12 May 2021

Kiat Rumah Tetap Aman saat Ditinggal Mudik

Pulang ke kota asal selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu, apalagi setelah berpuasa Ramadhan satu bulan penuh, tentu merayakan hari kemenangan bersama keluarga menjadi hari yang spesial.

Bagi anda yang di masa pandemi ini bisa melakukan mudik, ada baiknya sebelum meninggalkan rumah untuk mudik, tentunya harus memperhatikan beberapa hal agar kondisi rumah yang ditinggalkan tetap aman. Berikut beberapa tips untuk membuat rumah lebih aman saat ditinggal mudik:

Atur Aliran Listrik

Mungkin bisa menggunakan beberapa produk saklar lampu otomatis yang akan menyalakan lampu saat kondisi gelap dan mematikan lampu saat kondisi terang. Dengan alat ini tidak perlu takut lagi jika nyala lampu di siang hari bisa membantu pencuri menemukan mana rumah yang kosong dan mana yang dihuni.

Cek Kompor dan Kran Air

Pastikan kompor dalam keadaan padam serta seluruh kran air tertutup. Jika merasa ragu apakah sudah benar-benar mematikan kompor atau menutup kran, jangan ragu untuk kembali karena akan sangat lebih baik sedikit terbuang waktu daripada menyesal berkepanjangan kemudian.

Pasang Alarm

Jika memiliki sebuah lemari khusus untuk menyimpan barang berharga seperti brankas, cobalah untuk memasang alarm sehingga akan menimbulkan keriuhan jika ada orang tak bertanggung jawab mencoba membukanya. Pastikan juga alarm tidak rusak dan berfungsi dengan baik.

Surat dan Barang Berharga

Simpanlah barang berharga di tempat aman yang mungkin tidak dapat terpikir oleh orang yang ingin mengambilnya. Usahakan jangan menyimpan barang berharga di tempat yang sangat umum seperti lemari pakaian. Carilah tempat-tempat tersembunyi yang tidak akan terpikir oleh orang yang berniat jahat.

Pasang CCTV

Pasanglah CCTV di rumah jika ingin mendapat ketenangan extra selama meninggalkan rumah. Pilih CCTV yang bisa terhubung ke internet agar bisa memonitor rekaman rumah dimanapun berada.

Kunci Akses Masuk Rumah

Mulai dari pintu, jendela-jendela, pintu belakang, atau pintu samping yang dapat menjadi akses masuk ke dalam rumah, pastikan sudah menguncinya dengan baik. Cek juga apakah kunci dan gagang pintu masih berfungsi dengan baik atau malah mudah dibobol karena termakan usia.

Titip Kunci ke Tetangga

Penting sekali untuk memiliki hubungan yang baik dengan tetangga. Sehingga ketika harus pergi beberapa hari untuk mudik, ada orang yang bisa dipercaya untuk menitipkan kunci rumah. Dengan menitipkan kunci kepada tetangga, kita bisa menitipkan pesan untuk menyalakan lampu depan pada malam hari dan mematikannya kembali di pagi hari, sehingga lebih memberikan kesan bahwa rumah tidak sedang mudah untuk diincar.

Hindari Pamer yang Tidak Perlu

Hindari update di media sosial mengenai kegiatan mudiknya. Kelakuan ini sebaiknya tidak dilakukan jika memang tidak terlalu perlu. Karena di media sosial, berita dapat menyebar dengan sangat cepat. Bisa jadi bukan hanya orang-orang yang ada di lingkaran pertemanan Sahabat saja yang mengetahui bahwa Sahabat sedang dalam perjalanan meninggalkan rumah dalam waktu lama.

Ajak Kerabat Menunggu Rumah

Meminta tolong kerabat untuk tinggal sementara di rumah. Namun tentu saja harus mempersiapkan berbagai hal di rumah seperti bahan-bahan makanan atau fasilitas yang dapat menguntungkan pihak yang dimintai bantuan. Pastikan pihak yang dimintai tolong ini sudah dikenal dengan baik. [Adm]

01 Mar 2021

6 Tips Agar Selamat Saat Banjir Melanda

KSATRIA | Setiap datangnya musim hujan pasti yang dikhawatirkan adalah banjir. Bencana musiman yang hampir terjadi setahun sekali ini selalu mendatangkan korban jiwa maupun kerugian materil. Buat para pelaku usaha yang tempat usahanya sering terjadi kebanjiran ada baiknya mengantisipasi agar tidak terjadi kerugian yang banyak.

Jadi tidak hanya khawatir pada saat pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini saja, namun juga utamakan keselamatan jiwa saat bencana banjir tiba. Untuk mengantisipasi bencana banjir, ada baiknya perhatikan 6 tips yang bisa dilakukan agar selamat saat banjir melanda.

