08 Apr 2021

Jelang Ramadhan, DPD APSI Bagikan Sajadah, Tasbih dan Masker

KSATRIA | Kepri–Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan DPD APSI Kepri akan memberikan bingkisan kepada anggota satpam yang sedang bertugas di wilayah Kepri berupa 1 paket berisi sajadah muka, tasbih dan masker. Demikian disampaikan Ketua DPD APSI Kepri Syafarsah kepada Jurnal Security, Rabu (7/4)

“Diharapkan anggota Satpam dalam bulan Ramadhan ini di samping melaksanakan sebagai pengembang fungsi Kepolisian terbatas di tempatnya bekerja juga tidak lupa menjalankan kegiatan agama secara khusuk, seperti berpuasa di bulan Ramadhan ini,” ungkapnya.

Syafar berharap, bantuan ini tidak dilihat dari nilainya tapi dari rasa perhatian dan kebersamaan sebagai sesama anggota profesi satpam yang ada di wilayah Kepri.

“Diharapkan juga dengan bantuan ini, tetap menjaga protokel kesehatan dijalankan termasuk di tempat ibadah,” paparnya.

Rencananya pembagian paket ini akan dilaksanakan sebelum bulan puasa bersama jajaran Dirtbinmas Polda Kepri. “Alhamdulillah kami sudah konfirmasi dengan Wajaspam Polda Kepri Bapak AKBP Rudi S untuk turun bersama,” jelasnya. [Adm]

17 Sep 2020

APSI Kepri: Seragam Baru Bentuk Penghargaan untuk Satpam

KSATRIA | Kepri–Dengan keluarnya Perpol No. 4 Tahun 2020 sebagi pengganti Perkap No. 24 Tahun 2007, DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Kepri menilai, ini menunjukkan keseriusan untuk menuju pemuliaan Profesi Satpam sebagaimana yang dicanangkan Kapolri dalm HUT Satpam ke-38 di Jakarta.

Ketua DPD APSI Kepri Syafar Sah mengatakan, penggantian seragam satpam yang baru menyerupai seragam milik Polri sebagai bentuk penghargaan kepada seluruh anggota satpam, karena dianggap layak dalam menjalankan tugas pengamananan dan fungsi kepolisian terbatas di tempatnya bekerja.

“Penempatan tanda pangkat pada seragam satpam juga akan meningkatkan kemampuan dan skill dari anggota satpam dan akan semakin meningkatkan kesejahteraan para anggota satpam nantinya,” jelasnya kepada Jurnal Security, Rabu (16/9/2020).

Syafar berharap agar seragam baru ini hanya dipakai oleh anggota yang berhak memakainya, yaitu anggota yang sudah mengikuti Pelatihan Gada Pratama dan mempunyai KTA sehingga nanti terlihat jelas perbedaan yang sudah mengikuti pendidikan dan yang belum mengikuti pendidikan.

“Diharapkan semua anggota satpam semakin meningkatkan profesionaliame dan dalam melaksanakan tugas di lapangan selalu berdasarkan SOP dan tatanan aturan yang berlaku,” jelasnya.

DPD APSI berharap pemuliaan Satpam juga diikuti oleh berbagai pihak, seperti BUJP dan instansi lainnya agar memperhatikan hak-hak Satpam sebagaimana regulasi yang berlaku karena satpam adalah ujung tombak dan etalase paling depan dari BUJP.

“Kita juga berharap anggota satpam semakin meningkatkan skill dan kemampuannya karena denga Perpol yang baru ini seluruh anggota satpa akan diuji kompetensi sehingga benar-benar memahami tugas pelaksanaan di lapangan secara baik,” paparnya. [adm]

23 Jul 2020
APSI KEPRI JAJAKI KERJASAMA SATPAM

APSI Kepri Jajaki Kerjasama Pelatihan Satpam dengan BP. Kawasan Batam

KSATRIA | Kepri–Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (DPP-APSI) Kepulauan Riau (Kepri) melakukan audiensi ke Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Menurut Ketua DPD APSI Kepri Daeng Syafar mengatakan, bahwa Wakil Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan bebas dan Pelabuhan Bebas Bapak Purwiyanto berharap kepada APSI agar bisa mengadakan pelatihan satpam secara gratis dan pelatihan keterampilan satpam yang sejalah dengan program Badan Pengusahaan Kawasan Batam, yang juga fokus pada pariwisata di Batam.

