Bravo Satria Perkasa
29 Aug 2020

Dirbinpotmas Himbau agar Satpam Terus Waspada Covid-19

KSATRIA | Jakarta–Polri berkomitmen mendukung keberlangsungan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di tengah badai pandemi virus Covid-19 yang belum reda. Usaha jasa pengaman ini melibatkan satpam yang dipekerjakan di berbagai sektor dan berhadapan langsung dengan virus tersebut.

Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjend Pol Edy Murbowo SIK MSI menghimbau agar para satpam yang bersentuhan dengan masyarakat ramai tetap waspada dengan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

“Memberdayakan BUJP dalam situasi covid, penanganan covid dan pemulihan ekonomi. Hal ini harus disadari oleh masyarakat untuk tetap menjaga standar covid,” kata dia dalam Outlook ABUJAPI bertema  ‘Peran Serta BUJP dalam mendukung tugas Polri mencegah penyebaran Covid-19 dan percepatan ekonomi nasional’ di Gedung The Tribrata, Jakarta (28/8/2020).

Dia berharap kehadiran BUJP dapat membantu kesadaran masyarakat untuk memperhatikan protokol kesehatan. Apalagi, BUJP didorong menjadi contoh bagi masyarakat dalam arti penting menghalau Covid-19.

Dia bercerita, saat ini Jawa Timur tidak akan mengeluarkan tempat untuk diklat, karena masih zona merah. Nah, Polri mendorong para satpam di bawah BUJP turut serta membantu Polri memberikan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dalam pencegahan covid-19.

“Inpres No. 6 penegakan disipiln dan penegakan hukum. Pengelola satpam, BUJP bisa membantu kepolisian di lingkungan kerja masing-masing. Sebelumnya harus menjadi contoh bagaimana mentaati protokol kesehatan, cuci tangan dan jaga jarak, jangan dipekerjakan satpam yang sedang sakit. Apalagi sampai terinfeksi, sebelum bekerja harus dicek dulu kesehatannya. Melalui suhu tubuh, memberikan vitamin kepada para satpam agar imunnya baik,” katanya.

Jika satpam benar-benar serius membantu Polri, kata dia, menangani protokol kesehatan, berdampak pada perbaikan kesehatan masyarakat dan pada gilirannya ekonomi pulih serta berdampak positif bagi keberlangsungan usaha jasa pengamanan tersebut. “Jika ini dilakukan maka pencegahan covid akan berhasil dan ekonomi akan membaik,” katanya. [admin].

28 Aug 2020

ABUJAPI Berharap Ada Relaksasi untuk Usaha Jasa Pengamanan

KSATRIA | Jakarta–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pertama serta dilanjut dengan Outlook ABUJAPI bertajuk ‘Peran Serta BUJP dalam mendukung tugas Polri mencegah penyebaran Covid-19 dan percepatan ekonomi nasional’ di Gedung The Tribrata, Jakarta (28/8/2020).

Dalam paparannya, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan menjelaskan bahwa dampak pandemi Covid-19 ini berdampak pada bisnis jasa pengamanan yang tergabung dalam ABUJAPI. Diantara bisnis yang paling berdampak adalah sektor pariwisata, perhotelan, garmen dan ritel.

“Biasanya mereka membutuhkan jasa pengamanan dikenal satpam atau security. Sejak Covid-19 melanda Maret hingga saat ini, sektor tersebut goyang dan berdampak pada kebutuhan jasa pengamanan juga,” ungkapnya.

Agoes menjelaskan akibat dari pandemi ini, tidak sedikit anggota satpam di bawah naungan ABUJAPI yang di rumahkan. “Pelaku usaha dengan adanya covid banyak yang terpukul . Kontrak putus dan pengurangan tenaga kerja,” jelasnya.

“Biasanya yang dijaga 100 orang sejak covid hanya berfungsi 30 orang, yang 70 orang dirumahkan dan tidak digaji karena perusahaan tidak beroperasi. Ini yang dihadapi era covid oleh Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP). Ini pukulan berat. Kita melaksanakan prokol kesehatan,” katanya.

Imbas covid ini, banyak perusahaan yang mengalami kendala, dan berimbas pada tagihan yang diajukan ke klien menjadi mundur. Ditambah lagi, perjuangan melawan covid, kebutuhan alat protokol kesehatan harus disediakan oleh BUJP.

