Bravo Satria Perkasa
29 Aug 2017

Penutupan Porseni Berlangsung Tertib dan Aman

KSATRIA, (BSP)–Penutupan Porseni BPDSI XII Tahun 2017 berlangsung tertib dan aman sesuai dengan target. Kegiatan penutupan ini juga dibarengi dengan satu kegiatan penarikan undian Simpeda yang diselenggarakan di Hotel Intercontinental, Bandung, Minggu (27/8/2017).

Kegiatan penutupan Porseni ini, Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa Joko PN Utomo turun langsung memantau situasi pengamanan serta memberikan spirit dan semangat bagi para jajaran security guard dalam menjalankan tugasnya.

Acara penutupan Porseni BPDSI XII Tahun 2017 dihadiri oleh para tamu VVIP selain para pejabat tinggi internal bank bjb, juga unsur pejabat muspida dan seluruh unsur direksi atau pimpinan BPD seluruh Indonesia. Acara juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.
Joko menghimbau kepada jajaran security untuk pengamanan diminta extra ketat, untuk Ring 1 kami turunkan sebanyak 30 personil security guard, dan 50 personil security guard beserta unsur Polri dan TNI yang berada di Ring 2 dan 3.
Menurut Suherman Komandan Sektor PT. Bravo Satria Perkasa Bandung Raya mengatakan,  penjagaan ini extra ketat untuk pelayanan para tamu undangan. “Kami telah menempatkan beberapa personil security khusus yang telah saya ploting di berbagai tempat dan di dalam gedung hotel, yang paling utama saya menempatkan security terbaik yang saya ploting dipintu masuk utama dimana pintu itu akan dilewati oleh para pejabat tinggi atau tamu VVIP,” katanya. [RO/IVN]
 

 

24 Aug 2017

BSP Siap Amankan Gelaran Porseni BPSDI Ke XII di Bandung

KSATRIA (BSP)—Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) ke XII tahun 2017 dilaksanakan di Bandung. Salah satu pesertanya adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb).

Kali ini, yang menjadi tim pengamanan acara Porseni yang berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 25-27 Agustus 2017 dikawal langsung oleh tim pengamanan dari PT. Bravo Satria Perkasa (BSP).

Menurut Ivan Soviyan, Tim BSP Bandung mengatakan, Bravo mendapat kepercayaan kembali oleh klien yaitu bank bjb untuk mengamankan jalannya acara kegiatan Porseni dan penarikan undian Simpeda.

Ivan mengatakan, acara Porseni BPDSI ini diikuti oleh 26 Bank BPD se Indonesia dan 1.742 peserta atau atlet dan official. ”Kami, Bravo Satria Perkasa ditunjuk oleh bank bjb dimulai dari mengurus perizinan ke pihak kepolisian dan TNI sampai unsur masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, BSP juga mendapatkan tugas dalam pengamanan khusus para tamu VIP  dan VVIP.

“Acara ini akan dibuka besok oleh Gurbenur Jawa Barat, akan hadir juga Gubernur Banten, Ketua OJK dan Gubernur BI. Juga dihadiri oleh Ketua dewan Komisioner OJK,” jelasnya.

Acara yang akan berlangsung selama tiga hari ini mempertandingkan berbagai cabang olahraga yaitu: futsal, basket, silhouete & rapid fire pistol, tenis lapangan, golf, billiard, karate, tenis meja, catur, volley indoor, volley pantai, bulu tangkis.

Sedangkan cabang seni yang diperlombakan adalah duta bank, show performing, menghitung uang, pop singer, grup band, folk song, MTQ. [ROJI]

 

 

17 Aug 2017

Pengamanan Upacara HUT RI Ke-72 di Istana Cukup Ketat

KSATRIA, (BSP)–Pengamanan di Istana Kepresidenan jelang peringatan detik-detik proklamasi berlangsung sangat ketat, Rabu (17/8/2016).

Ketatnya pengamanan ini sudah terlihat di Jalan Medan Merdeka Barat tepatnya 100 meter menuju Istana sudah dilakukan pengecekan kendaraan yang hendak menuju Istana.

