Bravo Satria Perkasa
28 Oct 2019

Agus Salim, Satpam BSP Raih Hadiah Rumah dari Lomba Fun Walk

KSATRIA| Makassar–Agus Salim ketiban rezeki dari acara Expo Literasi dan Inklusi Keuangan Industri Jasa Keuangan Sulawesi Selatan di Anjungan City of Makassar, Minggu (27/10/2019). Tak disangka, Agus mendapatkan hadiah rumah di event fun walk tersebut.

Agus yang juga satpam dari PT Bravo Satria Perkasa (BSP) yang ditugaskan di Maybank ini merasa kaget dengan pengumuman yang disiarkan oleh panitia. Dirinya juga tidak menyangka kalau mendapatkan hadiah rumah. “Tidak terasa air mata saya menetes di pipi saya karena senang, alhamdulillah” ungkapnya dilansir JurnalSecurity, Senin (28/10)

Suami dari Nurkaya ini sudah lama ingin memiliki rumah, namun belum terwujud. “Saya sangat senang sekali karena sudah lama saya ingin punya rumah sendiri akhirnya doa saya didengar oleh Allah swt melalui acara fun walk ini,” kata bapak dua anak ini.

Selain lelaki kelahiran Pangkep 27 Agustus 1985 yang mendapatkan rumah, panitia dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Sulam Papua juga memberikan hadiah kepada 10 peserta senam yang gerakannya paling heboh dan paling bersemangat.

Selain senam bersama, OJK juga menggelar three fun, yakni fun bike, fun run, dan fun walk yang diikuti anggota OJK dan warga Makassar. Juga digelar kompetisi senam Fighting X yang diikuti anggota OJK, Perum Pegadaian, dan Bank Sulselbar.

Panitia dari OJK memberikan pula hadiah kepada masyarakat berupa door prize yakni tabungan haji senilai Rp1 juta, tabungan siswa senilai Rp250 ribu. Sedangkan lomba booth terbaik diraih BPR Hasamitra.

Penarikan grand prize dengan hadiah satu unit rumah diserahkan Kepala Kantor BTN Edward kepada peserta fun walk Agus Salim. Penyerahan hadiah secara simbolis disaksikan Ketua OJK Wilayah VI Sulam Papua, Zulmi bersama penjabat Wali kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

Menurut Head of Area PT. Bravo Satria Perkasa Indonesia Timur Sarwo Hadi, anggota kami atas nama Agus Salim ini memang anggota yang disiplin dan baik menurut klien. “Alhamdulillah rejeki yang Allah berikan padanya sangat menggembirakan keluarga dan kami selaku pimpinan BSP Area Indonesia Timur karena Agus secara tidak langsung membawa nama baik BSP khususnya di mata Klien Maybank Makassar,” ungkapnya.

Harapan Sarwo semoga banyak lagi para Ksatria Angsapati Area Indonesia Timur membawa nama harum perusahaan lewat event apapun demi kepercayaan klien pada BSP Area Indonesia Timur khususnya dan BSP seluruh Indonesia pada umumnya. [roj]

 

21 Aug 2019

ABUJAPI Gagas Sinergi Asosiasi Security di Indonesia    

KSATRIA| Jakarta–Tema besar dalam Munas ke-3 Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan (ABUJAPI) di Semarang beberapa waktu lalu adalah memperkuat hubungan kelembagaan dalam upaya pengembangan Industrial Security di Indonesia.

Untuk mewujudkan penguatan kelembagaan ini, ABUJAPI mengundang asosiasi-asosiasi security dalam Rapat & Silaturahim Kepengurusan BPP ABUJAPI masa bakti 2019-2024 di Kantor BPP ABUJAPI, Rabu (21/8/2019).

Nampak hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Azis Said, Asosiasi Sekuriti Industri Migas (ASIM) Dino Bimadwinanda Hindarto, Asia Pacific Security Association ( APSA) Abraham Soedira, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia (APJATIN) Inne Yuanizza, dan Asosiasi Teknologi dan Industri Sekuriti Indonesia (ATISI) Sanny Suharly.