  1. Amankan Dokumen Penting
    Selamatkan dokumen-dokumen penting, seperti ijazah, akte kelahiran, sertifikat dan juga dokumen penting kantor. Selain nilai pentingnya, ketika rusak atau hilang, pengurusan kembali dokumen-dokumen ini akan memakan waktu dan biaya.
    Untuk menghindari hal itu, lebih baik segala dokumen-dokumen tersebut disatukan dalam satu tempat khusus misalnya koper lalu bungkus dengan plastik untuk lebih memastikannya aman saat terkena air.
  2. Letakkan Barang Elektronik di Tempat Tinggi
    Barang-barang elektronik yang jika terkena air dapat rusak seperti laptop, kamera, TV, DVD, kulkas dan lainnya. Untuk barang-barang elektronik, pastikan disimpan di tempat yang tidak akan terendam banjir seperti di lantai 2 misalnya. Buatlah dudukan kulkas yang agak tinggi sehingga tidak terendam banjir.
    Pastikan juga tidak ada kabel yang terkelupas karena bisa berbahaya. Air banjir ini bisa mengalirkan listrik yang tentunya bisa menyetrum jika masuk ke air banjir tersebut. Jadi, jangan lupa untuk cabut semua kabel alat elektronik.
  3. Siapkan Alat Siaga Banjir
    Saat banjir sering kali terjadi keadaan-keadaan ekstrem yang membuat kamu perlu menyiapkan sejumlah alat survival. Alat-alat darurat berikut perlu dikumpulkan seperti pelampung, pakaian, senter dengan ekstra baterai, korek api, kertas, pulpen, powerbank terisi penuh, pisau kecil, tali, lakban, serta uang tunai.
  4. Parkir Kendaraan ke Tempat Aman
    Parkir kendaraan ke dataran tinggi yang tidak terjangkau banjir. Sebab, kendaraan seperti mobil maupun sepeda motor tidak didesain untuk melewati atau tahan terhadap banjir, ditambah kalau mengalami kerusakan tidak memakan biaya yang sedikit.
  5. Pantau Informasi dari Media maupun Instansi Terpercaya
    Akan lebih baik apabila kamu terus memantau berita tentang curah hujan di wilayah tempat kamu tinggal. Bisa mengecek berita tersebut melalui sosial media TMC Polda atau cari tahu langsung di Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Bertujuan agar terus waspada terhadap banjir.
  6. Mengevakuasi Diri
    Pastikan bahwa kamu tahu benar di mana posko banjir terdekat dari rumah kamu. Buat perencanaan, kalau perlu latihan evakuasi sebagai persiapan jika banjir benar-benar datang.
    Perhatikan jalur evakuasi dan tempat pengungsian yang telah dibuat. Jangan sampai menyentuh kabel-kabel yang jatuh atau tiang listrik. Jika diarahkan oleh posko dan/atau RT/RW untuk keluar dan mengungsi, segera lakukan.
07 Nov 2020

Google Formulir Disalahgunakan untuk Curi Kata Sandi, Waspada!

KSATRIA | Jakarta–Penelitian dari yang dilakukan oleh Zimperium baru-baru ini menemukan adanya serangan phishing yang menyalahgunakan Google Formulir. Mengatasnamakan 23 merek, perusahaan, dan lembaga pemerintah, pelaku membuat kesan seolah-olah formulir itu berasal dari institusi resmi. Jika terkecoh, pelaku akan mendapatkan kata sandi akun digitalnya.

Ketua Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) Ardi Sutedja, meminta masyarakat harus teliti dan waspada setiap kali akan mengisi Google Formulir, terlebih jika pengisian formulir tersebut meminta data pribadi dan informasi sensitif.

“Sebenarnya Google Form-nya itu sendiri sih secure, hanya saja perlu ketelitian dan kewaspadaan dari pihak yang akan mengisi formulir tersebut,” ungkap Ardi seperti dilansir Cyberthreat.id, Sabtu (7/11/2020).

Menurut Ardi, yang menjadi persoalan saat ini, tidak semua pengguna yang memanfaatkan Google Formulir paham tentang sekuriti dan enkripsi. Sehingga masih kurang paham bagaimana cara mengamankan konten yang dibuat menggunakan Google Formulir.

“Seperti yang saya selalu katakan, banyak yang menggunakan teknologi tanpa benar-benar memahami teknologi itu seperti apa,” kata Ardi.

Untuk itu, Ardi meminta kepada masyarakat sebelum mengisi survey apapun melalui Foogle Formulir untuk memperhatikan informasi apa saja yang diminta. Jika meminta informasi pribadi dan juga kata sandi, sebaiknya tidak perlu diberikan, atau tidak perlu mengisi survei tersebut.

