KSATRIA| Bandung–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) menggelar Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (Kipnas) 2018 di hotel El Royal Bandung, 11-13 Desember 2018.

Ketua Panitia Kipnas 2018 Komarudin Khalid, SE mengatakan kegiatan Kipnas diselenggarakan dalam rangka memuliakan profesi satpam di Indonesia. “Selama ini profesi satpam masih dianggap sebelah mata oleh masyarakat,” ungkapnya dalam konferensi pers, Selasa (11/12).

Dalam Kipnas ini nanti akan dirumuskan berbagai kebijakan yang akan kami rekomendasikan kepada pemerintah untuk perbaikan satpam ke depan. Salah satunya soal sertifikasi satpam.

Komarudin menjelaskan bahwa proses sertifikasi satpam akan diberlakukan Januari 2019. “Tim asesor yang nanti akan menguji sudah ada, tempat juga sudah siap, tinggal pelaksanaannya tahun depan,” paparnya.

Saat ini Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) telah diperbaharui dan telah ditandatangani oleh Menakertrans “Kami berharap hadirnya lembaga sertifikasi satpam ini bisa menambah profesionalitas satpam ke depan,” ujarnya.

Acara Kipnas akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 11-13 Desember 2018 dan akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo langsung dari Istana negara.

Acara Kipnas ini dihadiri oleh para pengusaha jasa pengamanan dari seluruh Indonesia, pihak kepolisian, dan lain sebagainya.

Di antara kegiatan Kipnas ini juga akan ada seminar tentang pengamanan dan busines forum. Di area Kipnas juga ada pameran dari perusahaan jasa pengamanan, perbankan, travel dan lain-lain. [Roj]