Tafyani Kasim menyampaikan pihaknya akan melakukan konsolidasi perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengamanan untuk memastikan satpam bisa berkompeten dan minimal memiliki legalitas Gada Pratama.

“Saat ini terdapat sekitar 6.000 satpam di Sumbar, ia berupaya memastikan semuanya terdata dan memiliki kompetensi yang baik,” katanya.[Adm]

28 Mar 2021
BOM GEREJA KATEDRAL MAKASSAR

ABUJAPI Mengutuk Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

KSATRIA | Jakarta — Sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/3/2021).

Akibat peristiwa ini setidaknya ada 14 korban luka-luka berat dan ringan serta menimbulkan trauma yang menakutkan bagi masyarakat, khususnya warga Makassar.

Menyikapi peristiwa ini, Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) mengutuk keras pelaku ledakan bom bunuh diri tersebut dan meminta kepada badan usaha jasa pengamanan (BUJP) di seluruh Indonesia, agar memastikan kembali anggota satuan pengaman (Satpam) yang bertugas disemua objek pengamanan untuk lebih waspada serta menjalankan SOP yang telah ditetapkan.

“Jika ada gerak gerik yang mencurigakan, harap menginformasikan ke kantor polisi terdekat atau ke aparat terkait yang berada di lingkungan kerjanya,” jelas Ketua Umum ABUJAPI, Agoes Dermawan, Minggu.

Senada Wakil Ketua Umum ABUJAPI, Cecep Dharmadi, mengimbau agar anggota satuan pengamanan (Satpam) selalu waspada dalam menjalankan tugasnya.

Cecep pun turut prihatin kepada anggota Satpam yang bertugas dan telah menjadi korban ledakan bom bunuh diri tersebut.

“Semoga anggota Satpam yang menjadi korban ledakan segera pulih,” harapnya.

Selain itu, Cecep juga meminta kantor perwakilan ABUJAPI di Makasar untuk segera memberikan kabar dan memastikan kembali kondisi Satpam Gereja Katedral Makassar, agar mendapatkan perawatan yang layak.[Adm]

09 Mar 2021

ABUJAPI Himbau BUJP Patuhi Aturan Penggunaan Seragam

KSATRIA | Jakarta–Maraknya penggunaan seragam satpam baru yang tidak sesuai dengan aturan, dengan menambahkan berbagai macam atribut dan peletakan aksesoris yang kurang tepat.

Maka Badan Pengurus Pusat Asosiasi Bada Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-ABUJAPI) mengeluarkan perintah untuk Badan Pengurus Daerah (BPD ABUJAPI) untuk menegur satpam BUJP yang melanggar.

“BPP minta kepada semua BPD agar berkoordinasi dengan Dirbinmas Polda di wilayah masing masing dalam upaya mengingatkan BUJP di wilayah masing-masing dan lakukan peneguran bila ada yang mengenakan seragam tidak sesuai Perpol No.4 Tahun 2020,” ungkap Agoes Dermawan kepada Jurnal Security, Selasa (09/03).

Menurut Agoes, ABUJAPI sebagai mitra Polri yang menghimpun Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di mana satpam bekerja, punya tanggung jawab untuk menjaga agar Pakaian Dinas satpam hanya digunakan di tempat lokasi kerja, tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang di luar tugas Satpam dan satpam harus mempunyai Kode Etik terkait penggunaan seragam ini.

Oleh karenanya, BPP ABUJAPI memerintahkan kepada Ketua Umum BPD ABUJAPI di seluruh Indonesia untuk :

  1. Membuat Surat Edaran kepada BUJP agar anggota Satpamnya menggunakan Pakaian Dinas Satpam dan Atribut yang sesuai ketentuan Perpol No 4 tahun 2020
  2. Menertibkan dan melakukan peneguran kepada BUJP apabila ditemukan ada anggota Satpamnya menggunakan Atribut Tanda Kepangkatan yang tidak sesuai Perpol No. 4 tahun 2020
  3. Penggunaan pakaian dinas satpam hanya diperbolehkan pada saat bertugas di tempat kerja agar tidak disalahgunakan dan satpam harus memiliki etika pada saat menggunakan seragam satpam. [Adm]
Translate »
error: Content is protected !!