13 Jul 2021

Inilah Pemenang Lomba Kreatifitas HUT BSP ke-19

KSATRIA | Jakarta–Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) yang ke-19, BSP menggelar lomba tiga jenis kreatifitas, yaitu stand up comedy digital, sketsa comedy dan fotografi.

Sebelumnya, Ketua Panitia Ilal Dwi Zufatresa mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tahun ketiga BSP menyelenggarakan lomba, awalnya hanya untuk internal BSP, sekarang peserta untuk umum.

Perlombaan dimulai tahun 2019 hanya untuk kalangan departemen dan area internal BSP, tahun 2020 meningkat untuk seluruh Satpam BSP, dan tahun 2021 perlombaan diikuti oleh umum.

Lomba yang mengambil tema Tugas Mulia Satpam ini memperebutkan total hadiah sebanyak Rp 10 juta. Adapun penutupan lomba akan berakhir pada 10 Juli 2021.

Gelaran lomba yang dimulai sejak tanggal 25 Juni 2021 ini berhasil menarik 30 peserta ikut andil dalam perlombaan tahunan ini. Para pemenang pun selain dari karyawan atau satpam BSP ada juga dari luar BSP.
Berikut adalah nama-nama pemenang lomba:

  1. FOTOGRAFI
    JUARA I : Eko Prasetyo (Satpam Bank Sumut) judul “Bidadari Kecil yang ku muliakan sampai akhir hayat”. Hadiah Rp.1.000.000
    JUARA II : Moch Hafiz (Karyawan BSP HO), judul “Berangkat Tugas”. Hadiah Rp.750.000
    JUARA III : Maria Aulia (Satpam Wanita), judul “Menu Makan Satpam”. Hadiah Rp.500.000
  2. STAND UP COMEDY DIGITAL
    JUARA I : I Made Budiarsa (Satpam di Bali), Hadiah Rp.1.500.000
    JUARA II : Asip (Satpam BSP HO), Hadiah Rp.1.000.000
    JUARA III : Memed (Satpam di Banten) Hadiah Rp.500.000
  3. VIDEO SKETSA COMEDY
    JUARA I : Robby Okto (Satpam Commbank) judul: “Tak Berjudul” Hadiah Rp.2.500.000
    JUARA II : Agus Mulyono (Dansek Palangkaraya) judul: “Selalu Disiplin”. Hadiah Rp.1.500.000
    JUARA III : Eko Prasetyo (Satpam Bank Sumut) judul ”Ikhlas dan bersyukur”. Hadiah Rp.1.000.000
12 Jul 2021

ABUJAPI Ikutkan Program Vaksinasi Satpam di Mall Citos

KSATRIA | Jakarta–Pemerintah terus melakukan percepatan vaksinasi agar masyarakat memiliki imun yang kuat sehingga bisa terhindar dari virus Covid-19 yang hingga sekarang masih merajalela di Indonesia.

Salah satu lokasi percepatan vaksinasi di wilayah Jakarta Selatan bertempat di Mall Cilandak Town Square. Kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan tanggal 12 Juli 2021 hingga 19 Juli 2021 ditinjau langsung oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Plt Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Isnawa Adji.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kegiatan percepatan vaksinasi di Jakarta Selatan, berjalan dengan baik dan lancar. Isnawa menjelaskan, kegiatan vaksinasi di Mall Cilandak Town Square ditargetkan 1.000 orang per hari.

Ketua 11 Bidang Korwas Bintek Profesi Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Brata Santosa mengatakan kegiatan vaksinasi ini disupport langsung oleh Badan Intelijen Strategis (BAIS TNI).

Menurut Brata, ABUJAPI mendapatkan kesempatan untuk mengikutkan satpam yang ada di BUJP untuk divaksin. “Ini menjawab audiensi ke MPR beberapa waktu lalu, kita sampaikan kepada beliau tentang fungsi satpam sebagai garda terdepan maka anggota perlu mendapatkan vaksinasi, gayung bersambut kita dimasukan dalam program ini,” jelasnya kepada Jurnal Security, Senin (12/07).

