Bravo Satria Perkasa
13 Feb 2017

BSP Indonesia Timur Raih Apresiasi dari Dirbinmas Polda Sulsel

KSATRIA, (BSP)–Untuk meningkatkan hubungan antara kepolisian dengan perusahaan jasa pengamanan dan pimpinan pengguna jasa pengamanan, Polda Sulawesi Selatan menggelar pertemuan di Aula Mapolda Sulsel pada Kamis, 9 Februari 2017.

Menurut Head of Area PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Indonesia Timur Sarwo Hadi kegiatan ini merupakan rutinitas guna mendekatkan hubungan antara mereka. “Kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas pengamanan di Sulsel,” katanya.

Sarwo menjelaskan, dalam kegiatan tersebut, Dirbinmas memberikan apresiasi kepada BSP Sulsel yang telah berperan aktif dalam pelaporan per semester ke Polda Sulsel.

“BSP juga aktif memberangkatkan anggota satpam dalam mengikuti pelatihan Gada Pratama serta pengelolaan anggota security yang jumlahnya terbanyak di wilayah komando Polda Sulsel,” jelasnya.

Apresiasi ini bagi BSP, tambah Sarwo, merupakan kebanggaan tersendiri untuk menjadi penyemangat memajukan BSP menjadi lebih baik lagi, sehingga pengguna pengamanan di wilayah Sulsel terlayani dengan baik, dan satpam bisa bekerja lebih profesional.

Saat ini, Sarwo yang juga sebagai pengurus Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI) Sulsel memiliki satpam sebanyak 2.561 per Januari 2017. “Periode terakhir November 2016 personil kami berjumlah 2.526 personil.  ini merupakan tanggung jawab besar yang diamanatkan oleh Allah swt lewat BSP kepada area Indonesia Timur untuk menjaga para penjaga,” ujarnya.

Kegiatan BSP di Indonesia Timur juga ikut andil dalam memeriahkan HUT Satpam ke-36. Semua sektor di area Indonesia Timur melaksanakan kegiatan-kegiatan satpam untuk memeriahkan HUT Satpam tersebut.

Selain itu, BSP Indonesia Timur juga mendapat kepercayaan dari user Maybank Pusat di Jakarta untuk mengelola keamanan kantor-kantor  Maybank di seluruh wilayah Indonesia Timur, “Sehingga bisa dikatakan kantor Maybank di 10 propinsi yang ada di area Indonesia Timur menggunakan jasa BSP,” katanya. [ROJI]

 

 

 

 

06 Jun 2016

Bravo! Semakin Perkasa di Indonesia Timur

KSATRIA–PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menjadi salah satu Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di Indonesia yang tumbuh dengan prestasi dan kerpercayaan penuh dari masyarakat. Hadirnya perusahaan di bidang jasa pengamanan ini ikut berperan dalam menciptakan keamanan, kenyamanan dan peningkatan produktivitas perusahaan pengguna jasa pengamanan.

Menurut Manager Area Indonesia Timur, Sarwo Hadi, tahun 2016 ini, personil BSP di area Indonesia timur mengalami penambahan yaitu 2.476 personil yang tersebar di 10 propinsi di Indonesia. Wilayah tersebut meliputi Propinsi Sulsel, Propinsi Sulbar, Propinsi Sultra, Propinsi Sulteng, Propinsi Sulut, Propinsi Gorontalo, Propinsi Maluku, Propinsi Maluku Utara, Propinsi Papua dan Propinsi Papua Barat.

Peningkatan jumlah personil ini cukup signifikan jika dibanding periode akhir Desember 2015 lalu, personil BSP yang berjumlah 1.642 personil. “Ini merupakan tanggung jawab besar yang diamanatkan oleh Allah SWT lewat PT Bravo Satria Perkasa dan khususnya area Indonesia timur untuk menjaga para penjaga,” tuturnya.

Sarwo menjelaskan, berekspansi di wilayah timur bukan hal yang mudah dilakukan. Apalagi dengan adanya proyek baru Telkom menuntut personil BSP mampu bersaing keras dengan security di Indonesia timur lainnya. Dalam masa transisi peralihan vendor lama kepada BSP, kami mendapatkan cobaan keterlambatan penggajian karena tidak rapinya data-data sebelumnya.

