Bravo Satria Perkasa
21 Oct 2020
Rakerda ABUJAPI Yogjakarta

Perkuat Organisasi, ABUJAPI Yogjakarta Gelar Rakerda

KSATRIA | Yogjakarta–Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Daerah Istimewa Yogjakarta menggelar Rapat Kerja Daerah dengan tema ‘Meningkatkan peran dan fungsi ABUJAPI dalam upaya memperkokoh Kamtibmas dan daya saing usaha’ pada Rabu (21/10/2020) di Yogjakarta.

Kegiatan Rakerda ini dibuka langsung oleh Dirbinmas Polda DIY, Kombes Pol Drs. Anjar Gunadi, MM. Nampak hadir juga Kasubditbinsatpam Polda DIY, AKBP M Fajarini, SH, SIK, Ketua 1 Bidang Organisasi dan Keanggotaan BPP ABUJAPI, Joko PN utomo, Ketua BPD ABUJAPI Jateng Agus Wijanarko.

Ketua BDP ABUJAPI DI Yogjakarta Salva Yurivan Saragih, STP mengatakan lahirnya Perpol No 4 tahun 2020 ini merupakan sebuah kado terindah bagi satpam Indonesia, tentunya pemuliaan profesi satpam sudah mendekati langkah kongkrit.

“Pencanangan satpam menjadi sebuah profesi yang mulia ini sudah diawali oleh polri, dengan meningkatkan kompetensi satpam menjadi sebuah profesi,” jelasnya, Rabu (21/10).

Bagi Salva, suatu kehormatan bahwa Perpol ini adalah menyesuaikan terhadap kebutuhan industri pengamanan di Indonesia, pemuliaan profesi satpam serta peningkatan profesionalisme satpam dan penguatan satpam sebagai mitra polri. “ABUJAPI mempunyai komitmen untuk memperjuangkan struktur sekala upah untuk satpam,” tegasnya.

Salva menambahkan, Rakerda ini untuk meningkatkan peran dan fungsi ABUJAPI dalam upaya memperkokoh Kantibmas dan daya saing usaha. ABUJAPI memiliki PR yang yang besar yang harus kita benahi bersama, dan ini perlu sinergisme dan sebuah kebersamaan antara BUJP, ABUJAPI dan Polri khususnya Ditbinmas sebagai pembina fungsi satpam dan BUJP.

“Mudah mudahan melalui rakerda ini kita bisa merumuskan bersama, kita bisa susun bersama, kita bisa bersinergi, kita bangun kondisi bisnis yang sehat, kita tidak perlu lagi banting bantingan harga, kita sama sama bersaing kompetitif, tingkatkan nilai tambah, yang pada akhirnya karyawan kita, satpam kita, semakin mulia, semakin sejahtera,” terangnya.

Dalam Rakerda ini, tambah Salva, ABUJAPI DIY akan tandatangani kerjasama dengan kantor law firm ahlis mukidin and co. Anggota ABUJAPI dapat menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan konsultasi gratis apabila ada masalah kaitannya dengan perjanjian kerjasama dengan pemberi kerja, atau tagihan yang macet, atau kerjasama dengan karyawan, dan ini menjadi salah satu keuntungan menjadi anggota ABUJAPI.

“Marilah kita melalui Rakerda tahun 2020 ini menjadi ajang kita melakukan konsolidasi, menjadi forum untuk menyusun langkah langkah strategis untuk kemajuan ABUJAPI, sebagai mitra Polri, partner strategis pemerintah untuk memajukan industri security,” tegasnya. [adm]

26 Sep 2020

Rakerda ABUJAPI Sulsel Bahas BUJP hingga Seragam

KSATRIA | Makassar–Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Sulawesi Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan tema ‘Solidaritas dan Sinergitas antar BUJP-BUJP dan BINMAS Polda Sul- Sel’ pada Sabtu, 26 September 2020 di Makassar.

Rakerda BPD ABUJAPI Sulsel dibuka oleh Kasubdit Satpam Polda Sul-Sel, AKBP Drs. Muhammad Siswa. Dalam sambutannya, ia mengatakan pentingnya meningkatkan kompetensi BUJP untuk membentuk kualitas satpam yang baik untuk menghadapi persaingan global. “Sehingga tetap mempertahankan solidaritas dan sinergitas antar BUJP,” ungkapnya.

Sementara itu itu Ketua BPD ABUJAPI Sul-Sel Wawan Hendra mengatakan Rakerda ini dilaksanakan dengan tetap mengacu pada standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.“Rakerda diikuti oleh 37 BUJP yang ada di Sulsel,” ungkapnya.