Agoes berharap, melalui ABUJAPI pihaknya akan mengajukan untuk memberikan keringanan kepada perusahaan jasa pengamanan. Misalnya biaya pengurusan SIO digratiskan karena dampak covid ini, pembayaran BPJS mendapatkan keringanan dan pajak.

Keberadaan perusahaan jasa pengamanan ini menjadi garda terdepan yang rentan bersentuhan dengan covid, karena satpam melakuka pemeriksaan setiap orang yang datang ke area tugasnya. “Satpam berada di depan, jika Polri atau instansi lain memberikan relaksasi jasa pengamanan pada BPJS, pajak, maka ini akan meringankan beban BUJP di masa pandemi ini,” paparnya.

Hadir sebagai narasumber dalam acara Outlook ABUJAPI ini dan sekaligus menutup acara Rapimnas ABUJAPI ke-1 adalah Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjend Pol Edy Murbowo SIK MSI. Sementara itu narasumber lainnya adalah Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional, Adi Mahfudz dan moderator Suryawisesa Karang yang juga Sekjen ABUJAPI. [admin].

27 Aug 2020

Agoes Dermawan: ABUJAPI Amanah, BUJP Kuat, Satpam Bermartabat

KSATRIA | Jakarta–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menggelar musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) dan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) pada Rabu-Jumat, 26-28 Agustus 2020 di Graha Tribrata Jakarta dan diselenggarakan dengan standar prokol kesehatan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan menjelaskan AD/ART  yang disepakati adalah aturan tertinggi organsaisi dan wajib kita taati.  “Bukan malah melanggar aturan tersebut, dengan cara melepaskan atau melanggar satu demi satu sehingga organisasi lemah dan tidak punya marwah lagi,” jelasnya di Jakarta, (27/8/2020).

Agoes berharap setelah diselenggarakannya Munaslub ini, ke depan ABUJAPI harus lebih solid, membangun sinergi antarseluruh BPP dan BPD sehingga memberikan nilai manfaat bagi anggota ABUJAPI.

Industri jasa pengamanan ini hadir memberikan sumbangsih terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, selain tentunya membantu kepolisian untuk membantu menciptakan pengamanan di Indonesia.

Agoes menjelaskan, di saat pandemi Covid, jasa pengamanan adalah salah satu industri yang menyerap tenaga kerja. Menurut data Kemenaker jumlah satpam ada 5 juta satpam, data ABUJAPI terdata ada 1,6 juta satpam. Sementara 650 ribu satpam tercatat di Mabes dan memiliki kartu tanda anggota, ”Jumlah pastinya hanya Tuhan yang tahu,” jelasnya.

Sementara itu, estimasi pendapatan dari sektor jasa pengamanan per bulan sebanyak 4.2 triliun jika dikali dalam setahun mencapai 50.4 triliun. Dalam situasi ekonomi yang terpukul karena pandemi, industri ini menjadi tolak punggung menjadi andalan menjaga asset. “Karena itu peran ABUJAPI di jasa sekuriti harus bergerak cepat mengambil peluang mengahadapi keadaaan tersebut,” jelas Agoes.

Agoes juga mengakui jika satpam saat ini belum punya standar upah profesi melainkan masih standar UMP, UMR dan standar upah tersebut itu untuk pekerja lajang dan berpengalaman selama satu tahun kerja. “Tentu ini cukup tragis tentang pengupahan satpam ini,” ujarnya.

“Mari pengurus bersatu padu untuk meluangkan usaha ini menjadi handal, profesional, jujur dan bermartabat. Karena objek usaha kita adalah sumber daya manusia yang kita banggakan. ABUJAPI harus amanah, BUJP harus kuat, Satpam harus bermartabat,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Panitia Munaslub Andiko Wicaksono menerangkan bahwa jumlah BPD ABUJAPI ada 26 BPD. Munaslub ini diikuti oleh 22 BPD, sementara yang absen adalah BPD Sumatera Barat, Bali, Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah. [admin.]

