Bravo Satria Perkasa
19 May 2017

9 Tips Mencegah Bahaya Kebakaran Akibat Konsleting Listrik

KSATRIA, (BSP) Kebakaran hebat terjadi di stasiun Klender, Jumat (19/5) pagi. Penyebab sementara kejadian tersebut akibat adanya korsleting listrik.

Yah, kerap kali penyebab terjadinya kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Untuk itu ada beberapa hal yang harus di perhatikan untuk mencegah bahaya kebaran yang disebabkan korsleting listrik.

Di bawah ini beberapa tips mencegah bahaya kebakaran akibat korsleting listrik:

  1. Percayakan pemasangan instalasi rumah/bangunan anda pada instalatir yang terdaftar sebagai anggota AKLI (Assosiasi Kontraktor Listrik Indonesia) dan terdaftar di PLN. Secara legal instalatir mempunyai tanggung jawab terhadap keamanan instalasi.
  2. Jangan menumpuk steker atau colokan listrik terlalu banyak pada satu tempat karena sambungan seperti itu akan terus menerus menumpuk panas yang akhirnya dapat mengakibatkan korsleting listrik.
  3. Jangan menggunakan material listrik sembarangan yang tidak standar walaupun harganya murah. Tetapi memiliki sertifikat Sistim Pengawasan Mutu (SPM) yang berlabel tulisan atau,
  4. Jika sering putus jangan menyambungnya dengan serabut kawat yang bukan fungsinya karena setiap sekring telah diukur kemampuan menerima beban tertentu.
  5. Lakukan pemeriksaan secara rutin terhadap kondisi isolasi pembungkus kabel, bila ada isolasi yang terkupas atau telah menipis agar segera dilakukan penggantian. Gantilah instalasi rumah/bangunan anda secara menyeluruh minimal lima tahun sekali. pekerjaan pemeriksaan dan penggantian sebaiknya dilakukan oleh instalatir anggota AKLI dan terdaftar di PLN.
  6. Gunakan jenis dan ukuran kabel sesuai peruntukan dan kapasitas hantar arusnya.
  7. Bila terjadi kebakaran akibat korsleting listrik akibat pengaman Mini Circuit breaker (MCB) tidak berfungsi dengan baik, matikan segera listrik dari kWh meter. Jangan menyiram sumber kebakaran dengan air bila masih ada arus listrik.
  8. Anda juga perlu mengetahui bahwa hubungan arus pendek atau korsleting adalah kontak langsung antara kabel positif dan negatif yang biasanya dibarengi dengan percikan bunga api, dan bunga api inilah yang memicu kebakaran. PLN telah memasang MCB yang terpadu dengan kWh dan OA Kast yang berfungsi sebagai pembatas bila pemakaian beban melebihi kapasitas daya sekaligus sebagai pengaman bila terjadi hubungan arus pendek.
  9. Hindari pemakaian listrik secara illegal karena disamping membahayakan keselamatan jiwa, tindakan itu juga tergolong tindak kejahatan yang dipidanakan.

Jadi sebelum hal-hal yang tak diinginkan terjadi seperti musibah kebakaran menimpa Anda, sebaiknya kita melakukan tindak pencegahan. Bukankah mencegah itu lebih baik daripada mengobati!

Sumber : agenalatpemadamapi.com

 

17 May 2017

Tips Mencegah Infeksi Ransomware WannaCry

KSATRIA, (BSP)–Terbayang, ketika asyik di depan komputer menyelesaikan tugas penting, tiba-tiba tidak bisa dipakai karena terkunci. Bisa jadi, komputer Anda terserang virus yang baru-baru ini heboh, virus Ransomware WannaCry.

Ransomware WannaCry adalah salah satu program jahat atau malware yang bekerja dengan cara mengunci data di komputer dengan enkripsi. Kemudian virus ini berusaha memeras korban dengan meminta sejumlah uang melalui mata uang virtual atau Bitcoin.

Penyebaran ransomware WannaCry ini membuat puluhan negara kawatir, termasuk Indonesia. Ia berusaha masuk komputer kemudian mengenkripsi data sehingga PC tidak dapat dipakai. Seperti yang terjadi di rumah sakit di negara kita, ransomware mengunci PC hingga rumah sakit tidak bisa memberikan layanan medis.

Sejak Jumat kemarin, ransomeware telah menyebar hingga 99 negara. Ia juga menginfeksi ratusan ribu sistem komputer. Diantaranya adalah 16 RS di Inggris. Jenis paling berbahaya adalah WannaCry. Ia dapat menyebar melalui koneksi ke jaringan.

Baru diketahui ternyata ransomware Wannacry menggunakan tool senjata cyber kepunyaan dinas intel Amerika Serikat, NSA. Tool ‘EnternalBlue’ ini diculik pada bulan April. Kemudian dibocorkan oleh kelompok hacker, Shadow Broker. Tool tersebut memanfaatkan sistem keamanan pada Windows melalui eksekusi remote code SMBv1.

Saat masuk ke komputer yang terhubung dalam jaringan LAN, worm dalam WannaCry langsung mencari PC lain yang mudah diinfeksi virus. Sehingga komputer tersebut akan terkunci. Data di dalamnya dienkripsi dan tidak bisa diakses. Malware yang tampil pada monitor menyebutkan uang tebusan sebanyak 4 juta rupiah dalam bentuk virtual Bitcoin. Transaksinya pun tidak dapat dilacak.

