KSATRIA | Jakarta– Dirbinpotmas Korbimas Baharkam Polri Brigjen Pol. Edy Murbowo, SIK, M.Si membuka Pendidikan dan Latihan Gada Utama yang diselenggarakan oleh PT. Tetap Setia Sekuriti Indonesia (TSSI) PP Polri di Jakarta Selatan.

Dalam sambutan tertulisnya, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si. yang diwakili oleh Dirbinpotmas Korbimas Baharkam Polri Brigjen Pol. Edy Murbowo, SIK, M.Si mengucapkan terima kasih kepada PT TSSI PP Polri telah menyelenggarakan pelatihan Gada Utama.

“Karena dengan penyelenggaraan pelatihan seperti ini, maka kualifikasi manajer satuan pengamanan sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas dapat mempertanggungjawabkan legalitas, eksistensi, fungsi dan peranannya,” ungkapnya disampaikan Edy di depan para peserta pelatihan Gada Utama di Jakarta, Senin (01/11/2021).

Edy menambahkan, tujuan diselenggarakan pelatihan gada utama adalah untuk menghasilkan manager satuan pengamanan yang memiliki sikap mental, kepribadian, kesamaptaan fisik, dan memiliki pengetahuan serta ketrampilan sebagai manager Satpam dengan kemampuan melakukan analisa tugas dan kegiatan, kemampuan mengelola sumber daya serta kemampuan pemecahan masalah dalam lingkup tugas dan tanggung jawabnya.

Peran satpam ini sejalan dengan pasal 3 undang-undang nomor 2 tahun 2002, yang menyebutkan bahwa fungsi kepolisian diemban oleh kepolisian negara Republik Indonesia, salah satunya adalah bentuk-bentuk pengamanan swakarsa, dimana satpam merupakan salah satu unsur penting didalamnya.

Selaku pengemban fungsi kepolisian terbatas, Satpam atau BUJP akan menerima delegasi kewenangan terbatas dari Polri, oleh karena itu Satpam harus paham tugas dan tanggungjawagnya. “Kewenangannya terbatas pada pencegahan kejahatan dan terbatas pada area kerjanya, sesuai kontrak kerja antara BUJP penyedia tenaga pengamanan dengan organisasi perusahaan selaku pengguna jasa pengamanan sehingga tidak berada di area public,” tegasnya.

Selain itu, tambah Edy, masa pandemi ini Satpam bukan hanya menghadirkan rasa aman di tempat kerjanya, tapi diharapkan terlibat aktif mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan protocol kesehatani covid di lingkurang kerjanya dan menjadi pelopor disiplin prokes baik di tempat kerja di lingkungan keluarga dan tempat tinggalnya.

Dalam amanatnya, Kabaharkam berpesan bahwa:

Pelatihan Gada Utama agar diselenggarakan dengan serius sesuai kurikulum sebagaimana diatur dalam Perkap nomor 24 tahun 2007.

Para peserta pelatihan agar mengikuti secara serius karena akan menerima delegasi kewenangan terbatas jangan terjadi overlapping dalam pekansaannya nanti.

Patuhi ketentuan seragam dan atribut Satpam terutama seragam baru serta penggunaannya sesuai dengan aturan dan teknik penugasan.

“Patuhi protocol covid secara ketat agar tempat ini tidak menjadi cluster covid yang saat ini sudah melandai,” tuturnya.[Adm]