Dalam Rakerda ini, BPD ABUJAPI Sulsel membahas persoalan BUJP, satpam dan menyikapi Perpol No.4 Tahun 2020 yang baru disahkan oleh Kapolri. Diantara program prioritas ABUJAPI Sulsel adalah penyusunan dan pemutakhiran database BUJP Sulsel, sosialisasi penggunaan seragam baru, info alur penerbitan SIO dan kegiatan pelaksanaan HUT satpam ke-40.

Wawan menjelaskan, terkait penyusunan dan pemutakhiran database BUJP Sulsel, pihaknya akan menyusun dan memutakhirkan data base BUJP yang melakukan operasional di Polda Sulsel, baik BUJP lokal maupun BUJP yang perluasan. “Maksudnya untuk memudahkan klasifikasi dari BUJP, termasuk penyusunan registrasi berdasarkan SJUP dari BUJP,” jelasnya.

Sementara itu untuk sosialisasi penggunaan seragam baru, pihaknya akan menyiapkan seragam satpam yang baru dan siap untuk didistribusikan, “Sekarang pihak ABUJAPI Sulsel menunggu berapa besaran biaya dari pada seragam yang baru,” paparnya.

Terkait penerbiatan surat keterangan keanggotaan, pihak BUJP masih mengkonsultasikan langsung ke pihak sekretariat. Sementara itu terkait pelaksanan kegiatan HUT Satpam menjadi agenda rutin dari ABUJAPI Sulsel. “Diharapkan keterliabatan dari BUJP untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan HUT Satpam ke-40,” jelasnya. [adm]

23 Jul 2020
Rakerda Abujapi Jateng

Inilah Hasil Rakerda ABUJAPI Jateng Terkait Biaya Pelatihan

KSATRIA | Semarang—Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Jawa Tengah mengadakan Rakerda di hotel Grasia Semarang pada Rabu, 22 Juli 2020 dengan tema “Mewujudkan Pemuliaan Profesi Satpam & Eksistesi BUJP”.

Dalam Rakerda ini, nampak hadir Dirbinpotmas Korbinmas Baharkan Polri Brigjend Pol. Edi Murbowo dan Dirbinmas Polda Jateng Kombes Pol. Lafri Setyono, SIK, serta para pengurus ABUJAPI Jateng.

Dirbinpotmas Edi Murbowo mengatakan dalam arahannya di depan para pengelola BUJP, bahwa dalam persaingan sesama BUJP untuk tidak melakukan banting harga saat mengikuti lelang, karena hal ini akan berdampak pada kualitas satpam yang ditugaskan. “Nanti kalau nilainya rendah ujung-ujungnya tenaga satpamnya yang akan dirugikan,” tegasnya.

Edi juga berpesan kepada pengelola BUJP di wilayah Jateng, agar mengikutkan satpamnya dalam meningkatkan komptensi dengan mengikuti pelatihan. “Selamat rakerda semoga dalam rakerda menghasilkan rumusan yang bermanfaat bagi BUJP dan satpam,” paparnya.

Sementara Ketua BPD ABUJAPI Jateng Agus Wijanarko mengajak seluruh direktur BUJP untuk bersatu dan kompak dalam wadah ABUJAPI ini, sehingga BUJP nanti akan kuat dan mempunyai nilai jual yang tinggi kepada user.

“Untuk itu, ABUJAPI Jateng akan merangkul BUJP yang belum jadi anggota, termasuk mengedukasi ormas-ormas yang masih menyelenggarakan pengamanan yang tidak sesuai ketentuan Perkap 24 tahun 2007,” jelasnya kepada Jurnal Security, Rabu (22/7).

Agus juga menambahkan bahwa rumusan hasil Musda yang telah disepakati oleh peserta rakerda akan menjadi pedoman dan dipatuhi dalam menjalankan bisnis pengamanan di Jateng, sehingga BUJP akan mempunyai nilai jual atau tawar yang tinggi di mata user.

Berikut adalah hasil yang disepakati pada rakerda: Pertama, standarisasi minimal manajemen fee pada saat lelang sebesar 7 persen. Kedua, standarisasi minimal harga diklat Gada Pratama Rp. 3.000.000 dan Gada Madya Rp. 4.500.00. “Hasil rakerda akan disusun menjadi Peraturan Organisasi ABUJAPI Jateng,” jelasnya. [admin].

Translate »
error: Content is protected !!