Pengamanan awal tersebut terlihat sudah berdiri beberapa petugas Paspampres bersenjata lengkap yang memerika secara detail kendaraan yang akan masuk ke Istana.

Anjing pelacak pun turut ambil bagian untuk memeriksa kendaraan yang membawa tamu undangan yang hendak mengikuti upacara kemerdekaan.

Di pos penjagaan pertama tersebut juga terpantau diparkir kendaraan taktis untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sekeliling Istana pun terlihat mendapat penjagaan cukup ketat dari aparat TNI maupun kepolisian. Aparat TNI bersenjata laras panjang berjaga di setiap lima meter.

Imbas digelarnya upacara kemerdekaan tersebut terjadi penutupan jalan yang melintasi kawasan Istana Negara.

Kemacetan di beberapa titik ruas jalan pun tidak dapat dihindarkan karena terjadi penumpukan kendaraan.

Setidaknya Polda Metro Jaya menurunkan 1.117 personel untuk mengamankan upacara peringatan HUT RI ke-71 di Istana Negara.

“Jumlah personel pengamanan 1.117 personel terdiri dari personel Polda Metro Jaya 953 dan Polres Metro Jakarta Pusat sebanyak 164 personel,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya.

Selain di Istana Negara, polisi juga menurunkan personel untuk pengamanan malam apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan.

“Kami menurunkan 509 personel. Untuk personel Polda Metro sebanyak 331 dan Polres Metro Jakarta Selatan 178 personel,” ujarnya. [ROJI]

10 Aug 2017

Dari Satpam jadi Asisten Manajer Operasional

KSATRIA, (BSP)–Wajahnya tak asing di kalangan keluarga besar PT. Bravo Satria Perkasa (BSP). Wajah yang menjadi ikon satpam di video profile perusahaan BSP. Dialah pemilik nama satu kata, Suhendy.

Suhendy menekuni dunia sekuriti sejak tahun 1998. Awalnya ia ingin menjadi teknisi, namun melihat peluang bekerja menjadi satpam di di Bank Danamon Kantor Pusat akhirnya ia nekad mendaftar. “Saat itu, sekuriti karena dilihat secara fisik saja, tanpa ada tes lainnya,” katanya kepada Majalah Ksatria.

Dua tahun berjalan, tahun 2000 ia diangkat sebagai satpam tetap Danamon bersama sekitar 300 personil lainya, tahun 2001 ia mengikuti pendidikan satpam program pratama di Lido Bogor selama sebulan.

Setelah mengikuti pendidikan satpam, karir Suhendy mulai terlihat ketika ia dipilih menjadi Danru tahun 2002. Bahkan setahun kemudian, 2003 ia diangkat menjadi sekuriti VIP bersama sepuluh satpam lainnya. Tugasnya, menjaga para direksi bank Danamon.

Suhendy merasakan pengalaman menarik ketika menjadi sekuriti VIP. Saat diundang oleh presiden pada saat itu Megawati Soekarno Putri untuk mengawal pimpinan, ia sempat dikira Paspampres karena turut dalam iring-iringan pengawalan Paspampres saat memberikan pengawalan direktur Bank Danamon.

“Disitu mental dan loyalitas kita diuji karena berinisiatif sebagai paspampres supaya akses pengawasan kepada direktur clear dan tidak masalah dengan Paspampres,” ungkapnya.

Pengalaman menarik lainnya ketika mengawal tamu dari Turki ada enam mobil. Pertama, tutur kata dan bahasa Inggris menjadi prioritas pelayanan sehingga klien puas dengan pelayanannya.

Pengalaman yang tak kalah seru ketika terjadi bom Marriot Mega Kuningan Jakarta. Saat itu salah satu direktur Bank Danamon sedang berada di lantai dua. Begitu terjadi bom, ia langsung meluncur ke hotel. Ketika itu sempat kesulitan memasuki kawasan hotel karena seluruh akses diblokir oleh kepolisian.

Salah satu cara, lanjutnya, bergaya lagaknya kepolisian dengan mengatakan sebagai pengawal khusus direktur Bank Danamon. Suhendy pun mendapat akses masuk ke gedung dan berhasil melindungi direktur Bank Danamon dari ancaman maut.