“Google Form ini bisa dijadikan sarana kejahatan siber, untuk pencurian informasi hingga phising,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, penelitian oleh Zimperium menemukan penyalahgunaan Google Formulir menggunakan sejumlah merek seperti AT&T. Pelaku meminta pengguna mengisi formulir yang dibuat seolah berasal dari perusahaan tersebut. Pengguna diminta mengisi data pribadi termasuk kata sandi akun AT&T milik mereka.

“Dalam analisis kami, lebih dari 70 persen situs menargetkan AT&T (atau Yahoo dan AT&T bersama-sama)” tulis peneliti Zimperium, Senin (3/11/2020)

Selain AT&T, penyerang juga mengatasnamakan beberapa merek besar lainnya termasuk organisasi keuangan seperti Citibank dan Capital One, serta aplikasi kolaborasi seperti Microsoft OneDrive dan Outlook, serta lembaga pemerintah seperti IRS (Internal Revenue Service) dan Mexican Government .

Dalam contoh phising yang diperlihatkan Zimperium, penyerang meminta pengguna memasukkan kredensial seperti email dan kata sandinya, lalu mengklik “kirim”.

Meskipun di Google Formulir ada peringatan untuk tidak mengisikan kata sandi, menurut peneliti, korban banyak mengabaikan peringatan tersebut. [adm]

26 Mar 2020

Berikut Cara Mencegah Virus Corona Versi WHO

KSATRIA| Jakarta–Menurut World Health Organization (WHO), virus corona COVID-19 menular melalui orang yang telah terinfeksi virus corona. Penyakit dapat dengan mudah menyebar melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut ketika seseorang yang terinfeksi virus ini bersin atau batuk.

Tetesan itu kemudian mendarat di sebuah benda atau permukaan yang lalu disentuh dan orang sehat tersebut menyentuh mata, hidung atau mulut mereka. Virus corona juga bisa menyebar ketika tetesan kecil itu dihirup oleh seseorang ketika berdekatan dengan yang terinfeksi corona.

“Itu sebabnya penting untuk menjaga jarak 1 meter lebih dari orang yang sakit. Hingga kini belum ada penelitian yang menyatakan virus corona COVID-19 bisa menular melalui udara,” jelas WHO seperti dikutip dari situsnya, Selasa (24/3/2020).

Untuk mencegah agar kita tidak tertular virus corona Covid-19, berikut panduan lengkapnya dari WHO :

1. Cuci tangan sesering mungkin

Cuci tangan secara teratur dan sesering mungkin dengan sabun dan air atau bahan mengandung alkohol akan membunuh virus yang mungkin ada di tangan kamu.

2. Terapkan social distancing

Jaga jarak minimal 1 meter dengan mereka yang batuk atau bersih. Alasannya, ketika seseorang batuk atau bersin atau bersih, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus. Jika terlalu dekat, kamu bisa menghirup tetesan air yang mungkin saja mengandung virus COVID-19.

3. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut

Tangan menyentuh banyak permukaan dan virus mungkin menempel di sana. Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut kamu. Dari sana, virus bisa masuk ke tubuh dan bisa membuat sakit.

4. Lakukan aturan bersin yang benar

Pastikan kamu, dan orang-orang di sekitar untuk selalu menutupi mulut dan menutupi hidung dengan siku tangan yang ditekut ketika batuk atau bersih. Kemudian segera buang tisu bekasnya. Alasannya, tetesan menyebarkan virus.

5. Jika mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segeralah berobat

Tetap di rumah jika Anda merasa tidak sehat. Jika Anda mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, cari bantuan medis dan ikuti arahan otoritas kesehatan setempat. Otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda. [adm]

05 Oct 2019

5 Tips Aman Saat Terjadi Gempa di Ruang Kerja

KSATRIA| Gempa bumi bisa datang kapan saja, tanpa kita tahu kejadiannya. Meskipun jika di daerah tidak rawan bencana alam, jangan pernah mengabaikan gempa bumi. Gempa bumi bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, karena itu tetap waspada.

Bahaya yang mungkin dialami oleh para pekerja ketika gempa bumi terjadi adalah tertimpa komponen struktural bangunan, perabotan, atau barang yang disimpan dengan cara yang salah. Atau bisa saja terbakar oleh api akibat kebocoran gas atau aliran pendek listrik, dan terkena bahan kimia yang berbahaya.

Dilansir dari safetyandhealthmagazine.com, kita bisa mengurangi berbagai risiko di atas jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi di tempat kerja dengan beberapa langkah di bawah ini;

1. Pastikan bangunan tersebut memiliki tempat aman yang bisa didatangi ketika terjadi bencana alam, seperti gempa bumi. Misalnya di bawah meja yang kokoh atau dinding bagian dalam yang jauh dari jendela.

