KSATRIA, (BSP)–Insiden kejadian pecah kaca mobil nasabah bank menjadi pelajaran bagi semua pihak. Kapolres Bengkulu AKBP Ardin Indra Nurinta menghimbau kepada seluruh masyarakat jika membawa uang minimal Rp 5.000.000 jika butuh pengawalan pihak kepolisian siap mengawalnya untuk mengantisipasi jangkauan tangan bandit.

“Kita sudah beberapa kali bahkan sering mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk menghubungi pihak kepolisian jika mencairkan uang dari suatu bank atau dari suatu tempat dengan jumlah yang cukup basar silakan mendatangi pihak kepolisian untuk minta pengamanan,” terang Kapolres, (3/4).

Waktu lebaran dua tahun yang lalu dijelaskan Kapolres, dirinya sudah menyampaikan jika butuh pengawalan silakan mendatangi Polres atau Polsek terdekat demi kenyamanan proses transaksi menggunakan uang tunai secara langsung.

“Saya sudah sebarkan Nomor HP saya, Kasat Shabara sudah disebarkan kepada masyarakat. Apabila diminta kami siap dan pengamanannya gratis tanpa ada pungutan apapun,” tegasnya dilansir radarbengkuluonline.com.

Lebih jauh Ardin menjelaskan, dengan berbagai cara sudah diberitahukan sangat disayangkan jika difasilitasi kurang dimanfaatkan. Bahkan ada mencairkan uang ratusan juta tanpa pengawalan personel kepolisian itukan tindakan yang mengundang kerawanan.

“Kenyataannya juga tidak banyak, hanya waktu lebaran saja ada permintaan untuk dikawal itupun tidak banyak hanya ada beberapa orang saja. Sehabis lebaran mulai berkurang, padahal kita sudah mempersiapkan itu,” katanya. [ROJI]