Bravo Satria Perkasa
06 Apr 2020

Ribuan Satpam di PHK, ABUJAPI Layangkan Surat ke Kemnaker

KSATRIA | Jakarta–Dampak ekonomi dari pandemic virus Covid-19 cukup terasa bagi sektor industri di Indonesia. Diberlakukannya sosial distance dan work from home telah menyebabkan beberapa aktivitas bisnis melamban dan berhenti. Termasuk dunia industrial security yang mengalami dampaknya.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Agoes Dermawan imbas dari pandemi virus Covid-19 ini menyebabkan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sebagian satpam di Indonesia.

“Akibat dari pandemi Virus Covid-19, banyak tenaga satpam terkena PHK atau dirumahkan tanpa digaji,” ungkapnya seperti dilansir Jurnal Security, Minggu (5/4).

Agoes menambahkan, industri jasa pengamanan adalah industri padat karya dan sarat dengan tenaga kerja dalam bentuk tenaga satuan pengamanan (Satpam) outsourcing. Karenanya, ABUJAPI yang menaungi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) menyampaikan permohonan bantuan sosial kepada pemerintah untuk para satpam yang terkena dampak PHK selama pandemi ini berlangsung.

Hal ini juga menindaklanjuti adanya upaya dari pemeritah dalam meredam dampak negatif pandemi Covid-19 dengan mengeluarkan stimulus kebijakan di sektor kesehatan, bantuan sosial dan sektor industri agar ekonomi terus berjalan.

“Informasinya, pemerintah akan memberikan perlindungan pengupahan bagi pekerja/buruh terkait pandemik Covid-19 dengan memberikan bantuan sosial untuk mereka yang kena PHK. Program ini sangat baik, ABUJAPI menyambut program ini,” tegasnya.

Menurut data sementara yang sudah dihimpun oleh BPD ABUJAPI seluruh Indonesia, bahwa dampak dari pandemi Covid-19 ini sudah menelan korban 1315 satpam yang mengalami PHK. “Jumlah ini, akan terus bertambah karena data ini masih bersifat sementara karena waktu yang terbatas untuk mendatanya, ada kemungkinan lebih besar,” ungkapnya.

Sementara itu Sekjen ABUJAPI Suryawisesa Karang mengatakan, bahwa secara administrasi, ABUJAPI telah melayangkan surat kepada Presiden RI bersama Forum Alih Daya Indonesia (FADI) untuk meringankan beban perusahaan alih daya.

Selain itu ABUJAPI telah melayangkan surat kepada Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kemnaker untuk menindaklanjuti dari dampak PHK sebagian satpam di seluruh Indonesia. “Kami berharap surat yang kami kirimkan bisa ditindaklanjuti oleh kemnaker,” ungkapnya.

Adapun data satpam dari BUJP anggota ABUJPI yang sudah melakukan pendataan adalah wilayah Bali, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Riau, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan DI Yogjakarta. [adm]

01 Apr 2020

Mengenal Delapan Pilar Perilaku dalam Perusahaan

Oleh: H. Djarot Soeprianto || Direktur PT. Bravo Satria Perkasa (BSP)

Dalam dunia kerja kita lebih menginginkan adanya sosok yang punya integritas daripada orang pintar. Orang pintar bisa saja terpeleset dalam kejahatan tapi kalau orang berintegritas walaupun belum pintar, ia bisa menjadi pintar karena belajar dan diajarkan. Disinilah kita membuat 8 perilaku di perusahaan untuk menjadi one team, one mission dan one goal.

Delapam perilaku perusahaan seperti ini ibarat 8 penjuru arah mata angin dunia. Di mana 8 perilaku ini satu sama lain saling mengisi dan melengkapi. 8 perilaku itu adalah;

1. Kedisiplinan menjalankan aktivitas kerja berdasarkan ketepatan ukuran-ukuran peraturan perusahaan, ketepatan waktu dan komitmen dalam menjalankan janji yang diucapkan. Kedisiplinan juga mengacu pada tatanan norma budaya, agama, hukum dan sebagainya.

