KSATRIA | Jakarta – Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menutup pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Pratama yang digelar di Halaman Plaza Barat, Kantor Pemkot Administrasi Jakarta Utara, Selasa (4/10).

Turut hadir pada acara ini di antaranya Kepala Dinas Nakertransgi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Hasan Basri, Kasi Bimbingan dan Pelatihan Satpam/Polsus DITBINMAS Polda Metro Jaya, Kompol Yuli Susiani, dan jajaran lainnya.

Kegiatan Diksar Gada Pratama diikuti sebanyak 70 orang sejak 19 September hingga 5 Oktober 2022. Kegiatan pelatihan tersebut diadakan Pemkot Jakarta Utara berkolaburasi dengan Polda Metro Jaya.

Ali mengatakan satpam dituntut memiliki kondisi fisik yang prima serta kedisiplinan saat bertugas agar dapat menumbuhkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya.

“Untuk itu, idealnya Satpam harus memiliki kemampuan serta pembekalan dasar yang diperoleh melalui pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama yang dibina langsung oleh Polda Metro Jaya,”terang Ali

Ali pun mengapresiasi puluhan peserta yang dinilai telah berhasil menyelesaikan tahapan pelatihan yang tergolong tidak mudah. Pasalnya, selama dua minggu mereka telah mengikuti pelatihan

“Saya ucapkan selamat atas kompetensi dan ilmu yang diperoleh. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat bermanfaat dan menjembatani seluruh peserta pelatihan menuju ladang rezekinya masing-masing,” ujar Ali

Ali berharap, satpam yang telah mengikuti Diksar Gada Pratama juga bisa disalurkan di perkantoran, perhotelan ataupun di industri perdagangan yang membutuhkan Satpam dengan standar dan kualifikasi yang sesuai dengan apa yang diajarkan Polda Metro Jaya.

Salah satu peserta Diksar Gada Pratama, Sadam (18), mengatakan ini pertama kali dirinya mengikuti pelatihan Satpam dan akan mengantongi KTA dan sertifikat Gada Pratama.

“Di sini saya mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman terutama tentang kedisiplinan, loyal terhadap pimpinan, dan lainnya. Termasuk mempelajari tugas pokok Satpam yaitu pengaturan, pengawalan patroli, dan penjagaan,” ungkap Sadam, warga Marunda.[Adm]

Share This: