Bravo Satria Perkasa
27 Jan 2020
lemhannas abujapi

Gubernur Lemhannas Buka Pelatihan Taplai ABUJAPI Angkatan I

KSATRIA| Jakarta–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) bekerjasama dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menggelar pelatihan Pemantapan Nilai-nilai (Taplai) Kebangsaan Angkatan pertama pada 27 Januari sampai 2 Februari 2020 di Gedung Lemhannas jalan Merdeka Selatan no.10 Jakarta Pusat.

Dalam pembukaan Pelatihan Taplai Lemhannas ABUJAPI Angkatan ke-1 ini dihadiri olehL TNI (Purn) Agus Widjojo Gubernur Lemhannas RI, Irjen Pol. Drs. Mochamad Iriawan, SH, MM, MH sebagai Sekretaris Utama Lemhannas, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Drs. Ricky Francois Wakanno, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan dan Sekjen APSI sekaligus Direktur PT. Bravo Satria Perkasa H. Djarot Soeprianto.

djarot soeprianto direktur bsp
Direktur BSP Djarot Soeprianto saat mengikuti pelatihan Lemhannas ABUJAPI

Dalam sambutannya, Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo mengatakan bahwa ini pertama kali Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) mengadakan pelatihan Taplai nilai-nilai kebangsaan dengan Lemhannas.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat berbagi memberikan pencerahan kepada anggota ABUJAPI tentang pemahaman nilai nilai kabangsaan, yang bersumber dari empat konsensus dasar bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI,” ungkapnya di depan 88 peserta dari anggota ABUJAPI, Senin (27/01/2020).

Agus menambahkan, bahwa tugas pokok ABUJAPI adalah mengelola sumber daya manusia yang meliputi aspek pengamanan fisik, informasi dan pengamanan teknis lainnya. Selain itu mengelola SDM untuk mengayomi tempat kerja dari ganggunan keamanan.

“Tugas pokok ini penting sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan dalam bekerja, menjaga eksistensi pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi di Indonesia, karena itu pamahaman kebangsaan dan nilai kabangsaan sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.

Dengan bekal ini, tambah Agus, diharapkan ABUJAPI mampu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan kelompok. Dengan demikian kiranya tepat ABUJAPI melakukan pemantapan nilai kebangsaan ini sebagai wujud kepedulaian atas nasib bangsa.

“Kami berharap setelah selesai mengikuti kegiatan pemantapan nilai-nilai kebangsaan ini, saudara dapat mengaplikasikan dengan baik dengan cara berpikir yang komprehensif,  integral,  dan holistik berdasarkan nilai-nilai kebangsaan, berperan aktif dalam menyelesaikan masalah bangsa secara profesional dan proporsional, serta membangun komitmen yang kuat bagi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di lingkungan tempat saudara sekalian bekerja,” tegasnya.

27 Jan 2020

Inilah Lima Hasil yang Ingin Dicapai dalam Pelatihan Lemhannas

KSATRIA| Jakarta–Puluhan lelaki dan perempuan berjas hitam dengan dasi warna merah menghiasi baju dalam berwarna putih nampak antri mendaftarkan diri di meja panitia pelatihan yang digelar Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) pada Senin 27 Januari 2020.

Dalam pembukaan Pelatihan Taplai Lemhannas ABUJAPI Angkatan ke-1 ini dihadiri olehL TNI (Purn) Agus Widjojo Gubernur Lemhannas RI, Irjen Pol. Drs. Mochamad Iriawan, SH, MM, MH sebagai Sekretaris Utama Lemhannas, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Drs. Ricky Francois Wakanno, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan dan Sekjen APSI sekaligus Direktur PT. Bravo Satria Perkasa H. Djarot Soeprianto.

Para peserta yang berjumlah 88 orang ini adalah para pengurus dan pimpinan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang tergabung sebagai anggota ABUJAPI dari berbagai daerah, tepatnya dari 13 daerah. Mulai DKI Jakarta, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan TImur, Kalimantan Barat, Aceh, Lampung, Gorontalo, Jambi dan Sulawesi Tengah.

djarot soeprianto bsp
Direktur BSP Djarot Soeprianto saat mengikuti Pelatihan Lemhannas ABUJAPI

Ketua Panitia Pelatihan Lemhannas yang juga Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan, Laksamana Muda tni Riyadi Syahardani menjelaskan bahwa para peserta akan mendapatkan pelatihan implementasi nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari empat konsensus dasar bangsa guna meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Adapun materi utama pelatihannya adalah nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari Pancasila, UUD tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

Adapun materi dasar meliputi materi tentang wawasan nusantara, ketahanan nasional, kepemimpinan nasional dan kewaspadaan nasional. Sedangkan materi penunjang meliputi pengantar pimpinan, pengantar nilai-nilai kebangsaan dan sejarah perjalanan bangsa, perkembangan lingkungan strategi, pembangunan karakter bangsa melalui revolusi mental,    pengenalan fungsi intelijen dan keamanan dalam pelaksanaan tugas satpam dan penjelasan penulisan makalah dan pelaksanaan diskusi.