2. Menjaga agar jarak yang harus ditempuh seseorang untuk berlindung saat gempa bumi terjadi, sesingkat mungkin. Statistik menunjukkan bahwa seseorang yang bergerak setidaknya 10 langkah saat terjadi gempa bumi, kemungkinan besar akan terluka.

3. Berpartisipasi dalam latihan kesiapsiagaan bencana alam. Setiap tempat kerja, terutama jika kamu bekerja di sebuah bangunan yang tinggi, berlantai tinggi, cenderung akan mengadakan latihan kesiapsiagaan bagi para pegawai yang setiap hari datang ke tempat tersebut.

4. Jika memungkinkan, secara teratur latihlah “Jatuhkan, Tutupi, dan Tahan” di area-area yang aman di tempat kerja. Instruksinya berlutut dan jatuhkan diri, lindungi kepala, dan menunggu hingga guncangan berhenti.

5. Membahas tentang berbagai topik umum terkait bencana alam, seperti cara memberikan pertolongan pertama dan cara memadamkan api.

Jika terjadi gempa bumi, sebaiknya tetap berada di tempat yang aman sampai guncangan berhenti dan berhati-hatilah terhadap gempa susulan. Kamu juga harus mengantisipasi terjadi kebakaran, gunakan tangga, bukan lift, dan tetaplah berada di luar bangunan jika kamu sedang berada di luar ruangan saat gempa bumi terjadi, berjongkok, dan tutupi kepala.[roj]

21 Jul 2019

Mendesain Sistem Keamanan Gedung Perkantoran

KSATRIA| Ketersediaan ruang kantor di Jakarta makin tahun makin banyak jumlahnya. Tingkat okupasi terus mengalami penurunan. Tingkat persaingan antar gedung makin kompetitif. Masing-masing pengelola gedung menetapkan strategi untuk menarik perhatian penyewa. Mulai dari pemberian harga sewa miring, fasilitas lengkap hingga jaminan keamanan yang baik.

Khusus untuk bagian yang terakhir sering kali dilupakan, padahal jaminan keamanan gedung sama artinya dengan jaminan ketenangan saat bekerja dan meninggalkan aset di kantor. Untuk itu Robert Thomas, Direktur Keamanan Harbor East Management Group, LLC yang berada di Baltimore, Maryland, AS seperti yang diunggah oleh sewakantorcbd.com pernah memberikan sejumlah tips bagaimana menciptakan sistem keamanan gedung yang baik.

Berikut sistem keamanan yang diterapkan oleh perusahaan di luar negeri, yang juga menjadi standard international di gedung perkantoran Jakarta. Mari simak ulasannya!

  1. Buat perencanaan program keamanan gedung

Setiap gedung perkantoran harus memiliki perencanaan program keamanan. Yang menjadi hal utama dalam perencanaan program keamanan adalah segala sesuatu yang menjadi prioritas penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas keamanan di dalam gedung.

Bila masalah keamanan yang menjadi prioritas utamanya adalah sumber daya manusia maka yang harus mendapat perhatian adalah jumlah dan kualitas tenaga keamanannya. Kemudian untuk di beberapa titik didukung oleh alat teknologi sebagai bantuan. Walaupun memang hal ini sangat tergantung dari dana yang tersedia.

  1. Tetapkan dari mana sumber daya manusia berasal

Setiap pengelola gedung perlu dipertimbangkan dari mana sumber tenaga keamanan didapatkan. Apakah diperlukan untuk menyewa tenaga kontrak seperti outsourcing ataukah merekrut karyawan sendiri? Masing-masing memiliki sisi kelebihan dan kekurangan sendiri.

Bila merekrut karyawan secara swadaya akan diperlukan tenaga ekstra untuk melatih dan mendidiknya. Belum lagi bila ada masalah yang berurusan dengan ijin, cuti dan lain sebagainya.

Namun bila memutuskan bekerja sama dengan perusahaan penyedia tenaga kerja untuk keamanan, perlu diperhatikan apakah ada jaminan bahwa tenaga keamanan yang kita inginkan dapat memberikan loyalitas optimal terhadap kondisi keamanan yang kita harapkan atau tidak.

  1. Menetapkan tugas dan tanggung jawab seorang petugas keamanan

Baik itu karyawan sendiri ataupun tenaga outsourcing, yang perlu diperhatikan adalah apa saja yang menjadi tugas dan tanggung jawab. Pastikan bahwa tanggung jawab dan tugas setiap petugas keamanan tidak melebihi apa yang mampu dilakukan. Misalnya Anda memaksakan seorang petugas keamanan berjaga selama 24 jam tanpa ada pergantian.

Perhatikan pula, bagaimana cara mengenali seorang petugas keamanan. Apakah seragam yang dipakainya sudah mematuhi aturan atau belum?

Apa saja peralatan yang wajib menjadi dikenakannya selagi bertugas. Misalnya perlukah tongkat, pluit, atau semacam senjata guna melindungi diri dan aset perusahaan. Termasuk juga melindungi pegawai perusahaan lain.

