KSATRIA| Jakarta–Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) bekerjasama dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menggelar pelatihan Pemantapan Nilai-nilai (Taplai) Kebangsaan Angkatan pertama pada 27 Januari sampai 2 Februari 2020 di Gedung Lemhannas jalan Merdeka Selatan no.10 Jakarta Pusat.

Taplai kali ini mengusung tema “Implementasi nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari empat konsensus dasar bangsa guna meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”

Dalam sambutannya, Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Lemhannas RI yang telah berkenan membuka ruang bagi Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) dalam penyelenggaraan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (Taplai) Angkatan I bagi para pengusaha di bidang jasa pengamanan.

“Taplai ini sangat penting bagi kami, khususnya pimpinan BUJP dan para pelaku di bidang keamanan. Karena inilah momen bergeraknya para pimpinan BUJP untuk lebih dekat dan sadar akan pentingnya pengetahuan tentang Ketahanan Nasional yang secara tidak langsung kegiatan ini bersentuhan dengan bisnis bidang keamanan,” ungkapnya di depan para peserta pelatihan.

Agoes menambahkan, ia ingin para pengurus ABUJAPI baik di tingkat pusat maupun daerah dapat mengikuti kegiatan pendidikan ini dengan baik. Karena dalam menjalankan roda organisasi, mempertahankan keutuhan organisasi menjadi point penting bagi perkembangan organisasi kedepannya.

“Kami ingin bukan hanya pengurus ABUJAPI. para pimpinan BUJP, praktisi bidang keamanan serta pelaku bidang keamanan kami himbau untuk mengikuti Taplai ABUJAPI ini. Sungguh betapa pentingnya diklat ini, karena kita menjadi tahu bagaimana negara kita bisa survaive  sampai sekarang dan bagaimana kedepannya serta bagaimana kita bisa implementasikan nilai-nilai kebangsaan ini di kehidupan sehari-hari dan di perusahaan masing-masing,” jelasnya.

Agoes menjelaskan, kegiatan Taplai ini kedepannya akan dijadikan program reguler rutin yang menjadi salah satu agenda kegiatan ABUJAPI. “Ini menjadi nilai positif bagi anggota ABUJAPI. Alhamdulillah, angkatan pertama ini animo peserta yang cukup tinggi dengan hadirnya 88 peserta,” tuturnya.

Berkembangnya ilmu pengetahuan, situasi politik, ekonomi, sosial dan budaya, harus diantisipasi demi bertahannya diri dan tetap eksis berkompetisi di bisnis bidang keamanan. Karena itu, Lemhannas RI sebagai Lembaga Negara yang diberikan tanggung jawab untuk melakukan riset, penelitian dan lainnya, harus bisa kita manfaatkan yang sebesar-besarnya.

“Kami mengajak para peserta untuk mengikiti kegiatan ini dari awal sampai akhir dengan seksama. Mengikuti segala aturan yang ada serta menjaga nama baik pribadi, institusi dan organisasi,” tutupnya.

Agoes berharap para peserta bisa menyerap ilmu yang ada, memanfaatkan dan semoga ilmu yang kita raih di Lemhannas ini dapat bermanfaat. Minimal untuk diri sendiri, terutama untuk kehidupan berbangsa dan bernegara dan khususnya bagi perusahaan masing-masing.

“Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih kepada Lemhannas RI yang sudah membuka dengan lebar pintu untuk kami bisa bekerja bersama-sama memberikan manfaat bagi anggota ABUJAPI di seluruh Indonesia. Semoga Taplai ini bisa berkelanjutan kedepannya,” ungkapnya.

Hadir dalam pelatihan Taplai Lemhannas ABUJAPI Angkatan ke-1 ini dihadiri olehL TNI (Purn) Agus Widjojo Gubernur Lemhannas RI, Komjen Pol. Drs. Mochamad Iriawan, SH, MM, MH sebagai Sekretaris Utama Lemhannas, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Drs. Ricky Francois Wakanno, begitu juga hadir sebagai peserta pelatihan Sekjen Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) yang juga Direktur PT. Bravo Satria Perkasa H. Djarot Soeprianto. [roj]