Bravo Satria Perkasa
08 Feb 2017

Wapres: Mantan Presiden Bisa Dikawal 60 Orang

KSATRIA, (BSP)—Menyikapi adanya demonstrasi oleh mahasiswa di kediaman mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa waktu lalu. Menjadi pertanyaan besar, bagaimana sebenarnya pengamanan mantan presiden.

Wakil Presiden HM Jusuf Kalla mengatakan seorang mantan presiden Republik Indonesia dipastikan mendapatkan perlindungan dari negara bahkan bisa dikawal oleh 60 orang pasukan pengamanan presiden (Paspamres).

“Seorang mantan (presiden) itu bisa dikawal 60 orang. Iya, (perlindungan itu ada) sesuai aturan,” kata JK usai membuka Rakornas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Jakarta, Selasa (7/2).

Kalla memastikan negara akan memberikan perlindungan kepada mantan presiden dan mantan wakil presiden yang sudah diatur dalam undang-undang.

Dia meminta masyarakat agar menghormati mantan pemimpin. “Kita prihatin dengan situasi itu. Kita harus juga punya prilaku yang baik menghormati pemimpin, sesuai dengan aturan,” ujar JK.

JK menilai demonstrasi yang dilakukan di depan rumah SBY di kawasan Mega Kuningan tidak relevan terhadap apa yang telah dilakukan SBY. “Kalau saya baca itu tidak relevan dengan Pak SBY tentang SARA. Kan SBY tidak berbicara hal itu, jadi kenapa disitu itu pertanyaan juga,” katanya. [ROJI]

29 Aug 2016

Pergantian Pasukan Jaga Istana Presiden

KSATRIA–Seremoni pergantian Pasukan Jaga Istana Kepresidenan kembali digelar. Pergantian dilakukan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu ‎(28/8/2016).

Menurut Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin‎, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk yang kedua kalinya sekaligus menandai tradisi baru yang diterapkan Presiden Joko Widodo.

“Sebelumnya seremoni telah digelar pada 17 Juli 2016 pagi,” kata Bey dalam siaran persnya, Minggu (28/8).

Terkait hal ini, Komandan Paspampres Mayor Jenderal TNI Bambang Suswantono pada Jumat 27 Agustus 2016 mengatakan, atraksi pergantian jaga Istana Kepresidenan bisa disaksikan oleh masyarakat umum secara lebih dekat.

Sebelumnya melalui media sosial Facebook @Jokowi yang disampaikan pada Minggu 17 Juli 2016 mengatakan, pergantian pasukan jaga Istana Kepresidenan sekarang terbuka untuk umum.

“Mulai hari ini, tiap hari Minggu pekan ke-2 tiap bulannya jam 8.00 pagi masyarakat bisa melihat langsung proses (pergantian pasukan jaga Istana Kepresidenan) dari halaman luar Istana Merdeka,” ujar Jokowi (17/7).

Menurut Jokowi, dalam kegiatan tersebut, masyarakat bisa melihat atraksi memeriksa senjata, amunisi, kerapihan seragam, hingga lempar senjata. [FR]

Translate »
error: Content is protected !!