“Saat itu direktur  kita melihat mayat-mayat bergelempangan lalu meminta anggota sekuriti mengangkut mayat-mayat itu ke dalam mobilnya,” kenang Suhendy.

Setelah empat tahun menjadi pasukan khusus, tiba-tiba Suhendy dipromosikan menjadi Danton tahun 2006. Ia merasakan, meski pangkat naik justru pendapatan turun. Padahal saat itu kebutuhan untuk keluarga semakin besar.

Kepalang basah, Suhendy menyebur sekalian di dunia pengamanan. Menjadi Danton ia gunakan untuk mendalami ilmu sekuriti melalui training. Hingga suatu hari, ia diperbantukan di subdivisi investigasi dibawah Coorporate Safety Management Danamon. Tahun 2008 Suhendy pun diangkat menjadi staf investigasi.  Di Danamon inilah Suhendy ditempa praktik pengamanan di lapangan, bahkan ini belajar menangani investigasi mulai dari proses penyelidikan, penyidikan, dan resume seluruh investigasi.  “Dari situ saya banyak menangani kasus di Danamon dan selalu clear,” terangnya.

Hingga pada suatu hari, Suhendy merasa ingin suasana baru di dunia pengamanan. Hingga kemudian ia memutuskan untuk bekerja di BSP, namun posisinya saat itu masih masa kontrak dengan Danamon. Setelah selesai kontrak, tahun 2010 ia melamar di kantor pusat BSP dan diterima sebagai staf khusus di wilayah Jakarta. Karir ini berlanjut sebagai staf marketing tahun 2011 karena pada saat itu BSP membentuk departemen operasi.

Adanya Suhendy di Departemen Operasional BSP membawa greget berbeda di system operasional BSP di lapangan. Ia banyak mengusulkan kebijakan dan melakukan pembenahan termasuk membuat SOP pelayanan satpam kepada klien. Sehingga Suhendy diangkat menjadi asisten manajemen BSP.

Tak hanya berbagi pengalaman, Suhendy juga mengaku senang dengan support yang diberikan perusahaan BSP kepadanya. Diantaranya pendidikan investigasi, training multimanagement pengamanan dan training tenaga pendidikan satpam.

Suhendy mengingatkan kepada seluruh satpam bahwa bekerja di perusahaan jasa pengamanan harus memahami seluk beluk perusahaan. “Anggota satpam jangan hanya bangga pada tempat dimana bekerja, tapi juga harus bangga dan memiliki kepedulian pada perusahaan jasa pengamanan yang diikutinya,” katanya.

Misalnya, satpam bank A jangan hanya membanggakan diri sebagai karyawan bank A, tapi harus mengenalkan dan bangga dengan BUJP yang membawanya yang menjadi induk perusahaan tempat ia mendapatkan pekerjaan.

Berbagai pengalaman yang ia alami selama ini, menjadikan dirinya kian memiliki kualitas dalam dunia pengamanan. Tak heran jika sekarang, ia didaulat sebagai Asisten Manager Ops/ Section Head of Security Specialist & Devices Alarm System PT. Bravo Satria Perkasa.[ROJI]

12 Jul 2017

Dirbinmas Polda Metro Jaya akan Tertibkan Seragam Satpam

KSATRIA, (BSP)–Dalam rangka koordinasi, pengawasan dan pembinaan teknis BUJP dan satpam, Polda Metro Jaya dan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Jakarta Raya menggelar kerjasama di Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Direktur Bina Masyarakat (Dirbinmas) Polda Metro Jaya Kombes Drs. Priyo Mujihad berharap apa yang menjadi kesepakatan bersama antara Polda Metro Jaya dan BPD-ABUJAPI Jaya bisa terlaksana dengan baik.

Kita mengharapakan ada output dan outcome dari kerjasama ini dan bisa menjadi percontohan Polda lain antara Abujapi dan Polri,” kata mantan Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Metro Jaya ini.

Priyo menjelaskan, pihaknya bersama Abujapi akan merealisasikan program yang ada, salah satunya dengan menertibkan BUJP yang belum sesuai dengan peraturan. Misalnya saja terkait seragama satpam yang masih banyak perbedaan.