Menurut Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan sudah saatnya asosiasi-asosiasi security bisa duduk bersama untuk bersinergi. “Industrial security tidak bisa jalan sendiri-sendiri, tetapi salaing bersinergi,” ungkap Agoes Dermawan membuka rapat dan silaturahim di Jakarta seperti dilansir Jurnalsecurity.com.

Agoes memberikan contoh, misalnya APSI memiliki program nasional bisa bersinergi dengan asosiasi lain untuk saling menguatkan, baik itu yang ada di pusat maupun di daerah. “BPD ABUJAPI di daerah siap bekerjasama untuk program kegiatan,” ujarnya.

Ada tiga di ABUJAPI yang akan dikembangkan dalam waktu dekat. Pertama, kekuatan kelembagaan. “Kami akan memperkuat dengan stakeholder terkait seperti dengan Polri, Kadin atau Apindao. Jadi kami akan memperkuat hubungan ini,” tegasnya.

Kedua, kerjasama dengan hubungan ketenaga kerjaan di Kemenaker, misalnya mempertegas  persoalan bisnis outsourcing yang selama ini belum banyak mengerti bagaimana hubungan kerja ini. Selain itu, ABUJAPI telah menjadi anggota luar biasa Kadin, di mana Kadin akan memfasilitasi yang berhubungan dengan pengembangan ABUJAPI ke depan.

Ketiga, menjalin kerjasama dengan BPJS tenaga kerja. Kerjasama ini kita jalankan program dengan melibatkan BPD dan BUJP.

Agoes juga menambahkan bahwa ABUJAPI bisa menjadi rumah besar bagi asosiasi-asosiasi security di Indonesia. Bahkan ABUJAPI juga akan membuat program pendidikan bernama ABUJAPI Learning Center.

“Learning center ini penting untuk memberikan pencerahan kepada BUJP-BUJP yang masih belum maksimal mengelola BUJP, karena banyak di daerah yang tidak memahami mengelola BUJP, mereka harus diberdayakan, sehingga anggota ABUJAPI mendapatkan manfaat daro program ini,” jelasnya.

Program lainnya adalah pemuliaan profesi satpam, salah satunya dengan memberikan jalan untuk para satpam yang belum mengikuti pelatihan gada pratama dengan cara dibiayai oleh bantuan vokasi dari BPJS tenaga kerja.

“Kalau satpam ikut gada pratama biaya sendiri cukup memberatkan. Kami sudah memberikan peluang BPJS untuk memberikan vokasi sampai akhir tahun sebanyak 20.000 personil, karenanya gada pratama nantinya bisa dicover oleh BPJS,” tegasnya.

Bukan hanya dari vokasi BPJS, tapi juga ada peluang lain dari Kementerian Tenaga Kerja, di mana ada bantuan vokasi sebesar 14 juta per orang. Dana bantuan ini nantinya bisa digunakan untuk pendidikan anggota satpm yang belum ikut gada pratama.

ABUJAPI ke depan juga akan menjajaki dengan dunia pendidikan. Salah satunya dengan Akademi Ilmu Kepolisian untuk membuat prodi kajian manajemen security. “Program ini tidak bisa berjalan sendiri tapi harus sinergi semua asosiasi kesatpaman.  Kita bisa saling menguatkan untuk pemuliaan satpam ke depan,” tuturnya. [roj]

 

 

23 Jan 2019

Kiat Kerja Produktif di Musim Hujan

KSATRIA–Musim penghujan bukan alasan yang tepat untuk tidak produktif. Memang sih, tidak dipungkiri bahwa hujan merupakan suatu kendala serius yang dapat menghambat seseorang untuk berkegiatan, terutama mereka yang bekerja di lapangan atau outdoor. Musim hujan sering menimbulkan masalah misalnya kemacetan parah, banjir dan lain sebagainya.

Namun yang pasti, kewajiban tetaplah kewajiban. Sebagai karyawan Anda tetap harus profesional dan komit terhadap tugas yang sudah dipercayakan oleh atasan.