01 Aug 2020
Film The Bandhit

Film The Bandhit, Sutradara Roy Libatkan ABUJAPI dan APSI

KSATRIA | Jakarta–Semakin dahsyatnya cerita Film The Bandhit tentang Pertarungan Antar Geng Narkoba, membuat sang Sutradara Roy Wijaya semakin cerdas dalam mengolah adegan disetiap plot cerita yang begitu berani dan memukau. Apalagi saat ini Roy juga menampilkan dua karateka kelas dunia kakak beradik Arta Dewangga Van Ard dan Arviona Aisyah Van Ard.

Menurut Roy Film yang akan digarapnya saat ini lebih banyak mengedepankan edukasi tentang pentingnya pengamanan diri dan keamanan dalam lingkungan. Karena Film ini lebih banyak mengedepankan adegan satpam dan akan lebih menarik dengan actionnya para security besutan ABUJAPI dan APSI di setiap adegan.

“Saya sengaja merubah pola cerita dan lebih mengedepankan peran security sebagai peran utamanya. Hal ini tentu akan banyak pertanyaan, tapi lihat hasilnya. Film ini akan sangat luar biasa karena harus punya nilai edukasi yang tinggi,” ungkap Roy saat Syukuran Persiapan Syuting Film The Bandhit di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Kawasan Kuningan, Jakarta, Sabtu 1 Agustus 2020.

Security itu sangat penting, kata Roy, jangan dilihat sebelah mata. Tapi lihat peran dan fungsinya yang begitu sangat berarti. “Makanya di Film ini, sengaja saya kedepankan. Biar semua masyarakat memahmi Securtiy sebenarnya punya tugas lebih berat dari apapun. Bahkan dalam Film ini Semua security di tantang dengan talentanya yang tinggi. Karena selain action juga mengajak kepada masyarakat tentang penyadaran diri keamanan secara menyeluruh,” jelas Roy dilansir nttonlinenow.com.

Begitu juga dengan keterlibatan Arta dan Vio sebagai Karateka dunia, akan menjadi contoh dan icon yang menarik. Dimana kehadiran mereka dalam Film ini akan menjadi pahlawan untuk menyelamatkan bangsa ini dari berbagai kejahatan yang terjadi seperti, banyaknya anak muda yang terpengaruh dengan narkoba atau hal negatif lainnya.

“Saya hanya ingin integrasi yang baik antara Security dan Karateka atau figther lainnya dalam gerakan laga menjadi contoh yang terukur di tengah hegemoni perpindahan kehidupan anak anak milenial. Agar bisa menjadi edukasi dan wawasan secara menyeluruh,” bebernya.

Begitu juga dengan keterlibatan security di bawah naungan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) dan Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) merupakan gerakan yang luar biasa. Karena mampu mempresentasikan peran dan fungsinya sebagai lembaga jasa keamanan dalam memberikan edukasi yang baik terhadap masyarakat saat ini dan masa yang akan datang. [admin]

29 Jul 2020
Benny Mamoto

ABUJAPI Dukung Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto di Kompolnas

KSATRIA | Jakarta–Menkopolhukam Mahfud MD mengirimkan 12 nama calon anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ke Presiden Joko Widodo. Dari sejumlah nama yang disodorkan tersebut, ada nama Irjen Pol (Purn) DR. Benny Josua Mamoto alias Benny Mamoto.

Nama tersebut sudah tak asing lagi di dunia kepolisian maupun reserse. Pria kelahiran Ngadirejo, Temanggung, Jawa Tengah, pada 7 Juni 1955 ini pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional.

Usai pensiun, ia pun memantapkan diri ikut seleksi calon anggota Kompolnas. Berbicara perjalanan karir pensiunan jenderal satu ini bisa dibilang moncer, khususnya di bidang antiteror Densus 88 hingga bidang reserse lainnya.

Ia juga sempat menjabat Ka Unit I/Keamanan negara-Separatis, Dit I Bareskrim Polri (2001), Wakil Direktur II/Ekonomi & Khusus Bareskrim Polri (2006). Kemudian pernah menjadi Wakil Sekretaris NCB-Interpol Indonesia (2007- 2009), Direktur Badan Narkotika Nasional – BNN (2009 – 2012) Brigadir Jenderal hingga Deputi Pemberantasan Narkotika BNN, Inspektur Jenderal (2012-2013).

