Bravo Satria Perkasa
17 Jul 2020
APSI Kepri Berharap Musda II ABUJAPI Kepri Berjalan Lancar

APSI Kepri Berharap Musda II ABUJAPI Kepri Berjalan Lancar

KSATRIA | Kepri–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Kepulauan Riau akan menggelar musyawarah daerah (Musda) kedua untuk memilih calon ketua ABUJAPI Kepri. Rencananya, Musda akan digelar pada 20 Juli 2020 mendatang.

Ketua Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Kepri Daeng Syafar mengapresiasi kesiapan panitia Musda 2 yang dipimpin oleh Dwifung dari PT. Putra Tidar Perkasa (PTP) bersama jajarannya.

“Semoga hasil dari Musda 2 ini bisa menghasilkan ketua yang mampu menjalankan roda organisasi ke depan lebih baik lagi di wilayah Kepri,” ungkapnya kepada JurnalSecurity, Jumat (17/7)

Sebagai Ketua APSI Kepri, ia berharap antara ABUJAPI bisa lebih meningkatkan sinergi untuk mewujudkan profesi satpam yang profesional. Begitu juga hubungan antar BUJP dan asiosasi serta Instansi terkait lainya semakin baik, sehingga memberi semangat baru.

“Saya berharap Musda 2 ini berjalan sukses untuk memilih ketua barunya,” jelasnya. [adm].

09 Jul 2020
pengurus musdah DIY

Inilah Susunan Pengurus ABUJAPI DIY Hasil Musda II

KSATRIA | Sleman–Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Musyawarah Daerah (Musda) kedua bertema ‘Hubungan kelembangan yang erat dalam upaya pengembangan Industri security yang handal’ pada Rabu, 8 Juli 2020 di Graha Sarina Vidi  Yogyakarta.

Acara Musda dihadiri oleh Dirbinmas Polda DIY, Kombes Pol Drs. Anjar Gunadi, MM. Kasubditbinsatpam  Polda DIY, AKBP M. Fajarini, SH, SIK, Ketua Umum BPP ABUJAPI, Agoes Darmawan, Sekjen BPP ABUJAPI, Suryawisesa Karang, Plt Ketua ABUJAPI BPD DIY Riyanto, Ketua ABUJAPI Jateng Agus Wijanarko, para pengurus serta anggota yang mewakili.

Dalam Musda kedua ini, para pengurus BPD ABUJAPI DIY juga menggelar pemilihan ketua yang baru untuk menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan, yakni dari 2020-2025. Setelah melalui proses demokratis, pengurus memilih Salva Yurivan Saragih sebagai ketua yang baru.

Ketua BPP ABUJAPI Agoes Dermawan kemudian melantik Salva Yurivan Saragih sebagai Ketua BPD ABUJAPI DIY masa periode 2020-2025 bersama pengurus inti untuk menjalankan amanat keorganisasian untuk menjalankan program besar ABUJAPI ke depan.

Berikut susunan pengurus BPD ABUJAPI DIY periode 2020-2025:

DEWAN PEMBINA: 1. Riyanto 2. Suhidi
​​​​​​​
KETUA UMUM :  Salva Yurivan Saragih,STP

SEKRETARIS:  M. Santoso

BENDAHARA :  Bayu Nugroho Adi, SE, MM

KETUA BIDANG

KETUA 1 Bidang Organisasi dan Keanggotaan : Sukiyono Bayu Nugroho

KETUA 2 Bidang Hubungan Antar Lembaga : Heru Busono

KETUA 3 Bidang Hukum dan Advokasi : Lestari, Spd

KETUA 4 Bidang Penelitian dan Pengembangan : Devy Sari Purniawati., ST., MBA

KETUA 5 Bidang Jasa Penyedia Tenaga Pengamanan: Sumardi

KETUA 6 Bidang Jasa Pendidikan dan Pelatihan: Didik Rusbiyantara

KETUA 8 bidang konsultasi pengamanan: Hariyanto

KETUA 9 bidang informasi dan teknologi pengamanan : Purwanto

09 Jul 2020
musda_abujapi

Musda Kedua ABUJAPI DIY Perkuat Program Pemuliaan Profesi Satpam

KSATRIA | Sleman–Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) kedua bertema ‘Hubungan kelembangan yang erat dalam upaya pengembangan Industri security yang handal’ pada Rabu, 8 Juli 2020 di Graha Sarina Vidi Yogyakarta.

Acara Musda ini dihadiri oleh Dirbinmas Polda DIY, Kombes Pol Drs. Anjar Gunadi, MM. Kasubditbinsatpam Polda DIY, AKBP M. Fajarini, SH, SIK, Ketua Umum BPP ABUJAPI, Agoes Darmawan, Sekjen BPP ABUJAPI, Suryawisesa Karang, Plt Ketua ABUJAPI BPD DIY Riyanto, para pengurus serta anggota yang mewakili.

Salva Yurivan Saragih, Ketua Panitia Pelaksana Musda mengatakan, selain untuk pemilihan ketua umum baru, kegiatan ini juga bertujuan untuk konsolidasi antaranggota dan menyusun langkah langkah strategis untuk kemajuan BPD ABUJAPI DIY.