Disiplin diri merupakan suatu siklus kebiasaan yang kita lakukan secara berulang-ulang dan terus menerus secara berkesinambungan sehingga menjadi suatu hal yang biasa kita lakukan. Sehingga disiplin ini menjadi sebuah kebiasaan baik yang bisa mempengaruhi perilaku sehari-hari dan mengarah pada tercapainya keunggulan dalam bekerja.

Praktiknya di perusahaan, jika jam kerja dimulai dari pukul 08.00 – 17.00 kita harus disiplin. Kita juga tunduk kepada peraturan tentang ketenagakerjaaan, BPJS dan undang-undang lainnya. Jika kita tidak disiplin, nanti akan timbul perilaku yang tidak baik. Disiplin dimulai dari individu sendiri. Maka perilaku disini adalah menjalankan kerja berdasarkan ketepatan ukuran-ukuran aturan kerja.

2. Bertanggung jawab yaitu tindakan-tindakan individu yang didasarkan pada niat atau motivasi yang baik dan benar, dijalankan dengan cara-cara yang baik dan benar, serta dengan kesadaran pribadi bersedia menerima konsekuensi atas tindakannya tersebut.

Perasaan tanggung jawab dalam pekerjaan sangat langka. Begitu mudahnya seseorang menuding orang lain bila ada kegagalan dalam pekerjaan atau proyek tertentu; hanya sedikit orang yang mau dengan cepat mengakui kesalahannya. Justru membuat alasan dengan mencari-cari kesalahan orang lain.

Bekerja dengan sikap yang penuh tanggung jawab memang bukan karakter yang muncul dengan mudah, nilai itu harus dilatih setiap saat. Marilah kita bersama sama untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dan rasa ingin maju kita terhadap suatu pekerjaan yang sedang dan yang akan kita lakukan sekarang maupun nanti.

3. Cepat tanggap dan berinisiatif. Perilaku cepat adalah penggunaan waktu yang efisien. Tanggap adalah kepedulian untuk memperbaiki hal-hal yang diketahui tidak benar atau kurang etis. Sedangkan berinisiatif adalah kemampuan antisipatif atas situasi atau persoalan yang potensial muncul.

Inisiatif tidak saja dalam perilaku namun juga dalam gagasan yang berujung terjadinya perbaikan kerja. Misalnya seorang danru atau komandan wilayah melihat sesuatu yang terjadi di lapangan yang sebenarnya tidak baik misalnya ada orang membuang sampah sembarangan, bisa juga dia mengingatkan tanpa merasa itu adalah tugas cleaning service.

4. Ahli di bidangnya yaitu kemauan untuk selalu mengembangkan diri sehingga senantiasa selaras dengan tuntutan pekerjaan dan organisasi. Pengembangan diri harus melebihi dari tingkatan mampu, dimana diharapkan yang bersangkutan dapat memperdalam kapasitasnya sehingga menjadi ahli dibidangnya.

Misalnya, ketika kita rekrut anggota sekuriti, kita harus menghargai profesi sekuriti dengan cara mendidiknya, tidak asal ada orang diberi seragam satpam lalu ditugaskan. Kalau semua sudah ahli di bidangnya kita akan dengan mudah membangun tim yang kuat.

5. Mampu bekerajasama. Mampu bekerja sama ini juga menjadi bagian perilaku kita bagaimana seseorang mampu bekerjasama dalam arti terus menerus mengupayakan terjadinya kerjasama yang baik dan benar, serta meminimalkan kecenderungan untuk mementingkan kepentingan pribadi.

Kerja sama tim  merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap perusahaan kedepannya. Kerjasama tim sangat diutamakan, karena jika pegawai-pegawainya tidak mempunyai rasa dedikasi dan kerja sama yang baik tentunya perusahaan tersebut akan menemukan kesulitan dalam mencapai sebuah target.

6. Efektif dalam berkomunikasi, adalah kemampuan untuk mendengarkan pendapat pihak lain, memahaminya dengan benar dan kemudian meresponnya secara tepat. Dalam suatu organisasi atau perusahaan, untuk mencapai tujuan bersama diperlukan kerjasama dari anggota-anggota yang ada di dalamnya. Pentingnya menjalin kerjasama dalam organisasi akan berdampak positif terhadap kinerja yang efektif. Salah satu hal yang mengawali lahirnya kerjasama adalah jalinan komunikasi yang baik. Komunikasi merupakan hal terpenting dalam keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan.