Silakan terapkan tips di bawah ini untuk tetap produktif meskipun hujan menghalangi.

  1. Selalu Membawa Perlengkapan Musim Hujan

Siapkan selalu peralatan seperti payung, jas hujan, jaket, mantel hujan, sepatu boots, bahkan obat untuk masuk angin dalam mobil, bagasi motor, dan tas Anda. Dengan perlengkapan yang oke, hujan bukan alasan untuk tidak masuk kerja atau bertemu untuk rapat penting

  1. Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Di musim penghujan tentunya Anda tak hanya mempersiapkan payung atau jas hujan untuk melindungi tubuh. Anda juga harus membekali tubuh dengan makanan bergizi agar daya tahan tetap terjaga.

Dengan mengonsumsi makanan kaya protein, kekebalan tubuh akan terbangun dan terlindungi dari berbagai kuman penyakit yang sering bermunculan di musim hujan.

Selain itu, menerapkan pola hidup bersih juga sangat penting selama musim hujan. Cucilah selalu tangan saat tiba di kantor dan gantilah pakaian yang basah dengan pakaian kering secepatnya. Jangan lupa bersihkan laci dan file di kolong meja untuk mencegah sarang nyamuk.

  1. Berangkat Lebih Awal

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, sebaiknya berangkat ke kantor lebih awal, misalnya 30 menit lebih awal dari biasanya. Masalahnya, hujan yang turun pada pagi hari sering membuat malas. Belum lagi genangan air akan membuat jalan macet total, hingga akhirnya Anda memutuskan untuk membolos.

Dengan berangkat lebih awal Anda bisa masuk ke kantor tepat waktu dan juga bisa menghindari hujan dan macet.

  1. Manfaatkan Teknologi

Anda bisa mengunakan teknologi untuk koordinasi dengan rekan tim atau pun klien, sehingga hujan tidak lantas membuat Anda membatalkan janji untuk rapat atau melakukan deal penting. Banyak fasilitas komunikasi yang cocok untuk pekerja kantoran, misalnya Slack, WhatsApp, Skype, dan lain-lain

Fasilitas komunikasi seperti Skype misalnya, akan sangat menolong sehingga waktu tidak terbuang hanya menunggu hujan reda. Pastikan sebelumnya jaringan koneksi internet di kantor cukup kencang, sehingga rapat jarak jauh berjalan lancar.

  1. Bekerja di Rumah

Cara ini bisa Anda terapkan bila perusahaan tempat Anda bekerja memberi keleluasaan kepada karyawannya untuk bekerja di luar kantor. Daripada membuang waktu di tengah kemacetan jalan atau masalah lain yang jelas-jelas membuat Anda tidak produktif, lebih baik manfaatkan waktu bekerja langsung dari rumah saja.

Yang terpenting, di mana pun Anda berada dan dalam kondisi apa pun, tanggung jawab pekerjaan tetap harus dijalankan, termasuk dengan cara bekerja dari rumah. Bahkan ada yang percaya bahwa bekerja di rumah justru lebih produktif ketimbang harus tiba ke kantor dalam kondisi lelah karena macet atau kehujanan.

Sumber: qerja.com

09 Jun 2018

Perkuat Silaturahim, BSP Padang Gelar Buka Bersama

KSATRIA| Padang–PT. Bravo Satria Perkasa Area Padang menggelar buka bersama di Water Park Mini, jalan Nipah Muaro Padang, Sumatera Barat, Kamis (07/06).

Menurut Bayu Sutiono, Komandan Wilayah Sumbar, ajang buka bersama ini semata-mata untuk menjalin silaturahim antar anggota, yang dihadiri 50 orang yang sedang bebas tugas dan juga di luar shif jam kerja. Sementara yang masih bertugas tetap di area masiang-masing.

Disaat menunggu buka bersama, para anggota mendengarkan ustazd sedang bertausiah, “Supaya kedepannya kita yang bernaung di bawah BSP selalu berada dalam lindungan Allah Swt, dalam menjalankan tugas dimanapun anggota kita berada dan salam kopak selalu,” ucapnya.

