25 Jun 2021

ABUJAPI Menghimbau BUJP untuk Vaksinasi Satpam

KSATRIA | Jakarta–Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro diperkuat selama 14 hari, terhitung sejak 22 Juni sampai 5 Juli 2021.

Selama masa tersebut, kegiatan perkantoran yang berada di zona merah atau risiko tinggi Covid-19 wajib menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi 75 persen karyawan. Hanya 25 persen karyawan yang boleh bekerja dari kantor atau work from office (WFO).

Ketentuan itu diputuskan dalam rapat terbatas yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, serta sejumlah menteri dan kepala lembaga terkait, Senin (21/6/2021) lalu.

“Bahwa kegiatan perkantoran atau tempat kerja ini baik oleh K/L (kementerian/lembaga) sudah ada surat edaran daripada Menteri PAN-RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi), demikian pula untuk pengaturan BUMN dan BUMD ini di zona merah ini WFH-nya 75 persen,” kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-ABUJAPI) Agoes Dermawan mengatakan, diberlakukannya PPKM lagi hingga Juli mendatang menuntut satpam sebagai garda terdepan semakin waspada untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes).

“Kami menghimbau kepada seluruh perusahaan jasa pengamanan di bawah ABUJAPI beserta user untuk memberikan perhatian kepada satpam yang berjaga di garda terdepan di lingkungan kerjanya. Mereka harus memiliki stamina yang fit agar tidak terjadi penularan covid dari para tamu atau karyawan yang ada,” ungkapnya kepada Jurnal Security, Kamis (24/6).

Agoes menjelaskan, sebagai garda terdepan di lingkungan kerjanya, para satpam harus sudah divaksin agar mereka memiliki kekebalan dari virus yang terus meningkat belakangan ini. “Kami menghimbau agar BUJP untuk bisa menyelenggarakan vaksinasi untuk para satpamnya,” ujarnya.

Agoes menambahkan, dalam waktu dekat ini Polda Metro Jaya (PMJ) juga akan menyelenggarakan vaksinasi untuk 5.000 satpam. Tujuannya adalah agar satpam di wilayah PMJ memiliki daya kekebalan terhadap virus Covid-19.

“Semoga pandemi ini lekas terkendali sehingga kegiatan bisnis bisa berjalan lancar kembali. para BUJP juga bisa menjalankan tugasnya melalui satpamnya sehingga tercipta kondisi yang aman dan nyaman,” jelasnya. [admin]

01 May 2021

Satpam BSP Amankan Acara RUPSLB Bank Permata di Jakarta

KSTARIA | Jakarta–PT Bank Permata Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa (27/4). Pelaksanaan RUPST dan RUPSLB ini diselenggarakan dengan mengikuti semua prosedur pencegahan virus Covid-19 yang diwajibkan oleh pemerintah dengan ditunjang sarana elektronik yang disediakan oleh PermataBank.

Dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui pengangkatan Chalit Tayjasanant sebagai Direktur Utama Bank Permata menggantikan Ridha D.M. Wirakusumah yang mengundurkan diri berdasarkan suratnya tanggal 18 Februari 2021.

Selama tahun 2020, Bank Permata terus mempertahankan kinerja keuangan yang solid di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi sebagai dampak dari pandemi COVID-19 dan ketidakpastian ekonomi global.

Acara RUPSLB yang digelar di Gedung WTC Jakarta ini diamankan oleh satuan pengamanan dari PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) dengan mengenakan pakaian batik. Para satpam BSP selalu melayani dalam pengamanan sesuai dengan protocol Kesehatan hingga acara selesai dan berjalan lancar. [Adm]

25 Feb 2021

Mengenal Delapan Pilar Perilaku dalam Perusahaan

Oleh: H. Djarot Soeprianto || Direktur PT. Bravo Satria Perkasa (BSP)

Dalam dunia kerja kita lebih menginginkan adanya sosok yang punya integritas daripada orang pintar. Orang pintar bisa saja terpeleset dalam kejahatan tapi kalau orang berintegritas walaupun belum pintar, ia bisa menjadi pintar karena belajar dan diajarkan. Disinilah kita membuat 8 perilaku di perusahaan untuk menjadi one team, one mission dan one goal.