Menurut Brata, ABUJAPI rencananya akan mengikutsertakan 2000 satpam untuk ikut vaksinasi gratis di Citos ini. “Kita berada di ring paling depan sebagai tenaga pengamanan yang berhadapan dengan masyarakat, karena itu ABUJAPI mengadakan program vaksinasi terhadap anggota di selusurh Indonesia, khususnya sekarang di Jakarta,” ujarnya.

Brata berharap, ke depan agar para satpam di Indonesia bisa mendapatkan vaksin dengan gampang dan cepat, sehingga dalam melaksanakan tugas tidak takut lagi. “Setidaknya kita sudah punya benteng diri sebelum kita berhadapan,” tegasnya. [Adm]

10 Jul 2021

Wadirbinmas Polda Jabar: Jaga Marwah Satpam Ini

KSATRIA | Bandung–Wadir Binmas Polda Jabar AKBP Mohammad Rois, SIK, MH menutup secara resmi pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan PT. Graha Yutaka Muda (Gada-86) tingkat Gada Pratama Angkatan ke-9 di Bandung, Senin (29/6/2021).

Dalam paparannya, Rois mengatakan, bahwa tugas pokok satpam sebagai pengemban keamanan di lingkungan kerja tidaklah mudah dalam pelaksanaannya, oleh sebab itu calon satpam diberikan pendidikan agar punya pengetahuan, keterampilan dan bimbingan pembinaan mental dan kepribadian.

Rois menambahkan, diklat ini harus memberikan warna dan menunjukan satpam yang punya kualifikasi sehingga satpam mampu dan mau dan tidak ceroboh dalam bertindak, oleh karena itu harus mengimplentasikan apa yang didapat dari pendidikan ini.

“Satu catatan saya yang perlu saya ingatkan kepada satpam yang selesai melaksanakan diklat. Mulai detik ini anda berubah status menjadi satpam Indonesia. Perubahan ini karena telah mengikuti salah satu persyaratan menjadi satpam yaitu pendidikan dan Latihan.

Mengapa perlu, karena pekerjaan satpam bukan pekerjaan yang biasa tapi diakui dan dipahami masyarakat sebagai suatu profesi. Disebut sebagai profesi karena salah satunya adalah pekerjaan itu dilaksanakan setelah mengikuti diklat.

“Diklat ini memberikan status yang baru kepada seseoarng menjadi satpam. Begitu Anda lulus maka Anda bagian dari Pam Swakarsa, bagian dari rumpun penyelenggara fungsi kepolisian yang diatur dalam UU No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia,” jelasnya.

“Bukan polisi yang memberikan tapi Negara memberikan amanat kepada satpam, sebagai salah satu penyelenggara fungsi kepolisian,” tegasnya.

Rois juga menegaskan bahwa satpam berbeda dengan sekuriti. Security guard, keamanan dalam, Pamdal. Secara defakto melaksanakan tugas fungsi kepolisian, tapi secara yuridis hukum tidak termasuk rumpun penyelenggara yang diatur UU, karena dia tidak melaksanakan diklat di dalam kepolisian. “Maka dengan status yang baru saudara sah melaksanakan tugasnya mengambil tindakan hukum berdasarkan UU,” ungkapnya.

Rois berharap, berakhirnya diklat ini, mindset harus diubah, pandangan diubah, jiwa diubah menyadari sepenuhnya bahwa anda bukan lagi satuan keamanan dalam tapi seorang satuan pengamanan Republik Indonesia. Oleh karena itu anda harus lebih baik, to be change, berbeda dengan yang lain.

“Satpam harus menjadi agen perubahan di lingkungan bekerja, anda punya tanggung jawab sebagai kepala kepolisian di mana bekerja. Sehingga keamanan bisa terjamin. Jika tempat aman akan memberikan dampak kepada wilayah saudara,” tegasnya.

Sekalipun punya kewenangan yang besar, Rois berpesan untuk tidak sombong, besar kepala melainkan tetap menjadi satpam yang humanis, melindungi , melayani baik secara internal dan eksternal. Anda berhak menggunakan seragam yang baru sebagaimana mestinya.

