Bravo Satria Perkasa
24 Jun 2020

BSP Jawa II Bagikan Faceshield dan Majalah untuk Satpam

KSATRIA | Semarang–Memasuki era new normal, kewaspadaan akan virus terus dilakukan, salah satunya giat yang dilakukan oleh Tim PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) area Jawa II, yaitu membagikan faceshield untuk anggota satpam BSP yang berada di wilayah area project Jawa II.

Menurut Head of Area BSP Jawa II Heru Wibowo, pembagian faceshield untuk para anggota ini merupakan bentuk perhatian BSP kepada para anggotanya, selain itu sebagai bentuk mengoptimalkan pelayanan kepada pengguna jasa BSP.

“Ya tentunya dengan dibagikannya faceshield ini menandakan bahwa BSP amat sangat memperhatikan keselamatan anggota dan mengoptimalkan pelayanan kami kepada pengguna jasa BSP, dan juga harapan kami semua, semoga pandemi ini segera berakhir,” ungkap lelaki yang juga Ketua Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Jawa Tengah ini.

Pembagian Majalah BSP
Selain pembagian faceshield, anggota satpam BSP juga dibagikan Majalah Ksatria untuk menambah wawasan dan untuk mengetahui perkembangan kegiatan yang ada di internal BSP. Majalah dalam bentuk e-magazine ini juga bisa diunduh di website resmi https://www.bspguard.co.id/download/majalah/. [admin]

12 Jun 2017

Polisi dan Satpam Siap Amankan Perkampungan yang Ditinggal Mudik

KSATRIA, (BSP)–Jelang lebaran 2017, polisi akan membantu pengamanan di area perumahan yang ditinggal mudik oleh pemiliknya. Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, pihaknya akan melakukan sejumlah pengamanan di perkampungan hingga pertokoan yang ditinggal penghuninya.

“Seperti biasanya kami kedepankan untuk bagaimana mengorganisasikan pengamanan di perumahan, pusat pertokoan, kemudian di perkampungan apabila meninggalkan lokasi dalam kaitan tujuan mudik,” jelasnya seperti dilansir arah.com.

Untuk pengamanan perumahan dan pertokoan, Rikwanto menjelaskan akan berkoordinasi dengan satpam setempat. Melalui koordinasi itu, satpam akan diberikan arahan-arahan jika melihat sesuatu yang tidak wajar di lingkungannya.

“Kalau komplek perumahan ada satpamnya kami akan briefing untuk beri tahu teknis keamanan yang baik. Siapa yang pulang dan datang harus dicatat. Apabila ada yang masuk ke pemukiman tersebut dengan mengaku saudara atau apa, itu wajib diwaspadai,” jelasnya.

Rikwanto juga mengatakan agar Satpam tetap melakukan komunikasi dengan polisi. “Apabila butuh bantuan polisi kami akan tingkatkan pengamanan disitu,” katanya.

Sementara untuk lingkungan perkampungan, polisi meminta agar sistem keamanan dari masyarakat, siskamling, harus mampu bergerak dan bekerja sama dengan polisi.

“Untuk perkampungan pedesaan yang meninggalkan rumahnya mudik, ini kita harapkan polisi dan masyarakat bekerja sama. siskamling ditumbuhkan. Khususnya bagi yang tidak mudik,” ujarnya. [ROJI]

14 Feb 2017

Ketua 1 BPP ABUJAPI: Insiden Teror Bom Samarinda Harus Jadi Pelajaran BUJP

KSATRIA, (BSP)–Seorang satuan pengamanan (Satpam) berhasil menggagalkan teror bom di sebuah bank BRI Cabang Pembantu Suryanata, Samarinda, Kalimantan Timur pada Senin (13/2/2017).

Ketua I Bid. Organisasi dan Keanggotan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Pusat, Joko PN Utomo mengatakan, kejadian yang ada di Samarinda semakin memperjelas pentingnya seorang satpam yang profesional untuk penjagaan kantor perbankan. “Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh satpam BRI dalam menggagalkan teror bom, ini luar biasa,” katanya seperti dilansir JurnalSecurity.com, Selasa (14/2).

Joko mengatakan, tanggungjawab seorang satpam sangat besar saat menjalankan tugasnya, karena itu BUJP yang menjadi tempat mereka bekerja harus membekali satpamnya dengan pendidikan yang ada, seperti pendidikan Gada Pratama dan seterusnya.

“Kejadian di Samarinda harus menjadi pelajaran berharga bagi BUJP yang tergabung di ABUJAPI untuk lebih meningkatkan lagi kualitas satpamnya, semoga kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujar Joko.

Menurut pria yang juga Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) ini, perusahaan yang ia kelola selama ini banyak menempatkan satpam di kantor perbankan, untuk itu kami membekali para satpam dengan pendidikan dasar agar mereka bisa bertugas secara profesional menjaga keamanan bank.

Seperti diberitakan banyak media, pada Senin (13/2) terjadi insiden yang melibatkan satpam dalam menggagalkan pelaku teror yang membawa bom rakitan di Kantor Bank BRI Cabang Pembantu Suryanata, Samarinda, Kalimantan Timur.

Pria yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun berinisial A itu ditangkap setelah sempat duel antara satpam BRI dan pelaku, Senin (13/2) pagi sekitar pukul 11.00 Wita.

Tim Gegana bersama tim Jihandak Brimob Polda Kaltim yang datang ke lokasi sekitar pukul 12.00 Wita, langsung melakukan sterilisasi kemudian mengevakuasi benda diduga bom tersebut. [FR]

Translate »
error: Content is protected !!