“Para penceramah atau narasumber berasal dari Lemhannas dan luar Lemhannas,” ungkapnya seperti diunggah Jurnalsecurity.com

Hasil yang ingin dicapai dari pelatihan ini adalah:

Pertama, memahami nilai-nilai kebangsaan meliputi Pancasila, undang-undang negara republik Indonesia tahun 1945, NKRI dan Bhinnneka Tunggal Ika.

Kedua, memahami konsepsi wawasan nusantara, ketahanan nasional, kewaspadaan nasional dan kepemimpinan nasional.

Ketiga, terwujudnya anggota abujapi yang bermoral, beretika, berkarakter dan berwawasan kebangsaan dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat kerjanya

Keempat, mampu memberikan saran kepada pemerintah secara baik dan benar khususnya dalam menjamin ketentraman dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian bangsa.

Kelima, agar para pserta dapat menjadi agen-agen perubahan untuk mengimplementasikan sekaligus menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan, baik di lingkungan keluarga, lingkungan tempat tinggal, maupun di lingkungan pekerjaannya. [roj]

27 Jan 2020
lemhannas abujapi

88 Anggota ABUJAPI Ikuti Pelatihan Lemhannas RI

KSATRIA| Jakarta–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) bekerjasama dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menggelar pelatihan Pemantapan Nilai-nilai (Taplai) Kebangsaan Angkatan pertama pada 27 Januari sampai 2 Februari 2020 di Gedung Lemhannas jalan Merdeka Selatan no.10 Jakarta Pusat.

Taplai kali ini mengusung tema “Implementasi nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari empat konsensus dasar bangsa guna meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”

Dalam sambutannya, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Lemhannas RI yang telah berkenan membuka ruang bagi Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) dalam penyelenggaraan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (Taplai) Angkatan I bagi para pengusaha di bidang jasa pengamanan.

“Taplai ini sangat penting bagi kami, khususnya pimpinan BUJP dan para pelaku di bidang keamanan. Karena inilah momen bergeraknya para pimpinan BUJP untuk lebih dekat dan sadar akan pentingnya pengetahuan tentang Ketahanan Nasional yang secara tidak langsung kegiatan ini bersentuhan dengan bisnis bidang keamanan,” ungkapnya di depan para peserta pelatihan.

Agoes menambahkan, ia ingin para pengurus ABUJAPI baik di tingkat pusat maupun daerah dapat mengikuti kegiatan pendidikan ini dengan baik. Karena dalam menjalankan roda organisasi, mempertahankan keutuhan organisasi menjadi point penting bagi perkembangan organisasi kedepannya.

“Kami ingin bukan hanya pengurus ABUJAPI. para pimpinan BUJP, praktisi bidang keamanan serta pelaku bidang keamanan kami himbau untuk mengikuti Taplai ABUJAPI ini. Sungguh betapa pentingnya diklat ini, karena kita menjadi tahu bagaimana negara kita bisa survaive  sampai sekarang dan bagaimana kedepannya serta bagaimana kita bisa implementasikan nilai-nilai kebangsaan ini di kehidupan sehari-hari dan di perusahaan masing-masing,” jelasnya.

Agoes menjelaskan, kegiatan Taplai ini kedepannya akan dijadikan program reguler rutin yang menjadi salah satu agenda kegiatan ABUJAPI. “Ini menjadi nilai positif bagi anggota ABUJAPI. Alhamdulillah, angkatan pertama ini animo peserta yang cukup tinggi dengan hadirnya 88 peserta,” tuturnya.

Berkembangnya ilmu pengetahuan, situasi politik, ekonomi, sosial dan budaya, harus diantisipasi demi bertahannya diri dan tetap eksis berkompetisi di bisnis bidang keamanan. Karena itu, Lemhannas RI sebagai Lembaga Negara yang diberikan tanggung jawab untuk melakukan riset, penelitian dan lainnya, harus bisa kita manfaatkan yang sebesar-besarnya.

“Kami mengajak para peserta untuk mengikiti kegiatan ini dari awal sampai akhir dengan seksama. Mengikuti segala aturan yang ada serta menjaga nama baik pribadi, institusi dan organisasi,” tutupnya.

Agoes berharap para peserta bisa menyerap ilmu yang ada, memanfaatkan dan semoga ilmu yang kita raih di Lemhannas ini dapat bermanfaat. Minimal untuk diri sendiri, terutama untuk kehidupan berbangsa dan bernegara dan khususnya bagi perusahaan masing-masing.

“Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih kepada Lemhannas RI yang sudah membuka dengan lebar pintu untuk kami bisa bekerja bersama-sama memberikan manfaat bagi anggota ABUJAPI di seluruh Indonesia. Semoga Taplai ini bisa berkelanjutan kedepannya,” ungkapnya.

Hadir dalam pelatihan Taplai Lemhannas ABUJAPI Angkatan ke-1 ini dihadiri olehL TNI (Purn) Agus Widjojo Gubernur Lemhannas RI, Komjen Pol. Drs. Mochamad Iriawan, SH, MM, MH sebagai Sekretaris Utama Lemhannas, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Drs. Ricky Francois Wakanno, begitu juga hadir sebagai peserta pelatihan Sekjen Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) yang juga Direktur PT. Bravo Satria Perkasa H. Djarot Soeprianto. [roj]

Translate »
error: Content is protected !!