7. Peka dan peduli untuk kebaikan, memiliki ambang batas optimal atas rangsangan lingkungan yang memerlukan reaksi untuk perbaikan dan pengembangan. Peduli adalah sikap yang dimunculkan dalam perilaku dimana seseorang menunjukkan perhatian khusus pada kondisi yang kurang semestinya dan perlu dibenahi untuk perbaikan.

Untuk melatih kepekaan ini salah satu contoh, di gedung ada tulisan Exit. Begitu lampu mati emergencynya tidak menyala. Begitu dicek ternyata tidak dinyalakan. Seharusnya, setiap hari harus dikontrol dalam keadaan normal untuk memastikan ketika terjadi lampu mati atau kejadian lain tidak semakin parah. Ini betul-betul kita perhatikan dan kita sampaikan kepada tim bahwa kita ini perusahaan jasa. Ketika ada kejadian lampu mati, tamu yang ada di sini bisa menyelamatkan diri. Kita tidak bisa berkelit kalau kita tidak tahu. Justru kita harus tahu karena kita perusahaan sekuriti yang menjaga pengamanan.

8. Tidak Menyalahgunakan Jabatan adalah perilaku untuk tidak memanfaatkan fasilitas atau sumber daya perusahaan untuk kepentingan pribadi. Contoh ada 10 orang mengantri di bank, sementara yang ke 11 datang oleh satpam ditaruh pada antrian nomor 2, ini sudah menyalahgunakan jabatan. Kapasitas penyalahgunaan jabatan ini bisa berbeda-beda di tingkatan. Untuk itu masing-masing departemen atau supervisor mengontrol penyalahgunaan jabatan. Kita akan selalu berkoordinasi di semua lini bagian dan bagian lain untuk melihat dan mengontrol ke bawahannya.[]

26 Mar 2020

Berikut Cara Mencegah Virus Corona Versi WHO

KSATRIA| Jakarta–Menurut World Health Organization (WHO), virus corona COVID-19 menular melalui orang yang telah terinfeksi virus corona. Penyakit dapat dengan mudah menyebar melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut ketika seseorang yang terinfeksi virus ini bersin atau batuk.

Tetesan itu kemudian mendarat di sebuah benda atau permukaan yang lalu disentuh dan orang sehat tersebut menyentuh mata, hidung atau mulut mereka. Virus corona juga bisa menyebar ketika tetesan kecil itu dihirup oleh seseorang ketika berdekatan dengan yang terinfeksi corona.

“Itu sebabnya penting untuk menjaga jarak 1 meter lebih dari orang yang sakit. Hingga kini belum ada penelitian yang menyatakan virus corona COVID-19 bisa menular melalui udara,” jelas WHO seperti dikutip dari situsnya, Selasa (24/3/2020).

Untuk mencegah agar kita tidak tertular virus corona Covid-19, berikut panduan lengkapnya dari WHO :

1. Cuci tangan sesering mungkin

Cuci tangan secara teratur dan sesering mungkin dengan sabun dan air atau bahan mengandung alkohol akan membunuh virus yang mungkin ada di tangan kamu.

2. Terapkan social distancing

Jaga jarak minimal 1 meter dengan mereka yang batuk atau bersih. Alasannya, ketika seseorang batuk atau bersin atau bersih, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus. Jika terlalu dekat, kamu bisa menghirup tetesan air yang mungkin saja mengandung virus COVID-19.

3. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut

Tangan menyentuh banyak permukaan dan virus mungkin menempel di sana. Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut kamu. Dari sana, virus bisa masuk ke tubuh dan bisa membuat sakit.

4. Lakukan aturan bersin yang benar

Pastikan kamu, dan orang-orang di sekitar untuk selalu menutupi mulut dan menutupi hidung dengan siku tangan yang ditekut ketika batuk atau bersih. Kemudian segera buang tisu bekasnya. Alasannya, tetesan menyebarkan virus.