Delapam perilaku perusahaan seperti ini ibarat 8 penjuru arah mata angin dunia. Di mana 8 perilaku ini satu sama lain saling mengisi dan melengkapi. 8 perilaku itu adalah;

1. Kedisiplinan menjalankan aktivitas kerja berdasarkan ketepatan ukuran-ukuran peraturan perusahaan, ketepatan waktu dan komitmen dalam menjalankan janji yang diucapkan. Kedisiplinan juga mengacu pada tatanan norma budaya, agama, hukum dan sebagainya.

Disiplin diri merupakan suatu siklus kebiasaan yang kita lakukan secara berulang-ulang dan terus menerus secara berkesinambungan sehingga menjadi suatu hal yang biasa kita lakukan. Sehingga disiplin ini menjadi sebuah kebiasaan baik yang bisa mempengaruhi perilaku sehari-hari dan mengarah pada tercapainya keunggulan dalam bekerja.

Praktiknya di perusahaan, jika jam kerja dimulai dari pukul 08.00 – 17.00 kita harus disiplin. Kita juga tunduk kepada peraturan tentang ketenagakerjaaan, BPJS dan undang-undang lainnya. Jika kita tidak disiplin, nanti akan timbul perilaku yang tidak baik. Disiplin dimulai dari individu sendiri. Maka perilaku disini adalah menjalankan kerja berdasarkan ketepatan ukuran-ukuran aturan kerja.

2. Bertanggung jawab yaitu tindakan-tindakan individu yang didasarkan pada niat atau motivasi yang baik dan benar, dijalankan dengan cara-cara yang baik dan benar, serta dengan kesadaran pribadi bersedia menerima konsekuensi atas tindakannya tersebut.

Perasaan tanggung jawab dalam pekerjaan sangat langka. Begitu mudahnya seseorang menuding orang lain bila ada kegagalan dalam pekerjaan atau proyek tertentu; hanya sedikit orang yang mau dengan cepat mengakui kesalahannya. Justru membuat alasan dengan mencari-cari kesalahan orang lain.

Bekerja dengan sikap yang penuh tanggung jawab memang bukan karakter yang muncul dengan mudah, nilai itu harus dilatih setiap saat. Marilah kita bersama sama untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dan rasa ingin maju kita terhadap suatu pekerjaan yang sedang dan yang akan kita lakukan sekarang maupun nanti.

3. Cepat tanggap dan berinisiatif. Perilaku cepat adalah penggunaan waktu yang efisien. Tanggap adalah kepedulian untuk memperbaiki hal-hal yang diketahui tidak benar atau kurang etis. Sedangkan berinisiatif adalah kemampuan antisipatif atas situasi atau persoalan yang potensial muncul.

Inisiatif tidak saja dalam perilaku namun juga dalam gagasan yang berujung terjadinya perbaikan kerja. Misalnya seorang danru atau komandan wilayah melihat sesuatu yang terjadi di lapangan yang sebenarnya tidak baik misalnya ada orang membuang sampah sembarangan, bisa juga dia mengingatkan tanpa merasa itu adalah tugas cleaning service.

4. Ahli di bidangnya yaitu kemauan untuk selalu mengembangkan diri sehingga senantiasa selaras dengan tuntutan pekerjaan dan organisasi. Pengembangan diri harus melebihi dari tingkatan mampu, dimana diharapkan yang bersangkutan dapat memperdalam kapasitasnya sehingga menjadi ahli dibidangnya.

Misalnya, ketika kita rekrut anggota sekuriti, kita harus menghargai profesi sekuriti dengan cara mendidiknya, tidak asal ada orang diberi seragam satpam lalu ditugaskan. Kalau semua sudah ahli di bidangnya kita akan dengan mudah membangun tim yang kuat.

5. Mampu bekerajasama. Mampu bekerja sama ini juga menjadi bagian perilaku kita bagaimana seseorang mampu bekerjasama dalam arti terus menerus mengupayakan terjadinya kerjasama yang baik dan benar, serta meminimalkan kecenderungan untuk mementingkan kepentingan pribadi.

Kerja sama tim  merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap perusahaan kedepannya. Kerjasama tim sangat diutamakan, karena jika pegawai-pegawainya tidak mempunyai rasa dedikasi dan kerja sama yang baik tentunya perusahaan tersebut akan menemukan kesulitan dalam mencapai sebuah target.

