Reward umrah bagi karyawan bagian dari menanamkan semangat etos kerja di lingkungan kerja. Harapannya, nilai positif dari berumrah menyebar di lingkungan perusahaan sehingga menjadi nilai plus dalam menjalankan tugasnya. 

KSATRIA–PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) kembali memberangkatkan belasan karyawan untuk beribadah ke Tanah Suci, Makkah dan Madinah guna melakukan kegiatan umrah. Pemberangkatan tahun 2016 ini merupakan perjalanan umrah Gelombang ke-9 yang dilakukan BSP sejak tahun 2008 lalu.

Demikian ungkap Abdul Aziz, Fice manager Finance and Accounting BSP saat ditemui Majalah Ksatria di kantornya. Menurut Aziz, tahun 2016 ini BSP kembali memberangkatkan karyawan berumrah, tepatnya pada 10-18 April 2016, sebanyak 12 karyawan.

Aziz menjabarkan, dari 12 karyawan itu, 7 orang dari Head Office, 1 orang dari Area Indonesia Timur, 2 orang dari Area Jawa 3, dan 2 orang dari Area Sumatera. “Setiap tahun rata-rata memberangkatkan sebanyak sepuluh karyawan.

Menurut Aziz bahwa karyawan yang terpilih untuk berangkat umrah ini adalah mereka yang Muslim, minimal sudah bekerja selama 2 tahun, selain itu juga memiliki prestasi dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan penilaian dari pihak manajemen.

Para karyawan yang mendapatkan reward dari perusahaan ini, memperoleh program full paket, mulai dari suntik faksinasi, pembuatan paspor sampai pada uang saku. “Istilahnya mereka hanya bawa badan saja, karena semua sudah diurusi oleh perusahaan,” ujar Ketua Panitia Program Umrah Karyawan.

Program umrah gratis yang digelar perusahaan jasa pengamanan terbesar di Indonesia ini dimulai sejak tahun 2008. Waktu itu, para direksi yang berangkat, lalu tahun berikutnya perusahaan memberikan kebijakan memberikan hadiah umrah untuk karyawan.

Biasanya, tambah Aziz, pengocokan umrah dilakukan empat bulan sebelum keberangkatan. “Jika dijumlahkan, seluruh karyawan yang mendapatkan hadiah umrah dari perusahaan sudah mencapai seratus karyawan,” paparnya.

Menurutnya, program umrah ini bertujuannya untuk meningkatkan kualitas iman dan kinerja karyawan sekembalinya dari Makkah dan Madinah. Lebih jauh, Aziz menambahkan, agar selama perjalanan para jamaah umrah dapat menjaga diri dengan baik dan kembali ke Tanah Air sebagai individu yang baik, maka pengaruhnya juga akan dirasakan oleh perusahaan.

“Orang jika ibadahnya baik pasti perilakunya juga baik, yang ini akan berdampak pada perilaku akan tumbuh baik di lingkungan tempat bekerja, yaitu di BSP,” tegasnya. [FR]