KSATRIA, (BSP)– Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Joko PN Utomo membuka In House Training Pemahaman Integrasi tentang Sistem manajemen Mutu ISO 9001:2015, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 dan Sistem Manajemen Kesehatan dan keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007 di Head Office BSP, Rabu, 28 September 2016.

Dalam sambutannya, Joko mengatakan kegiatan training ini sebagai bentuk upaya meningkatkan kualitas para karyawan di lingkungan BSP. Sekaligus sebagai komitmen BSP untuk menambah wawasan untuk pengembangan para karyawan.

“Kegiatan positif ini untuk mengembangkan sumber daya manusia yang ada di BSP, hal ini sebagai cita-cita bersama untuk menciptakan one team, one mission one goal ini hanya bisa dicapai dengan cara mampu bekerja keras, bergerak cepat, bertindak tepat,” tegasnya.

Joko menjelaskan bahwa Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 ini mencakup tentang prosedur semua proses penting dalam bisnis, yakni adanya pengawasan dalam proses untuk memastikan bahwa sistem menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas. Begitu juga tersimpannya data dan arsip penting dengan baik.

“Sistem ini juga mencakup adanya pemeriksaan unit-unit yang kurang maksimal dengan disertai tindakan perbaikan yang benar apabila dibutuhkan. Secara teratur meninjau keefektifan tiap-tiap proses dan kualitas itu sendiri,” jelasnya.

Berikutnya adalah Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015, di mana seluruh elemen BSP wajib mematuhi standar yang digunakan untuk merancang dan menerapkan sistem pengelolaan lingkungan environmental management system (EMS) dalam upaya meminimalisir dampak negative kegiatan terhadap lingkungan.

Sementara Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja ISO 18001:2007 mencakup seluruh elemen BSP wajib menciptakan suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

Joko menegaskan, tiga sistem manajemen di atas sejalan dengan tema Rakernas BSP yang diselenggarakan tahun 2016 bertema “Peningkatan produktivitas untuk persiapan dalam persaingan bisnis terkait Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”.

Joko menambahkan, dengan adanya tiga sertifikat manajemen bertaraf internasional ini hendaknya seluruh bagian manajemen BSP agar semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas kerja karena BSP telah memiliki sertifikat manajemen berskala internasional.

“Saya berharap dari adanya training ini bisa lebih memaksimalkan produktifitas dalam bekerja, sehingga BSP bisa lebih maju dan berkembang lebih besar lagi,” tuturnya. [FR]