“Jaga marwah satuan pengamanan ini, berperilaku yang baik, menjaga institusi kepolisian dan institusi tempat anda bekerja. Tempat anda menggantungkan kehidupan, karena itu cintai profesi satpam ini. Anda harus bangga, karena dengan cinta dan bangga tentu akan memberikan support dan landasan dalam bekerja,” tuturnya. [Adm]

10 Jul 2021

Bareng Polda Jateng, ABUJAPI Lakukan Pembinaan BUJP & Pengguna Satpam

KSATRIA | Semarang–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD ABUJAPI) Jawa Tengah menggandeng Subdit satpam Ditbinmas Polda Jateng melaksanakan kegiatan pembinaan kepada satpam, BUJP dan pengguna satpam.

Dirbinmas Polda Jateng Kombes Pol. Lafri Setiyono, SIK melalui Kasi Wajaspam Kompol. Rachmawati menyampaikan bahwa selain pembinaan kepolisian terbatas, juga sekaligus sosialisasi Perpol no 4 tahun 2020, penggunaan seragam baru serta penekan penerapan Prokes covid 19 bagi Satpam di lingkungan kerja.

Ketua ABUJAPI Jateng Agus Nurwijanarko, ST menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini adalah realisasi program kerja ABUJAPI yang sempat tertunda karena situasi pandemi, untuk yang pertama kali dilaksanakan selama 3 hari mulai 30 Juni 2021 sampai 02 juli 2021 di wilayah Solo Raya. “Tiidak hanya di Solo Raya, selanjutkan nanti akan bergeser ke wilayah lain di seluruh Jawa Tengah,” paparnya kepada Jurnal Security, Jumat (2/7/2021)

Dalam kesempatan itu, pihak ABUJAPI dan Polda Jateng mengadakan kunjungan ke sepuluh perusahaan pengguna satpam, antara lain The Park Mall, Bank Bukopin, PT. Taspen, PT. Nasmoco, PT. Madusari, PT. Aseli Garmen Boyolali dan lain sebagainya.

“Saat pelaksanaan pembinaan tersebut masih ada kami temukan antara lain: Penggunaan seragam baru yang belum sesuai aturan, BUJP yang belum mempunyai SIO dari Polri, anggota Satpam yang belum diklat Gada Pratama dan pengguna atau user belum memahami terkait Pam Swakarsa,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, pengguna satpam Bank BTN Solo Nursid menyambut baik program pembinaan ini, karena selaku pengguna yang selama ini belum memahami secara detail ketentuan aturan satpam, “Sekarang menjadi paham sehingga harapan ke depan satpam dalam melayani kami akan lebih baik dan profesional lagi,” ujarnya. [Adm]

10 Jul 2021

Pemerintah Akan Libatkan Satpam untuk Perketat Prokes

KSATRIA | Jakarta – Satuan pengamanan (satpam) akan dilibatkan untuk mengawasi kepatuhan warga dalam menjalankan protokol kesehatan.

Demikian dikatakan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito dalam keterangan pers, Rabu (7/7).

Satgas Penanganan Covid-19 akan melibatkan satuan pengamanan (satpam) yang bekerja di instansi, hotel, apartemen, hingga pusat keramaian.

Satpam melalui satgas Covid-19 di masing-masing instansi akan melaporkan pemantauannya secara real-time kepada satgas pusat melalui aplikasi Bersatu Lawan Covid-19 (BLC).

“Sehingga data yang kita monitor lebih statis dan real time. karena diambil gambar, dilaporkan dari titik-titik security bertugas. Ini segera mulai hari ini kita benahi dan rekrut untuk monitor,” ujar Ganip

Sampai saat ini, pemerintah mencatat ada 452.846 personel yang bertugas mengawasi pelaksanaan prokes di tengah masyarakat. Angka tersebut merupakan gabungan dari anggota TNI, Polri, satgas di level daerah, hingga relawan.

Jumlah personel pemantau prokes akan bertambah banyak jika satpam jadi dilibatkan. “Ini akan kita tambah dengan security di instansi, hotel, apartemen, dan pusat keramaian,” kata Ganip.

Berdasarkan laporan Satgas pusat, dalam sepekan terakhir terdapat 36 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker kurang dari 60 persen. Sementara itu, ada 171 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker lebih dari 91 persen.

