Ketua 1 BPP ABUJAPI: Insiden Teror Bom Samarinda Harus Jadi Pelajaran BUJP

KSATRIA, (BSP)–Seorang satuan pengamanan (Satpam) berhasil menggagalkan teror bom di sebuah bank BRI Cabang Pembantu Suryanata, Samarinda, Kalimantan Timur pada Senin (13/2/2017).

Ketua I Bid. Organisasi dan Keanggotan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Pusat, Joko PN Utomo mengatakan, kejadian yang ada di Samarinda semakin memperjelas pentingnya seorang satpam yang profesional untuk penjagaan kantor perbankan. “Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh satpam BRI dalam menggagalkan teror bom, ini luar biasa,” katanya seperti dilansir JurnalSecurity.com, Selasa (14/2).

Joko mengatakan, tanggungjawab seorang satpam sangat besar saat menjalankan tugasnya, karena itu BUJP yang menjadi tempat mereka bekerja harus membekali satpamnya dengan pendidikan yang ada, seperti pendidikan Gada Pratama dan seterusnya.

“Kejadian di Samarinda harus menjadi pelajaran berharga bagi BUJP yang tergabung di ABUJAPI untuk lebih meningkatkan lagi kualitas satpamnya, semoga kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujar Joko.

Menurut pria yang juga Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) ini, perusahaan yang ia kelola selama ini banyak menempatkan satpam di kantor perbankan, untuk itu kami membekali para satpam dengan pendidikan dasar agar mereka bisa bertugas secara profesional menjaga keamanan bank.

Seperti diberitakan banyak media, pada Senin (13/2) terjadi insiden yang melibatkan satpam dalam menggagalkan pelaku teror yang membawa bom rakitan di Kantor Bank BRI Cabang Pembantu Suryanata, Samarinda, Kalimantan Timur.

Pria yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun berinisial A itu ditangkap setelah sempat duel antara satpam BRI dan pelaku, Senin (13/2) pagi sekitar pukul 11.00 Wita.

Tim Gegana bersama tim Jihandak Brimob Polda Kaltim yang datang ke lokasi sekitar pukul 12.00 Wita, langsung melakukan sterilisasi kemudian mengevakuasi benda diduga bom tersebut. [FR]