  1. Menetapkan tugas jaga

Perlu diperhatikan pula terhadap reaksi seorang petugas keamanan dalam menginspeksi ruangan kantor dan sekitarnya. Apakah telah ditetapkan aturan jaga keliling ataukah ada jam-jam tertentu dimana seorang petugas keamanan wajib mengisi data dan menandatangani formulir khusus saat memasuki area wilayah tertentu.

Tugas jaga tiap petugas keamanan harus dibuat secara bergantian. Jangan sampai melebihi batas kemampuan petugas keamanan. Pergantian jaga antar petugas juga harus ditetapkan secara ketat.

  1. Akses keluar masuk ke dalam kantor

Demi menjamin tingkat keamanan yang tinggi diperlukan adanya satu peraturan untuk menentukan jalan keluar masuknya setiap karyawan atau pengunjung. Jangan sampai gedung perkantoran memiliki banyak akses masuk. Jika hal demikian terjadi, bisa dipastikan tingkat keamanan kantor sangat buruk.

Mendesain pintu dengan tingkat keamanan yang tinggi diperlukan cara tersendiri. Apakah pintu keluar masuk hanya menggunakan satu arah atau bisa bolak balik.

Bagaimana dengan desain pintu? Apakah pintu besar dengan kunci ditengah atau menggunakan pintu besar yang berputar seperti di gedung pada umumnya? Yang jelas, model dan desain pintu juga jadi poin penting dalam keamanan gedung.

  1. Peraturan terhadap tamu kantor

Setiap tamu yang hendak memasuki ruangan kantor perlu diperhatikan dengan seksama. Bagaimana cara pengaturan yang sesuai terhadap tamu.

Apakah perlu dilakukan secara aturan yang baku ataukah cukup dengan lisan saja. Ini semua tergantung dari tingkat keamanan di luar lingkungan kantor, lalu kemudian ditetapkan dan dibakukan dengan aturan kantor.

Bila dirasa memang diperlukan, maka akses setiap tamupun perlu dibatasi. Apakah diperlukan adanya penahanan kartu identitas selama berada dalam kantor. Apakah perlu petugas keamanan mendampingi tamu yang diberi akses masuk ruangan atau tidak. Semua tergantung dengan kebijakan dan lingkungan kantor.

  1. Fungsi lift dan tangga

Lift dan tangga merupakan jalan masuknya seseorang menuju ruangan di lantai yang lain. Apakah semua orang mempunyai akses ke setiap lantai? Apakah ada peraturan yang tertulis bahwa tidak semua orang bahkan karyawan sekalipun boleh memasuki sebuah lantai yang diberi tanda private?

 

Terkadang masalah timbul apabila peraturan tidak atau belum tertulis dengan jelas. Sehingga tidak mustahil apabila timbul kesalahpahaman di kemudian hari. Alangkah baiknya bila semua penyewa kantor mengetahui bagaimana aturan kantor ditetapkan.

  1. Pintu dalam ruangan kantor

Bahkan untuk sebuah kantor yang sudah diberi label aman sekalipun, semua pintu keluar masuk belum tentu benar-benar aman.

Perhatikan akses keluar ruangan, apakah diperlukan sebuah cara khusus untuk menutup pintu. Terkadang karyawan agak sedikit terburu-buru sehingga pintu tidak tertutup dengan sempurna.

Perhatikan potensi kerawanan apabila hal itu terjadi. Akan lebih baik setiap petugas keamanan memastikan semua pintu tertutup dengan benar setelah semua pegawai kantor meninggalkan gedung.

  1. Akses lahan parkir

Keamanan tidak hanya meliputi ruangan dalam saja. Lahan parkirpun perlu mendapat perhatian yang sama besarnya.

Perlu diperhatikan berapa kapasitas kendaraan yang dapat tertampung. Lalu apakah ada lahan yang berbeda antara motor dan mobil?

Sebagai faktor terpenting dalam kenyamanan penyewa gedung, sistem pendataan kendaraan yang memasuki wilayah kantor. juga harus terorganisir dengan baik. Terapkan sistem mengindentifikasi pengemudi yang membawa kendaraan masuk dan pengemudi yang membawa kendaraan keluar.

Akhirnya, apa yang paparkan oleh Robert Thomas di atas sebenarnya hanyalah hal mendasar yang seharusnya ada pada setiap kantor. Anda bisa menambahkannya sendiri misalnya dengan memasang CCTV dan lain sebagainya. Namun setidaknya sistem keamanan gedung kantor yang sangat mendasar ini sudah sepatutnya diterapkan oleh setiap gedung di Jakarta, agar tingkat keamanan tak perlu diragukan lagi. []

14 May 2019

10 Tips Aman dan Nyaman Mudik Lebaran

KSATRIA, (BSP)–Mudik ke kampung halaman adalah tradisi yang dilakukan setiap tahun. Macet di jalan bukanlah rintangan. Tak jadi soal perjalanan jadi lebih panjang daripada hari-hari biasanya. Nah, bagi mereka yang ingin mudik dengan kendaraan pribadi, berikut tips ringan yang perlu dipersiapkan agar perjalanan menjadi aman dan nyaman.