“Kami akan koordinasi dengan direktorat Pamobvit terkait seragam satpam yang ada di bandara dan gedung DPR,” tegasnya seperti dilansir jurnalsecurity.com.

Priyo juga menambahkan, bahwa kerjasama dengan Abujapi ini juga akan dijadikan percontohan untuk bisa dijadikan acuan di Polda-Polda lain yang ada di daerah.

“Semoga kerjasama yang kita sepakati bukan hanya seremonial tapi bisa ditindaklanjuti secara berkesinambungan,” ungkapnya. [ROJI]

 

01 Jul 2017

Mendagri Minta Siskamling Diaktifkan Lagi

KSATRIA, (BSP)–Pascakejadian dua anggota Brimob ditusuk di Masjid Falatehan yang lokasinya dekat dengan Mabes Polri, Mendagri Tjahjo Kumolo meminta sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di masyarakat diaktifkan kembali.

 “Di tingkat RT/RW, Kelurahan/Desa harus dimulai diaktifkan siskamling, warga setempat mencermati. Keadaan lingkungan kalau ditengarai, dicermati ada gerak gerik yang mencurigakan di lapangan dengan melibatkan diri dengan pengamanan polsek dan koramil setempat,” kata Tjahjo dalam keterangan kepada wartawan, Sabtu (1/7/2017).

Mendagri yang juga merupakan Wakil Ketua Kompolnas ini pun meminta kesiagaan aparat kepolisian untuk meningkatkan deteksi dini. Kerja intelijen juga harus ditingkatkan.

“Semua pihak termasuk jajaran Polri, TNI, elemen masyarakat harus bersama-sama melawan teror masyarakat dan teror kepada negara,” tutur Tjahjo.

Tjahjo menekankan bahwa terorisme tak hanya dilawan oleh aparat saja. Masyarakat juga harus ikut berpartisipasi.

“Sebagai Mendagri kami minta jajaran Kemendagri khususnya jajaran Pemda provinsi, kabupaten/kota untuk meningkatkan koordinasi bersama Forkompimda setempat dengan melibatkan bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, setempat dan jajaran Satpol PP harus ikut mengamankan wilayah pusat keramaian di bawah koordinasi kepolisian setempat,” ungkap Tjahjo. [ROJI]

15 Jun 2017

Tingkatkan Kualitas Ramadhan, BSP Gelar Tausiyah setiap Rabu

KSATRIA, (BSP)—Bulan Ramadhan ditunggu kedatangannya oleh umat Islam, karena di dalamnya terdapat keistimewaan. Seluruh amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya jika dilakukan dengan keikhlasan.

Menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan ini, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) tak ingin melewatkan momentum penuh berkah ini. Sebelum puasa tiba, seluruh karyawan, staf dan direksi di kantor pusat menggelar acara silaturahim dan saling memaafkan pada tanggal 24 Mei 2017 sore.

Menurut Ketua Panitia Ramadhan Agus Kartiwa, kegiatan syiar Ramadhan ini diselenggarakan setiap tahun sekali. Tujuannya agar bulan penuh berkah ini benar-benar bisa diisi dengan kegiatan positif. Salah satunya adalah menyelenggarakan pengajian pekanan, tepatnya setiap Rabu setelah shalat Dhuhur berjamaah selama Ramadhan.

Agus menjelaskan, beberapa ustadz yang mengisi tausiyah hari Rabu adalah sebagai berikut: 31 Mei Ustadz Mas’ud dari Bekasi, 07 Juni Ustadz Abdullah Fathoni dari Kalibata, 21Juni KH. Darma Agusnan Putra SE dari Bogor.

