KSATRIA | Kepri–Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (DPP-APSI) Kepulauan Riau (Kepri) melakukan audiensi ke Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Menurut Ketua DPD APSI Kepri Daeng Syafar mengatakan, bahwa Wakil Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan bebas dan Pelabuhan Bebas Bapak Purwiyanto berharap kepada APSI agar bisa mengadakan pelatihan satpam secara gratis dan pelatihan keterampilan satpam yang sejalah dengan program Badan Pengusahaan Kawasan Batam, yang juga fokus pada pariwisata di Batam.

“Pelatihan satpam pariwisata misalnya agar satpam punya pengetahuan tentang pariwisata di Batam dan dapat memberikan pelayanan kepada wisatawan secara profesional, mengingat satpam salah satu garda terdepan di kawasan perbelanjaan, kawasan hotel dan kawasan wisata lainnya,” ungkap Syafar kepada Jurnal Security, Rabu (22/7)

Dalam pertemuan tersebut Ridwan S Bendahara DPD APSI Kepri juga menyampaikan agar Kawasan Batam memberikan kesempatan kepada BUJP lokal di proyek pengamana obyek vital BP. Kawasan Batam karena sejak tahun 2018 hingga 2020 Pam Obvit tersebut dikerjakan oleh vendor dari luar Batam.

“Kami berharap agar proyek PAM obvit di pecah pecah seperti beberapa tahun lalu sehingga dapat dikerjan oleh 5 sampai 7 BUJP lokal dan akan meningkat partisipasi BUJP lokal dan secara tidak langsung menghidupkan ekonomi di seputar BUJP lokal,” papar Ridwan.

Masih menurut Syafar, bahwa Wakil Kepala BP.Kawasan Batam akan memperhatikan usulan dari DPD APSI Kepri tersebut dan akan berusaha merealisasikannya. “Kami berharap kerjasama ini terealisasi dengan baik,” katanya. [admin].