KSATRIA | Bandung—Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) DPD Jawa Barat mendapat laporan dari rekan kerja korban bahwa telah terjadi pembacokan terhadap satpam bernama Dadang yang bertugas di apartemen daerah Cihampelas pada Sabtu, 10 Oktober 2020 sekira pukul 01.20 WIB.

APSI Jabar berkunjung ke rumah korban bersama pengurus, diantaranya Rudi Nursoleh Sekjen APSI Jabar, Ajang Supriady Bendahara, Mohamad Firdaus Ketua Bidang Kerjasama, Gunawan Ketua Bidang Industrial Pengamanan dan Letkol (Purn) Sutrisno Ketua Bidang Kesehatan.

Dalam kesempatan itu Rudi Menyampaikan turut prihatin atas kejadian yang menimpa korban satpam Dadang. “Alhamdulilah kita bisa bertemu langsung dengan yang bersangkutan dan memberikan support ke Dadang,” ungkapnya kepada Jurnal Security.

Rudi menjelaskan kronologi kejadiannya, saat bertugas malam ada preman mabuk mencari orang di apartemen dan satpam Dadang menyampaikan orang yang dicari tidak ada, entah tidak terima pelaku pulang dan kembali membawa senjata tajam, sementara korban tidak tau pelaku membawa senjata tajam.

“Saat korban mau naik lift pelaku tiba-tiba ada di belakang dan langsung membacok kepala korban hingga luka dalam kurang lebih 1 cm dan 15 jahitan, pelaku sudah diamankan dan ditahan di Polsek Coblong,” terangnya.

APSI Jabar memberikan rasa empati dan sedikit bantuan untuk pengobatan korban. “Alhamdulilah kondisi korban sudah berangsur membaik namun masih terasa pusing, semoga lekas sembuh dan dapat bertugas kembali,” ujar Firdaus. Bentuk perhatian juga disampaikan rekan-rekan satpam korban dan manajemen Apartemen.

Ini merupakan perhatian APSI Jabar untuk para satpam yang ada di wilayah Jawa Barat khususnya dan umumnya di Indonesia. “APSI ada untuk satpam. APSI merupakan wadah aspirasi dan komunikasi dalam bentuk permasalahan satpam, kami selalu siap membantu,” ungkap Rudi. [adm]