Agus Sinju Dansektor Padang mengatakan pihaknya sangat senang dengan adanya kegiatan buka bersama ini, “Kapan lagi kita bisa berkumpul seperti sekarang, sebab hari-hari kita sebagai penjaga keamanan harus tetap konsisten dalam tugas dan tak boleh lengah sedikit pun dan harus siap dalam kondisi apapun,” kata Agus.

Bayu menanbahkan, dengan mengedepankan rasa kekeluargaan semoga PT. Bravo Satria Perkasa cabang Sumbar tetap jaya selalu. [ROJI]

26 Feb 2018

RUPS 2018, BSP Bukukan Laba Bersih Sebesar Rp5.9 Miliar 

KSATRIA| Jakarta–Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bravo Satria Perkasa (BSP) perusahaan jasa pengamanan ini membukukan laba bersih sebesar Rp 5.9 Miliar. Perolehan ini semakin memberikan optimis bagi pemangku kebijakan BSP untuk terus mengembangkan bisnisnya menjadi lebih baik lagi sehingga banyak manfaatnya.

Menurut Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa Joko Putro Nugroho Utomo, mengawali tahun 2017 BSP mengelola 13.150 satpam, dan mengakhiri tahun 2017 dengan kelolaan 13.730 satpam, dengan titik tertinggi 14.275 satpam yang terjadi pada Februari 2017. “Dengan demikian hanya terjadi pertumbuhan kurang lebih 4.8 persen pada angka rata rata kelolaannya,” katanya di Jakarta, Senin (26/12).

Joko menjelaskan, angka pertumbuhan ini cukup bagus mengingat pada tahun 2017 ada beberapa proyek korporat telah memasuki periode perpanjangan kontrak, sehingga berpotensi adanya peralihan alih daya dari satu BUJP ke BUJP lainnya.

“Dampak dari pertumbuhan kelolaan sebesar 4.8 persen ini, tercermin pada pertumbuhan nilai pendapatan bisnis BSP selama tahun 2017 sebesar 12.5 persen yaitu menjadi Rp 679 Miliar dari Rp 603 Miliar pada tahun sebelumnya,” paparnya.

Keseluruhan potret bisnis BSP tahun 2017 ini bisa ditelaah pada laporan keuangan BSP untuk tahun kerja 2017 ini, dimana selain nilai pendapatan bisnis BSP meningkat menjadi Rp 679 Miliar, BSP juga membukukan keuntungan bersih setelah pajak di angka Rp 5.9 Miliar.

Joko menambahkan, sesungguhnya perolehan keuntungan BSP tahun 2017 ini dapat dikatakan mencapai Rp 7.8 Miliar. Namun, karena managemen melanjutkan kerja sama dengan Perusahaan Pengelola DPLK Manulife Indonesia untuk mengelola dan menjamin ketersediaan dana pesangon karyawan pada saat dibutuhkan. “Konsekuensi dari program ini adalah kita telah menabung premi sebesar Rp 1.9 Miliar lagi selama tahun 2017,” jelasnya.

Joko mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim BSP yang telah mengantarkan BSP menjadi perusahaan besar yang fokus di bidang pengamanan yang terus tumbuh dan berkembang dari tahun ke tahun.

“Hal ini karena kerja tim marketing BSP bersama jajaran di area area kerja BSP dalam usaha mendapatkan klien baru, adanya penyesuaian UMP/ UMK tahunan, situasi ekonomi nasional yang sudah lebih stabil dan berbagai rangsangan dari pemerintah melalui berbagai proyek infrastruktur baik di Jakarta maupun daerah,” ujarnya.

Joko juga tak menampik bertahannya tingkat laba bersih setelah pajak tahiun 2017 ini, karena adanya kontribusi dari adanya pembenahan organisasi yang dilakukan pada tahun 2014 lalu, hingga saat ini, dengan merampingkan beberapa bagian organisasi yang terasa berlebih dan menambahkan beberapa staff pada bagian lain yang membutuhkan, ternyata menghadirkan organisasi yang mampu melayani pertumbuhan bisnis secara lebih efisien.

