Diksar

Bakti Sosial 40 Satpam Dapat Diksar Gada Pratama Gratis

KSATRIA | Bekasi–Rangkaian Hari Ulang Tahun Satuan Pengamanan (HUT Satpam) ke-40 diantaranya adalah program bakti sosial dalam bentuk pelatihan training tingkat Gada Pratama untuk 40 satpam berprestasi dan kurang mampu.

Dalam pembukaan pelatihan Gada Pratama yang bertempat di PT. Marindo Elang Perkasa, Direktur Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Badya Wijaya, SH, MH yang diwakili oleh Kasubdit Bhabinkamtibmas AKBP Seli Pudja Wijaya, SE menjelaskan pelatihan satpam kualifikasi Gada Pratama ini sebagai awal meningkatkan kompetensi langkah kemampuan dan pengetahuan satpam.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan pelatihan Gada Pratama yang diharapkan dapat menghasilkan satpam yang memiliki sikap mental kepribadian, kesamaptaan fisik, memiliki pengetahuan dan keterampilan sebagai pelaksana tugas satpam,” jelasnya di Bekasi, Senin (11/01/2021).

Seli menjelaskan, HUT satpam kali ini berbeda karena ada pelatihan Gada Pratama yang diikuti oleh 40 satpam dari BUJP yang berbeda-beda secara gratis. “Ini dilakukan dalam rangka HUT satpam ke-40. Hut satpam ke 40 ini menjadi hal yang berbeda. HUT ini menjadi momentum perubahan satpam,” jelasnya kepada Jurnal Security.

Seli berharap, mereka yang dilatih hari ini akan menjadi pelopor dalam menggunakan seragam satpam yang baru, seragam seperti Polri berwarna coklat. Itulah mengapa pelatihan Gada Pratama kali ini menjadi spesial.

Perubahan seragam satpam bisa menambah motivasi sebagai anggota satpam di lapangan, bahwasanya mereka bertugas bukan hanya fisiknya saja, tapi sebagai pengemban fungsi kepolisian secara terbatas. “Mereka menjadi percaya diri di lapangan di harapankan bisa lebih profesional, komitmen, dan percaya diri dalam mengambil tindakan hukum,” paparnya.

Menurut Seli, selama ini sebagian satpam ketika melakukan penegakan hukum mereka ragu, dengan momentum ini diharapkan memeliki profesionalisme yang baik, sehingga ketika melakukan penegakan hukum mereka percaya diri dan ketika menuntaskan tindakannya tidak ada konsekuensi hukum yang muncul di kemudian hari.

“Keberadaan satuan pengamanan telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari proses pengamanan bisnis, investasi dan perencanaan keberlangsungan usaha. Sehingga satuan pengamanan dituntut profesional dan diperlukan pengetahuan sekuriti, perilaku dan keahlian yang mumpuni dalam melaksanakan tugas,” tegasnya.

Sementara itu Ketua HUT Satpam ke-40 Sakti Wahyudana mengatakan, pelatihan Gada Pratama ini merupakan salah satu rangkaian agenda kegiatan HUT satpam ke-40. “Saat ini kita lakukan pembukaan Diksar Gada Pratama secara gratis untuk 40 satpam yang berprestasi dan kurang mampu. Mereka sudah menjadi satpam tapi belum mengikuti Diksar Gada Pratama,” jelasnya.

Jumlah 40 satpam bukan secara kebetulan, karena momen 40 tahun satpam, maka panitia memberikan hadiah 40 satpam dari badan usaha jasa pengamanan yang berbeda-beda untuk mengikuti Diksar Gada Pratama.

“Kenapa 40, karena tahun ini HUT satpam yang ke-40. Maka kita sepakat untuk memberikan bakti sosial untuk 40 satpam untuk mengikuti Diksar Gada Pratama,” tuturnya.

Sakti berharap, saat penutupan Diksar nanti mereka sudah menggunakan seragam baru berwarna coklat mirip Polri, sekaligus launching seragam baru untuk para satpam. “Mereka mengikuti pelatihan dengan standar protokol kesehatan, sebelumnya ada rapid tes, jaga jarak,” jelasnya.

“Kami ingin satpam sebagai profesi menjadi unggul, karena kita rekrut mereka, kita didik mereka, kita latih, harapannya menjadi satpam yang bermartabat dan bisa membanggakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT. Marindo Elang Perkasa Maringan Tobing merasa senang, karena pelatihan Gada Pratama 40 satpam ditempatkan di Graha Pusdiklat Marindo. “Kita merasa senang sebuah langkah yang baik untuk memajukan industri keamanan, melaksanakan kegiatan sesuai standar Perkap dan Perpol. Ini harapannya bisa membantu kemajuan industri satuan pengamanan,” paparnya.

Tobing menambahkan, Marindo sejak 2 tahun terakhir memiliki pusat pelatihan di bidang pelatihan Gada Pratama, Gada Madya dan Gada Utama. Sebagai sebuah bisnis ini prosepek yang baik, sekaligus bisa bersinergi dan bermitra dengan Polri untuk pengembangan industri keamanan.

“Harapan ke depan pelatihan ini menjadi bagian kemajuan industri keamanan. Kita turut serta membantu pemerintah dan anggota yang membutuhkan tempat latihan dan membantu industri pengguna jasa pengamanan,” jelasnya. [Adm]