Sementara dari sebaran institusi yang diawasi, tercatat ada 78 kabupaten/kota yang memiliki institusi tidak patuh terhadap pelaksanaan prokes. Angka ini dihitung dari total 5.532 institusi yang dipantau dalam tujuh hari terakhir di 30 provinsi.[Adm]

10 Jul 2021

Wadir Binmas Polda Jabar: Penggunaan Pangkat Satpam Sementara Ditunda

KSATRIA | Bandung–Satpam dalam Perpol Nomor 4 Tahun 2020 merupakan bagian dari Pam Swakarsa. Menurut Pasal 3 Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Polri bahwa Pam Swakarsa adalah merupakan satu bagian organ yang menyelenggarakan fungsi Kepolisian khusus.

“Karena itu satpam sebelum melaksanakan tugas-tugas sebagai penyelenggara kepolisian, perlu dilaksanakan pendidikan dan latihan. Ini mengartikan bahwa pekerjaan satpam itu adalah merupakan satu profesi,” ungkap Wadir Binmas Polda Jawa Barat, AKBP Mohammad Rois, SIK, MH di sela-sela penutupan Diklat Gada Pratama PT. Graha Yutaka Muda di Bandung (29/6).

Rois menegaskan, bahwa satpam merupakan profesi hal ini terkait dengan tugas-tugas yang dilakukan merupakan keahlian dan juga kemampuan khusus. “Saya berharap dengan adanya pelatihan diklat ini, personil-personil satpam yang sudah terlatih pada akhirnya nanti bisa bertugas dengan baik di lapangan,” jelasnya.

Menurut Rois, tugas-tugas satpan sebagai penyelenggara fungsi Kepolisian itu paling tidak, baik langsung atau tidak langsung bersentuhan dengan masyarakat, oleh karena itu tindakan tindakan kepolisian yang dilakukan perlu mendapat legalitas.

“Jadi bagi mereka satpam-satpam atau security guard yang belum memiliki legalitas perlu dia mendapatkan satu pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh kepolisian dalam hal ini melalui badan usaha jasa pengamanan,” terangnya.

Satpam ke depan memiliki jenjang karir, karena itu terkait dengan penyelenggaraan diklat maupun pengelolaan pembinaan karier satpam, Kepolisian Republik Indonesia telah menerbitkan Perpol Nomor 4 tahun 2020 tentang Pam Swakarsa. “Di sini diatur berbagai hal yang berkaitan dengan satpam, mulai pendidikan latihan, seragam, pembinaan karir,” tandasnya.

Satpam yang sudah Gada Pratama, tambah Rois mempunyai hak menggunakan seragam baru. Termasuk juga nanti diatur penggunaan pangkat satpam. Dalam hal ini tentu saja tidak sekedarnya saja dalam pemberian pangkat kepada satpam.

“Sebab pangkat bukan sebuah aksesoris tetapi menunjukan tingkatan kualifikasi kemampuan dan tanggungjawab satpam dalam melakukan tugasnya,” paparnya.

Terkait dengan pangkat satpam, Baharkam Mabes Polri akan membuat petunjuk teknis tata cara penggunaan pangkat, tata cara pelantikan satpam, kenaikan pangkat satpam. Tentu ini tidak mudah karena harus melibatkan berbagai stakeholder yang berkaitan dengan satpam.

“Untuk sementara sambil menunggu juknis terkait pangkat untuk sementara ditunda tetapi bagi satpam yang sudah Gada Pratama bisa menggunakan seragam uniform yang baru yang 20 persen lebih terang daripada kepolisian,” jelasnya. [Adm]

02 Jul 2021

APSI Lampung Siapkan Ratusan Rumah untuk Satpam

KSATRIA | Lampung—Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) terus menebar manfaat untuk anggota satpam yang bergabung di dalamnya. Setelah APSI Jambi dengan program perumahan, kini diikuti oleh APSI Lampung yang mencoba membuka jalan bagi satpam yang ingin memiliki rumah.

Ketua DPD APSI Lampung, Andi Meirdian Syarif, SH, MM bersama H. Heri Kurniadi, S.Sos, SH, MH selaku Direktur PT. Lintang Toedjoe Lamban (LTL) menandatangani nota kerjasama (MoU) program kepemilikan perumahan bagi anggota Satpam.

“Pemuliaan profesi satpam diharapkan berdampak pada pemuliaan kesehjateraan, setelah kami cek ternyata masih banyak anggota satpam yang belum punya rumah, umumnya karena terkendala masalah persyaratan administrasi dan DP awal pada saat ingin mengambil perumahan,” ungkapnya kepada Jurnal Security, Jumat (02/06).

