KSATRIA | Jakarta – Menulis surat lamaran kerja mungkin terlihat mudah bagi sebagian orang, tapi tidak dengan sebagian orang lain. Mereka yang belum berpengalaman bekerja biasanya akan kesulitan menulis lamaran pekerjaan yang baik dan benar.
Selain Curriculum Vitae, surat lamaran kerja juga sangat penting dan menjadi pertimbangan bagi HRD apakah akan meneruskan pelamar ke proses selanjutnya. Jika HRD tidak tertarik dengan surat lamaran tersebut, besar kemungkinan pelamar tersebut tidak akan dipanggil interview.
Cara Menulis Lamaran Pekerjaan yang Baik
Sekarang yang menjadi pertanyaan penting adalah bagaimana cara menulis surat lamaran kerja yang baik dan benar supaya dilirik HRD? Simak panduan selengkapnya di bawah ini.
Tidak Masalah Ditulis Ataupun Diketik
Satu hal yang harus Anda ketahui terlebih dahulu, tidak masalah membuat lamaran kerja dengan cara diketik maupun ditulis tangan. HRD akan menilis keduanya dengan proporsi sama, yang membedakan adalah bagaimana isi surat lamaran kerja tersebut.
Surat lamaran yang lebih baik tentu saja akan lebih dilirik oleh HRD. Selama surat lamaran itu dibuat dengan sebaik mungkin maka tidak menjadi masalah apakah ditulis tangan ataupun diketik. Jika Anda menulis tangan sebaiknya gunakan kertas folio bergaris, sedangkan jika diketik Anda bisa menggunakan kertas A4.
Jangan Sampai Ada Kesalahan Penulisan
Memang manusia adalah tempatnya salah dan dosa, namun sebisa mungkin jangan sampai ada typo atau kesalahan penulisan dari surat lamaran kerja yang Anda buat. Karena typo ini sangat mempengaruhi penilaian dan pertimbangan HRD dalam menjaring calon karyawan baru.
Maka dari itu, dalam menulis surat lamaran kerja sebaiknya tidak dilakukan secara terburu-buru supaya tidak ada kesalahan penulisan. Biasakan untuk tidak menulis mendekati hari deadline untuk meminimalisir kesalahan karena terlalu terburu-buru dalam menulis.
Menggunakan Bahasa yang Resmi dan Formal
Cara menulis lamaran pekerjaan berikutnya adalah dengan memperhatikan aspek bahasa. Jangan sekali-sekali menulis surat lamaran kerja menggunakan bahasa gaul atau bahasa sehari-hari, karena hal itu terlihat tidak profesional.
Surat lamaran kerja harus ditulis dengan bahasa formal. Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah Ejaan yang Disempurnakan.
Menulis dengan Format yang Benar
Lamaran kerja harus ditulis dengan format yang benar. Di dalamnya harus memenuhi 5 hal yaitu penulisan tanggal dan tempat, tujuan surat, salam pembuka dan pengantar, data diri, pengalaman dan kemampuan, dan diakhiri dengan penutup.
Penulisan tanggal dan tempat harus berada di bagian kanan atas atau kiri atas surat lamaran kerja. Pada Tujuan surat harus mencantumkan “Yth” yang diikuti dengan nama lengkap HRD disertai gelarnya, namun jika Anda tidak tahu cukup tulis : Yth HRD PT. ABC.
Kemudian untuk salam pembuka dan pengantar sebaiknya diawali dengan sapaan “dengan hormat”. Selanjutnya calon pelamar dapat menjelaskan mengenai informasi lowongan pekerjaan yang tengah dilamar tersebut.
Bagian data diri harus ditulis lengkap, setidak-tidaknya harus ada nama lengkap, jenis kelamin, tempat tanggal lahir, pendidikan, alamat email, dan nomor hp. Sementara itu bagian skill dan pengalaman kerja sebaiknya hanya mencantumkan yang paling relevan dengan kebutuhan perusahaan.
Pada bagian akhir, jangan lupa tuliskan ucapan terima kasih dan harapan supaya bisa mengikuti proses rekrutmen selanjutnya. Lengkapi surat lamaran kerja dengan tanda tangan dan nama lengkap pelamar kerja tepat di bawah penutup.
Jadi seperti itulah cara menulis lamaran pekerjaan yang baik dan benar. BSP Alih Daya menyediakan jasa outsourcing terbaik dengan pelayanan yang ramah dan berkualitas.





