KSATRIA | Jakarta–Seragam satpam yang baru mirip seragam Polri tak lepas dari pesan dari almarhum Prof Dr Awaloedin Djamin MPA semasa hidupnya. Demikian disampaikan oleh Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Edy Murbowo, SIK M.Si saat konferensi pers beberapa waktu lalu di Jakarta.

Menurut Edy, kalau mau diurut ceritanya panjang. Ketika Bapak Satpam Indonesia almarhum Awaloedin Djamin yang juga pendiri satpam. “Pesan almarhum satpam itu adalah ‘anak kandung’ Polri, sehingga pembinaannya atau seragamnya jangan terlalu jauh dengan seragamnya Polri,” ungkap Edy Murbowo.

Saat ini, usia satpam sudah 40 tahun, karena satpam lahir pada tahun 1980. Diawal perintisannya, meskipun satpam sudah dibentuk tapi masih belum tertib. Lalu keluar Perkap 24 tahun 2007. “Di situ sudah mulai diatur, jadi seragam satpam sudah seragam, dulu seragamnya masih masing masing,” paparnya.

Kini Perkap 24 Tahun 2007 sudah direvisi dengan hadirnya Perpol Nomor 4 Tahun 2020 yang membahas soal Pamswakarsa, di dalamnya ada pembahasan terkait seragam satpam yang baru dengan warna mirip seragam polisi.

Edy menjelaskan, bahwa sebelum perubahan seragam baru ini, polri juga sudah melakukan studi banding ke beberapa negara. Bahwasanya di beberapa negara tetangga seragam security tidak berbeda jauh dengan seragam polisinya.

Terkait dengan warna seragam satpam, pada 6 Oktober 2020 telah ditentukan gradasi warna seragam satpam yang akan disosialisasikan. Dalam kesempatan itu, Komjen Pol Agus Andrianto Kabaharkam Polri didampingi oleh Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol Risyapudin Nursin, dan Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol Edy Murbowo. Hadir dari BPP ABUJAPI Ketua Umum, Agoes Dermawan, dan Sekretaris, Suryawisesa.

Terkait seragam baru Satpam, Komjen Pol Agus Andrianto menegaskan bahwa ini adalah bukti nyata satu kebijakan pimpinan yang membawa perubahan besar untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Ia pun mengucapkan terima kasih kepada ABUJAPI karena dengan pengadaan seragam satpam yang baru, menyebabkan perekonomian nasional dapat berputar, karena seragam tersebut memanfaatkan produk lokal.

“Silakan dikelola secara baik oleh BUJP. Tidak ada dari Polri yang ikut-ikut andil atau mengelola dalam pengurusan seragam Satpam tersebut,” tegas Komjen Pol Agus Andrianto.

Selain itu, Jenderal Polisi Bintang Tiga itu juga mengingatkan bahwa sesuai kesepakatan seragam baru Satpam menggunakan gradasi warna 20 persen dari warna seragam Polri. Bahkan Agus juga menandatangani di atas kain berwana coklat yang telah disetujui dengan menitipkan pesan tulisan “Selamat Dg semangat Baru” [adm]