Pelaku ransomware juga tidak memberikan jaminan akan mengirimkan kunci enkripsi jika uang tebusan telah dibayarkan. Akan kejadian ini, M Salahudin selaku Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (Id- SIRTII) mengatakan penyebaran ransomware WannaCry terjadi di negeri ini. berawal dari akhir pekan kemarin, ketika kantor sedang libur dan komputer dimatikan.

Ketika komputer dinyalakan, program jahat dapat menyelinap ke komputer dan menyebar ke jaringan lain. Lantas bagaimana cara mencegah agar tidak ada korban WannaCry? Pengguna tidak langsung menyalakan dan menyambungkan komputer ke LAN atau internet. Lebih amannya, pengguna harus memback up data penting dan mengupdate Windows.

Pada bulan Maret 2017 kemarin, Microsoft telah memperbaiki celah keamanan melalui patch. Tetapi tidak semua komputer telah mengupdatenya. Kementerian Komunikasi dan informatika memberikan tips mencegah infeksi ransomeware WannaCry.

Langkah pencegahan infeksi ransomware WannaCry :

  1. Matikan sambungan LAN dan Wifi komputer
  2. Pasang patch MS17-010 (sekuriti Windows)
  3. Untuk pengguna Windows XP dianjurkan mengganti sistem operasi lainnya karena sudah tidak mendapat dukungan patch securiti dari Microsoft
  4. Matikan fungsi macros
  5. Matikan fungsi SMB v1
  6. Blokir port 139/445 dan 3389
  7. Update software anti virus dan anti ransomware
  8. Back up data penting di tempat lain. Hindari pemakaian storage yang tidak terhubung ke jaringan atau internet
  9. Jika terlanjur terinfeksi ransomware WannaCry, sayang sekali belum ada solusi untuk mengembalikan data. Ada baiknya matikan sambungan ke internet agar virus tidak menyebar ke komputer lain. [ROJI/bbs]

 

11 Apr 2017

Delapan Tips Kerja Semangat Usai Liburan

KSATRIA, (BSP)–Semua orang tanpa terkecuali pasti menyukai dan menunggu-nunggu masa liburan. Setelah setiap hari berjerih payah mengumpulkan uang, liburan sangat bermanfaat untuk menjadi pelepas penat dalam pikiran. Jadi, tidak heran banyak orang yang menghabiskan masa liburannya di tempat-tempat spesial.

Namun, setelah masa liburan sudah selesai, masalah kembali muncul. Perasaan liburan yang menyenangkan itu sulit dihilangkan sehingga semangat untuk kembali bekerja jadi turun. Mungkin banyak dari kamu yang juga merasakan hal ini setelah liburan. Ini adalah masalah yang bisa berdampak buruk jika dibiarkan terlalu lama. Jadi, lakukanlah 8 tips berikut ini agar kamu kembali semangat bekerja setelah liburan.

  1. Pikirkan Kesenangan Dalam Bekerja

Dibanding dengan liburan, tentu saja bekerja adalah hal yang tidak menyenangkan, namun jika kita menyukai pekerjaan, pasti ada sisi senangnya dari pekerjaan. Agar bisa kembali bersemangat, pikirkanlah hal-hal menyenangkan itu. Misalnya, pikirkan tentang bertemu dengan teman kerja  yang sudah lama tak bertemu. Dengan memikirkan sisi positif dari pekerjaan, maka akan semakin mudah bagi kita untuk menumbuhkan semangat kerja yang sudah hampir sirna itu.

  1. Buat Jadwal Hari Kerja Pertama

Memiliki kegiatan yang tertata rapi akan membuat kita lebih bersemangat dalam bekerja. Buatlah jadwal pekerjaan yang diselesaikan mulai dari hari pertama hingga beberapa minggu ke depan. Dengan begitu, secara tidak langsung kita mulai memikirkan cara untuk menyelesaikannya dan secara tidak sengaja semangat kerja bisa kembali meningkat.

  1. Datang Lebih Pagi

Setelah beberapa lama bermalas-malasan berlibur. Saatnya bekerja, jadi tinggalkan kebiasaan malas itu. Caranya adalah dengan cara memaksakan diri untuk bangun dan datang lebih pagi ke tempat kerja. Dengan begini, kita punya lebih banyak waktu untuk mempersiapkan diri untuk melakukan pekerjaan yang sudah lama ditinggalkan sehingga tidak keteteran saat mengerjakannya nanti.

  1. Mulai Bekerja Secara Perlahan

Setelah liburan pasti banyak pekerjaan yang menumpuk dan menunggu untuk diselesaikan. Tenang saja, jangan panik karena ini adalah hal yang normal. Pokoknya lakukan saja pekerjaan itu dengan perlahan-lahan. Jangan terburu-buru untuk menyelesaikannya karena mood dan pikiran masih belum sepenuhnya focus pada pekerjaan itu.

