10 Jul 2021

Pemerintah Akan Libatkan Satpam untuk Perketat Prokes

KSATRIA | Jakarta – Satuan pengamanan (satpam) akan dilibatkan untuk mengawasi kepatuhan warga dalam menjalankan protokol kesehatan.

Demikian dikatakan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito dalam keterangan pers, Rabu (7/7).

Satgas Penanganan Covid-19 akan melibatkan satuan pengamanan (satpam) yang bekerja di instansi, hotel, apartemen, hingga pusat keramaian.

Satpam melalui satgas Covid-19 di masing-masing instansi akan melaporkan pemantauannya secara real-time kepada satgas pusat melalui aplikasi Bersatu Lawan Covid-19 (BLC).

“Sehingga data yang kita monitor lebih statis dan real time. karena diambil gambar, dilaporkan dari titik-titik security bertugas. Ini segera mulai hari ini kita benahi dan rekrut untuk monitor,” ujar Ganip

Sampai saat ini, pemerintah mencatat ada 452.846 personel yang bertugas mengawasi pelaksanaan prokes di tengah masyarakat. Angka tersebut merupakan gabungan dari anggota TNI, Polri, satgas di level daerah, hingga relawan.

Jumlah personel pemantau prokes akan bertambah banyak jika satpam jadi dilibatkan. “Ini akan kita tambah dengan security di instansi, hotel, apartemen, dan pusat keramaian,” kata Ganip.

Berdasarkan laporan Satgas pusat, dalam sepekan terakhir terdapat 36 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker kurang dari 60 persen. Sementara itu, ada 171 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker lebih dari 91 persen.

Sementara dari sebaran institusi yang diawasi, tercatat ada 78 kabupaten/kota yang memiliki institusi tidak patuh terhadap pelaksanaan prokes. Angka ini dihitung dari total 5.532 institusi yang dipantau dalam tujuh hari terakhir di 30 provinsi.[Adm]

25 May 2020

Menkes Keluarkan Protokol Pencegahan COVID-19 untuk Petugas Keamanan

KSATRIA | Jakarta–Setelah mengeluarkan surat Keputusan mengenai pencegahan COVID-19 di kalangan pekerja, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengeluarkan surat edaran pula untuk petugas keamanan.

Surat bernomor Surat Edaran Nomor HK.02.01/ MENKES/334/2020 ini ditujukan kepada seluruh pimpinan Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, TNI dan Polri.

“Kepada seluruh pimpinan Kementerian/Lembaga, pimpinan pemerintah daerah, Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan Panglima TNI agar mengimbau kepada seluruh jajarannya untuk menerapkan pencegahan penularan Covid-19,” kata Terawan, dalam keterangan persnya, Senin ini (25/5/2020).

Ia berharap petugas keamanan, baik polisi, tentara, dan satuan polisi pamong praja bisa melaksanakan tugas dengan aman dan terhindar dari penularan COVID-19.

Ada beberapa poin dalam protokol itu, antara lain:

1. Pastikan aparat dalam kondisi sehat sebelum bertugas di lapangan. Apabila terdapat keluhan demam/batuk/pilek/sakit tenggorokan/sesak nafas agar tidak ditugaskan dan istirahatkan di rumah. Petugas tersebut wajibkan melaporkan kepada bagian kepawagaian atau petugas kesehatan.

2. Menggunakan pakaian kerja saat bertugas, dengan baju berlengan panjang.

3. Menggunakan masker,faceshield,dan sarung tangan.

4. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.

5. Hindari tangan menyentuh area wajah seperti mata, hidung atau mulut.

6. Tetap memperhatikan jarak/physical distancingminimal 1 meter saat berhadapan dengan masyarakat atau rekan kerja pada saat bertugas.

7. Apabila aparat harus melakukan kontak fisik dengan masyarakat, segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.

8. Terapkan waktu kerja 8 jam sehari atau maksimal 12 jam/hari, 40 jam seminggu.

9. Saat pulang bertugas jangan langsung bersentuhan dengan anggota keluarga sebelum membersihkan diri (mandi dan mengganti pakaian kerja).

10. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi gizi seimbang, melakukan aktivitas fisik setiap hari selama 30 menit sehari serta istirahat cukup. Bila perlu konsumsi suplemen tambahan seperti vitamin C.

11. Lakukan pemantauan kesehatan secara berkala termasuk pemeriksaanrapid testCovid-19 atau sesuai indikasi medis. [Adm]

Translate »
error: Content is protected !!