“Pelatihan satpam pariwisata misalnya agar satpam punya pengetahuan tentang pariwisata di Batam dan dapat memberikan pelayanan kepada wisatawan secara profesional, mengingat satpam salah satu garda terdepan di kawasan perbelanjaan, kawasan hotel dan kawasan wisata lainnya,” ungkap Syafar kepada Jurnal Security, Rabu (22/7)

Dalam pertemuan tersebut Ridwan S Bendahara DPD APSI Kepri juga menyampaikan agar Kawasan Batam memberikan kesempatan kepada BUJP lokal di proyek pengamana obyek vital BP. Kawasan Batam karena sejak tahun 2018 hingga 2020 Pam Obvit tersebut dikerjakan oleh vendor dari luar Batam.

“Kami berharap agar proyek PAM obvit di pecah pecah seperti beberapa tahun lalu sehingga dapat dikerjan oleh 5 sampai 7 BUJP lokal dan akan meningkat partisipasi BUJP lokal dan secara tidak langsung menghidupkan ekonomi di seputar BUJP lokal,” papar Ridwan.

Masih menurut Syafar, bahwa Wakil Kepala BP.Kawasan Batam akan memperhatikan usulan dari DPD APSI Kepri tersebut dan akan berusaha merealisasikannya. “Kami berharap kerjasama ini terealisasi dengan baik,” katanya. [admin].

10 Jul 2020
DPD APSI KEPRI

APSI Kepri Usulkan Pendidikan Gada Pratama Gratis ke Pemprov

KSATRIA | Kepri–Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (DPD-APSI) Kepulauan Riau (Kepri) menyelenggarakan audiensi ke Plt Gubernur Kepri H. Isdianto S.Sos, MM di Kantor Perwakilan Gubernur di Gedung Graha Kepri, Kamis (9/7/2020) siang.

Ketua Umum DPD APSI Kepri Daeng Syafar mengatakan, audiensi ini kaitannya dengan upaya peningkatan kualitas satpam melalui pelatihan yang disupport oleh pemerintah untuk calon satpam yang menjalani pendidikan Gada Pratama di wilayah Kepri.

Menurut Syafar, pada tahun 2017 APSI berhasil melobi Pemprov untuk menyelenggarakan Pelatihan Gada Pratama secara gratis. “Alhamdulillah, tahun 2021 Pemprov Kepri juga bersedia melanjutkan program yang perah berjalan itu, pendidikan satpam gratis, bekerjasama juga dengan Dirtbintmas Polda Kepri,” ungkapnya kepada Jurnal Security, Kamis (9/7).

Syafar menambahkan bahwa jumlah satpam di wilayah Kepri menurut data APSI ada sebanyak 8.500 anggota satpam. Hal ini jauh melebihi anggota kepolisian di wilayah Kepri. “Sayangnya baru sekitar 40 persen yang sudah mengikuti pendidikan Gada Pratama dan mempunyai KTA sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas,” jelasnya.

Untuk itu, Syafar berharap peran serta pemerintah dalam memberikan pendidikan pelatihan secara gratis kepada calon satpam akan bisa meningkatkan kualitas satpam yang akan digunakan oleh pihak user. “Para anggota yang nanti mendapatkan pendidikan juga diarahkan menjadi anggota APSI,” jelasnya.