Catatan penting lainnya menurut Joko, dalam perjalanan bisnis BSP selama tahun 2017 ini adalah dimulainya kembali program human resources information system (HRIS) yang baru. Dengan target implementasi di 2018 maka pengembangan HRIS ini menjadi fokus penting departemen HRD yang diyakini akan memberikan dampak signifikan pada kualitas layanan administratif BSP kepada para anggota sekuriti dan klien.

Untuk itu, maka pada Juli 2017 dilakukan reorganisasi, dengan menempatkan beberapa personil yang berkompeten di bidangnya. Selain itu pemberlakuan desentralisasi pengadaan seragam dan perlengkapan ke area area kerja BSP. “Berangkat dari tingginya biaya ekspedisi pengiriman seragam dan perlengkapan dari departemen GA di kantor pusat maka wewenang dilimpahkan ke area-area BSP di daerah,” ungkapnya.

Selain itu, juga memberdayakan kerjasama dengan koperasi security BSP untuk mendanai pelatihan Gada Pratama bagi 828 sekuriti BSP di seluruh Indonesia senilai Rp 2.25 Miliar. Hal ini sebagai bentuk antisipasi dengan semakin ketatnya penerapan aturan persyaratan lulus gada pratama bagi sekuriti yang bertugas.

“Dengan semua langkah langkah pembenahan di tahun 2017, BSP bisa lebih siap dan optimis untuk melangkah lebih jauh di tahun 2018 ini,” tegasnya.

Joko tidak lupa kepada para karyawan yang berprestasi dalam bertugas untuk memberikan penghargaan kepada mereka, karena merekalah para prajurit yang menjadi ujung tombok kinerja perusahaan sesungguhnya. “Penghargaan yang layak akan menumbuhkan rasa memiliki dan rasa cinta kepada perusahaan ini, yang niscaya akan mendorong kemajuan BSP,” tuturnya. [RJ]

06 Feb 2018

BSP Kerahkan 200 Satpam Meriahkan HUT Satpam di Kemayoran

KSATRIA| Jakarta–Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) ke-37. Tahun ini, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) turut berpartisipasi dalam terselenggaranya acara upacara yang diadakan di JIExpo Lapangan Kemayoran, Jakarta pada Jumat (3/2/2018).

Upacara yang mengusung tema meningkatkan kompetensi mewujudkan profesionalisme satpam dalam rangka menciptakan keamanan di lingkungan kerja sejalan dengan BSP yang memiliki bisnis penyedia jasa keamanan. Direktur Utama BSP, Joko PN Utomo mengatakan, BSP selalau ikut memeriahkan HUT Satpam yang diadakan oleh Polri.

“Dalam HUT Satpam ke-37 ini, BSP mengerahkan 200 personil untuk ikut upacara di Kemayoran,” katanya.

Tak hanya mengirim 200 personil satpam, BSP juga berperan serta dalam mensupport kegiatan HUT satpam ini, karenanya tak heran jika logo BSP terpublikasi di backdrop utama yang ada di lapangan Kemayoran.

“Setiap tahun, saat event besar kegiatan satpam, BSP selalu peduli dan berpartisipasi untuk terselenggaranya acara, karena ini bagian dari kepedulian kami memajukan satpam di Indonesia,” ujar lelaki yang saat ini mengelola 15.000 satpam yang tersebar di nusantara ini.

15 Dec 2017

Menghidupkan Kartu Mati Perkap 24 Tahun 2007

KSATRIA, (BSP)–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) bekerjasama dengan Polda Metro Jaya membahas seputar Perkap 24 yang terus dievaluasi keberadannya. Pasalnya, Perkap 24 harus menyesuaikan perkembangan di lapangan.