Sedangkan untuk acara buka bersama pada Jumat, 16 Juni 2017 akan diisi oleh Ustadz H. Edy Sudrajat dari Bogor  dengan tema Ramadhan 2017 ini adalah “Mari Kita Tingkatkan Ketaqwaan dan Amal Kabaikan”. [ROJI]

 

08 May 2017

Sidang Ahok, Ribuan Petugas Keamanan Siap Diterjunkan

KSATRIA, (BSP)–Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan, telah menyiapkan pengamanan terkait sidang vonis kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sidang vonis tersebut akan digelar di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan RM Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (9/5).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, ribuan personel pengamanan telah disiapkan untuk mengantisipasi pengamanan baik jalannya sidang maupun mengawal rencana aksi unjuk rasa di depan Gedung Kementerian Pertanian (Kemtan).

“Personel ribuan. Antisipasi pengamanan tetap sesuai dengan SOP-SOP (standar operasional prosedur) yang sudah kita lakukan. Jalan di depan kita tutup, sterilasi gedung utama, pemeriksaan pengunjung sidang, menempatkan anggota-anggota di dalam maupun di luar Kementan,” ujar Argo seperti dilansir Beritasatu.com, Senin (8/5).

Dikatakannya, massa pro dan kontra yang akan menggelar aksi unjuk rasa diperkirakan mencapai ribuan orang.

“Jumlah massa kemungkinan ribuan. Saya belum tahu pasti jumlahnya. (Surat pemberitahuan sudah ada?) Biasanya sudah ada, tapi nanti saya cek apakah sudah masuk atau belum,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara mendapat pengamanan melekat. “Dapat pengamanan. Hakim dan jaksa kita lakukan pengamanan,” katanya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Purwanta mengatakan, kepolisian bakal memperketat pengamanan sidang vonis Ahok.

“Agak diperketat pengamanan di dalam dan di luar ruang sidang. Anggota melakukan pemeriksaan menggunakan sekuriti door di pintu masuk. Massa yang boleh masuk sesuai dengan yang sudah kami tentukan sebelumnya. Jumlahnya sama baik yang pro dan kontra,” jelasnya.

Ia menuturkan, sistem pengamanan tetap seperti sebelumnya sesuai SOP menggunakan pola ring di lokasi. Ring satu di dalam ruang sidang, ring dua sekitar Auditorium Kementan, ring tiga di halaman Kementan, dan ring empat di luar Gedung Kementan.

“Standar pengamanan ring tetap dilakukan. Namun, jaraknya kemungkinan akan diperluas. Jumlah personel juga ditambah mengingat kemungkinan massa yang datang akan lebih banyak. Namun, jumlahnya saya belum bisa pastikan karena baru akan rapat siang siang ini,” tandasnya. [ROJI]

13 Apr 2017

Forkopimda Gelar Rapat Pengamanan Pilkada DKI 19 April

KSATRIA, (BSP)–Pelaksana tugas Gubernur DKI Sumarsono (Soni), Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan, serta Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Jaswandi, menggelar rapat pengamanan untuk pilkada DKI 19 April 2017 nanti.

Acara yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda ) digelar di Aula Sudirman, Kodam Jaya, Jl Mayjen Sutoyo, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (13/4/2017). Sebelumnya dilakukan konferensi pers pukul 09.00 WIB terkait keamanan untuk pilkada mendatang.

“Kami dari Forkopimda secara kusus menyelenggarakan agenda ini dalam rangka pengamanan pilkada secara serentak putaran kedua, yang akan diselenggrakan pada tanggal 19 April 2017,” kata Soni saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan. Ia mengatakan rilis kali ini berkaitan dengan pengamanan pilkada putaran kedua.

“Hari ini kami bersama-sama mengadakan rilis berkaitan dengan persiapan untuk pengamanan putaran kedua, di mana kami sengaja hadir di Kodam Jaya bersama panglima tiga angkatan yang berada di wilayah DKI Jakarta. Tentunya dalam rangka memilihara Kamtibmas di Ibukota yang kita cintai,” ujarnya.

Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayjen Jaswandi mengatakan TNI akan ikut membackup dan mendukung pengamanan Pilkada DKI 19 April 2017 mendatang. Jaswandi mengatakan, pihaknya menyiapkan 15.000 prajurit.

