Bravo Satria Perkasa
05 Oct 2019

5 Tips Aman Saat Terjadi Gempa di Ruang Kerja

KSATRIA| Gempa bumi bisa datang kapan saja, tanpa kita tahu kejadiannya. Meskipun jika di daerah tidak rawan bencana alam, jangan pernah mengabaikan gempa bumi. Gempa bumi bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, karena itu tetap waspada.

Bahaya yang mungkin dialami oleh para pekerja ketika gempa bumi terjadi adalah tertimpa komponen struktural bangunan, perabotan, atau barang yang disimpan dengan cara yang salah. Atau bisa saja terbakar oleh api akibat kebocoran gas atau aliran pendek listrik, dan terkena bahan kimia yang berbahaya.

Dilansir dari safetyandhealthmagazine.com, kita bisa mengurangi berbagai risiko di atas jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi di tempat kerja dengan beberapa langkah di bawah ini;

1. Pastikan bangunan tersebut memiliki tempat aman yang bisa didatangi ketika terjadi bencana alam, seperti gempa bumi. Misalnya di bawah meja yang kokoh atau dinding bagian dalam yang jauh dari jendela.

2. Menjaga agar jarak yang harus ditempuh seseorang untuk berlindung saat gempa bumi terjadi, sesingkat mungkin. Statistik menunjukkan bahwa seseorang yang bergerak setidaknya 10 langkah saat terjadi gempa bumi, kemungkinan besar akan terluka.

3. Berpartisipasi dalam latihan kesiapsiagaan bencana alam. Setiap tempat kerja, terutama jika kamu bekerja di sebuah bangunan yang tinggi, berlantai tinggi, cenderung akan mengadakan latihan kesiapsiagaan bagi para pegawai yang setiap hari datang ke tempat tersebut.

4. Jika memungkinkan, secara teratur latihlah “Jatuhkan, Tutupi, dan Tahan” di area-area yang aman di tempat kerja. Instruksinya berlutut dan jatuhkan diri, lindungi kepala, dan menunggu hingga guncangan berhenti.

5. Membahas tentang berbagai topik umum terkait bencana alam, seperti cara memberikan pertolongan pertama dan cara memadamkan api.

Jika terjadi gempa bumi, sebaiknya tetap berada di tempat yang aman sampai guncangan berhenti dan berhati-hatilah terhadap gempa susulan. Kamu juga harus mengantisipasi terjadi kebakaran, gunakan tangga, bukan lift, dan tetaplah berada di luar bangunan jika kamu sedang berada di luar ruangan saat gempa bumi terjadi, berjongkok, dan tutupi kepala.[roj]

17 Oct 2018

Tips Agar Selamat dari Gempa Bumi

KSATRIA| Berusahalah untuk tenang dan tidak panik saat ada pengumuman bencana gempa bumi dengan informasi yang sudah terverifikasi. Lakukan persiapan upaya pencegahan gempa, penagangan saat dan pasca gempa bumi, sesuai panduan Palang Merah Indonesia berikut ini:

Waspada Sebelum Gempa Bumi

  1. Kenali daerah sekitar tempat tinggal (apakah termasuk rawan gempa atau tidak).
  2. Ketika masuk ke sebuah gedung atau bangunan, perhatikan letak pintu keluar, tangga darurat, atau cara-cara untuk mengeluarkan diri jika sewaktu-waktu harus menyelamatkan diri.
  3. Di dalam ruangan tempat Anda berada, perhatikan titik-titik yang aman untuk berlindung ketika gempa terjadi.
  4. Perhatikan juga tempat yang berbahaya jika gempa terjadi, seperti di dekat kaca, tiang atau pilar, lemari, dan lain-lain.
  5. Catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang harus dihubungi saat gempa terjadi seperti PMI, rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan lain-lain. Matikan kran air, kompor, gas, dan listrik jika selesai digunakan.

Tindakan Saat Gempa Bumi Terjadi

  1. Jika berada di dalam rumah Berusahalah menyelamatkan diri dan keluarga. Berlindunglah di bawah meja agar tubuh tidak terkena benda-benda yang berjatuhan. Lindungi kepala dengan apa saja, misalnya helm, bantal, papan, atau kedua tangan dengan posisi telungkup.
  2. Jika berada di luar rumah Merunduk dan lindungilah kepala, lalu bergeraklah menjauh dari gedung dan tiang menuju daerah terbuka. Jangan melakukan tindakan apapun, tunggulah sampai keadaan benar-benar tenang karena setelah gempa pertama biasanya ada gempa susulan.
  3. Jika berada di pusat perbelanjaan atau di tempat umum lainnya Usahakan untuk tetap tenang, biasanya kerumunan orang dalam bencana berpotensi kepanikan. Ikuti petunjuk dari petugas penyelamat. Jangan menggunakan lift ketika terjadi gempa atau kebakaran namun gunakanlah tangga darurat, lalu bergeraklah ke tempat terbuka.
  4. Jika berada di dalam kendaraan Berpeganganlah dengan erat sehingga tidak terjatuh dari guncangan atau jika kendaraan berhenti secara mendadak. Tetaplah tenang dan ikuti perintah atau petunjuk dari petugas. Mintalah pengemudi untuk menghentikan kendaraan. Setelah itu bergeraklah ke tempat yang terbuka.
  5. Jika berada di gunung atau pantai Gempa dapat menimbulkan longsor di gunung atau perbukitan. Jika Kamu berada di pegunungan, bergeraklah ke tempat yang aman seperti lapangan terbuka yang jauh dari daerah lereng. Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami, jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

Penanganan Setelah Gempa Bumi

  1. Bila masih berada di dalam ruangan atau gedung, segeralah keluar. Periksalah keadaan diri sendiri, apakah ada bagian tubuh yang terluka atau tertimpa benda-benda.
  2. Mintalah orang dewasa untuk mematikan aliran listrik dan gas.
  3. Janganlah menyalakan api, karena bisa terjadi kebocoran gas atau tumpahan bahan bakar.
  4. Jika mampu, berilah pertolongan pertama kepada orang-orang yang berada di sekitarmu. Dengarkanlah informasi dari sumber-sumber yang terpercaya dan bertindaklah sesuai imbauan.

Gempa bumi dapat terjadi pada saat sedang tidur. Penting sekali untuk mengatur kamar tidur agar aman dari gempa. Misalnya, jangan menaruh benda-benda yang mudah jatuh di dinding tempat tidur. Tautkan lemari di dinding dan pastikan benar-benar kuat. Pastikan ketika terjadi getaran kita tidak tertimpa benda-benda. Tidak hanya kamar, buatlah ruangan kantor aman dari gempa. Selain konstruksi bangunannya, usahakan bingkai atau benda-benda lain yang ditempelkan di dinding melekat kuat. Aturlah meja-meja dan kursi-kursi agar tidak menghalangi orang bergerak ke pintu keluar ketika gempa terjadi.

sumber: kompas

Translate »
error: Content is protected !!