5. Jika mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segeralah berobat

Tetap di rumah jika Anda merasa tidak sehat. Jika Anda mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, cari bantuan medis dan ikuti arahan otoritas kesehatan setempat. Otoritas nasional dan lokal akan memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda. [adm]

26 Mar 2020

Himbauan ABUJAPI untuk BUJP dalam Pencegahan Corona

KSATRIA | Jakarta–Merebaknya pandemik virus Covid-19 di berbagai negara, terutama di Indonesia, menuntut setiap orang untuk selalu berhati-hati agar tidak terpapar virus yang penyebarannya sangat massif ini. Terutama satuan pengamanan atau satpam yang bekerja di garis depan memeriksa setiap karyawan atau pengunjung di lingkungan kerjanya.

Tingkat terpaparnya anggota satpam yang bekerja di lapangan cukup tinggi, untuk itu Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-ABUJAPI) mengeluarkan himbauan untuk badan usaha jasa pengamanan (BUJP) terkait anggota satpam yang bertugas di lapangan.

Himbauan ini sebagai tindaklanjut atas surat Kakorbinmas Baharkam Polri No.B/2088/III/OPS.4.3/2020/BAHARKAM tanggal 23 Maret 2020 berkaitan antisipasi perkembangan Pandemik Virus Corona (Covld-19) dan  upaya pencegahan penularan Virus Corona saat ini.

Untuk itu, maka dihimbau kepada seluruh Badan Pengurus Daerah (BPD) ABUJAPI di masing-masing Propinsi agar meminta BUJP di bawah binaannya untuk melakukan  hal-hal sebagai berikut:

  1. Koordinasi dengan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dan para Pengguna Jasa Satpam untuk menyediakan alat pengukur suhu tubuh yang digunakan oleh Para Satpam disetiap pintu masuk.
  2. Menghimbau kepada seluruh Satpam setiap kantor/perusahaan supaya menggalakan budaya mencuci tangan / penggunaan cairan antiseptic secara berkala
  3. Satpam  agar menggalakan penggunaan masker kepada seluruh pegawai/karyawan di wilayah kerjanya

Demikian surat ini disampaikan untuk menjadi maklum. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Badan Pengurus Pusat
Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia

Agoes Dermawan        A A Gde Suryawisesa
Ketua Umum                 Sekretaris Jendral

11 Mar 2020
gempa sukabumi

Getaran Gempa, Tim Satpam BSP Evakuasi Head IT Permata yang Cedera

KSATRIA| Tangerang–Gempa dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (10/30) pukul 17.18 WIB. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa tersebut berada pada koordinat 6.81 LS dan 106.66 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 23 kilometer arah Timur Laut Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 10 kilometer.

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Cikidang, Ciambar, Cidahu, Kalapa Nunggal, Panggarangan, Bayah, Citeko, Sukabumi.

Ternyata gempa yang terjadi di Sukabumi juga dirasakan getarannya di wilayah Bintaro. Terutama daerah perkantoran dengan gedung bertingkat, seperti Gedung Permata Bank Bintaro Tower, Tangerang Selatan.

Getaran gempa itu membuat beberapa tim satuan pengamanan (Satpam) PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) sigap dalam mengevakuasi klien yang ada di dalam gedung. Terutama evakuasi Irwan Wijaya Head IT Permata Bintaro yang kakinya mengalami cedera tempurung lutut kiri dari lantai delapan.

Melalui penuturan Irwan Wijaya di akun facebooknya mengatakan, “Pasca cedera tempurung lutut kiri…Lha kok ya pas tadi sore jam 17.25 ada gempa. Buru-buru ke lift eh dah mati liftnya…Jadilah diam menunggu. Dan akhirnya teman-teman security yang melakukan evakuasi saya,” tulisnya.

Irwan juga mengucapkan terima kasih kepada tim satpam BSP yang telah mengevakuasi dirinya hingga ke Pos Satpam.

“Saya digotong rame-rame…pakai bivak.. dari lantai 8 ke Pos Security. Terimakasih teman-teman security Bravo dan teman-teman CRES,” tuturnya. [roj]

09 Feb 2020
masker satpam

BSP Jawa 2 Bagikan Masker untuk Satpam Bertugas  

KSATRIA| Semarang—Merebaknya virus Corona yang ada di negara China membuat banyak negara mengantisipasi penyebaran virus, termasuk di Indonesia. Anjuran untuk menggunakan masker ditanggapi positif oleh salah satu perusahaan jasa pengamanan PT. Bravo Satria Perkasa (BSP).