6. Efektif dalam berkomunikasi, adalah kemampuan untuk mendengarkan pendapat pihak lain, memahaminya dengan benar dan kemudian meresponnya secara tepat. Dalam suatu organisasi atau perusahaan, untuk mencapai tujuan bersama diperlukan kerjasama dari anggota-anggota yang ada di dalamnya. Pentingnya menjalin kerjasama dalam organisasi akan berdampak positif terhadap kinerja yang efektif. Salah satu hal yang mengawali lahirnya kerjasama adalah jalinan komunikasi yang baik. Komunikasi merupakan hal terpenting dalam keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan.

7. Peka dan peduli untuk kebaikan, memiliki ambang batas optimal atas rangsangan lingkungan yang memerlukan reaksi untuk perbaikan dan pengembangan. Peduli adalah sikap yang dimunculkan dalam perilaku dimana seseorang menunjukkan perhatian khusus pada kondisi yang kurang semestinya dan perlu dibenahi untuk perbaikan.

Untuk melatih kepekaan ini salah satu contoh, di gedung ada tulisan Exit. Begitu lampu mati emergencynya tidak menyala. Begitu dicek ternyata tidak dinyalakan. Seharusnya, setiap hari harus dikontrol dalam keadaan normal untuk memastikan ketika terjadi lampu mati atau kejadian lain tidak semakin parah. Ini betul-betul kita perhatikan dan kita sampaikan kepada tim bahwa kita ini perusahaan jasa. Ketika ada kejadian lampu mati, tamu yang ada di sini bisa menyelamatkan diri. Kita tidak bisa berkelit kalau kita tidak tahu. Justru kita harus tahu karena kita perusahaan sekuriti yang menjaga pengamanan.

8. Tidak Menyalahgunakan Jabatan adalah perilaku untuk tidak memanfaatkan fasilitas atau sumber daya perusahaan untuk kepentingan pribadi. Contoh ada 10 orang mengantri di bank, sementara yang ke 11 datang oleh satpam ditaruh pada antrian nomor 2, ini sudah menyalahgunakan jabatan. Kapasitas penyalahgunaan jabatan ini bisa berbeda-beda di tingkatan. Untuk itu masing-masing departemen atau supervisor mengontrol penyalahgunaan jabatan. Kita akan selalu berkoordinasi di semua lini bagian dan bagian lain untuk melihat dan mengontrol ke bawahannya.[]

23 Feb 2021

Koperasi BSP Cairkan SHU 2 Milyar lebih di Masa krisis

KSATRIA  | Jakarta—Koperasi PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menggelar rapat anggota secara virtual, Sabtu (20/02). Rapat diikuti oleh sekitar 80 wali anggota yang masing-masing mewakili sekitar 65 anggota koperasi BSP di seluruh Indonesia.
Menurut Ketua Dewan Pengurus Koperasi BSP Julia Widiawati, rapat ini digelar secara virtual karena untuk meminimalisir berkumpulnya orang banyak di suatu tempat yang rentan terhadap penyebaran virus covid-19.

“Tujuan kami mengadakan rapat anggota security secara virtual ini adalah untuk mematuhi standard protokol kesehatan sekaligus sebagai upaya kami dalam memutus rantai penyebaran virus covid-19 tanpa mengurangi esensi dari rapat anggota koperasi tahun ini,” jelas Julia.

Sementara itu Ketua Pengawas Koperasi BSP Y.B Krisnawan mengatakan pihaknya bersyukur berhasil melewati tahun 2020 dengan baik dan merupakan tugas kami bersama untuk melakukan pengawasan atas kinerja Pengurus dan Staff Koperasi Security BSP selama periode 2020.

“Berdasarkan pengamatan hasil kinerja secara garis besar dapat dikatakan pengelolaan koperasi BSP dapat dikategorikan cukup berhasil akan tetapi seluruh jajaran pengurus dan staf koperasi BSP harus terus melakukan pengembangan usahanya,” jelasnya.
Krisnawan mengakui, meskipun dalam pelaksanaannya masih banyak kendala-kendala yang dihadapi, namun pengurus bersama seluruh karyawan dapat menjadikannya sebagai sebuah penyemangat dan kebersamaan dalam kerja tim yang harus selalu dibangun.