Lelaki yang akrab dipanggil Andri ini mengatakan, banyak satpam sudah bekerja cukup lama mengabdi tapi masih tinggal di rumah kontrakan. “Nah inilah yang menjadi PR bagi APSI untuk ikut memikirkan nasib mereka, karena doa mereka pun sama ingin punya tempat tinggal yang layak,” jelas Andri yang baru dilantik dan dikukuhkan oleh Dir. Binmas Polda Lampung KBP Anang Triarsono, S.I.K, M.Si mewakili Kapolda Lampung pada 15 Juni 2021 lalu.

LTL sebagai pihak pengembang akan memberikan prioritas bagi anggota satpam yang ingin memiliki rumah, seperti mulai dari keringanan DP atau angsuran bulanan, dan juga akan dibantu untuk kemudahan persyaratan administrasinya.

“Kami juga sudah bekerjasama dengan bank-bank penyedia KPR, sehingga teman-teman satpam bebas memilih akan menggunakan bank mana sesuai kebutuhannya sehingga tidak terbatas peluangnya pada satu bank saja,” terang Heri.

Saat ini, LTL sudah memiliki spot-spot perumahan yang tersebar di beberapa titik, baik di wilayah Bandar Lampung seperti Kemiling, Jati agung, Natar, Pesawaran, atau Kalianda. Jenis dan tipe yang disediakan juga bervariasi. “Anggota satpam bebas memilih untuk jenis perumahan Subsidi (FLPP) atau komersil menyesuaikan kemampuan masing-masing,” jelasnya.

Kabid Kelembagaan APSI Lampung Gunawan K Yudha menambahkan persyaratan untuk bisa mengakses kepemiliki rumah di Lampung ini juga harus menjadi anggota APSI lampung. “Tentunya program ini berlaku bagi teman-teman satpam yang sudah tergabung dalam keanggotaan APSI, ini sebagai wujud komitmen kami dari awal untuk membantu teman-teman satpam yang menjadi anggota APSI,” jelasnya. [Adm]

01 Jul 2021

HUT Bhayangkara ke-75, ABUJAPI Tingkatkan Sinergi dengan Polri

KSATRIA – Hari ini, Korps Bhayangkara berulang tahun ke-75 apda 1 Juli 2021. tema HUT Polri kali ini adalah ”Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat Menuju Indonesia Maju”.

Di suasana pandemi ini, Polri tetap berkomitmen untuk terlibat menyelesaikan persoalan pandemi Covid-19 yang saat ini melanda Indonesia.

“Memang Indonesia saat ini sedang menghadapi masalah yang sangat sulit. Saya kira semua negara menghadapi hal yang sama. Tentu menjadi komitmen Polri bagaimana kami bisa ikut andil memecahkan masalah, yakni pandemi Covid-19 yang saat ini melanda bangsa kita,” kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo seperti dilansir Kompas.com.

Karena itu, dia mengatakan, sejak pandemi, kegiatan-kegiatan kepolisian difokuskan dan diprioritaskan pada penanggulangan Covid-19. Ia menegaskan, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Agoes Dermawan mengucapkan hari jadi Bhayangkara ke-75. “Semoga di HUT Bhayangkara ke-75 ini, Polri makin Presisi dalam menjalankan tugasnya,” jelasnya.

Agoes menambahkan, ABUJAPI terus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah melalui sinergi dengan kepolisian dalam mencegah penyebaran virus Covid-19.

Dalam rangka HUT Bhayangkara tahun ini, ABUJAPI melalui BUJP juga telah mengirimkan 4992 satpam di wilayah Polda Metro Jaya untuk mengikuti vaksinasi. “Vaksinasi satpam ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19,” jelasnya. [Adm]

26 Jun 2021

4992 Satpam dari 38 BUJP Ikuti Vaksinasi di Lapangan Bhayangkara

KSATRIA | Jakarta– Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi massal COVID-19 kepada masyarakat di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (26/6/2021).