  1. Atur Waktu Dengan Bijaksana

Lakukan pekerjaan semaksimal mungkin di waktu kerja yang sudah ditentukan. Tapi ketika saatnya selesai kerja, pakailah waktu untuk memperhatikan keluarga. Dengan memiliki pengaturan waktu yang baik, kita bisa semakin semangat bekerja. Selesai bekerja, lebih dekatlah dengan keluarga. Kedekatan dengan keluarga seperti saat liburan akan membawa kita untuk bisa fokus bekerja pada waktunya.

  1. Minta Bantuan Jika Perlu

Mungkin pikiran masih belum fokus pada pekerjaan, jadi merasa tertinggal dan kesulitan dalam menyelesaikannya. Apabila hal ini terjadi, jangan sungkan untuk meminta bantuan pada rekan kerja. Jadi, mintalah bantuan jika diperlukan.

  1. Jangan Terbawa Teman

Musim liburan memang sangat bisa membuat orang jadi malas. Mungkin teman-teman kerja yang lain masih bermalas-malasan pasca liburan dan ini bisa mempengaruhi kita. Jangan biarkan mereka mempengaruhi, melainkan kita yang harus pengaruhi mereka untuk semangat bekerja. Pertahankan semangat kerja dan jangan terbawa dengan kemalasan mereka.

  1. Langsung Fokus Bekerja

Hal yang paling utama, tentu saja kembali fokus ke dalam masalah kerja. Lupakan euforia liburan, karena masa tersebut sudah selesai dan Anda mesti mengembalikan mood agar bisa bekerja dengan baik. Ingat, liburan sangat berguna untuk mengembalikan semangat bekerja yang mungkin sudah mulai padam karena rasa bosan. [ROJI]

Sumber: Cermati.com

27 Mar 2017

Untung Rugi Bekerja Posisi Berdiri Bagi Kesehatan

KSATRIA, (BSP)–Banyak orang belum menyadari bahaya duduk terlalu lama bagi kesehatan mereka. Seperti yang telah dikemukakan oleh sejumlah penelitian, duduk seharian penuh setiap hari saat bekerja tidak baik untuk kesehatan dan kebugaran manusia. Temuan ini menyita perhatian banyak pekerja yang merasa telah menghabiskan waktu mereka sekitar 40-60 jam seminggu untuk bekerja dengan posisi duduk selama bertahun-tahun.

Gaya hidup sedentari ini memang berbahaya bagi tubuh dalam jangka panjang. Dan beberapa penelitian meneguhkan hipotesis ini.

  • Penelitian medis dalam Medicine & Science in Sports & Exercise and this one in the American Journal of Epidemiology. Duduk dalam waktu yang lama meningkatkan tingkat kematian yang disebabkan semua faktor terutama penyakit-penyakit degeneratif seperti kardiovaskuler, kencing manis, dan kegemukan. Singkatnya penelitian pertama tersebut menyimpulkan bahwa orang yang duduk seharian 54% lebih rentan terhadap kematian akibat serangan jantung. Yang patut dicamkan adalah bahkan jika Anda masih berolahraga pun, semakin lama Anda duduk semakin tinggi peluang Anda meninggal akibat serangan jantung.
  • Duduk menutup sirkulasi enzim penyerap lemak bernama lipase. Dalam penelitian lain, para ilmuwan menemukan bahwa posisi berdiri mengaktifkan semua otot dan meningkatkan penyebaran lipase yang pada akhirnya mendorong tubuh memroses lemak dan kolesterol. Ini tidak tergantung pada jumlah waktu Anda berolahraga.

Sebagian besar orang beranggapan bahwa duduk sepanjang hari bukan masalah besar bagi tubuh asal mereka menyisihkan waktu untuk berolahraga di luar waktu kerja. Kenyataannya, menurut penelitian, lama kita berolahraga tidak bisa mengkompensasi waktu yang kita habiskan untuk duduk sepanjang hari! Dengan kata lain, meski Anda berolahraga selama berjam-jam, risiko kena serangan jantung masih tetap tinggi jika Anda masih suka duduk berjam-jam tanpa henti.

Berbahayakan berdiri terlalu lama?

Penelitian-penelitian berikut nampaknya menujukkan hasil yang berbeda. Tidak peduli apakah rajin berolahraga atau tidak, duduk terlalu lama membahayakan kesehatan. Tentu ada sisi lain dalam setiap hal. Jika terlalu lama duduk bisa membunuh kita, lalu bagaimana jika kita terlalu lama berdiri?

Sebuah ulasan tentang 43 penelitian oleh the American Journal of Preventative Medicine hanya menemukan korelasi yang lemah antara kebiasaan berdiri dan kematian. Dalam sebuah laporan, seorang peneliti tentang ergonomika dari Cornell menyimpulkan bahwa berdiri sepanjang hari juga bisa mengakibatkan beberapa gangguan kesehatan seperti meningkatnya risiko aterosklerosis karotid sebanyak 9 kali lipat karena sistem pernapasan terbebani lebih banyak, risiko varises pada pembuluh darah vena kaki, dan sebagainya.

Dari paparan di atas, bisa disimpulkan bahwa diperlukan sebuah keseimbangan dalam menjaga kesehatan kita. Terlalu banyak akan sesuatu bisa mengakibatkan sebuah ketakseimbangan yang akan mencederai tubuh kita. Hukum yang sama juga berlaku dalam hal ini. Diperlukan pembagian waktu yang simbang antara berapa lama kita berdiri dan duduk sehingga tercapai keseimbangan yang dimaksud.