“Semua kesuksesan pada tahun 2020 ini tentunya tidak terlepas dari kontribusi keaktifan dan peran serta seluruh anggota baik secara langsung maupun tidak langsung,” ungkapnya.

Krisnawan menghimbau kepada anggota security ataupun karyawan BSP yang belum menjadi anggota koperasi agar segera mendaftar menjadi anggota Koperasi Security BSP. “Perlu kita ingat bahwa keberhasilan ini tidaklah menjamin keberhasilan dimasa mendatang, maka dari itu kita masih harus meningkatkan semangat pantang menyerah untuk terus membangun Koperasi Security BSP,” paparnya.



Ia menambahkan, hal itu bukan hanya tanggung jawab pengawas, pengurus beserta para karyawan saja, melainkan merupakan tanggung jawab kita semua sebagai anggota koperasi dalam memajukan koperasi yang memiliki motto “Menuju Security Sejahtera”.
“Kami sebagai pengawas bersukur atas prestasi yang sudah kita raih pada tahun 2020 ini dengan harapan dan dukungan dari semua pihak dapat mencapai hasil kinerja yang lebih baik pada tahun mendatang,” tuturnya. [Adm]

19 Aug 2020
HUT RI 75

Bravo Satria Perkasa Gelar Upacara Peringati HUT RI ke-75

KSATRIA | Jakarta–PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) seluruh Indonesia menggelar upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-75 dengan cara mengibarkan bendera merah putih yang diikuti oleh personil BSP secara terbatas di masing-masing wilayah.

Peringatan HUT RI ke-75 tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pandemi covid-19 telah menjadikan perubahan dalam beraktivitas. Termasuk dalam menyelenggarakan upacara HUT RI ke-75.

Meski di tengah pandemi, BSP tetap menggelar upacara secara khidmat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

Upacara ini diikuti oleh hampir seluruh anggota satpam BSP dan beberapa orang dari klien/pengguna jasa.

Petugas upacara dipercayakan oleh para anggota satpam BSP. Upacara dimaksudkan sebagai rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia dari penjajah, serta mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur demi memerdekakan Indonesia. [admin].

24 Apr 2020

ABUJAPI Peduli Satpam On The Road di Jakarta

KSATRIA | Jakarta–Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-ABUJAPI) menggelar “ABUJAPI Peduli Satpam On The Road“ di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan terselenggara kerjasama dengan para BUJP dan Binmas Polda Metro Jaya.

Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Badya Wijaya mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Binmas Polda Metro Jaya terhadap para satpam yang terdampak virus Covid-19 di wilayah Polda Metro Jaya.

Dalam pesannya kepada satpam yang diberi bantuan paket sembako, Badya menyampaikan pesan agar tetap bersabar dan bertugas secara profesional di tengah pandemi Covid-19 ini. “Tetap bersabar, jalankan tugas dengan baik, jaga kesehatan, tetap jaga jarak,” demikian pesannya saat memberikan bingkisan paket sembako untuk satpam di STC Senayan Jakarta, Kamis (23/04).

Sementara itu Ketua Pelaksana Taufiq Utama mengatakan, ABUJAPI telah melakukan penggalangan dana dari para BUJP untuk melakukan Bakti Sosial ini. “Kemarin kami serahkan secara simbolis bantuan sembako ke satpam di kantor ABUJAPI,” ungkapnya kepada Jurnal Security.

Taufiq menjelaskan, kegiatan “ABUJAPI Peduli Satpam On The Road” ini diawali di site STC Senayan Jakarta dan bantuan langsung diserahkan oleh Dirbinmas PMJ dan beberapa pengurus ABUJAPI. “Semoga bantuan ini bisa meringankan beban rekan-rekan satpam di tengah pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Taufiq menjelaskan ada dua target bakti sosial ini yaitu untuk meringankan beban dan memberi dukungan moral bagi para satpam yang terkena PHK atau dirumahkan.

“Selain itu untuk memberikan dukungan moral bagi para satpam yang masih aktif bekerja agar tetap sehat dan eksis dalam bertugas,” jelasnya.