Syafar menjelaskan dengan menjadi anggota APSI akan banyak manfaat bagi anggota satpam yang bisa diperoleh, diantaranya adalah pelatihan dari instruktur yang berpengalaman baik berupa pelatiha skill maupun dalam bentuk seminar. “Rencana kami akan mengadakan pelatihan skil satpam Pariwisata,” ungkapnya.

Syafar menargetkan, anggota yang mendapatkan pendidikan gratis dari kerjasama APSI dan Pemprov Kepri ini sebanyak 300 calon anggota satpam di wilayah Kepri. “Kami menargetkan dalam setahun bisa melahirkan 300 satpam yang terdidik,” ujarnya.

Audiensi tidak hanya membahas soal pendidikan satpam, pengurus inti juga berharap kepada Pemprov untuk memperhatikan badan usaha jasa pengamanan (BUJP) lokal untuk bisa diprioritaskan dalam tugas pengamanan di instansi pemerintahan atau perkantoran.

“Kami mengusulkan agar BUJP lokal lebih diberikan kesempatan untuk proyek pengamanan, khususnya di lingkungan Pemda, kawasan yang berplat merah,” tegasnya. [Admin].

02 May 2020

APSI Kepri Bagikan 500 Paket Sembako ke Satpam

KSATRIA | Batam–Satpam sebagai salah satu garda terdepan dan mempunyai wewenang kepolisian terbatas di tempat kerjanya sangat terdampak wabah covid-19. Pengurangan dan penghentian aktivitas ekonomi berakibat dengan di PHK  atau dirumahkannya satpam di hampir seluruh kota di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Kepulauan Riau (Kepri) Daeng Syafar mengatakan kegiatan Bakti Sosial ini terselenggara oleh Ditbinmas Polda Kepri, APSI, ABUJAPI dan badanusaha jasa pengamanan (BUJP) di wilayah Kepri.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kebersaamaan dan empati kami kepada anggota satpam yang terkena PHK dan dirumahkan khususnya di Kota Batam. Alhamdulillah acara pembagian paket sembako berjalan lancar, ada 500 paket telah kami bagikan,” ungkapnya kepada Jurnal Security, Sabtu (02/05).

Menurut Syafar, pemberian bakti sosial ini diserahkan langsung oleh Dirbinmas Polda Kepri Kombes Pol. Bambang Sigit secara simbolis kepada satpam yang terdampak covid dan diikuti oleh jajaran kepolisian lainnya.

“Terima kasih kepada para BUJP yang telah ikut berperan serta dalam kelancaran acara ini, begitu juga terima kasih kepada Niko Silitonga yang telah memberikan 90 karung beras dan 560 bungkus gula, semoga kebaikan beliau mendapat pahala dari Tuhan yang Maha Esa,” tuturnya.

Syafar juga memberikan paket sembako secara simbolis kepada Ketua Keluarga Besar Satpam Republik Indonesia (KBS-RI) Hermanto dan Ketua Keluarga Besar Korps Satpam Republik Indonesia (KBKS-RI) Deni Fredian. “Pemberian ini untuk diberikan kepada anggota komunitas yang berdampak,” paparnya.

Menurut catatan APSI, ada sekitar 200 anggota satpam yang di PHK dari BUJP dan sekitar 50 satpam dari Non BUJP. “Sebagian kami antarkan langsung ke rumah satpam yang di PHK, sebagian kami serahkan ke lokasi tempat satpam bertugas,” ujarnya.

Syafar berharap semoga dengan niat dan usaha ini dapat meringankan beban saudara kita anggota satpam yang terdampak. “Kami juga berharap agar anggota satpam yang masih bertugas, agar tetap semangat dan profesional dalam melaksanakan tugas tanpa melupakan kewaspadaan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Umum APSI Azis Said mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh BPD APSI Kepri. “Terima kasih Pak Syafar atas upayanya. Semoga dapat membahagiakan para satpam terdampak covid-19 dan Allah swt membalas dengan pahala yang setimpal,” tuturnya.[adm]

Translate »
error: Content is protected !!