Bersama jajaran area Indonesia timur bekerja keras tidak lelah untuk membenahi data-data yang masih belum benar. “Alhamdulillah dalam waktu sebulan kami dapat menyelesaikan pembenahan data-data yang benar sehingga pada bulan berikutnya tidak ada lagi keterlambatan gaji maupun lembur anggota security pada proyek tersebut,” tuturnya. [FR]

02 May 2016

BSP Indonesia Timur Layani Sepenuh Hati, Hidupkan Komunikasi

KSATRIA (BSP)–Indonesia Timur merupakan bagian wilayah jangkauan Bravo Satria Perkasa (BSP) dalam mengembangkan bisnis jasa pengamanan. Mulai dari ujung barat Indonesia, Aceh hingga ujung timur yaitu Papua, BSP hadir melayani pengguna dalam industrial security.

Bisnis jasa pengamanan yang berkaitan langsung hubungan antara manusia dengan manusia lain rentan dengan godaan. Penjaga yang tergoda untuk melakukan tindakan yang tidak benar akan bisa merugikan pengguna dan perusahaan tempat ia bekerja. Karena itulah, BSP Wilayah Indonesia Timur memiliki jargon “Melayani dengan Hati, Menghidupkan Komunikasi dan Koordinasi”.

Menurut Head of Area Indonesia Timur, Sarwo Hadi, tantangan di bidang bisnis jasa pengamanan cukup berat. Sebab, seorang Satpam dituntut untuk terus menjaga asset perusahaan pengguna. Pengorbanan seorang Satpam harus benar-benar kita apresiasi dengan baik dalam menjalankan tugasnya.

Saat ini, BSP Wilayah Indonesia Timur memiliki personil sebanyak 1662 orang. Sebagian besar, mereka menyebar di perusahaan perbankan, sisanya di industri pertambangan yang ada di kawasan Indonesia Timur, seperti Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

Memanage ribuan personil dengan latar belakang yang berbeda-beda tidaklah mudah. Sebagai seorang leader di wilayah tersebut, Sarwo dituntut untuk bisa memainkan komunikasi dengan user maupun anggota Satpam yang bekerja di lapangan. Mengingat, lokasi antara wilayah satu dengan yang lain sangat jauh.

“Kami menjalin komunikasi dan koordinasi salah satunya dengan membuat group dalam alat komunikasi kami (Handphone) yang mana semua laporan baik dalam waktu harian, mingguan maupun bulanan tetap terjalin sehingga  akan memudahkan kami dalam berkoordinasi,” jelasnya.

Sarwo mengakui kendala selama ini dalam menjalankan tugas adalah factor geografis yang ada di area Indonesia Timur yang sangat luas dan berbentuk kepulauan. Untuk itu, Sarwo menyiasatinya dengan cara mengadakan kunjungan yang berpola, yaitu sekali dalam waktu 3 bulan atau 6 bulan untuk wilayah yang terjauh. “Alhamdulillah selama ini efektif yang terpenting komunikasi dan koordinasi kami dengan klien-klien kami setiap waktu terjalin,” ujarnya.

Untuk mempererat jalinan antar Satpam di kalangan BSP, Sarwo menjalin persahabatan diantara jajaran di lapangan dengan cara membuat team sepak bola, team volley dan team futsal untuk dipertandingkan antar sesama jajaran anggota.

Untuk mendukung lancarnya dalam bertugas, pihak BSP juga menjalin kerjasama dengan masyarakat dengan melakukan pendekatan secara adat dan kebiasaan mereka. Pihaknya juga menjalin komunikasi dengan ikut serta berpartisipasi dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh masyarakat di setikar tempat tugas.

Selain menjalin kerjasama dengan masyarakat sekitar, BSP juga menjaga hubungan baik dengan pihak kepolisian sebagai mitra dalam pengamanan. Sarwo menjelaskan, tugas pengamanan di lapangan erat kaitannya dengan kepolisian dalam hal pengamanan. Sebab Satpam adalah mitra kepolisian dalam hal pengamanan. “Kami juga bersilaturahim ke Polsek, Polres dan Polda di mana terdapat proyek–proyek kami,” jelasnya.

Untuk menjaga iklim yang kondusif dalam menjalankan tugas pengamanan, Sarwo berharap, lebih meningkatkan komunikasi dan koordinasi pada jajaran dan pada klien. selain itu, menumbuhkan dan meyakinkan pada calon customer atau klien bahwa BSP adalah BUJP yang terbaik di Indonesia,” tegasnya.

Sarwo bersama seluruh team yang ada di Wilayah Indonesia Timur bertekad membuktikan pada klien bahwa team BSP baik yang ada di area maupun di pusat  sangat solid, sehingga ini akan menumbuhkan kepercayaan klien pada kita. [FR]

 

 

Translate »
error: Content is protected !!