Sejumlah penyelidikan hingga penyidikan kasus kelas kakap pun pernah dilakoninya. Seperti pemeriksaan saksi kasus pembunuhan Beng Seng di Hongkong dan Shenzhen, Tiongkok, penyelidikan kasus perbankan ke Hongkong, penyelidikan kasus BLBI ke Los Angeles, Amerika Serikat serta penyelidikan kasus BLBI ke Singapura.

Ia pernah dilibatkan juga dalam penyelidikan kasus bom di KBRI Paris, Perancis, pemeriksaan tahanan kasus teror di Singapura, Malaysia, Filipina, Australia, Kabul, Afganistan, penyelidikan kasus teror di Pakistan. Selanjutnya penyelidikan kasus pencurian benda cagar budaya ke Jerman, memimpin operasi pembebasan sandera di Philipina.

Dosen PTIK ini pun pernah menjadi anggota Tim Pemburu Koruptor Kantor Menkopolhukam, hingga anggota Tim Pembebasan Sandera Departemen Luar Negeri.

Bagi Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI), nama Benny Mamoto sudah tidak asing lagi. Karena Benny adalah salah satu Dewan Kehormatan ABUJAPI. Bahkan ia salah satu sosok yang mengusulkan alm. Awaloedin Djamin menjadi pahlawan karena kiprahnya.

Benny selalu teringat dengan Bapak Satpam Indonesia almarhum Prof Dr Awaloddin Djamin MPA yang sampai akhir hayatnya masih memikirkan berjuang untuk satpam. “Kami sedang mengusulkan beliau sebagai pahlawan karena kiprahnya yang luar biasa,” ungkapnya.

Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan menyambut positif bila Benny Mamoto masuk menjadi kandidat Kompolnas. “Beliau memiliki prestasi yang membanggakan di kepolisian, kami keluarga besar ABUJAPI sangat mendukung beliau menjadi Kompolnas,” ungkapnya kepada Jurnal Security, Rabu (29/7/2020).

Agoes juga menambahkan, rekam jejak Irjen Pol Purn Benny Mamoto, dikenal sebagai figur yang bersih, santun dan cerdas serta bersahaja dan memiliki segudang prestasi selama masih bertugas di kepolisian.

“Kami dari ABUJAPI berharap beliau masuk dalam Kompolnas dan dapat membantu memperkuat citra serta kinerja Kepolisian Indonesia kedepan lebih profesional dan semakin dicintai rakyat,” tegasnya.

Senada dengan Ketua Umum ABUJAPI, Sekretaris ABUJAPI Suryawisesa Karang memiliki harapan yang sama atas pencalonan Irjen Pol Purn Benny Mamoto di Kompolnas. “Pencalonan beliau sudah sangat tepat. Pengalaman dan prestasi beliau selama berdinas memiliki banyak prestasi,” jelasnya.

“Beliau sangat peduli dan concern terhadap perkembangan satpam dan industrial security, diharapkan bila beliau duduk di Kompolnas dapat lebih menyuarakan dan mensinergikan kebijakan Polri untuk perkembangan kemajuan satpam dan industrial security,” jelasnya. [admin].

21 Jul 2020
Bakal calon Ketua ABUJAPI KEPRI

Inilah Nama-nama Bakal Calon Ketua ABUJAPI Kepri

KSATRIA | Kepri–Untuk menjalankan roda organisasi yang sempat vakum, Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan Musyawarah Daerah yang ke-2, yang bertempat di ballroom Travelodge hotel. Salah satu agenda utamanya adalah pemilihan ketua ABUJAPI periode 2020-2025.

Ketua Panitia Pelaksana Musda 2 ABUJAPI, Dwifung Wirajaya Saputra mengatakan, persiapan Musda ke-2 Badan Pengurus Daerah (BPD) ini sudah dipersiapkan dengan matang. Musda ini digelar untuk pemilihan pengurus baru sekaligus pemilihan ketua ABUJAPI.