  1. Daftar barang bawaan

Beberapa hari sebelum berangkat, buatlah daftar barang-barang yang akan dibawa. Lakukanlah ini sebelum Anda mulai beberes. Daftar barang bawaan akan meminimalisasi kemungkinan lupa. Buatlah daftar dimulai dari barang-barang yang paling penting, penting, kurang penting, dan tidak penting.

  1. Cek kondisi kendaraan

Kendaraan adalah tulang punggung perjalanan Anda. Oleh karena itu, pastikan kendaraan Anda apakah mobil atau motor siap digunakan untuk perjalanan jauh. Sangat direkomendasikan untuk membawa kendaraan Anda ke bengkel resmi guna diperiksa secara menyeluruh.

  1. Cek perlengkapan kendaraan

Pastikan seluruh peralatan tambahan pada kendaraan Anda tersedia. Jangan sampai jika terjadi keadaan darurat Anda tidak menemukan dongkrak, obeng, tang, kunci pas, dan lain-lain di dalam kendaraan.

  1. Bawalah sparepart cadangan

Jangan abaikan soal yang satu ini. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam perjalanan panjang. Pastikan busi, sekring, tali rem, tali kopling, ban, dan sejumlah sparepart cadangan lainnya ada di dalam kendaraan Anda.

  1. Kotak P3K

Periksa kembali kelengkapan isi kotak P3K Anda. Minyak angin, rheumason, betadine, dan obat sakit kepala adalah beberapa hal yang harus ada di dalam kotak pertolongan pertama itu. Periksa kembali apakah obat-obatan yang ada sudah kedaluwarsa atau tidak. Anda juga bisa menambahkan dengan obat-obatan lain.

  1. Hiburan

Macet adalah rintangan utama yang tidak mungkin Anda hindari dalam perjalanan mudik. Ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk membawa barang-barang yang sekiranya dapat menghibur Anda dari kebosanan. Koleksi kaset, CD, MP3 atau buku biasanya jadi teman setia dalam perjalanan.

  1. Peta

Banyak perusahaan jasa atau institusi swasta menyediakan peta jalur mudik. Carilah informasi di mana Anda bisa mendapatkan peta itu. Biasanya, peta-peta yang dibuat khusus untuk mudik memuat sejumlah informasi yang dibutuhkan, seperti pom bensin, bengkel, posko Lebaran, dan kondisi jalan.

  1. Layanan gratis otomotif

Perusahaan otomotif biasanya membuka posko layanan gratis di sejumlah titik tertentu di jalur mudik. Mereka juga biasanya menyediakan satu nomor darurat yang bisa dihubungi jika Anda mendapat masalah dengan kendaran Anda. Carilah informasi di manakah posko-posko itu berada.

  1. Baterai dan pulsa

Telepon seluler kini tak bisa dilepaskan dari kehidupan kita. Pastikan baterai dan pulsa telepon seluler Anda dalam kondisi penuh. Jangan sampai terjadi, dalam keadaan darurat telepon Anda tidak bisa digunakan.

  1. Kondisi tubuh

Tidak hanya kendaraan yang perlu disiapkan, kondisi badan Anda juga perlu mendapat perhatian. Perjalanan panjang membutuhkan kondisi badan yang prima. Pastikan Anda dalam kondisi fit sebelum memulai perjalanan jauh. Jika mengantuk, berhentilah untuk beristirahat. Dianjurkan agar Anda beristirahat setiap empat jam.

Sumber: yudhe.com

 

28 Mar 2019

Kiat Terhindar dari Pencurian Barang dalam Mobil

KSATRIA–Anda mungkin tak percaya bila para pencuri profesional hanya butuh waktu 20 detik untuk melibas barang berharga yang Anda tinggalkan di dalam mobil.

Mereka tak hanya menarget mobil yang terparkir lama, tapi juga mobil yang pemiliknya hanya berhenti sebentar atau bahkan hanya beberapa saat untuk menurunkan barang. Aksi mereka sangat cepat hingga tak boleh ada kata lengah untuk kita.

Sebagai antisipasi, lebih baik kita jangan meninggalkan barang berharga di dalam mobil. Namun bila terpaksa, sebaiknya kita melakukan beberapa hal untuk mencegah pencurian atau pembobolan. Berikut ulasannya.