Manfaat bekerja dengan berdiri

Jika Anda berminat mengurangi durasi duduk Anda sambil bisa tetap bekerja, gunakan meja kerja berdiri. Berikut merupakan beberapa kelebihan dan kekurangan penggunaan meja kerja berdiri seperti disarikan dari zenhabits.net:

  • Rasakan bahwa tubuh kita akan lebih berenergi sepanjang hari. Mungkin inilah manfaat yang bisa langsung dipetik oleh orang yang bekerja dengan posisi berdiri. Tubuh mereka akan lebih bertenaga dari pagi hingga sore selama harus bekerja. Kita bisa bandingkan saat harus bekerja dari pagi hingga sore dalam posisi duduk tanpa henti. Saat jam-jam kritis sesudah makan siang, biasanya orang suka mengantuk bahkan tertidur di kursi mereka. Hal itu tidak akan kita alami dengan posisi berdiri. Kita akan lebih bersemangat saat menerima telepon, membalas email atau sekadar membaca. Dan dibandingkan dengan minum kopi dalam jumlah banyak untuk mengusir kantuk saat bekerja, berdiri lebih efektif dan sehat.
  • Sebagian orang yang mengalami kegemukan mengalami penurunan berat badan dengan bekerja dalam posisi berdiri, meskipun mereka tidak berolahraga mati-matian atau mengubah pola makan secara ekstrim. Hal ini masuk akal karena saat berdiri, tubuh manusia akan membakar 60 kalori lebih banyak dibandingkan saat ia duduk. Itu berarti ada 2400 kalori seminggu jika kita tambahkan 8 jam duduk, 5 hari kerja dalam seminggu.
  • Berdiri sambil bekerja meningkatkan konsentrasi dalam menyelesaikan pekerjaan. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, rasa kantuk akan hilang dan begitu kantuk hilang, konsentrasi akan meningkat. Pikiran kita akan 100% sadar tentang apa yang tengah kita lakukan, tidak seperti saat kita bekerja dengan posisi duduk. Kita bisa mengantuk lebih mudah dan bertingkah setengah sadar dalam mengerjakan apapun. Dengan begitu, produktivitas juga meningkat.
  • Efek negatif dari berdiri sambil bekerja ialah meningkatnya kelelahan pada otot kaki dan punggung  setelah berdiri dalam durasi berjam-jam.  Namun, sisi positifnya ialah saat kita terlalu lelah berdiri dan duduk, bagian pantat dan kaki tidak akan terasa mati rasa atau kesemutan lagi. [ROJI]

Sumber: ayopreneur.com

 

 

23 Jan 2017

Prosedur Penanganan Kebakaran di Gedung Perkantoran

Ikuti petunjuk di bawah ini.

  1. Pergi ke panel hydrant terdekat dan pecahkan kaca bertanda “Break Glass Here.”
  2. Beri tahu pihak keamanan dan informasikan lokasi kebakaran.
  3. Berusaha memadamkan api menggunakan APAR. (Catatan: selang kebakaran hanya boleh digunakan oleh pihak pemadam kebakaran).
  4. Jika tidak dapat dipadamkan, tutup semua pintu menuju ke lokasi kebakaran, beri tahu situasinya kepada pihak keamanan dan mulai prosedur evakuasi.
  5. Jangan menggunakan lift dan jelaskan situasinya bila petugas pemadam kebakaran tiba.

Jika mendengar tanda alarm terus menerus

  1. Tetaplah tenang.
  2. Amankan semua dokumen-dokumen penting.
  3. Matikan dan lepaskan semua peralatan listrik.
  4. Dengarkan baik-baik pengumuman yang disampaikan facility management melalui pengeras suara dan ikuti petunjuk yang diberikan oleh floor warden.
  5. Jika kebakaran tidak dapat dikuasai, tutup semua pintu ruang yang terbakar dan segera tinggalkan tempat tersebut melalui tangga darurat terdekat. Jangan menggunakan lift.

Prosedur Evakuasi

  1. Jika mendengar bunyi alarm secara terus menerus dari kotak hydrant, floor warden akan segera memberikan petunjuk evakuasi/pengungsian.
  2. Jangan panik, berjalanlah dengan cepat menuju tangga darurat terdekat. Jangan menggunakan lift.
  3. Jangan menghalangi orang lain yang masuk ke tangga darurat dari lantai di bawahnya.
  4. Jangan kembali untuk mengambil barang-barang jika sudah berada dalam tangga darurat atau keluar dari gedung.
  5. Floor warden bertanggung jawab dalam melakukan prosedur evakuasi.
  6. Semua orang yang dievakuasi harus langsung menuju titik kumpul sampai ada petunjuk selanjutnya.
  7. Instruksi untuk kembali ke gedung diberikan oleh facility management setelah keadaan dinyatakan aman.

Pengobatan Darurat

  1. Karyawan harus menghubungi pihak keamanan untuk memberitahukan adanya korban.
  2. Karyawan sebaiknya memberikan informasi seperti di bawah ini:
  3. Nama, jenis kelamin dan perkiraan umur korban.
  4. Lokasi keberadaan korban.