Dalam acara penyerahan paket sembako ini Kombes Pol. Badya Wijaya Dirbinmas Polda Metro Jaya didampingi juga oleh Kasubdit Bin Satpam Dit Binmas Polda Metro Jaya AKBP Doni Satria Sembiring serta para pengurus ABUJAPI. [adm]

 

04 Mar 2020
bsp dufan

Srikandi BSP Gathering di Dufan Ancol

KSATRIA| Jakarta—Head Office PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menyelenggarakan gathering untuk para pegawai wanita BSP di Dunia Fantasi – Ancol Jakarta Utara, Sabtu (01/03/2020).

Gathering para Srikandi BSP ini bertujuan untuk mempererat rasa kebersamaan dan kekeluargaan antar pegawai wanita, sekaligus sebagai ajang penyemangat di tengah kesibukan bekerja.

Para peserta Nampak antusias menikmati gathering ini. Mereka memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk bergembira di beberapa wahana yang ada di dunia fantasy.

Acara yang dimulai dari pagi ini, berakhir hingga makan malam bersama. Pada momen tersebut tak lupa digunakan untuk foto-foto bersama, berdiskusi santai dan melepas tawa antar pegawai. [roj]

 

21 Jan 2020

BSP Sumatera Latih Satpam Tingkatkan Kualitas Diri

KSATRIA| Sumatera–Bravo Satria Perkasa (BSP) Area Sumatera dalam sepekan ini menggelar berbagai kegiatan di beberapa project BSP. Kegiatan dimulai sejak tanggal 11-16 Januari 2020.

Menurut Head of Area BSP Sumatera Yudhi Erlambang mengatakan, bahwa kegiatan ini sebagai bentuk upaya BSP dalam meningkatkan kualitas para satpam BSP.

Kegiatan ini, tambah Yudhi, latihan rutin ini juga sebagai upaya memperkuat fisik dan mental anggota BSP yang sedang bertugas di pengguna jasa BSP. “Giat ini diadakan di beberapa kota, seperti Padang, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Kepri,” ungkapnya.

Yudhi menjelaskan, kemampuan yang terus ditingkatkan akan berdampak pada layanan yang akan dilakukan oleh petugas satpam yang ada di lapangam.  “Latihan anggota dilakukan, demi totalitas dalam menjaga keamanan asset perusahaan pengguna jasa BSP,” ujarnya. [roj]

07 Jan 2020

Tim BAGANA BSP Evakuasi Korban Banjir

KSATRIA| Jakarta–Intesitas hujan yang tinggi di awal tahun 2020 menyebabkan beberapa daerah terendam banjir, di antaranya di Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang. Menyikapi bencana banjir yang melanda wilayah Jabodetabek ini, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menurunkan tim Aksi Tanggap BAGANA (Bravo Siaga Bencana) sejak tanggal 1 Januari 2020.

Tim BAGANA yang dipimpin langsung oleh Direktur PT Bravo Satria Perkasa (BSP) H. Djarot Soeprianto ini langsung terjun ke lapangan untuk membantu korban banjir, terutama adalah mitra pengguna jasa BSP.

Menurut Direktur BSP, H. Djarot Soeprianto bencana banjir yang melanda di beberapa wilayah Jabodetabek ini telah merendam sebagian warga, termasuk di dalamnya mitra pengguna jasa BSP. “Kami menerjunkan tim BAGANA untuk mengevakuasi mitra kami yang terdampak bencana banjir,” ungkapnya.

Operasi evakuasi dengan perahu karet ini terus dilakukan oleh Tim BAGANA hingga air surut dan perahu karet sudah tidak diperlukan lagi. “Semoga apa yang menjadi langkah kami ini bisa memberikan manfaat bagi mitra yang terdampak banjir,” tuturnya. [roj]

 

20 Aug 2019

Ksatria dari Makassar Peraih Best Excellence 2018

KSATRIA| Jakarta–Nada biacaranya jelas, tegas dan mudah dipahami, saat tim media BSP menghubungi pria yang baru saja meraih penghargaan sebagai sekuriti terbaik 2018. Ya, anggota sekuriti BSP wilayah Makassar, ini baru saja menyabet gelar prestasi sebagai sekuriti terbaik tahun 2018 dalam ajang penghargaan BRI Excellence  Award Tahun 2018 kategori Satpam.