1. Simpan barang-barang berharga Anda di bagasi
Pencuri cuma punya sedikit waktu untuk beraksi, hingga mereka biasanya hampir tak pernah mencoba membobol bagasi. Mereka mencuri benda-benda yang tampak punya harga yang berada di dalam mobil, kecuali bagasi. Karenanya, sangat bijak bila Anda menyimpan barang bernilai didalam bagasi, semisal koper, mantel, atau bahkan tas.
Hanya saja, saran ini hanya berlaku bagi mobil yang bagasinya terpisah dengan tempat duduk seperti jenis sedan. Bagi mobil dengan bagasi menyatu, sangat lebih baik jangan pernah meninggalkan barang berharga Anda.

2. Selalu parkir kendaraan ditempat terang dan ramai
Meski tak menjamin, memarkir kendaraan di tempat terang cukup efektif menangkal aksi pencurian. Biasanya maling tak berani membobol mobil yang terparkir di tempat terang dan ramai. Bila malam, Anda harus menepatkan mobil di tempat yang terang dan pastikan mobil Anda mudah terlihat oleh siapa saja.

3. Lepas pelat muka radio Anda
Ada beberapa pencuri yang spesialis mencuri radio CD mobil. Melepas pelat muka radio dan menyembunyikannya ditempat lain akan membuat mereka kecewa. Mereka akan menyangka radio CD Anda rusak dan urung melakukan aksi.

4. Simpan barang berharga Anda dibawah jok mobil
Jika Anda ingin barang berharga Anda aman tapi Anda tak bisa meletakkannya di bagasi, Anda bisa menyimpannya di bawah jok mobil. Kebanyakan pencuri terlebih dahulu mengintip mobil korban sebelum melakukan aksinya. Jika ia tak melihat ada barang yang bisa digasak, biasanya ia akan segera pergi. Mereka tak mau ambil resiko dengan mencari-cari barang terlalu lama di dalam mobil korban.

5. Pasang kaca film agar isi mobil susah diintip maling
Jika Anda pengendara yang telah mahir dan tak masalah dengan kaca mobil yang sedikiti gelap, Anda disarankan memakasang kaca film pada jendela mobil. Kaca film sering dianggap hanya digunakan untuk mobil-mobil mahal, padahal fungsinya bukan cuma untuk mengurangi intensitas cahaya atau terlihat gaya.

Memasang kaca film ternyata dapat mencegah pencuri membobol mobil Anda, karena isi didalam mobil akan sulit terlihat dari jendela yang gelap, resikonya terlalu besar. Pastikan Anda paham dan nyaman dengan tingkat kegelapan kaca. [roj]
Sumber: tipsiana.com

23 Jan 2019

Kiat Kerja Produktif di Musim Hujan

KSATRIA–Musim penghujan bukan alasan yang tepat untuk tidak produktif. Memang sih, tidak dipungkiri bahwa hujan merupakan suatu kendala serius yang dapat menghambat seseorang untuk berkegiatan, terutama mereka yang bekerja di lapangan atau outdoor. Musim hujan sering menimbulkan masalah misalnya kemacetan parah, banjir dan lain sebagainya.

Namun yang pasti, kewajiban tetaplah kewajiban. Sebagai karyawan Anda tetap harus profesional dan komit terhadap tugas yang sudah dipercayakan oleh atasan.

Silakan terapkan tips di bawah ini untuk tetap produktif meskipun hujan menghalangi.

  1. Selalu Membawa Perlengkapan Musim Hujan

Siapkan selalu peralatan seperti payung, jas hujan, jaket, mantel hujan, sepatu boots, bahkan obat untuk masuk angin dalam mobil, bagasi motor, dan tas Anda. Dengan perlengkapan yang oke, hujan bukan alasan untuk tidak masuk kerja atau bertemu untuk rapat penting

  1. Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Di musim penghujan tentunya Anda tak hanya mempersiapkan payung atau jas hujan untuk melindungi tubuh. Anda juga harus membekali tubuh dengan makanan bergizi agar daya tahan tetap terjaga.

Dengan mengonsumsi makanan kaya protein, kekebalan tubuh akan terbangun dan terlindungi dari berbagai kuman penyakit yang sering bermunculan di musim hujan.

Selain itu, menerapkan pola hidup bersih juga sangat penting selama musim hujan. Cucilah selalu tangan saat tiba di kantor dan gantilah pakaian yang basah dengan pakaian kering secepatnya. Jangan lupa bersihkan laci dan file di kolong meja untuk mencegah sarang nyamuk.

  1. Berangkat Lebih Awal

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, sebaiknya berangkat ke kantor lebih awal, misalnya 30 menit lebih awal dari biasanya. Masalahnya, hujan yang turun pada pagi hari sering membuat malas. Belum lagi genangan air akan membuat jalan macet total, hingga akhirnya Anda memutuskan untuk membolos.