Floor Waden

  1. Floor warden ditunjuk oleh facility management (peraturan K3).
  2. Diperlengkapi dengan bendera, peluit dan handy talky.
  3. Memberitahukan kepada seluruh karyawan mengenai lokasi jalan keluar.
  4. Jika ada perintah evakuasi, menjamin seluruh karyawan meninggalkan gedung dengan menggunakan tangga darurat dan berkumpul di lokasi yang telah ditentukan.
  5. Memiliki daftar karyawan terbaru untuk keperluan absensi pada saat evakuasi.
  6. Memastikan semua staf di bawah tanggung jawabnya, mengerti prosedur evakuasi dan letak lokasi berkumpul yang dituju pada saat evakuasi.
  7. Memastikan tidak ada penghalang apapun pada tangga darurat.
  8. Memprioritaskan bantuan kepada wanita hamil, orang lansia, penyandang disabilitas, dan orang yang dalam keadaan sakit.

Sumber: www.safetysign.co.id

 

11 Jan 2017

8 Tips Aman Mengambil Uang di ATM

KSATRIA, (BSP)–Cara mengambil uang melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri) memang mudah, namun perlu berhati-hati. Sebaiknya, perhatikan beberapa tips aman mengambil uang di ATM bank untuk menghindari kelalaian Anda. Kelalaian nasabah berefek pada hilangnya saldo pada rekening. Meskipun yang paling menyeramkan adalah pembobolan rekening oleh para cybercrime.

Tapi Anda tidak perlu khawatir, karena saat ini bank negara maupun swasta di Indonesia sudah memiliki sistem keamanan canggih untuk menanggulangi tindakan kriminal dunia maya khususnya keamanan rekening para nasabah.

Berhati-hati dan waspada merupakan dasar dari tindakan aman ketika Anda menarik uang di mesin ATM, sebab kejahatan terjadi karena adanya kesempatan. Hal ini dimanfaatkan sepenuhnya oleh para pelaku “kriminal dadakan”

Kelalaian ini mengakibatkan orang yang antri di belakang Anda memiliki kesempatan untuk bertindak jahat menguras uang dalam rekening Anda. Namun tindakan seperti ini sudah tidak berlaku, rata-rata mesin ATM sekarang menggunakan sistem terbaru.

Jika kartu sudah keluar dan belum di cabut, saat di masukkan lagi akan meminta nomor PIN ulang. Jadi, kesempatan itu tidak bisa digunakan oleh orang yang tidak mengetahui PIN dari kartu ATM tersebut.

Apa saja tips aman mengambil uang di ATM bank agar tidak lupa?

1. Hindari ATM yang Sepi Pengunjung

Banyak modus kejahatan yang terjadi melalui mesin ATM, ada cara modern menggunakan micro hardware yang di tempatkan di mulut tempat memasukkan kartu ATM. Biasanya ditempel dengan isolatip dan kasat mata, alat ini akan mengcopy semua data transaksi.

Ada juga pelaku kejahatan menggunakan hipnotis, ini yang paling parah. Jika area mesin ATM terdapat orang-orang mencurigakan, kira-kira bukan nasabah sebaiknya cari tempat lain saja.

2. Menutup Area Keyboard saat Memasukan Nomor PIN

Meskipun tidak ada yang antri di belakang Anda, tutup dengan tangan atau benda lain di area keyboard. Dikhawatirkan, ada yang dengan sengaja memasang micro kamera di sekitar mesin.

3. Mengganti Nomor PIN secara Berkala

Ini merupakan tips aman mengambil uang di ATM bank paling mudah namu juga paling menyusahkan, mengapa? jika Anda lupa nomor PIN terbaru setelah penggantian berkala, meu tidak mau harus mengurus ke bank untuk aktivasi ulang PIN.

4. Jangan Mudah Percaya dengan Orang Lain

Orang yang baru Anda kenal dan menawarkan bantuan untuk menelpon costumer service bank dari handphone orang yang baru Anda kenal tadi, karena diduga itu bukan nomor costumer service dari bank ATM tersebut.

5. Jika kartu ATM Anda tertelan mesin, maka cobalah raba lubang masuknya kartu ATM pada mesin yang Anda pakai. Jika memang itu permainan dari penjahat dengan modus telan kartu ATM, maka Anda akan dapat menemukan suatu alat seperti sejenis jepitan, batang korek api atau lidi, cobalah tarik benda itu, maka kartu Anda akan kelihatan terkait disana.

6. Jika kartu ATM Anda tertelan dalam mesin langsung lapor ke Security setempat, dan mintalah ke pihak keamanan untuk segera mengisolir lokasi tersebut dengan memberikan pengumuman “Mesin ATM ini rusak”, dan segeralah hubungi nomor yang dapat dihubungi untuk menampung keluhan Anda.

7. Jangan Beritahu PIN ke Orang lain

Meskipun itu saudara Anda sendiri sebaiknya jangan, takutnya saudara Anda ini yang lupa menaruh sembarangan catatan nomor pin ATM Anda. Apalagi orang yang tidak Anda kenal, simpan dalam catatan pribadi Anda di rumah.

8. Jangan Catat nomor PIN di Handphone

Saudara saya sendiri pernah mengalami ini, semua catatan penting termasuk nomor rekening dan PIN ATM ada di dalam Handphone. Tidak sengaja Handphone hilang, kurang tau itu di copet atau jatuh.

