KSATRIA | Jakarta – Tempat konser merupakan area yang harus dibeirkan pengamanan yang ketat. Pasalnya, di tempat konser ada banyak orang berkumpul sehingga sangat beresiko mengalami kerusakan akibat dirusak oleh penonton yang tidak bertanggung jawab.
Belum lagi jika ada masalah keributan. Maka dari itu, acara konser perlu dijaga dengan sangat ketat, bahkan beberapa acara konser sampai memerlukan penjagaan kepolisian.
Tips Menjaga Keamanan dan Kenyamanan Area Konser
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pihak penyelenggara untuk memastikan konser berjalan dengan aman dan lancar yakni sebagai berikut :
Buat Pemisah Antara Penyanyi dan Penonton
Tanpa bermaksud mengabaikan keinginan seseorang bertemu dengan idolanya, memang seharusnya dalam acara konser harus ada pembatas antara penyanyi dengan penontonnya. Karena jika tidak, penonton dapat dengan mudah memegang tangan bahkan memeluk penyanyi idolanya.
Awalnya memang hanya satu atau dua orang saja, lama kelamaan penonton lain juga ikut-ikutan. Dikhawatirkan terjadi tindakan anarkis akibat saling dorong antar penonton yang mencoba bertemu penyanyi tersebut..
Maka dari itu, perlu adanya pembatas untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti itu.
Kontrol Pada Pintu Masuk
Bagian pintu masuk harus dikontrol secara ketat karena menjadi akses masuknya penonton yang akan menonton konser. Beri batasan supaya tidak terlalu banyak orang yang bisa menonton konser.
Beli memungkinkan, buat pintu masuk lebih dari satu guna mencegah terjadinya penumpukan. Berikan penjaga di pintu masuk, tidak termasuk penjaga yang berjaga di luar pagar.
Selain itu, pada pintu masuk ini harus ada pemeriksaan yang sangat ketat. Jangan sampai ada penonton yang dengan mudahnya masuk ke dalam area konser tapi membawa barang-barang terlarang seperti narkoba, miras, benda tajam, dan lain sebagainya.
Menyediakan Pintu Keluar Darurat
Meskipun area konser sudah berusaha untuk diamankan, namun belum sempurna jika tidak ada pintu keluar darurat. Pintu ini berguna sebagai akses jika pada saat konser berlangsung, terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Contohnya saja kebakaran atau panggung yang tiba-tiba saja roboh. Namun pintu darurat tersebut posisinya harus strategis supaya penonton lebih mudah untuk keluar dan tidak bingung mencari-cari.
Beri Tanda atau Rute
Jika penyelenggara mengadakan acara konser di dalam gedung, misalnya mall mana harus ada rute masuk dan keluar dengan menempel tanda pada dinding. Tujuannya supaya penonton tidak kebingungan ketika mencari tempat konsernya.
Selain memberi tanda, pihak event organizer juga harus menyiapkan tim yang membantu mengarahkan penonton yang mulai masuk ke dalam ruangan. Hal ini bertujuan supaya penonton tidak berkumpul di satu tempat.
Sementara itu, apabila konser diadakan di luar ruangan, maka harus ada denah atau peta sebagai petunjuk bagi orang-orang yang akan menonton konser. Dengan peta ini, penonton bisa mengetahui letak panggung, toilet, tempat makan, hingga pintu darurat.
Memaksimalkan Satuan Pengamanan
Untuk memperketat keamanan tempat konser, penyelenggara bisa memanfaatkan satpam atau satuan pengamanan. Jika satpam internal dirasa masih kurang untuk menjaga area konser, maka Anda bisa menggunakan jasa satpam dari pihak ketiga.
Seperti pada BSP Alih Daya yang menyediakan jasa outsourcing tenaga pengamanan yang siap menjaga area konser dengan sangat baik. Ada banyak pilihan satpam, mulai dari tingkat gada pratama hingga gada utama.
BSP dipercaya menjadi pengamanan acara konser di Bali, Sentul, Jakarta, dan berbagai daerah lainnya. Informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi kami melalui kontak yang tersedia.