Dengan berangkat lebih awal Anda bisa masuk ke kantor tepat waktu dan juga bisa menghindari hujan dan macet.

  1. Manfaatkan Teknologi

Anda bisa mengunakan teknologi untuk koordinasi dengan rekan tim atau pun klien, sehingga hujan tidak lantas membuat Anda membatalkan janji untuk rapat atau melakukan deal penting. Banyak fasilitas komunikasi yang cocok untuk pekerja kantoran, misalnya Slack, WhatsApp, Skype, dan lain-lain

Fasilitas komunikasi seperti Skype misalnya, akan sangat menolong sehingga waktu tidak terbuang hanya menunggu hujan reda. Pastikan sebelumnya jaringan koneksi internet di kantor cukup kencang, sehingga rapat jarak jauh berjalan lancar.

  1. Bekerja di Rumah

Cara ini bisa Anda terapkan bila perusahaan tempat Anda bekerja memberi keleluasaan kepada karyawannya untuk bekerja di luar kantor. Daripada membuang waktu di tengah kemacetan jalan atau masalah lain yang jelas-jelas membuat Anda tidak produktif, lebih baik manfaatkan waktu bekerja langsung dari rumah saja.

Yang terpenting, di mana pun Anda berada dan dalam kondisi apa pun, tanggung jawab pekerjaan tetap harus dijalankan, termasuk dengan cara bekerja dari rumah. Bahkan ada yang percaya bahwa bekerja di rumah justru lebih produktif ketimbang harus tiba ke kantor dalam kondisi lelah karena macet atau kehujanan.

Sumber: qerja.com

13 Dec 2018

8 Tips Aman Tinggalkan Rumah Selama Liburan

KSATRIA| Sebentar lagi liburan panjang tiba, niat untuk bepergian ke luar kota bersama keluarga sudah dipikirkan dan direncanakan dari jauh-jauh hari. Namun, masih kepikiran dengan rumah yang akan ditinggal lama, kira-kira bagaimana jika ada pencuri atau perampok yang masuk?

Ya, perasaan was-was dengan keadaan rumah saat ditinggal pergi kadang memang menghantui seseorang, pikiran bisa tidak tenang dan membuat liburan jadi kurang dinikmati.

Melansir laman Wspa, berikut ini ada beberapa tips dan pencegahan yang bisa dilakukan pemilik rumah untuk melindungi rumah dan harta bendanya ketika ditinggal pergi dan keadaan kosong:

  1. Alarm

Pastikan sistem alarm pencuri Anda diaktifkan sebelum meninggalkan rumah. Tempatkan tanda-tanda darurat di tempat yang mudah dijangkau, seperti jendela atau pintu.

Saat ini banyak perusahaan penjual alarm yang membuat aplikasi melalui HP yang memungkinkan pemilik rumah dapat memantau sistem alarm saat rumah dalam keadaan kosong, cara ini mungkin bisa dicoba.

  1. CCTV

Memasang alat perekam CCTV, di setiap sudut ruangan. Hal ini berguna misalnya rumah dimasuki seseorang, sehingga Anda bisa melihat rekaman orang yang berniat jahat di rumah Anda.

  1. Pastikan semua terkunci

Pastikan semua pintu dan jendela terkunci, jika memungkinkan kunci mati bautnya pada semua pintu dan eksterior, dan ini ide yang cukup baik.

  1. Tanda waspada

Buat tanda waspada di pagar. Tulisan seperti ‘Awas Ada Anjing Galak’ kadang perlu dibuat meski tidak memiliki anjing, cara ini kadang cukup ampuh untuk menakut-nakuti pencuri.

  1. Jangan posting di sosial media

Jangan posting di situs media sosial Anda pergi berlibur ke mana dan jangan juga posting foto saat masih berlibur, jika masih tetap ingin membagi foto liburan, sebaiknya posting setelah liburan selesai dan saat Anda sudah berada di rumah lagi.

  1. Pesan suara

Jangan membuat pesan suara melalui telepon rumah yang menerangkan Anda berada di suatu kota ketika sedang berlibur.

  1. Cek keadaan rumah

Minta tolong kepada teman, keluarga atau tetangga yang bisa dipercaya untuk sesekali memeriksa keadaan rumah ketika sedang bepergian yang cukup lama. Jika memang ada hal yang mencurigakan terjadi di rumah, minimal mereka bisa memberi tahu Anda dan melapor ke pihak keamanan yang terdekat.

  1. Sembunyikan barang mahal

Jangan letakkan hadiah atau barang-barang mahal, seperti perhiasan atau elektronik di tempat yang mudah terlihat seperti jendela. Sebaiknya masukkan barang-barang berharga di tempat yang aman dan susah dijangkau oleh orang lain. []

 

Translate »
error: Content is protected !!