Seminggu setelah kejadian itu, ketika mau menarik uang dari rekening ternyata tidak bisa. Ternyata saldo sudah kosong. Kebiasaan kurang baik di point nomor 8 ini perlu diwaspadai. [FR]

Sumber juragantips.com

 

20 Dec 2016

Inilah Tips Amankan Bawaan Bagasi di Bandara

KSATRIA, (BSP)–Siapa yang tidak kesal jika mendapati isi koper, tas, dan barang-barang yang dibawa dalam perjalanan mendadak rusak dan hilang? Kasus kehilangan bagasi di bandara memang bukan kasus baru. Mulai dari kehilangan barang, koper dibobol, tas dikoyak, password diganti, hingga isi koper diacak-acak.

Itu belum seberapa, tragisnya jika pihak bandara tidak mau bertanggungjawab atas kehilangan barang kita. Lebih baik mencegah daripada menyesal kemudian. Cobalah cara amankan bagasi berikut ini.

Jangan taruh barang berharga di bagasi
Benda berharga seperti perhiasan bernilai tinggi, alat elektronik, uang, kartu atm, dokumen penting, dan tanda pengenal pribadi sebaiknya kita bawa bersama dengan kita di pesawat. Waspadai pencurian di kabin pesawat juga. Sebaiknya satukan semua benda-benda ini di tas jinjing saja.

Gunakan banyak pengaman
Walau sedikit lebih ribet, jangan malas untuk menggunakan kunci pengaman, seperti gembok dengan kombinasi angka atau gembok kunci. Gunakan luggage straps agar koper tidak bisa dibuka seluruhnya. Plastic Wrap memang akan merogoh kocek sedikit, tapi hal ini juga penting dilakukan. Jika ingin lebih murah, kita bisa melakukan wrapping sendiri dari rumah.

Pilih koper/tas dengan warna mencolok
Warna koper/tas yang mencolok atau eye catching akan dihindari pencuri. Kita juga dapat menambahkan sticker, gantungan, dan pita yang mencolok di koper sebagai penanda. Karena warna yang mencolok akan sangat diperhatikan oleh banyak orang. Sehingga akan semakin banyak mata yang akan mengawasi koper kita secara tidak langsung.

Hindari menggunakan koper mahal dengan merek terkenal

Mungkin kita tak bisa menahan diri untuk tidak memamerkan koper mahal buatan desainer, tapi khusus untuk perjalanan dengan penerbangan, tahanlah diri. Karena koper itu saja sudah sangat menggiurkan bagi si pencuri. Sebagian orang malah menggunakan koper anak-anak untuk mengelabui pencuri. Karena tak mungkin ada barang berharga di koper anak kecil. Logikanya, barang berharga apa yang ada di koper anak-anak?

Foto isi koper

Selesai kita mengemas barang-barang di koper, dokumentasikan tata letak dan sususan barang-barang kita. Hal ini juga penting, karena jika terjadi kerusakan maupun kehilangan, kita dapat memiliki bukti dokumentasi yang dapat digunakan untuk meminta pertanggungjawaban dan penyelidikan kasus kehilangan kita. [FR]

Sumber: intisari-online

 

14 Oct 2016

Prosedur Tanggap Darurat Gangguan Demonstrasi di Perusahaan

KSATRIA, (BSP)–Kekacauan huru hara merupakan gangguan yang disebabkan adanya demo massal oleh karyawan perusahaan atau masyarakat sekitar perusahaan, sehingga mengganggu jalannya kegiatan operasional perusahaan.

Prosedur tanggap darurat gangguan huru hara atau demo massal adalah bagaimana cara mengatur tata cara penanggulangan kekacauan huru hara secara hati hati dalam mengatasinya. Sebab jika salah dalam mengatasi atau menanggulangi huru hara atau demo massal, bukannya ketertiban yang didapat malah bisa berubah menjadi kekacauan.

Dan berikut langkah langkah dalam mengatasi demo massal atau huru hara yang dilansir dari laman newssafety.blogspot.com. Berikut prosedurnya:

Tindakan Umum:

  1. Kepala Satpam mengkoordinir para anggotanya dan bekerjasama dengan Koordinator Tanggap Darurat untuk menyiapkan regu tanggap darurat untuk stand by bilamana diperlukan.
  2. Satpam bekerjasama dengan HRD akan mengisolasi tempat-tempat berkumpulnya karyawan dan massa melalui penutupan pintu-pintu yang diperlukan.
  3. Satpam akan menghubungi kantor Kepolisian terdekat untuk minta bantuan pengamanan bila diperlukan.
  4. Satpam mengamankan aset perusahaan, anggota manajemen dan karyawan perusahaan saat terjadinya huru hara.

Indikasi Penyimpangan Unjuk Rasa:

  1. Tidak mematuhi ketentuan
  2. Tidak membawa alat/senjata penyerang namun melakukan tindakan memancing keributan
  3. Tidak bersedia mengikuti arahan himbauan petugas perusahaan
  4. Peserta unjuk rasa yang terorganisir dan bergerak mengganggu operasi pabrik

Koordinasi

  1. Perkiraan taktis situasi yang dihadapi.
  2. Tindakan anggota satpam dan petugas tanggap darurat
  3. Pembagian tugas tiap anggota (tim) yang ikut dalam penanganan huru-hara
  4. Meminta batuan anggota kepolisian.
  5. Melaporkan hasil negosiasi kepada wakil manajemen untuk tindak lanjut
  6. Memberi kesempatan pimpinan unjuk rasa menertibkan massanya
  7. Bila ada anggota kepolisian lakukan penertiban bersama.