Menurut pendiri Abujapi (Purn) H.M. Hindarto, M,Si kerjasama Abujpai dan Polda Metro Jaya merupakan tahapan yang sangat penting untuk membangun komunikasi yang inten antara pembina dengan yang dibina. Karena selama ini, satpam tidak merasa dibina oleh polri. Karena masih banyak yang belum melaksanakan pembinaan.

“Abujapi mengajak Polri, sebenarnya tidak perlu diajak. Karena melaksanakan undang-undang Perkap 24, seharusnya tidak perlu ada MoU dan polisi melakukan pembinaan. MoU ini paling rendah legalitasnya, di atasnya ada undang-undang,” katanya dalam acara dialog Abujapi dan Polri di gedung YTKI, Jakarta.

Menurut Hindarto, kita punya niat yang sama, kita ingin meningkatkan kualitas satpam kita. Tidak mungkin hanya mengikuti gada pratama sekali terus bertahun tahun tidak dilatih, pasti akan luntur. Karena itu peran kepolisian untuk membina satpam ini.

Kita bisa mencegah perusahaan pengamanan abal-abal tanpa berijin. Kita menyadari, di BUJP saat mengalami tender pasti ada BUJP yang tidak terdaftar. Bahkan ada yang mencantumkan fasilitas di luar aturan yang ada. Seperti jasa penagih hutang, dan lain sebagainya. “Ini harus ada tindakan bersama antara polisi dengan Abujpai. MoU ini bisa menindak mereka yang bermain di luar aturan yang ada,” tegasnya.

Dengan adanya kerjasama ini, tambah Hindarto, ada program untuk pelaksanaan sinergi antara polri dengan satpam dalam hal pencegah kejahatan untuk menjaga keamanan. Terutama mengantisipasi adanya terorisme di sekitar lingkungan kerja satpam.

Jika kita baca buku yang ada, satpam juga menangani pencegahan terorisme di lingkungan kerja mereka, jadi dari BUJP menghendaki semua itu ditata dengan teratur sehingga tidak ada kerugian di BUJP dan user.

Ini bisa dilakukan jika kita mengimplementasi kerjasama yang ada. Sinergitas antara Polri dengan satpam yang melakukan fungsi kepolisian, masih banyak muncul fungsi kepolisian, dan ini bisa mengurangi kejahatan di masyarakat.

“Perkab 24 kartu mati, mari kita hidupkan kartu mati perkap itu, sehingga kita bisa menciptakan situasi yang aman dan nyaman di lingkungan kerja BUJP sehingga tercipta kondisi yang baik di masyarakat,” jelasnya. [ROJI]

23 Nov 2017

Polres Parepare Bentuk Panitia HUT Satpam ke-37

KSATRIA (BSP)–Polres Parepare menggelar rapat pembentukan panitia, ini dalam rangka memperingati Hut Satpam Ke-37 Tahun 2017, bertempat di Gedung Baruga Pratistha, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, rabu (22/11/2017).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas, Akp Syarifuddin di dampingi Kaur Bin Ops Sat Binmas Ipda Marino, S.Pd, S.Pd.i, S.Sos, S. H, M.H Bersama PS. Kanit Binkamsa Aiptu Fredrik dan personil Sat Binmas serta di ikuti oleh Delapan Belas Perwakilan dari pimpinan Instansi bagi pengguna Satpam diwilayah hukum Polres Parepare.

Kasat Binmas, Akp Syarifuddin mengatakan pembentukan panitia ini, dalam rangka HUT Satpam yang ke 37 tahun 2017 yang akan di laksanakan tanggal 30 Desember 2017. Karena mengingat Hari Ulang Tahun itu sangat penting, kita harus persiapan sudah jauh-jauh sebelumnya melakukan kegiatan pembentukan panitia, baik pelaksanaan upacara maupun rangkaian kegiatan seperti anjangsana di rumah Satpam yang sakit, penilaian kepada Satpam, pertandingan Bola Voli, Senam Tongkat, Beladiri Polri, Senam Borgol, lomba Keterampilan, Bakti Sosial serta Donor Darah.