“Total peserta yang ikut Insya Allah, 62 peserta jasa pengamanan. Tujuh itu perluasan dari luar yang masuk ke sini,” ujarnya, Senin (20/7)

Berikut adalah nama-nama calon ketua ABUJAPI Kepri yang terdaftar di sekretariat panitia Musda kedua. Ada lima berkas bakal calon ketua ABUJAPI Kepri, yaitu:

  1. Sunarto Poniman.( PT.Khatulistiwa Media Utama Sakti ). Berkas di terima tgl 15.07.2020. Jam 19.45 Wib.
  2. Yacop Sutjipto ( PT.Mitra Jalin Usaha ). berkas di terima tgl 16.07.2020. Jam 11.45 Wib.
  3. Mas Subagyo Eko Prasetyo ( PT.Metro Mandala Persada ). berkas di terima tgl 16.07.2020. Jam 16.25 Wib.
  4. Giyarni ( PT.Cakra Garda Nusantara ). Berkas di terima tgl 16.07.2020. Jam 16.30 Wib.
  5. Dwifung Wirajaya Saputra ( PT.Putra Tidar Perkasa ). Berkas di terima tgl 16.07.2020. Jam 16.55 Wib.
21 Jul 2020
Musda 2 Abujapi KEPRI

Musda Ke-2 ABUJAPI Kepri akan Memilih Ketua

KSATRIA | Kepri–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan Musyawarah Daerah yang ke-2. Musda kedua yang digelar di ballroom Travelodge hotel ini sekaligus pemilihan ketua ABUJAPI periode 2020-2025, Senin (20/7)

Ketua Panitia Pelaksana Musda 2 ABUJAPI, Dwifung Wirajaya Saputra mengatakan, persiapan Musda ke-2 Badan Pengurus Daerah (BPD) ini sudah dipersiapkan dengan matang. Musda ini digelar untuk pemilihan pengurus baru sekaligus pemilihan ketua ABUJAPI.

“Total peserta yang ikut Insya Allah, 62 peserta jasa pengamanan. Tujuh itu perluasan dari luar yang masuk ke sini,” ujarnya

Dwifung menambahkan, Musda ini terinisiasi oleh anggota ABUJAPI Kepri. Sebelumnya sempat vakum selama empat tahun, maka melalui Musda ini ia berharap program-program ABUJAPI dapat terlaksana ke depan.

Menurutnya, untuk musda kedua ini diharapkan dapat berlangsung dengan baik. Sekaligus dapat memilih ketua ABUJAPI yang baru. Bahkan terdapat lima bakal calon yang akan mengikuti pemilihan sebagai ketua ABUJAPI Kepri.

“Kita harapakan Musda ini, dapat berlangsung dengan baik, hingga ketua terpilih, sekaligus pengukuhan pengurus yang baru, sehingga roda organisasi dapat berjalan,” ujarnya.

Dwifung mengatakan ABUJAPI termasuk penting keberadaanya di Kepri. Karena jasa pengamanan merupakan aset yang tak terlihat. Kepri memiliki investasi yang cukup besar. Maka jasa pengamanan diperlukan.

Ditambahkan, Sekretaris Panitia Pelaksana Musda kedua BPD ABUJAPI Kepri Arifin mengatakan, pelaksanaan musda ini dipersiapkan dengan matang. Bahkan tidak cacat hukum.

Lebih lanjut, Arifin mengatakan Musda ini sangat diperlukan jasa pengamanan sebagai persyaratan untuk mendapatkan rekom dari Polda sekaligus CEO Mabes. Karena jumlah anggota Satpam yang berada di bawah ABUJAPI Kepri mencapai 10.000 orang.

Jasa Pengamanan ini bukan hanya dalam security, personil. Termasuk jasa konsultasi pengaman uang, IT (cyber) konsultasi, training. Itulah satu visi agar Musda sukses.

Menurutnya, sekarang security yang dalam asosiasi memiliki sertifikasi khusus dengan biaya besar. Sehingga, kedepan profesi security ini ada sinkronisasi visi fungsi asosiasi, ada bermanfaat.

“Kami panitia yang ditunjuk, mudah mudahan apa yang kita inginkan menjadi tujuan yang mulia, mengusahakan musda ini sukses,” ujarnya.

Sebelum Musda ke-2 BPD ABUJAPI digeler, Musda dibuka langsung oleh Wakil Ketua BPP ABUJAPI, Cecep Dharmadi didampingi Ketua Pelaksana Dwifung Syaputra. Turut hadir Dirbimas Polda Kepri, Anggota DPRD Harmidi, Ketua Bidang Organisasi BPP ABUJAPI Joko PN Utomo serta peserta Musda. [Admin].