“Iya Pak, maaf saya lagi di Malaysia mengikuti public course sama teman-teman pemenang BRI Excellence Awards 2018,” paparnya melalui sambungan teleponnya belum lama ini.

Saat itu Ahmad tengah berada di negeri Jiran Malaysia. Ia baru saja mendapatkan kesempatan mengikuti public course dan branchmark ke beberapa instansi perbankan di Malaysia bersama pemenang BRI Excellence Award 2018. Kegiatan bertajuk BRI Excellence Award kategori Employee Non Marketing dan Best Culture, tersebut berlangsung pada tanggal 5 – 9 Agustus 2019. Ahmad belajar tentang komunikasi skill, branchmarking, dan tak ketinggalan agenda city tour ke beberapa kota favorit di Malaysia.

PT Bravo Satria Perkasa (BSP) tak pernah kehabisan para ksatria penjaga dengan berbagai talentanya di bidang pengamanan. Disela-sela makan malam di restoran favorit Malaysia, Ahmad menjelaskan sejak hari pertama ia melakukan kunjungan ke salah satu perusahaan bidang financial yang cukup maju. Dilanjutkan ke Maybank, untuk branchmar lalu ke kota Penang dan Kuala Lumpur.

Pria kelahiran Makassar, 5 September 1985 ini belajar tentang financial teknologi yang menjadi tambahana wawasan keilmuan bertugas sebagai sekuriti di perbankan, selain komunikasi skill. Acara ini diikuti 13 orang yang semuanya adalah pemenang lomba dalam beberapa kategori dari beberapa wilayah di Indonesia.

Seperti diketahui, tahun 2018 Ahmad mengikuti kompetisi sekuriti terbaik dari beberapa  anggota sekuriti yang bertugas di BRI. Dimulai dari tingkat Kantor Wilayah (Kanwil) mereka yang lolos akan masuk tingkat nasional. Kriteria peserta lomba pun cukup ketat. Diantaranya, pernah terpilih sebagai the best frontline dalam dua tahun terakhir, menjadi peserta smart competition minimal tingkat Kanwil, tidak sedang terindikasi kasus dan memiliki masa kerja minimal 2 tahun. Semua kriteria itu ada pada sososk Ahmad yang memang sering dipercaya untuk  mewakili cabang dalam beberapa kompetisi.

Dalam ajang Best Excellence BRI 2018, lanjutnya, masing-masing peserta sekuriti diuji penguasaan tentang produk knowledge dan komunikasi skill. Konsep perlombaannya, menurut Ahmad dilakukan dengan format cerdas cermat yang diikuti 19 kanwil seluruh Indonesia.

“Anggota akan diuji kecepatan menjawab pertanyaan dari panitia lomba. Sangat seru sekali dan lomba finalnya di JCC (Jakarta Conventional Center),” paparnya.

Untuk itu sejak jauh-jauh hari, Ahmad mempersiapkan khusus tentang produk knowledge dan komunikasi skill. Kompetisi paling menantang, lanjutnya, semua peserta akan dnilai kinerjanya sehari-hari. Nantinya peserta kompetisi ini akan dipantau oleh tim pemantau khusus selama beberapa waktu, yang tidak diketahui keberadaan penilainya dan kapan peninjauannya. Sehingga semua peserta benar-benar harus selalu siap bertugas setiap harinya dengan kedisiplinan dan memaksimalkan skill.

Suami dari Madina, ini mengaku bangga bisa bekerja dengan baik, sampai bisa mengalahkan peserta dari beberapa wilayah termasuk dari Jakarta. Baginya, pengalaman ini setidaknya menjadi pelajaran  berharga bahwa, anggota sekuriti harus selalu bekerja sebaik-baiknya dimana saja dan kapan saja.

Kuncinya, lanjut ahmad, mencintai dan menyukai pekerjaan yang diterima, kalau bisa nasabah selalu mendapatkan pelayanan maksimal agar merasa terlayani dan mencari-cari pelayanan seperti yang mereka inginkan.

Disamping itu juga harus terus mengupdate ilmu pengetahuan, skill komunikasi dan kesopanan. Menurutnya, sertiap orang memiliki cara bemaca-macam, tapi yang penting bangga dan senang dengan pekerjaan yang diterimanya.