Salva menegaskan akan melanjutkan program dari BPP ABUJAPI yakni pemuliaan profesi satpam. Yang pertama adalah memperingati Hari Satpam setiap tahunnya. Peringatan ini sebagai bentuk kebanggaan karena telah bekerja sebagai satpam.

Hal lainnya adalah mengusulkan penggantian seragam satpam agar mirip dengan seragam polisi dan diberikan pangkat. “Sehingga satpam akan lebih percaya diri, kesejahteraan satpam lebih baik dengan adanya pangkat. Dan meningkatkan peran fungsi dan kewenangan kepolisian terbatas. Kemudian ada pangkat, yang kaitannya dengan kesejahteraan mereka,” ujarnya kepada Jurnal Security, Rabu (8/7/2020).

Ia mencontohkan, kewenangan kepolisian terbatas yakni satpam menjadi orang tertinggi dalam menjaga keamanan di gedung atau wilayah tempat dia bekerja.

Dan untuk mendukung sekuriti atau satpam sebagai profesi maka pihaknya akan membuat program untuk memperkuat dan meningkatkan kompetensi satpam. Tujuannya agar para satpam dapat diandalkan dalam bertugas dan tanggung jawab dan ikut serta mendukung program pemerintah yaitu SDM unggul, Indonesia Maju.

“Harapannya mereka bisa percaya diri, dan yakin bahwa ada masa depan menjadi seorang satpam,” imbuhnya.

Salva menambahkan bahwa, jumlah Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di DIY ada 40 perusahaan, di mana per satu badan usaha rata-rata memiliki 200 anggota.

Dan tak dipungkiri, dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini bisnis ini juga ikut terdampak. “Banyak pemberi kerja yang merumahkan (satpam). Karena mereka sendiri juga tutup atau mengurangi karyawan. Yang kami lakukan, menyelamatkan anggota kami dulu, kami saweran dan menyantuni anggota yang terdampak,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga terus mengedukasi klien, bahwa dengan adanya pengurangan karyawan, terlebih satpam, maka aset yang dimiliki oleh klien menjadi berbahaya karena tak ada yang mengamankan. Dengan adanya edukasi ini, ia berharap para satpam yang dirumahkan bisa mendapatkan pekerjaan lagi.

Dan dengan adanya penerapan new normal saat ini, maka peran satpam akan sangat penting. “Satpam ini sebagai garda terdepan, mereka yang memfilter, menyaring orang yang masuk ke dalam gedung. Mereka (satpam) kita bekali, tidak sebatas APD atau hand sanitizer, tapi juga dibekali pengetahuan tentang virus, jamur, bakteri, bagaimana penyebarannya. Sehingga mereka bisa membantu mengurangi penyebaran covid-19 di wilayah kerjanya,” tuturnya.

Konsisi pandemi ini, kita sesama pengusaha akan maju dan berhasil melewati krisis ini diperlukan sinergi, kemitraan dan kolabobrasi untuk mengembangkan industri security di Indonesia dan secara khusus Yogyakarta.

“Diperlukan bersinergi, bermitra, berkolaborasi, baik antar anggota ABUJAPI sendiri, dari tingkat daerah sampai nasional, maupun dengan lembaga lain seperti Polri dan Kementrian ketenagakerjaan sebagai regulator industri security, begitu juga dengan ;embaga atau instansi lain seperti KADIN, BNSP, Pemprov, Pemda, Dinas, Kementrian dan lainnya,” katanya. [Admin]

19 Oct 2019

Musda ABUJAPI Kaltim Tetapkan Abriantinus Jadi Ketua  

KSATRIA| Balikpapan—Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) wilayah Provinsi Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Daerah pertama di Hotel Platinum Balikpapan, Sabtu (19/10/2019).

Musda pertama ini dihadiri oleh Walikota Balikpapan H.M.Rizal Effendi SE, Kasatpol PP Prov Kaltim Kombes (Pol) Gede Yusa, Ketua DPRD kota diwakili anggota komisi 2 Mieke Henny, Ketua DPP Apindo Kaltim Slamet Brotosiswoyo ST, Ketua PHRI kota Sahmal, Dirbinpotmas diwakili Kasubdit Satpam polsus AKBP Minto Dinoto, KaPolres Balikpapan diwakili AKP Sisyono, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan, Sekjen BPP ABUJAPI Suryawisesa Karang dan BUJP di Kaltim.

Musda ABUJAPI Kaltim ini mengambil tema ‘Memperkuat Sinergitas dan Peran BUJP Menyongsong Ibu Kota Negara yang Baru di Kalimantan Timur’. Salah satu agenda dari Musda ini adalah pemilihan ketua umum.  Hasil dari Musda pertama ABUJAPI Kaltim ini menetapkan Dr. Abriantinus, MA menjadi ketua umum BPD ABUJAPI Kaltim periode 2019-2024.

Abriantinus merupakan pemilik BUJP PT Mandau Pusaka Nansarunai yang juga bergerak di usaha jaga pengamanan. Sebelumnya Abriantinus sudah diberi mandat oleh ketua umum BPP ABUJAPI. Namun walau begitu ia tetep ingin proses pemilihan ketua ini berjalan dengan proses aklamasi yang sesuai dengan AD/ART organisasi.

