15 Oct 2021

Pariwisata Internasional Dibuka, ABUJAPI Berbenah Diri Agar Satpam Kompeten

KSATRIA | Jakarta — Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menyambut baik rencana akan dibukanya pariwisata Internasional. Pasalnya, hal itu akan menjadi harapan baru bagi profesi jasa pengamanan pasca personel anggotanya terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat terimbas pandemi Covid-19.

Ketua Umum DPP ABUJAPI, Agoes Dermawan. mengatakan salah satu upaya mendukung pemulihan pariwisata Internasional adalah berbenah diri agar satpam benar-benar kompeten.

“Sekarang kita (ABUJAPI) sedang berbenah agar satpam betul-betul kompeten, terlebih seiring dengan rencana dibukanya pariwisata Internasional. Kami siapkan anggota kita lebih punya kemampuan,” ujarnya.

Sementara mantan Ketua BPD ABUJAPI Bali, I Nyoman Sutapa merasa optimis di masa ini akan ada peningkatan permintaan jasa pengamanan lantaran sejumlah akomodasi pariwisata yang sebelumnya tutup, kini sudah kembali dibuka secara terbatas.

“Harapan kita besar sekali karena dengan dampak pandemi Covid-19 yang terjadi hampir 2 tahun ini, kini pariwisata mulai bangkit kembali,” ujarnya usai Musyawarah Daerah ke-2 ABUJAPI, di Four Star By Trans Hotel Renon, Denpasar, Senin (11/10/2021).

Menurut dia, sikap optimis itu, karena sektor pariwisata berhubungan langsung dengan pengguna jasa pengamanan.

“Mudah-mudahan jika penerbangan Internasional dibuka, objek-objek wisata juga dibuka dan akan membawa dampak yang besar,” harap Sutapa.

Lebih lanjut Sutapa mengatakan, pihaknya mengaku ABUJAPI selalu bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai lembaga penegak hukum resmi.

Sebagaimana diketahui, ada tiga tingkatan pada pendidikan dan pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam), di antaranya Gada pratama, Gada Madya, Gada Utama

“Instrukturnya selalu didatangkan dari Polda Bali, termasuk kegiatan training singkat yang dilaksanakan satu hingga dua hari,” jelas Sutapa.[Adm]

15 Oct 2021

ABUJAPI Kalbar dan Polda Kalbar Gelar Vaksinasi untuk Satpam

KSATRIA | Kalbar — Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Kalimantan Barat bekerjasama dengan Polda Kalimantan Barat dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan “Gebyar Vaksinasi Covid-19”, Kamis (14/10/2021).

Gebyar Vaksinasi Covid-19 ini diperuntukan untuk satuan pengamanan (Satpam) beserta keluarga, yang dilaksanakan di SUPM Pontianak, Pembangunan Nipah kuning, Kalimantan Barat. Mulai dari pukul 08.00 Wib sampai selesai.

Para peserta berasal dari beberapa badan usaha jasa pengamanan (BUJP) yang berada di wilayah Kalimantan Barat. Kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri keluarga besar ABUJAPI Kalbar, Satpam BUJP, dan warga sekitarnya.

Ketua Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Kalbar, Yusnadi mengatakan bahwa vaksinasi ini salah satu program ABUJAPI terhadap satuan pengamanan (Satpam) yang juga merupakan duta perubahan perilaku protokol kesehatan.

“Jadi sangat penting setiap satuan pengamanan (Satpam) di Kalimantan Barat untuk mendapatkan vaksinasi tersebut,” terang Yusnadi.

Sementara Kasi Polsus Binmas Polda Kalimantan Barat, Kompol Untung mengatakan sesuai dengan Kepres bahwa Polri adalah sebagai fasilitator dalam hal pelaksaan vaksinasi ini, dan sebagai pelaksana teknis dilakukan Biddokkes Polda Kalbar

“Polri sendiri sebagai fasilitator dalam hal pelaksaan vaksinasi ini, dan sebagai pelaksana teknis dilakukan Biddokkes Polda Kalbar,” jelasnya.[Adm]

22 Sep 2021

Polda Bali Libatkan Satpam untuk Satgas Covid-19

KSATRIA | Badung — Sejumlah anggota Satuan Pengamanan (Satpam) mengikuti Apel Pembentukan Satgas COVID-19 Satuan Pengamanan Provinsi Bali di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (20/9/2021).

Dilibatkannya personel Satpam menjadi anggota Satgas COVID-19 Satpam untuk membantu pengawasan protokol kesehatan dan implementasi aplikasi PeduliLindungi guna mencegah penyebaran COVID-19 di perkantoran, pusat perbelanjaan, tempat wisata dan berbagai tempat umum lainnya.

Selain itu, para petugas Satpam nantinya adalah memantau dan melakukan pencegahan aktivitas kerumunan yang dilakukan warga di tempat umum.

Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra mengatakan, posisi tugas dan peran satpam tersebut nantinya berada di bawah anggota Polri.

“Sekarang kita ketahui di tempat kerja perkantoran, di mall, di tempat umum, tempat wisata, sesuai anjuran pemerintah menerapkan aplikasi PeduliLindungi, unsur yang mengawasi, mereka-mereka (satpam) ini,” katanya di sela apel pembentukan Satgas Covid-19 yang dihadiri puluhan satpam, di Pantai Kuta, Badung, Senin (20/9).

Dijelaskannya peran satpam sangat perlu dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19. Terutama satpam yang berjaga di sejumlah fasilitas umum seperti mall dan tempat umum lainnya.

Para satpam ini nantinya bertugas memantau scanner aplikasi PeduliLindungi dan bila ditemukan warga terpapar Covid-19 bisa segera dikoordinasikan pada satgas Covid-19.