Presiden Jokowi tiba di Lapangan Bhayangkara sekitar pukul 09.50 WIB, dan disambut Kepala Polri (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala BNPB Ganip Warsito dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Usai meninjau vaksinasi di Lapangan Bhayangkara, Presiden berdialog dengan para pimpinan kepolisian dan pimpinan daerah melalui telekonferensi video.

“Saya mengucapkan terima kasih atas acara vaksinasi massal pagi hari ini yang dikerjakan serentak di seluruh Polda, Kodam, dan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Saya berharap dimulai hari ini target 1 juta vaksin untuk seluruh Indonesia betul-betul terus kita jaga, sampai nantinya bulan Juli dan nanti Agustus, akan kita beri target dua kali dari yang ada sekarang ini,” demikian Presiden Jokowi.

Dalam acara vaksinasi massal ini, Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) melalui 38 BUJP mengirimkan 4992 satpamnya agar bisa divaksin secara massal di lapangan Bhayangkara Mabes Polri Jakarta.

Menurut Ketua Umum ABUJAPI, Agoes Dermawan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian BUJP terhadap para satpamnya untuk divaksin, agar satpam yang bertugas di lapangan memiliki kekebalan dari serangan Covid-19.

“Ini sebagai bentuk ikhtiar masing-masing BUJP yang ada di bawah naungan ABUJAPI dalam memberikan layanan maksimal untuk para user sehingga para satpam yang bertugas bisa bertugas secara maksimal,” ujarnya.

Agoes berharap, kegiatan vaksinasi satpam ini tidak berhenti pada vaksinasi massal melainkan juga bisa dilanjutkan di masing-masing BUJP agar proses memutus penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja semakin maksimal.

“Semoga para satpam yang telah divaksin kondisinya semakin kebal, dan para satpam yang belum divaksin tetap selalu dalam kondisi sehat dalam menjalankan tugasnya,” paparnya. [Adm]

25 Jun 2021

ABUJAPI Menghimbau BUJP untuk Vaksinasi Satpam

KSATRIA | Jakarta–Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro diperkuat selama 14 hari, terhitung sejak 22 Juni sampai 5 Juli 2021.

Selama masa tersebut, kegiatan perkantoran yang berada di zona merah atau risiko tinggi Covid-19 wajib menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi 75 persen karyawan. Hanya 25 persen karyawan yang boleh bekerja dari kantor atau work from office (WFO).

Ketentuan itu diputuskan dalam rapat terbatas yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, serta sejumlah menteri dan kepala lembaga terkait, Senin (21/6/2021) lalu.

“Bahwa kegiatan perkantoran atau tempat kerja ini baik oleh K/L (kementerian/lembaga) sudah ada surat edaran daripada Menteri PAN-RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi), demikian pula untuk pengaturan BUMN dan BUMD ini di zona merah ini WFH-nya 75 persen,” kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-ABUJAPI) Agoes Dermawan mengatakan, diberlakukannya PPKM lagi hingga Juli mendatang menuntut satpam sebagai garda terdepan semakin waspada untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes).

“Kami menghimbau kepada seluruh perusahaan jasa pengamanan di bawah ABUJAPI beserta user untuk memberikan perhatian kepada satpam yang berjaga di garda terdepan di lingkungan kerjanya. Mereka harus memiliki stamina yang fit agar tidak terjadi penularan covid dari para tamu atau karyawan yang ada,” ungkapnya kepada Jurnal Security, Kamis (24/6).

Agoes menjelaskan, sebagai garda terdepan di lingkungan kerjanya, para satpam harus sudah divaksin agar mereka memiliki kekebalan dari virus yang terus meningkat belakangan ini. “Kami menghimbau agar BUJP untuk bisa menyelenggarakan vaksinasi untuk para satpamnya,” ujarnya.

Agoes menambahkan, dalam waktu dekat ini Polda Metro Jaya (PMJ) juga akan menyelenggarakan vaksinasi untuk 5.000 satpam. Tujuannya adalah agar satpam di wilayah PMJ memiliki daya kekebalan terhadap virus Covid-19.

“Semoga pandemi ini lekas terkendali sehingga kegiatan bisnis bisa berjalan lancar kembali. para BUJP juga bisa menjalankan tugasnya melalui satpamnya sehingga tercipta kondisi yang aman dan nyaman,” jelasnya. [admin]

Translate »
error: Content is protected !!