“Sudah diberi mandat, tapi saya tetap ingin dipilih sesuai dengan prosedur AD/ART,” ujar lelaki yang juga sebagai Wakil Ketua APINDO DPP Kalimantan Timur.

Hal itu lantaran dirinya ingin jika BUJP yang lain mengetahui calon ketuanya dan dapat memilih langsung.

Sebelum disahkan, Abriantinus juga diminta oleh anggota BUJP yang hadir agar menyampaikan visi dan misi untuk lima tahun ke depan.

Rencana pria yang akrab disapa Abri itu akan memperkuat dan meningkatkan kompetensi security agar nanti dapat diandalkan dalam tugas dan tanggung jawab. Ia mengaku, rencana tersebut untuk mewujudkan program pemerintah yaitu memfokuskan sumber daya manusia (SDM).

“Sesuai dengan program pemerintah ya, SDM unggul. Kami nantinya akan memperkuat dan meningkatkan kompetensi security,” katanya seperti dilansir jurnalsecurity.com.

Mengingat satpam di Kaltim ini belum semuanya tersertifikasi, rencananya ia juga akan bersinergi dengan kepolisian agar satpam mempunyai skill yang mumpuni. “Jadi satpam nanti harus mengikuti pendidikan baik gada pratama, madya maupun utama,” katanya.

Ia juga berharap nantinya satpam akan menjadi profesi dan yang punya nilai jual sehingga mampu menyejahterakan kehidupannya.

“Harapannya kalau mereka mengikuti pendidikan kan jadi punya harga, misal gada pratama gajinya sekian,” tandasnya.

Selain itu, ia juga akan membangun sinergitas dengan asosiasi-asosiasi yang lain karena ia menilai Abujapi tidak bisa berdiri sendiri.

“Untuk mewujudkan semua itu kita perlu sinergi dengan yang lain, karena kita tidak bisa berdiri sendiri,” tutupnya. [roj]

 

 

 

11 Feb 2019

Ketua Abujapi Lantik Pengurus BPD Abujapi Sulawesi Selatan

KSATRIA| Makassar–Badan Pengurus Pusat (BPP) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) tetapkan Wawan Hendrawan, SE selaku ketua terpilih BPD Abujapi Sulsel masa bakti 2019/2024 setelah melalui pemilihan.

Ketua Umum Abujapi, Budi Rianto meminta seluruh pengurus BPD Abujapi Sulsel yang akan dibentuk usai terpilihnya ketua BPD Sulsel masa bakti 2019/2024 untuk dapat menjaga Independensi organisasi.

“Kepengurusan terpilih sesegera mungkin berkoordinasi dengan Polda Sulsel untuk menjalankan program kerja, sehingga kemitraan dengan Polda semakin erat, tapi tentu independensi harus dijaga, karena kita organisasi independen dan kita ini mitra bukan kepanjangan atau bagian tubuhnya Polda,” ungkap Budi dalam sambutannya di Makassar dilansir mediasulsel.com Minggu (10/2).

Selain itu Budi juga berharap, kehadiran Abujapi Sulsel dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh anggota, terlebih keberadaan Sulsel sebagai barometernya Indonesia Timur, apalagi saat ini merupakan momen yang tepat untuk kebangkitan Abujapi, karena menurutnya saat ini Abujapi sedang menyusun Peraturan Polisi (Perpol).

“Abujapi saat ini oleh Polri dianggap sebagai mitra utama, khususnya dalam mengatur industri jasa keamanan ke depan, bahkan dalam Peraturan Kapolri dan Perpol yang baru ini, kita merupakan bagian integral yang tidak bisa dipisahkan dari Polri, sehingga keberadaan kita dalam setiap proses pengambilan keputusan menyangkut badan usaha Jasa pengamanan, industri pengamanan itu sangat diperhatikan oleh Polri,” lanjut Budi.

Untuk mengantisipasi persaingan ke depan, Budi juga menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (KIPNAS) 2018, telah dirumuskan sejumlah langkah strategis yang mengatur operasional anggota Abujapi.

Langkah stategis tersebut adalah, perlunya komitmen bersama seluruh stakeholder, khususnya dalam menentukan besaran managemen fee, perlunya komitmen untuk tidak membuat penawaran di bawah Upah Minimum Profinsi atau upah minum regional, dan yang terakhir adalah komitmen untuk menggunakan Satpam hanya yang ber KTA resmi.

“Karena kita ini BUJP resmi, jadi kita harus menggunakan Satpam yang resmi yang memiliki sertifikat, jadi kalo ada Satpam kita yang belum bersertifikat, segera ikutkan pendidikan biar mereka segera menjadi Satpam yang resmi,” pungkasnya.

Dalam acara Musda 1 ini, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) juga mengucapkan selamat atas terselenggaranya Musda Abujapi Sulsel dengan mengirimkan rangkaian bunga yang diletakkan di depan lobi hotel tempat berlangsungnya Musda. [roj]

Translate »
error: Content is protected !!