Salah satu yang membanggakannya, selain bisa melayani nasabah yang berdampak pada kemajuan pelayanan, juga bisa meraih prestasi dari BRI Excellence. Apalagi melayani dan berkomukasi dengan nasabah merupakan hobinya.

Ahmad tak menampik sebagai anggota sekuriti dirinya dituntut juga memberikan rasa aman kepada siapa saja yang berada di wilayahnya. Terkadang ancaman itu bisa muncul dari luar, yang jelas, menurutnya, sebelum mengemban tugas kerja harus memiliki persiapan matang baik skill individu, usaha persuasive dan preentif agar semuanya terciptakan situasi aman dan nyaman.

Apalagi menurutnya, BRI Makassar termasuk kantor pelayanan yang sibuk. Sehingga seorang sekuriti tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan tapi juga memberikan pelayanan yang menyenangkan.  Menurutnya, anggota sekuriti yang ditugaskan di perbankan harus mengedepankan kesabaran sebab setiap nasabah memiliki karakter berbeda-beda. Dengan kesabaran, tambahnya, anggota sekuriti akan bisa lebih maksimal menjalankan tugasnya sekaligus mengurangi risiko kekecewaan pelanggan.

“Semua pekerjaan ada resikonya, kalau kita sudah punya persiapan Insya Allah semua tantangan bisa dilewati,” paparnya.

Ayah dari Muh Dzakir Rizkullah dan Muh Fahmi Dzikrullah ini dulunya tak terfikir menjadi sekuriti. Sejak lulus SMA, cita-citanya ingin menjadi polisi. Tahun 2005, Ahmad mengikuti seleksi polri tapi tidak lolos. Karena harus menunggu 1 tahun yang terlalu lama, lanjutnya, Ahmad memilih bekerja di perusahaan sekuriti di PT Cindi yang bertugas di Bank NISP.

Profesi ini ia tekuni sampai pada tahun 2010 menjadi anggota sekuriti PT Bravo Satria Perkasa (BSP). Berbekal sertifikat gada pratama yang dimilikinya, Ahmad menjalani tugas sebaik-baiknya.

Tentu ia merasakan adanya perbedaan di perusahaan sekuriti tersebut. Diantaranya, Ahmad mengakui bahwa kerja di BSP yang berkantor pusat di Jakarta Timur tersebut, ada hubungan keakraban antara anggota dan pimpinan sekuriti. Dengan atasan seperti keluarga sendiri, namun tetap menjaga profesionalitas.

Selain itu, lanjutnya, di BSP selalu terbuka kesempatan bagi anggota sekuriti meningkatkan talentanya dengan mengikuti lomba-lomba yang diadakan instansi dan mitra kerjasama. Tak heran jika Ahmad sudah mengikuti perlombaan sampai meraih 6 penghargaan diantaranya  berhasil meraih Best Excellence tahun 2018.

Tentu dengan prestasi yang diraihnya tidak membuat dirinya jumawa. Pria yang hobi berolahraga main bola dan tenis meja, ini hanya berusaha menjalani tugas terbaik dari BSP dan ingin menjadi kebanggaan keluarganya.

Baginya, sekuriti adalah pekerjaan mulia. Dari tugas yang diembannya, selalu berkaitan dengan pelayanan, keamanan dan kenyamanan, ketika bisa melayani orang lain dengan baik, dan bisa menjaga kemananannya, disitulah wujud kemanfaatannya.

“Profesi sekuriti juga tak kalah dengan profesi lainnya, meraih juara dan bisa jalan-jalan ke luar negeri serta hadiah uang tunainya,”akunya bangga.

Ia berpesan kepada anggota lainnya, cintailah pekerjaaan itu, jalani dengan suka cita, dan berprestasi dimana saja dan kapan saja selama kesempatan itu ada kesempatan. Disamping itu, sekuriti juga harus terus belajar agar bisa meningkatkan diri ke jenjang lebih baik dan memaksimalkan diri berperan sebagai ksatria penjaga untuk semua orang yang membutuhkannya.

“Semoga kedepannya bisa lebih baik, BSP bisa terus maju dan kompak, menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.[muh]

Translate »
error: Content is protected !!