KSATRIA, (BSP)—Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Jakarta Raya menggelar halal bi halal sekaligus menendatangani kesepakatan antara Polda Metro Jaya dan BPD ABUJAPI di Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Menurut Ketua Umum Badan Pengurus Pusat ABUJAPI, Budi Rianto kerjasama ini dalam rangka meningkatkan koordinasi, pengawasan dan pembinaan teknis BUJP dan satpam, di wilayah Polda Metro Jaya.

Budi berharap kerjasama antara Polda Metro Jaya dan BPD-ABUJAPI ini bisa menjadi bencmark di Indonesia sehingga menjadi percontohan bagi BPD-BPD ABUJAPI lainnya di daerah. “Kita akan jadikan bencmark untuk jadi model di Indonesia,” jelasnya seperti diunggah di jurnalsecurity.com.

Menurut Budi, saat ini keberadaan ABUJAPI sudah ada di 25 provinsi dengan kepengurusan lengkap. Sementara jumlah satpam yang terdaftar di BUJP jumlahnya mencapai 538.000 satpam.

“Konon kabarnya dari data yang kami dapatkan, satpam yang ada di luaran sana jumlahnya lebih besar dari itu. Mereka perlu kita rangkul dan kita ajak untuk menjadi satpam yang profesional,” tuturnya.

Kerjasama antara Polri dan ABUJAPI ini hendaknya juga bisa merealisasikan program kegiatan yang telah disepakati bersama. Misalnya saja terkait penertiban anggota BUJP, yang terdaftar tapi kantornya tidak ada. “Kami masih memikirkan karena masih banyak anggota BUJP yang datanya ada tapi kantornya tidak jelas,” ujarnya.

Adanya kerjasama ini, tambah Budi, bisa lebih meningkatkan fungsi kepolisian dalam membina satpam yang ada sehingga tercipta lingkungan yang aman dan nyaman. Selain itu juga untuk menertibakan BUJP yang tidak sesuai dengan peraturan yang ada. [ROJI]