Bravo Satria Perkasa
26 Sep 2020

Rakerda ABUJAPI Sulsel Bahas BUJP hingga Seragam

KSATRIA | Makassar–Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Sulawesi Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan tema ‘Solidaritas dan Sinergitas antar BUJP-BUJP dan BINMAS Polda Sul- Sel’ pada Sabtu, 26 September 2020 di Makassar.

Rakerda BPD ABUJAPI Sulsel dibuka oleh Kasubdit Satpam Polda Sul-Sel, AKBP Drs. Muhammad Siswa. Dalam sambutannya, ia mengatakan pentingnya meningkatkan kompetensi BUJP untuk membentuk kualitas satpam yang baik untuk menghadapi persaingan global. “Sehingga tetap mempertahankan solidaritas dan sinergitas antar BUJP,” ungkapnya.

Sementara itu itu Ketua BPD ABUJAPI Sul-Sel Wawan Hendra mengatakan Rakerda ini dilaksanakan dengan tetap mengacu pada standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.“Rakerda diikuti oleh 37 BUJP yang ada di Sulsel,” ungkapnya.

Dalam Rakerda ini, BPD ABUJAPI Sulsel membahas persoalan BUJP, satpam dan menyikapi Perpol No.4 Tahun 2020 yang baru disahkan oleh Kapolri. Diantara program prioritas ABUJAPI Sulsel adalah penyusunan dan pemutakhiran database BUJP Sulsel, sosialisasi penggunaan seragam baru, info alur penerbitan SIO dan kegiatan pelaksanaan HUT satpam ke-40.

Wawan menjelaskan, terkait penyusunan dan pemutakhiran database BUJP Sulsel, pihaknya akan menyusun dan memutakhirkan data base BUJP yang melakukan operasional di Polda Sulsel, baik BUJP lokal maupun BUJP yang perluasan. “Maksudnya untuk memudahkan klasifikasi dari BUJP, termasuk penyusunan registrasi berdasarkan SJUP dari BUJP,” jelasnya.

Sementara itu untuk sosialisasi penggunaan seragam baru, pihaknya akan menyiapkan seragam satpam yang baru dan siap untuk didistribusikan, “Sekarang pihak ABUJAPI Sulsel menunggu berapa besaran biaya dari pada seragam yang baru,” paparnya.

Terkait penerbiatan surat keterangan keanggotaan, pihak BUJP masih mengkonsultasikan langsung ke pihak sekretariat. Sementara itu terkait pelaksanan kegiatan HUT Satpam menjadi agenda rutin dari ABUJAPI Sulsel. “Diharapkan keterliabatan dari BUJP untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan HUT Satpam ke-40,” jelasnya. [adm]

11 Feb 2019

Ketua Abujapi Lantik Pengurus BPD Abujapi Sulawesi Selatan

KSATRIA| Makassar–Badan Pengurus Pusat (BPP) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) tetapkan Wawan Hendrawan, SE selaku ketua terpilih BPD Abujapi Sulsel masa bakti 2019/2024 setelah melalui pemilihan.

Ketua Umum Abujapi, Budi Rianto meminta seluruh pengurus BPD Abujapi Sulsel yang akan dibentuk usai terpilihnya ketua BPD Sulsel masa bakti 2019/2024 untuk dapat menjaga Independensi organisasi.

“Kepengurusan terpilih sesegera mungkin berkoordinasi dengan Polda Sulsel untuk menjalankan program kerja, sehingga kemitraan dengan Polda semakin erat, tapi tentu independensi harus dijaga, karena kita organisasi independen dan kita ini mitra bukan kepanjangan atau bagian tubuhnya Polda,” ungkap Budi dalam sambutannya di Makassar dilansir mediasulsel.com Minggu (10/2).

Selain itu Budi juga berharap, kehadiran Abujapi Sulsel dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh anggota, terlebih keberadaan Sulsel sebagai barometernya Indonesia Timur, apalagi saat ini merupakan momen yang tepat untuk kebangkitan Abujapi, karena menurutnya saat ini Abujapi sedang menyusun Peraturan Polisi (Perpol).

“Abujapi saat ini oleh Polri dianggap sebagai mitra utama, khususnya dalam mengatur industri jasa keamanan ke depan, bahkan dalam Peraturan Kapolri dan Perpol yang baru ini, kita merupakan bagian integral yang tidak bisa dipisahkan dari Polri, sehingga keberadaan kita dalam setiap proses pengambilan keputusan menyangkut badan usaha Jasa pengamanan, industri pengamanan itu sangat diperhatikan oleh Polri,” lanjut Budi.

Untuk mengantisipasi persaingan ke depan, Budi juga menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (KIPNAS) 2018, telah dirumuskan sejumlah langkah strategis yang mengatur operasional anggota Abujapi.

Langkah stategis tersebut adalah, perlunya komitmen bersama seluruh stakeholder, khususnya dalam menentukan besaran managemen fee, perlunya komitmen untuk tidak membuat penawaran di bawah Upah Minimum Profinsi atau upah minum regional, dan yang terakhir adalah komitmen untuk menggunakan Satpam hanya yang ber KTA resmi.

“Karena kita ini BUJP resmi, jadi kita harus menggunakan Satpam yang resmi yang memiliki sertifikat, jadi kalo ada Satpam kita yang belum bersertifikat, segera ikutkan pendidikan biar mereka segera menjadi Satpam yang resmi,” pungkasnya.

Dalam acara Musda 1 ini, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) juga mengucapkan selamat atas terselenggaranya Musda Abujapi Sulsel dengan mengirimkan rangkaian bunga yang diletakkan di depan lobi hotel tempat berlangsungnya Musda. [roj]

Translate »
error: Content is protected !!