Sehingga saat hasil scan dari aplikasi PeduliLindungi mengeluarkan warna hitam, si satpam itu bisa berkoordinasi dengan petugas Satgas Covid setempat.

Para satpam itu dinyatakan mulai bertugas mulai pada Senin (20/9) di lingkungan kerjanya masing-masing seperti di mall, dan fasilitas pariwisata di Bali.

“Dimana, yang mempergunakan jasa satpam, dia diberi pengetahuan untuk sebagai unsur pelaksana penanggulangan Covid-19, yang akan berkerja sama dengan satgas Provinsi,” ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa satpam yang bertugas di lokasi pariwisata juga nantinya bisa memperketat pengawasan Prokes terhadap turis asing.

Putu juga meminta masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan prokes.”Kami juga menghimbau masyarakat untuk selalu menerapkan Prokes. Selalu menerapkan 3M. Mencuci tangan, memakai masker dan selalu menjaga jarak,” tukasnya.

Ia pun berharap dengan adanya Satgas Covid-19 Satpam, penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bali bisa lebih optimal.”Diharapkan dengan pembentukan ini, lebih optimal lagi penanggulangan Covid di Provinsi Bali, itu tujuannya,” pungkas Jenderal bintang dua ini.[Adm]

25 May 2020

Menkes Keluarkan Protokol Pencegahan COVID-19 untuk Petugas Keamanan

KSATRIA | Jakarta–Setelah mengeluarkan surat Keputusan mengenai pencegahan COVID-19 di kalangan pekerja, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengeluarkan surat edaran pula untuk petugas keamanan.

Surat bernomor Surat Edaran Nomor HK.02.01/ MENKES/334/2020 ini ditujukan kepada seluruh pimpinan Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, TNI dan Polri.

“Kepada seluruh pimpinan Kementerian/Lembaga, pimpinan pemerintah daerah, Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan Panglima TNI agar mengimbau kepada seluruh jajarannya untuk menerapkan pencegahan penularan Covid-19,” kata Terawan, dalam keterangan persnya, Senin ini (25/5/2020).

Ia berharap petugas keamanan, baik polisi, tentara, dan satuan polisi pamong praja bisa melaksanakan tugas dengan aman dan terhindar dari penularan COVID-19.

Ada beberapa poin dalam protokol itu, antara lain:

1. Pastikan aparat dalam kondisi sehat sebelum bertugas di lapangan. Apabila terdapat keluhan demam/batuk/pilek/sakit tenggorokan/sesak nafas agar tidak ditugaskan dan istirahatkan di rumah. Petugas tersebut wajibkan melaporkan kepada bagian kepawagaian atau petugas kesehatan.

2. Menggunakan pakaian kerja saat bertugas, dengan baju berlengan panjang.

3. Menggunakan masker,faceshield,dan sarung tangan.

4. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.

5. Hindari tangan menyentuh area wajah seperti mata, hidung atau mulut.

6. Tetap memperhatikan jarak/physical distancingminimal 1 meter saat berhadapan dengan masyarakat atau rekan kerja pada saat bertugas.

7. Apabila aparat harus melakukan kontak fisik dengan masyarakat, segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.

8. Terapkan waktu kerja 8 jam sehari atau maksimal 12 jam/hari, 40 jam seminggu.

9. Saat pulang bertugas jangan langsung bersentuhan dengan anggota keluarga sebelum membersihkan diri (mandi dan mengganti pakaian kerja).

10. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi gizi seimbang, melakukan aktivitas fisik setiap hari selama 30 menit sehari serta istirahat cukup. Bila perlu konsumsi suplemen tambahan seperti vitamin C.

11. Lakukan pemantauan kesehatan secara berkala termasuk pemeriksaanrapid testCovid-19 atau sesuai indikasi medis. [Adm]

05 May 2020

ABUJAPI Sumsel Salurkan Sembako ke Satpam dan Masyarakat Terdampak Covid-19

KSATRIA | Palembang– Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu terdampak pandemi Covid-19, Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Provinsi Sumsel melaksanakan bakti sosial (baksos) dengan mendistribusikan 200 karung beras kepada Polrestabes Palembang, Senin (4/5/2020).

Ketua BPD ABUJAPI Sumsel Novembriono, menegaskan pihaknya hari ini bekerjasama dengan binaan masyarakat Polrestabes Palembang menyerahkan bantuan sebanyak 200 karung beras dengan rincian masing-masing 5 kilogram dengan total 1 ton, dan 100 paket sembako diserahkan kepada masyarakat kurang mampu dan satpam terdampak Covid-19.

Penyerahan bantuan langsung dihadiri Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Satpam) Polrestabes Palembang, dan Kasat Interkam Polrestabes Palembang.

“Binmas tidak saja memikirkan masyarakat secara luas, tetapi juga memikirkan Satpam yang selama ini notabene menjadi objek binaan,” terangnya dilansir sriwijayamedia.com.

Dia melanjutkan bantuan ini merupakan sumbagsih anggota ABUJAPI, termasuk 14 perusahaan yang memberikan bantuan baik berupa fisik maupun non fisik. “Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur PT Sahabat Mandiri Ksatria (SMART) Palembang H Bobby Gautama Alex menambahkan bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk atensi terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada jasa pengamanan yang tergabung didalam ABUJAPI. Kita berharap kepada para jasa pengamanan tetap kuat menghadapi situasi saat ini, walaupun sebagian ada Satpam yang dirumahkan,” tuturnya.

Dia berharap kedepan badan usaha jasa pengamanan (BUJP) tidak pernah putus mata rantainya dan tetap bergabung. Semoga keadaan ini cepat pulih sedia kala. [Adm]

Translate »
error: Content is protected !!