09 Dec 2020

Inilah Format Surat Peringatan dan Pencabutan KTA Satpam

KSATRIA| Jakarta–Perpol Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pam Swakarsa telah menjelaskan terkait sanksi bagi satpam yang melanggar karena tidak memperpanjang Kartu Tanda Anggota (KTA) seperti yang tertuang dalam Pasal 43.

Ada beberapa jenis peringatan untuk satpam yang tidak memperpanjang KTA. Mulai dari surat peringatan tertulis pertama dan kedua hingga dijatuhkannya sanksi berupa pencabutan sebagai anggota satpam.

Berikut Pasal 43 pada ayat (1) Anggota Satpam yang tidak memperpanjang KTA Satpam yang telah habis masa berlakunya sebelum 1 (satu) tahun diberikan: a. peringatan tertulis pertama; dan b. peringatan tertulis kedua. (2) Anggota Satpam yang tidak memperpanjang KTA Satpam yang habis masa berlakunya lebih dari 1 (satu) tahun dikenakan sanksi tidak dapat melaksanakan tugas sebagai anggota Satpam.

Selanjutnya, ayat (3) Sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), diberikan oleh: a. Kakorbinmas Baharkam Polri, untuk tingkat Mabes Polri; dan b. Dirbinmas Polda, untuk tingkat Polda. (4) Format peringatan tertulis pertama dan kedua sebagaimana dimaksud pada ayat (1), tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepolisian ini.

Berikut contoh lampiran Surat Peringatan Pertama, Kedua dan Sanksi Pencabutan KTA Satpam:

SURAT PERINGATAN PERTAMA

SURAT PERINGATAN KEDUA

SURAT PENCABUTAN KTA

16 Nov 2020
gada pratama

Satpam Tanpa KTA Tak Bisa Pakai Seragam Coklat

KSATRIA | Bandung–Salah satu legalitas anggota satuan pengamanan (satpam) adalah memiliki kartu tanda anggota (KTA) dan ijazah sertifikasi. Hal itu menyusul dikeluarkannya Perpol Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pam Swakarsa.

‎”Satpam sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas wajib punya legalitas kewenangan satpam. Ke depan, di seluruh Jabar tanpa terkecuali, harusnya legalitas yang ditunjukkan dengan ‎KTA dan ijazah,” ujar Kasubdit ‎Satpam dan Polsus Dirbinmas Polda Jabar, AKBP Sunarya, saat membuka Pendidikan Gada Pratama dan Madya di Bandung, Senin (16/11/2020).

Perpol Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pam Swakarsa sudah diterbitkan dan masa penyesuaiannya selama satu tahun. Di Perpol itu, selain mengatur soal legalitas satpam, juga mengatur soal seragam dan kepangkatan.

“Di pakaian seragam yang baru ada jenjang kepangkatan. Dengan jenjang pangkat, seluruh satpam wajib miliki ijazah dan KTA minimal gada pratama,” ucapnya.

Untuk ijazah, kata dia, anggota satpam minimal harus berpendidikan terakhir SMA. Kemudian, mengikuti pendidikan satpam untuk pangkat pelaksana atau setingkat gada pratama.

“Untuk ijazah sehingga dapat gada pratama, lulusan setingkat SMA sederajat untuk jenjang empat tahun. Kemudian, setelah ada ijazah gada pratama, bisa ikuti sekolah lanjutan gada madya. Tanpa sekolah, enggak ada KTA, enggak bisa pakai baju berpangkat,” ucapnya.

Seragam satpam terbaru ini, warnanya coklat mirip dengan seragam Polri. Kemudian, ada tanda pangkat di pundaknya. Setiap jenjang pangkat, yang membedakan warnanya. [Adm]

Translate »
error: Content is protected !!