17 Jul 2020
APSI Kepri Berharap Musda II ABUJAPI Kepri Berjalan Lancar

APSI Kepri Berharap Musda II ABUJAPI Kepri Berjalan Lancar

KSATRIA | Kepri–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Kepulauan Riau akan menggelar musyawarah daerah (Musda) kedua untuk memilih calon ketua ABUJAPI Kepri. Rencananya, Musda akan digelar pada 20 Juli 2020 mendatang.

Ketua Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Kepri Daeng Syafar mengapresiasi kesiapan panitia Musda 2 yang dipimpin oleh Dwifung dari PT. Putra Tidar Perkasa (PTP) bersama jajarannya.

“Semoga hasil dari Musda 2 ini bisa menghasilkan ketua yang mampu menjalankan roda organisasi ke depan lebih baik lagi di wilayah Kepri,” ungkapnya kepada JurnalSecurity, Jumat (17/7)

Sebagai Ketua APSI Kepri, ia berharap antara ABUJAPI bisa lebih meningkatkan sinergi untuk mewujudkan profesi satpam yang profesional. Begitu juga hubungan antar BUJP dan asiosasi serta Instansi terkait lainya semakin baik, sehingga memberi semangat baru.

“Saya berharap Musda 2 ini berjalan sukses untuk memilih ketua barunya,” jelasnya. [adm].

09 Jul 2020
pengurus musdah DIY

Inilah Susunan Pengurus ABUJAPI DIY Hasil Musda II

KSATRIA | Sleman–Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Musyawarah Daerah (Musda) kedua bertema ‘Hubungan kelembangan yang erat dalam upaya pengembangan Industri security yang handal’ pada Rabu, 8 Juli 2020 di Graha Sarina Vidi  Yogyakarta.

Acara Musda dihadiri oleh Dirbinmas Polda DIY, Kombes Pol Drs. Anjar Gunadi, MM. Kasubditbinsatpam  Polda DIY, AKBP M. Fajarini, SH, SIK, Ketua Umum BPP ABUJAPI, Agoes Darmawan, Sekjen BPP ABUJAPI, Suryawisesa Karang, Plt Ketua ABUJAPI BPD DIY Riyanto, Ketua ABUJAPI Jateng Agus Wijanarko, para pengurus serta anggota yang mewakili.

Dalam Musda kedua ini, para pengurus BPD ABUJAPI DIY juga menggelar pemilihan ketua yang baru untuk menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan, yakni dari 2020-2025. Setelah melalui proses demokratis, pengurus memilih Salva Yurivan Saragih sebagai ketua yang baru.

Ketua BPP ABUJAPI Agoes Dermawan kemudian melantik Salva Yurivan Saragih sebagai Ketua BPD ABUJAPI DIY masa periode 2020-2025 bersama pengurus inti untuk menjalankan amanat keorganisasian untuk menjalankan program besar ABUJAPI ke depan.

Berikut susunan pengurus BPD ABUJAPI DIY periode 2020-2025:

DEWAN PEMBINA: 1. Riyanto 2. Suhidi
​​​​​​​
KETUA UMUM :  Salva Yurivan Saragih,STP

SEKRETARIS:  M. Santoso

BENDAHARA :  Bayu Nugroho Adi, SE, MM

KETUA BIDANG

KETUA 1 Bidang Organisasi dan Keanggotaan : Sukiyono Bayu Nugroho

KETUA 2 Bidang Hubungan Antar Lembaga : Heru Busono

KETUA 3 Bidang Hukum dan Advokasi : Lestari, Spd

KETUA 4 Bidang Penelitian dan Pengembangan : Devy Sari Purniawati., ST., MBA

KETUA 5 Bidang Jasa Penyedia Tenaga Pengamanan: Sumardi

KETUA 6 Bidang Jasa Pendidikan dan Pelatihan: Didik Rusbiyantara

KETUA 8 bidang konsultasi pengamanan: Hariyanto

KETUA 9 bidang informasi dan teknologi pengamanan : Purwanto

09 Jul 2020
musda_abujapi

Musda Kedua ABUJAPI DIY Perkuat Program Pemuliaan Profesi Satpam

KSATRIA | Sleman–Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) kedua bertema ‘Hubungan kelembangan yang erat dalam upaya pengembangan Industri security yang handal’ pada Rabu, 8 Juli 2020 di Graha Sarina Vidi Yogyakarta.