“Kodam Jaya telah menyiapkan seluruh pasukan satu TPS nanti, akan bersama-sama dengan rekan-rekan dari Polri, satu TPS 1 Polri satu TNI. Kodam Jaya sudah menyiapkan lebih kurang 15.000 prajurit untuk bergabung dengan teman-teman Polri, untuk berada di TPS yang ada di Jakarta,” kata Jaswandi saat konferensi pers, (13/4).

Jaswandi menuturkan, pengamanan juga akan dilakukan di berbagai tempat seperti tempat strategis dan sentra ekonomi. Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk datang ke TPS untuk memberikan suaranya.

“Kita amankan tempat-tempat strategis, sentra-sentra ekonomi, tempat-tempat tertentu, semuanya sudah terpetakan dan bersama-sama dengan TNI Polri ada di sana,” ujarnya.

“Kemudian untuk kegiatan ini tentunya saya menghimbau kepada masyarakat DKI Jakarta yang mempunyai hak pilih, untuk datang ke TPS, untuk memberikan suaranya, dijamin aman, dijamin damai,” tuturnya.

Jaswandi juga mengatakan, pihaknya akan bekerja keras dalam melakukan pengamanan. Menurutnya TNI turut berkomitmen menciptakan Jakarta yang aman dan damai.

“Apabila ada masyarakat sekelompok tertentu yang mempunyai pemikiran, mempunyai keinginan, untuk menghancurkan Jakarta, akan berhadapan dengan aparat keamanan, akan berhadapan dengan TNI, Polri, dan masyarakat Jakarta yang cinta damai dan cinta aman,” ujarnya. [ROJI]

22 Mar 2017

Manusia adalah Titik Terlemah Sistem Keamanan Perusahaan

KSATRIA, (BSP)– Berdasarkan laporan FBI pada Juni 2016, terdapat 18 juta contoh malware baru dilaporkan, artinya ada 200.000 malware baru per hari. Sejak awal tahun rata -rata serangan ransomware terjadi 4.000 kali per hari, naik 300% dibanding tahun sebelumnya. Berimbas semakin seringnya dunia usaha mendapat serangan ransomware, dimana fokus serangan dilakukan dengan cara phishing email.

Phishing merupakan contoh dari teknik rekayasa sosial yang digunakan untuk menipu pengguna, mengeksploitasi kelemahan dalam keamanan web, email phishing biasanya berisi pesan penipuan yang mengatasnamakan perusahaan atau institusi tertentu seperti universitas, penyedia layanan internet, bank atau institusi pemerintah, serangan ini bertujuan untuk memanipulasi manusia.

Phishing email terus tumbuh sebagai vektor serangan untuk ransomware. Kejutan lain diberikan oleh laporanPhisMe awal tahun ini, dari semua phising email yang mereka kumpulkan pada Q1 2016, 92% diantaranya mengandung ransomware. Lebih menakutkan lagi, pada Q3 2016 temuan mereka meningkat hingga 97,25%.

Menurut studi Dr. Zinaida Benenson, Kepala IT Security Lab Universitas Erlangen Nuremberg Jerman yang dilakukan di Friedrich Alexander Universitas (FAU) dan disajikan di Black Hat USA 2016 menyimpulkan bahwa pengguna komputer lebih rentan terhadap serangan phishing daripada yang diduga.

Hanya 78% responden menyatakan dalam kuesioner mereka sadar akan risiko tautan yang tidak dikenal. Pada kelompok pertama yang diuji menggunakan mock phishing email, 20% responden mengatakan mereka mengklik tautan dalam email, tapi sesungguhnya 45% dari mereka yang melakukan klik tautan tersebut. Pada kelompok kedua, 16% responden mengatakan mereka mengklik tautan dalam email, namun kenyataannya ada 25% responden yang mengklik.

Dengan kata lain mayoritas orang akan tetap mengklik tautan berisiko yang tidak dikenal. Apalagi jika email tersebut berasal dari perusahaan atau institusi yang kredibel probabilitas mengklik tautan bisa jauh lebih besar sehingga kemungkinan komputer terinfeksi malware juga sangat besar, faktor inilah yang menunjukkan bahwa manusia menjadi titik terlemah dalam sistem keamanan suatu perusahaan. [ROJI]

Sumber: moneter.co.id

 

 

Translate »
error: Content is protected !!