Bravo Satria Perkasa
12 Jul 2017

Dirbinmas Polda Metro Jaya akan Tertibkan Seragam Satpam

KSATRIA, (BSP)–Dalam rangka koordinasi, pengawasan dan pembinaan teknis BUJP dan satpam, Polda Metro Jaya dan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Jakarta Raya menggelar kerjasama di Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Direktur Bina Masyarakat (Dirbinmas) Polda Metro Jaya Kombes Drs. Priyo Mujihad berharap apa yang menjadi kesepakatan bersama antara Polda Metro Jaya dan BPD-ABUJAPI Jaya bisa terlaksana dengan baik.

Kita mengharapakan ada output dan outcome dari kerjasama ini dan bisa menjadi percontohan Polda lain antara Abujapi dan Polri,” kata mantan Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Metro Jaya ini.

Priyo menjelaskan, pihaknya bersama Abujapi akan merealisasikan program yang ada, salah satunya dengan menertibkan BUJP yang belum sesuai dengan peraturan. Misalnya saja terkait seragama satpam yang masih banyak perbedaan.

“Kami akan koordinasi dengan direktorat Pamobvit terkait seragam satpam yang ada di bandara dan gedung DPR,” tegasnya seperti dilansir jurnalsecurity.com.

Priyo juga menambahkan, bahwa kerjasama dengan Abujapi ini juga akan dijadikan percontohan untuk bisa dijadikan acuan di Polda-Polda lain yang ada di daerah.

“Semoga kerjasama yang kita sepakati bukan hanya seremonial tapi bisa ditindaklanjuti secara berkesinambungan,” ungkapnya. [ROJI]

 

12 Jul 2017

Kerjasama ABUJAPI Jaya dan Polda Metro akan Jadi Bencmark

KSATRIA, (BSP)—Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Jakarta Raya menggelar halal bi halal sekaligus menendatangani kesepakatan antara Polda Metro Jaya dan BPD ABUJAPI di Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Menurut Ketua Umum Badan Pengurus Pusat ABUJAPI, Budi Rianto kerjasama ini dalam rangka meningkatkan koordinasi, pengawasan dan pembinaan teknis BUJP dan satpam, di wilayah Polda Metro Jaya.

Budi berharap kerjasama antara Polda Metro Jaya dan BPD-ABUJAPI ini bisa menjadi bencmark di Indonesia sehingga menjadi percontohan bagi BPD-BPD ABUJAPI lainnya di daerah. “Kita akan jadikan bencmark untuk jadi model di Indonesia,” jelasnya seperti diunggah di jurnalsecurity.com.

Menurut Budi, saat ini keberadaan ABUJAPI sudah ada di 25 provinsi dengan kepengurusan lengkap. Sementara jumlah satpam yang terdaftar di BUJP jumlahnya mencapai 538.000 satpam.

“Konon kabarnya dari data yang kami dapatkan, satpam yang ada di luaran sana jumlahnya lebih besar dari itu. Mereka perlu kita rangkul dan kita ajak untuk menjadi satpam yang profesional,” tuturnya.

Kerjasama antara Polri dan ABUJAPI ini hendaknya juga bisa merealisasikan program kegiatan yang telah disepakati bersama. Misalnya saja terkait penertiban anggota BUJP, yang terdaftar tapi kantornya tidak ada. “Kami masih memikirkan karena masih banyak anggota BUJP yang datanya ada tapi kantornya tidak jelas,” ujarnya.

Adanya kerjasama ini, tambah Budi, bisa lebih meningkatkan fungsi kepolisian dalam membina satpam yang ada sehingga tercipta lingkungan yang aman dan nyaman. Selain itu juga untuk menertibakan BUJP yang tidak sesuai dengan peraturan yang ada. [ROJI]

 

 

 

 

 

Translate »
error: Content is protected !!