BSP area Jawa 2 dengan cepat dan tanggap melakukan tindakan membagikan masker untuk menjaga keamanan dan keselamatan anggota satpam BSP yang bertugas di berbagai project.

Menurut Heru Wibowo Head of Area BSP Jawa 2, pembagian masker ini merupakan bentuk perhatian BSP kepada para anggota satpam. “Dengan membagikan masker tersebut, kami membuktikan bahwa, BSP sangat peduli terhadap kesehatan dan  keselamatan anggota satpam BSP yang bertugas,” jelas Heru, (7/2).

Penggunaan masker untuk para satpam BSP di area Jawa 2 sangat dianjurkan, hal ini sebagai bentuk antisipasi dari penyebaran virus yang sedang ramai dibicarakan banyak negara. “Semoga kita semua terhindar dari virus ini, untuk tetap selalu jaga kebersihan dan berusaha serta berdoa,” ungkapnya. [roj]

02 Feb 2020
supriyadin

Supriyadin Juara 3 Lomba Service Excellent Antar Bank Papua se-Indonesia

KSATRIA| Surabaya – PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) sebagai perusahaan jasa pengamanan di Indonesia selalu memberikan layanan dengan kualitas terbaik. Karena itu, satpam BSP dibekali pendidikan.

Di awal Februari lalu, BSP Area Jawa 3 menorehkan prestasinya melalui salah satu satpam yang bertugas di Bank Papua Cabang Surabaya. Pasalnya, satpam BSP berhasil menjuarai peringkat ketiga dalam service excellent.

Adalah satpam BSP yang bernama Supriyadin, Satpam BSP yang bertugas di Bank Papua Cab. Surabaya  mendapatkan Juara 3 lomba service excellent yang diadakan oleh Bank Papua di Jayapura. Lomba ini diikuti oleh seluruh satpam Bank Papua se-Indonesia.

Winantyo Nugroho Head of Area BSP Jawa 3 merasa bersyukur karena satpam didikannya berprestasi di tempat kerjanya. “Tentunya kami sangat bangga sekali dengan apa yang diraih oleh anggota kami, Semoga bisa menjadi inspirasi bagi satpam lainnya,” tutur Winantyo, (2/2). [roj]

31 Jan 2020
kapolda sumsel

Kapolda Sumsel Berikan Hadiah ke Satpam BSP

KSATRIA | Sumsel–Rangkaian Hari Ulang Tahun Satuan Pengamanan (HUT Satpam) ke-39 berlangsung di beberapa daerah. Salah satunya adalah wilayah Sumatera Selatan.

Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 19-23 Januari 2020 ini diisi dengan rangkaian acara menghibur bagi para satpam di Sumsel. Salah satunya adalah kuis tanya jawab oleh Kapolda Sumsel.

satpam bsp

Di antara para satpam yang ikut memeriahkan HUT Satpam adalah para satpam PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Sumsel. Bahkan salah satu satpam BSP berhasil menjawab tanya jawab yang disodorkan Kapolda.

Menurut Danwil BSP Yades, salah satu anggota BSP mendapatkan hadiah uang tunai dari  Irjen Pol Priyo Widyanto Kapolda Sumatera Selatan karena bisa menjawab kuis yang diperlombakan. Selain kuis taanya jawab, juga ada kegiatan donor darah dan pembagian doorprize.

“Kuis tanya jawab diberikan secara spontan oleh Kapolda Sumsel kepada anggota satpam BSP. Hadiah tersebut beruba sejumlah tunai. Selain itu, Anggota BSP juga ikut ambil bagian dalam aksi solidaritas donor darah dan dilanjutkan dengan pembagian doorprize,” ungkapnya seperti dilansir JurnalSecurity.

Yades berharap acara tahunan ini terus dilanjutkan untuk mempererat keakraban antar masing-masing anggota satpam antar BUJP. “Saya sangat berharap acara kemeriahan ini terus dilaksanakan setahun sekali, agar para anggota satpam dari BUJP lain dapat saling mengenal satu sama lain,”ungkapnya. [roj]

22 Jan 2020
hut satpam

Kapolri Idham Azis Memimpin Upacara HUT Satpam ke-39 di Jakarta

KSATRIA| Jakarta–Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. memimpin langsung upacara Hari Ulang Tahun Satuan Pengamanan (HUT Satpam) ke-39 tahun 2019 di Lapangan Sepolwan Jakarta Selatan, Rabu (22/01/2020) pagi.