Lebih lanjut, Akp Syarifuddin menjelaskan kegiatan ini sudah harus kita rapatkan untuk di musyawarahkan bersama semua panitia, selain kita libatkan diluar anggota polri, kita juga melibatkan dari pengguna Satpam. Sebagai panitia pelaksana upacara nantinya, harapan saya mari kita sama-sama untuk bekerjasama mensukseskan kegiatan ini, tanpa dukungan para bapak kegiatan ini tidak akan terlaksana dengan baik. [ROJI]

29 Aug 2017

Penutupan Porseni Berlangsung Tertib dan Aman

KSATRIA, (BSP)–Penutupan Porseni BPDSI XII Tahun 2017 berlangsung tertib dan aman sesuai dengan target. Kegiatan penutupan ini juga dibarengi dengan satu kegiatan penarikan undian Simpeda yang diselenggarakan di Hotel Intercontinental, Bandung, Minggu (27/8/2017).

Kegiatan penutupan Porseni ini, Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa Joko PN Utomo turun langsung memantau situasi pengamanan serta memberikan spirit dan semangat bagi para jajaran security guard dalam menjalankan tugasnya.

Acara penutupan Porseni BPDSI XII Tahun 2017 dihadiri oleh para tamu VVIP selain para pejabat tinggi internal bank bjb, juga unsur pejabat muspida dan seluruh unsur direksi atau pimpinan BPD seluruh Indonesia. Acara juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.
Joko menghimbau kepada jajaran security untuk pengamanan diminta extra ketat, untuk Ring 1 kami turunkan sebanyak 30 personil security guard, dan 50 personil security guard beserta unsur Polri dan TNI yang berada di Ring 2 dan 3.
Menurut Suherman Komandan Sektor PT. Bravo Satria Perkasa Bandung Raya mengatakan,  penjagaan ini extra ketat untuk pelayanan para tamu undangan. “Kami telah menempatkan beberapa personil security khusus yang telah saya ploting di berbagai tempat dan di dalam gedung hotel, yang paling utama saya menempatkan security terbaik yang saya ploting dipintu masuk utama dimana pintu itu akan dilewati oleh para pejabat tinggi atau tamu VVIP,” katanya. [RO/IVN]
 

 

27 Aug 2017

BSP Dipercaya Jaga Keamanan Porseni BPDSI XII di Bandung

KSATRIA, (BSP)–Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) ke XII tahun 2017 diselenggarakan di Bandung.

Tahun ini, tim pengamanan acara Porseni yang berlangsung selama 4 hari mulai dari tanggal 24-27 Agustus 2017 dikawal langsung oleh tim pengamanan dari PT. Bravo Satria Perkasa (BSP).

Menurut Ivan Soviyan, Tim BSP Bandung mengatakan, Bravo mendapat kepercayaan kembali oleh klien yaitu bank bjb untuk mengamankan jalannya acara kegiatan Porseni dan penarikan undian Simpeda.

Ivan mengatakan, acara Porseni BPDSI ini diikuti oleh 26 Bank BPD se Indonesia dan 1.742 peserta atau atlet dan official. ”Kami, Bravo Satria Perkasa ditunjuk oleh bank bjb dimulai dari mengurus perizinan ke pihak kepolisian dan TNI sampai unsur masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, BSP juga mendapatkan tugas dalam pengamanan khusus para tamu VIP  dan VVIP.

“Acara ini akan dibuka besok oleh Gurbenur Jawa Barat, akan hadir juga Gubernur Banten, Ketua OJK dan Gubernur BI. Juga dihadiri oleh Ketua dewan Komisioner OJK,” jelasnya.

Acara yang akan berlangsung selama 4 hari ini mempertandingkan berbagai cabang olahraga yaitu: futsal, basket, silhouete & rapid fire pistol, tenis lapangan, golf, billiard, karate, tenis meja, catur, volley indoor, volley pantai, bulu tangkis.

Sedangkan cabang seni yang diperlombakan adalah duta bank, show performing, menghitung uang, pop singer, grup band, folk song, MTQ. [RO]

Translate »
error: Content is protected !!