KSATRIA | Batam – Petugas satuan pengamanan (Satpam) sudah selayaknya mendapatkan vaksinasi secara gratis dari pemerintah, mengingat tugas satpam sebagai garda terdepan perusahaan dalam berinteraksi dengan tamu dan pegawai.

Untuk itu, DPD APSI Kepri telah mengirimkan surat via email ke Kemenkes yang isinya agar Kemenkes memberikan prioritas vaksinasi kepada profesi satpam, khususnya mereka yang bertugas di layanan publik.

“Alhamdulillah Kemenkes menjawab email tersebut, dan anggota profesi satpam yang tersebar merata di seluruh Indonesia dapat mendaftarkan diri ke dinas kesehatan setempat melalui perusahaan masing masing guna memudahkan koordinasi untuk vaksinasi berikutnya,” terang Ketua Umum Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Kepulauan Riau (Kepri) Daeng Syafar kepada Jurnal Security, Minggu (2/5/2021).

Daeng Syafar berharap, kesempatan ini dapat dimanfaatkan APSI dan seluruh badan usaha jasa pengamanan (BUJP) yang berada di wilayah hukum Kepri, di mana agar anggota satpam segera didata dan didaftarkan ke dinas kesehatan setempat.

“Semoga dengan vaksinasi dapat berjalan lancar dan segera dapat dilakukan,” ujarnya.

Daeng Syafar menerangkan, vaksinasi untuk anggota personel satuan pengamanan (Satpam) merupakan langkah tepat yang dilakukan Kemenkes. Sebab, kata Ketua BPD APSI Kepri, Satpam merupakan garda terdepan dalam menjalankan tugasnya di musim pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai ini.

Satpam dalam menjalankan protokol kesehatan, baik di mal, hotel, dan layanan publik lainnya, dengan bersikap sopan selalu berinteraksi dan mengingatkan para pengunjung agar menggunakan masker, mengukur suhu tubuh dan menyemprotkan handsanitaizer ke tangan para pengunjung.

“Tentu melihat tugas berat itu, satpam sangat rentan dan berisiko akan tertular virus yang disebabakan oleh pengunjung yang terpapar Covid-19,” terangnya.[Adm]