Penertiban

  1. Bila gagal penertiban melalui negosiasi, maka komandan regu mempersiapkan tindakan penertiban.
  2. Pasukan membentuk formasi bersaf merapat dengan lengan saling mengunci.
  3. Komandan regu memberi seruan peringatan kepada pihak yang melakukan unjuk rasa.
  4. Perlengkapan: tongkat dan gas air mata untuk digunakan, bila perlu
  5. Upaya penertiban dilakukan sedapat mungkin tanpa kekerasan

Konsolidasi

  1. Setelah massa bubar, adakan apel/rapat konsolidasi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aksi lagi atau kegiatan lainnya.
  2. Patroli untuk mencegah massa berhimpun kembali. Usahakan patroli dalam berkelompok dalam jumlah tertentu.

Demikian prosedur umum mengenai Prosedur Tanggap Darurat Gangguan Huru Hara atau demo massal. Semoga bermanfaat. [FR]

 

08 Sep 2016

Cegah Kejahatan dengan Sistem Keamanan Terpadu

KSATRIA–Kejahatan bisa datang setiap saat, saat ada kesempatan maka penjahat akan melakukan aksinya. Untuk itu, pencegahan adalah cara yang tepat untuk mengantisipasi tindak kejahatan di sekeliling kita.

Beberapa waktu lalu sempat heboh kejadian perampokan dan penyanderaan di kompleks mewah di Pondok Indah. Beruntung, pelaku bisa dilumpuhkan setelah polisi melakukan penggerebekan di tempat kejadian.

Kejadian di Pondok Indah ini menjadi pelajaran berharga bagi kita. Terutama tetap waspada dengan lingkungan di sekitar kita. Salah satunya dengan langkah Pencegahan Kejahatan Melalui Perancangan Lingkungan (PKMPL) atau yang biasa diterjemahkan Crime Prevention Throught Environmental Design (CPTED).

PKMPL merupakan altematif pendekatan dengan mengurangi atau mencegah kriminalitas. Pendekatan ini dilakukan dengan merancang lingkungan dengan mempersempit atau mengurangi kesempatan untuk berbuat kriminalitas.

PKMPL adalah suatu filsafat pencegahan kejahatan yang berdasarkan teori bahwa rancangan yang tepat dan penggunaan yang efektif suatu lingkungan terbangun dapat menyebabkan berkurangnya rasa takut dan penurunan kejadian kejahatan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

PKMPL merupakan metoda altematif dalam mengurangi kejahatan dengan cara melakukan perubahan-perubahan fisik terhadap lingkungan. Berdasarkan temuan dari Oscar Newman (1972), Jane Jacob dan Elizabeth Wood mengatakan adanya perbedaan nyata dalam tingkat kriminalitas antara lingkungan yang sepi, tidak terawat dengan lingkungan yang ramai, terawat dan pengawasan dari penghuninya.

Oscar Newman menyatakan bahwa perhatian terhadap aktivitas yang terjadi di jalan yang diistilahkan sebagai ‘the eyes on the street’ menunjukkan bahwa perhatian penghuni terhadap lingkungannya sangat efektif dalam menekan adanya potensi kejahatan.

Sistem Keamanan Terpadu

Sistem keamanan terpadu merupakan penggunaan dari berbagai alat bantu yang dapat memantau, mencegah, mengontrol, dan melindungi warga dari tindak kejahatan secara menyeluruh dan terkoordinasi.

Berbagai jenis peralatan keamanan digunakan, baik yang bernafas maupun yang tidak, bergerak maupun diam, harus ikut dilibatkan secara bersama-sama untuk mempersulit seseorang melakukan kejahatan, agar warga dapat selalu bebas beraktivitas tanpa dihantui rasa takut.

Tugas besar memang akan menjadi lebih ringan, lebih cepat, serta lebih efektif apabila dilakukan bersama. Aksi menjaga keamanan bukan hanya tugas dari para petugas berseragam, tapi juga tugas kita semua. Warga sebagai elemen penting harus ikut serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan.

Untuk itu pentingnya sistem keamanan terpadu dalam mencegah tindak kriminal di sekeliling kita, sistem keamanan terpadu itu terdiri dari tiga komponen, yaitu:

  • Petugas keamanan. Petugas keamanan harus dapat dipercaya oleh warga, mereka harus dicukupi dari sisi finansialnya yang bertujuan agar lebih fokus dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap kerjaannya. Melakukan kontrol/patroli secara kontinyu untuk memperkecil ruang lingkup aksi kejahatan.
  • Peralatan keamanan. Alat komunikasi sangat membantu untuk tugas pengontrolan/patroli sehingga kegiatan tersebut lebih efisien, oleh sebab itu petugas keamanan perlu dibekali tentang cara penggunaan, maksud & tujuan dari pemakaian alat komunikasi tersebut sehingga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya.
  • Warga waspada kejahatan. Penjagaan lingkungan adalah kegiatan yang dilakukan warga secara bersama-sama untuk mengawasi lingkungan mereka. Inti dari kegiatan ini adalah mempersiapkan mental warga agar selalu waspada dan ikut serta dalam pengawasan lingkungan. Adanya kebersamaan ini, kesempatan penjahat untuk beraksi menjadi semakin sulit. [FR]

 

11 Aug 2016

Prosedur Pemeriksaan Keamanan di Bandara

KSATRIA—Masuk bandara tidak seperti masuk terminal bus. Berbagai pemeriksaan dilakukan oleh petugas keamanan bandara, hal ini untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan terhadap transportasi udara ini. Sebab keamanan di bandara akan berdampak terhadap keselamatan penerbangan.