Kegiatan upacara HUT Satpam ke-39 ini mengusung tema ”Satuan pengamanan berbasis kompetensi mewujudkan SDM Unggul untuk terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif dan terjaminnya keamanan di lingkungan kerja menuju Indonesia maju”.

Dalam arahannya, Kapolri Idham mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada  seluruh satpam dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada satpam di manapun berada. “Atas nama Pimpinan Polri, saya juga bangga mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota satpam di manapun berada. Semoga satpam senantiasa profesional dan esistensinya semakin dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya di depan ribuan satpam seperti dilansir jurnalsecurity.com.

Idham juga mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah sukses menyelenggarakan HUT Satpam dan mengapresiasi para pimpinan badan usaha jasa pengamanan (BUJP), pengurus asosiasi pengamanan dan segenap stakholder terkait lainnya atas kerajsama sinergis dalam memelihara stabilitas Kamtibnas yang kondusif, “Semoga sinergi ini terus senantiasa terpelihara dengan baik dan ditingkatkan,” jelasnya.

Di hadapan para tamu undangan dan satpam, Kapolri juga memberikan penghormatan kepada Bapak Satpam Indonesia Almarhum Prof Dr Awaloedin Djamin, MPA yang juga mantan Kapolri ke-8 ini.

“Mari kita sejenak mengenang dan mendoakan Kapolri ke-8, sekaligus sebagai Bapak Satpam Indonesia yang telah berjasa besar dalam membentuk, mengembangkan dan memajukan satpam sebagai profesi yang luhur dan mulai ini. Semoga alamarhum mendapatkan tempat di sisi Allah SWT,” tuturnya.

Idham berharap, sebagai generasi penerus hendaknya bisa meneladani perjuangan Bapak Satpam Indonesia dalam melaksanakan tugas sebagai satpam.

Dalam pelaksanan tugas di lapangan, satpam merupakan salah satu mitra utama Polri dalam memelihara Kamtibmas, karena itu setiap satpam harus memiliki kualifikasi dan kemampuan yang optimal dalam penanganan gangguan pengamanan di lingakungan kerjanya.

“Eksistensi satpam  juga berkontribusi besar dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya dalam hal memberikan menjamin keamanan dalam upaya transformasi ekonomi yaitu peningkatan investasi dan cipta lapangan kerja yang kondusif,” tegasnya.

Idham juga menambahkan, bahwa tema satpam kali ini, selaras dengan kebijakan Presiden yaitu pembangunan SDM serta program prioritas Kapolri yaitu mewujudkan SDM yang unggul dan pemantapan Kamtibmas.

Hadir dalam upacara HUT Satpam ini segenap pimpinan asosiasi pengamanan, seperti ABUJAPI, APSI, ASIM, APJATIN, ATISI, dan pimpinan para BUJP di wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. [roj]

21 Jan 2020

BSP Sumatera Latih Satpam Tingkatkan Kualitas Diri

KSATRIA| Sumatera–Bravo Satria Perkasa (BSP) Area Sumatera dalam sepekan ini menggelar berbagai kegiatan di beberapa project BSP. Kegiatan dimulai sejak tanggal 11-16 Januari 2020.

Menurut Head of Area BSP Sumatera Yudhi Erlambang mengatakan, bahwa kegiatan ini sebagai bentuk upaya BSP dalam meningkatkan kualitas para satpam BSP.

Kegiatan ini, tambah Yudhi, latihan rutin ini juga sebagai upaya memperkuat fisik dan mental anggota BSP yang sedang bertugas di pengguna jasa BSP. “Giat ini diadakan di beberapa kota, seperti Padang, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Kepri,” ungkapnya.

Yudhi menjelaskan, kemampuan yang terus ditingkatkan akan berdampak pada layanan yang akan dilakukan oleh petugas satpam yang ada di lapangam.  “Latihan anggota dilakukan, demi totalitas dalam menjaga keamanan asset perusahaan pengguna jasa BSP,” ujarnya. [roj]

Translate »
error: Content is protected !!