KSATRIA | Jakarta–Sebanyak 400 chief security di wilayah Jakarta menghadiri undangan Polda Metro Jaya untuk mendengarkan arahan dari pihak kepolisian yang disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya Dr Gatot Eddy Pramono, MSi yang diwakili oleh Dirbinmas Polda Metro, Kombes Pol. Drs. Umar Dani, M.Si.

Dalam sambutannya, Umardani menjelaskan bahwa baru-baru ini banyak permasalahan Kamtibmas yang meluas, oleh karena itu Polri dan komponen Pam Swakarsa khususnya satpam bisa mengantisipasi sehingga mampu melakukan langkah preemtif dan preventif terhadap ancaman tersebut.

“Disadari bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri oleh karena itu perlu dukungan dari elemen masyarakat melalui jalinan kemitraan yang kokoh dan bersinergi, demi terpeliharanya situasi Kamtibmas yang kondusif,” ungkapnya di Jakarta, Senin (14/10).

Dalam konteks ini, hadirnya satpam diharapkan mampu mendukung upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama era tugasnya yang meliputi aspek pengamanan fisik personil, informasi serta pengamanan teknis lainnya.

“Dengan mencermati situasi dan kondisi tersebut, chief security menyikapi hal ini kiranya dapat memberikan pemahaman kepada anggotanya jangan sampai satpam terprovokasi dan dapat mengambil langkah-langkah awal melakukan antisipasi dengan penebalan  dan penambahan anggota pada titik-titik rawan di lingkungan kerja,” jelasnya.

Sementara itu perwakilan dari Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (DPD APSI) Jaya menyampaikan agar lebih waspada terkait dinamika yang ada saat ini. “Kami meminta agar para chief security yang bertugas di mall, supermarket, apartemen, BUMN, kementerian, hotel, pertokoan dan yang bertugas di wilayah DKI Jakarta mempersiapkan pengamanan dengan sebaik-baiknya,” jelas Wakil Ketua DPD APSI Jaya, Susi Rai Azizi.

Susi menambahkan, Ibukota Jakarta harus menjadi kota aman bagi semua karena  Jakarta adalah ujung tombak keamanan di Indonesia.

“Untuk itu satuan pengamanan harus bersama-sama membantu tugas kepolisian sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua,” ungkapnya dilansir JurnalSecurity. [roj]