Untuk itulah, manajemen bandara memiliki prosedur yang cukup ketat dalam rangka menciptakan keamanan di bandara, berikut proseduir pemeriksaan keamanan di bandara seperti dikutip situs www.bandara.id:

  1. Setiap orang, barang, kendaraan yang memasuki sisi udara, wajib melalui pemeriksan keamanan (PP 3/2001 Ps.52)
  2. Personil pesawat udara, penumpang, bagasi, kargo dan pos yang diangkut dengan pesawat udara wajib melalui pemeriksaan keamanan (PP 3/2001 Ps 53 ayat 1)
  3. Pemeriksaan keamanan dapat dilakukan dengan atau tanpa menggunakan alat bantu (PP 3/2001 Ps 53 ayat 2)
  4. Terhadap bagasi dari penumpang yang batal berangkat dan/ atau bagasi yang tidak bersama pemiliknya, wajib dilakukan pemeriksaan keamanan ulang untuk dapat diangkut dengan pesawat udara (PP 3/2001 Ps. 55)
  5. Kargo dan pos yang belum dapat diangkut oleh pesawat udara disimpan di tempat khusus yang disediakan di bandar udara (PP 3/2001 Ps. 56 ayat 1)
  6. Tempat penyimpanan kargo dan pos harus aman dari gangguan yang membahayakan keamanan dan keselamatan penerbangan (PP 3/2001 Ps. 56 ayat 2)
  7. Kantong diplomatik yang bersegel diplomatik, tidak boleh dibuka (PP 3/2001 Ps. 57 ayat 1)
  8. Pelaksanaan ketentuan dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku (PP 3/2001 Ps.57 ayat 3)
  9. Dalam hal terdapat dugaan yang kuat kantong diplomatik dapat membahayakan keamanan dan keselamatan penerbangan, perusahaan angkutan udara dapat menolak untuk mengangkut kantong diplomatik (PP 3/2001 Ps. 57 ayat 2)
  10. Bahan dan/atau barang berbahaya yang akan diangkut dengan pesawat udara wajib memenuhi ketentuan pengangkutan bahan dan/ atau barang berbahaya (PP 3/2001 Ps.58 ayat 1)
  11. Perusahaan angkutan udara wajib memberitahukan kepada Kapten Penerbang bilamana terdapat bahan dan/ atau barang berbahaya yang diangkut dengan pesawat udara (PP 3/2001 Ps. 58 ayat 2)
  12. Bahan dan/ atau barang berbahaya yang belum dapat diangkut, disimpan pada tempat penyimpanan yang disediakan khusus untuk penyimpanan barang berbahaya (PP 3/2001 Ps. 58 ayat 3)
  13. Apabila pada waktu penempatan di pesawat udara terjadi kerusakan pada kemasan, label atau marka, maka bahan dan/ atau barang berbahaya dimaksud harus diturunkan dari pesawat udara (PP 3/2001 Ps. 58 ayat 4)
  14. Agen pengangkut yang menangani bahan dan/ atau barang berbahaya yang akan diangkut dengan pesawat udara harus mendapatkan pengesahan dari perusahaan angkutan udara (PP 3/ 2001 Ps. 59 ayat 1)
  15. Agen pengangkut, harus melakukan pemeriksaan, pengemasan, pelabelan dan penyimpanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (PP 30/2001 Ps. 59 ayat 3)
  16. Penumpang pesawat udara yang membawa senjata wajib melaporkan dan menyerahkannya kepada perusahaan angkutan udara (PP 3/2001 Ps.60 ayat 1)
  17. Senjata yang diterima oleh perusahaan angkutan udara untuk diangkut, disimpan pada tempat tertentu di pesawat udara yang tidak dapat dijangkau oleh penumpang pesawat udara (PP 3/2001 Ps.60 ayat 2)
  18. Pemilik senjata diberi tanda terima sebagai tanda bukti penerimaan senjata oleh perusahaan angkutan udara (PP 3/2001 Ps.60 ayat 3)
  19. Perusahaan angkutan udara bertanggung jawab atas keamanan senjata yang diterima sampai dengan diserahkan kembali kepada pemiliknya di bandar udara tujuan (PP 3/2001 Ps.60 ayat 3)
  20. Penyelenggara bandar udara atau perusahaan angkutan udara wajib melaporkan kepada Kepolisian dalam hal mengetahui adanya barang tidak dikenal yang patut diduga dapat membahayakan keamanan dan keselamatan penerbangan (PP 3/2001 Ps.61 ayat 1)

 

Translate »
error: Content is protected !!