Acara Musda ini dihadiri oleh Dirbinmas Polda DIY, Kombes Pol Drs. Anjar Gunadi, MM. Kasubditbinsatpam Polda DIY, AKBP M. Fajarini, SH, SIK, Ketua Umum BPP ABUJAPI, Agoes Darmawan, Sekjen BPP ABUJAPI, Suryawisesa Karang, Plt Ketua ABUJAPI BPD DIY Riyanto, para pengurus serta anggota yang mewakili.

Salva Yurivan Saragih, Ketua Panitia Pelaksana Musda mengatakan, selain untuk pemilihan ketua umum baru, kegiatan ini juga bertujuan untuk konsolidasi antaranggota dan menyusun langkah langkah strategis untuk kemajuan BPD ABUJAPI DIY.

Salva menegaskan akan melanjutkan program dari BPP ABUJAPI yakni pemuliaan profesi satpam. Yang pertama adalah memperingati Hari Satpam setiap tahunnya. Peringatan ini sebagai bentuk kebanggaan karena telah bekerja sebagai satpam.

Hal lainnya adalah mengusulkan penggantian seragam satpam agar mirip dengan seragam polisi dan diberikan pangkat. “Sehingga satpam akan lebih percaya diri, kesejahteraan satpam lebih baik dengan adanya pangkat. Dan meningkatkan peran fungsi dan kewenangan kepolisian terbatas. Kemudian ada pangkat, yang kaitannya dengan kesejahteraan mereka,” ujarnya kepada Jurnal Security, Rabu (8/7/2020).

Ia mencontohkan, kewenangan kepolisian terbatas yakni satpam menjadi orang tertinggi dalam menjaga keamanan di gedung atau wilayah tempat dia bekerja.

Dan untuk mendukung sekuriti atau satpam sebagai profesi maka pihaknya akan membuat program untuk memperkuat dan meningkatkan kompetensi satpam. Tujuannya agar para satpam dapat diandalkan dalam bertugas dan tanggung jawab dan ikut serta mendukung program pemerintah yaitu SDM unggul, Indonesia Maju.

“Harapannya mereka bisa percaya diri, dan yakin bahwa ada masa depan menjadi seorang satpam,” imbuhnya.

Salva menambahkan bahwa, jumlah Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di DIY ada 40 perusahaan, di mana per satu badan usaha rata-rata memiliki 200 anggota.

Dan tak dipungkiri, dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini bisnis ini juga ikut terdampak. “Banyak pemberi kerja yang merumahkan (satpam). Karena mereka sendiri juga tutup atau mengurangi karyawan. Yang kami lakukan, menyelamatkan anggota kami dulu, kami saweran dan menyantuni anggota yang terdampak,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga terus mengedukasi klien, bahwa dengan adanya pengurangan karyawan, terlebih satpam, maka aset yang dimiliki oleh klien menjadi berbahaya karena tak ada yang mengamankan. Dengan adanya edukasi ini, ia berharap para satpam yang dirumahkan bisa mendapatkan pekerjaan lagi.

Dan dengan adanya penerapan new normal saat ini, maka peran satpam akan sangat penting. “Satpam ini sebagai garda terdepan, mereka yang memfilter, menyaring orang yang masuk ke dalam gedung. Mereka (satpam) kita bekali, tidak sebatas APD atau hand sanitizer, tapi juga dibekali pengetahuan tentang virus, jamur, bakteri, bagaimana penyebarannya. Sehingga mereka bisa membantu mengurangi penyebaran covid-19 di wilayah kerjanya,” tuturnya.

Konsisi pandemi ini, kita sesama pengusaha akan maju dan berhasil melewati krisis ini diperlukan sinergi, kemitraan dan kolabobrasi untuk mengembangkan industri security di Indonesia dan secara khusus Yogyakarta.

“Diperlukan bersinergi, bermitra, berkolaborasi, baik antar anggota ABUJAPI sendiri, dari tingkat daerah sampai nasional, maupun dengan lembaga lain seperti Polri dan Kementrian ketenagakerjaan sebagai regulator industri security, begitu juga dengan ;embaga atau instansi lain seperti KADIN, BNSP, Pemprov, Pemda, Dinas, Kementrian dan lainnya,” katanya. [Admin]

Translate »
error: Content is protected !!