KSATRIA | Jakarta–Puncak acara Hari Ulang Tahun Satuan Pengamanan (HUT Satpam) ke-40 digelar upacara virtual yang diikuti oleh para satpam, seluruh badan usaha jasa pengamanan (BUJP) yang ada di penjuru Nusantara. Sementara upacara offline diadakan di Gedung Tribrata, Jakarta pada 2 Februari 2021.

Dalam amanatnya, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, SH, MH yang disampaikan oleh Kakorbinmas Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, SIK, MH menyampaikan kebanggaannya atas usia satpam yang ke-40. Berikut adalah isi amanah Kabaharkam.

Atas nama Pimpinan Polri dengan rasa bangga saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-40 kepada seluruh anggota satuan pengamanan dimana pun bertugas, semoga senantiasa profesional dan eksistensinya bisa dirasakan oleh masyarakat.

Saya apresiasi seluruh satpam, BUJP, asosiasi dan stakeholder lainnya atas kerjasama sinergis dalam memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif utamanya sebagai kepanjangan Polri dalam menegakan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin di masing-masing tempat kerjanya. Semoga sinergitas ini dipelihara dengan baik dan terus ditingkatkan.

Eksistensi satpam dewasa ini tak lepas dari sejarah pembentukannya adalah oleh Prof Dr Awaloedin Djamin MPA sebagai Bapak Pendiri Satpam yang telah berjasa besar dalam membentuk satpam sebagai sebuah profesi yang luhur dan mulia. Mari kita mengenang dan mendoakan, semoga almarhum ditempatkan yang terbaik di sisi Allah.

Kita sebagai generasi penerus senantiasa meneladani pengabdian dan perjuangan beliau dan mengukir menorehkan tinta emas demi kemajuan bangsa dan kehormatan satpam dalam pelaksanaan tugas.

Dalam melaksanakan tugas di lapangan, satpam sebagai mitra Polri bertugas memelihara kamtibmas karena itu profesionalisme satpam harus ditingkatkan, dengan memiliki kompetensi profesi sehingga kualitas kamampuan yang dimiliki setiap personil satpam mampu mengatasi gangguan keamanan di lingkungan kerjanya.

Selain itu dengan kualitas yang dimiliki kontribusi satpam sebagai pendukung program pemerintah dalam investasi kondusif di lingkungan kerjanya akan mengundang terciptanya iklim investasi yang baru secara nasional.

Polri beranggapan bahwa Satpam adalah profesi yang mulia dan penting, sehingga pada Agustus 2020 terbit Perpol 4 Tahun 2020 tentang Pam Swakarsa dengan esensi merubah warna satpam mirip warna Polri. Dimaksudnya kehadirannya efek getar guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

Selain itu secara psikologis dan sosiologis perubahan seragam ini mampu menjalin kedekatan emosional antara satpam dan Polri sebagai pembinannya. Secara filosofis menumbuhkan kebanggaan satpam sebagai kepolisian terbatas dan menambah penggelaran fungsi kepolisian di tengah masyarakat.

Dengan adanya perubahan warna tersebut agar satpam memahami warna coklat satpam. Arti coklat identik warna tanah atau bumi, kayu, batu alami. Warna Netral melambangkan kebersahajaan, pondasi, stabilitas, kehangatan, rasa aman, nyaman, rasa percaya, ketabahan serta kejujuran.

Satpam merupakan bagian mitra polri dalam pembianaan keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakan perundang-undangan, serta menumbuhkan kesadaran dan kewasapadaan keamanan di lingkungan kerja.

Berdasar uraian tersebut tema yang diangkat dalam HUT satpam ke-40 ini sangat tepat, yaitu “Tingkatkan Profesionalisme dan Kompetensi Satuan Pengamanan Menjadi Profesi yang Membanggakan dan Bermatabat”.

Tema itu selaras dengan kebijakan presiden RI yaitu membangun SDM unggul dan sejalan dengan program Kapolri yaitu transformasi menuju Polri yang presisi dengan kinerja yang produktif, responsibiltas, dan transparansi berkeadilan.

Saya menghimbau seluruh anggota satpam untuk dipedomani dan dilaksanakan sebagai berikut.

  1. Senantiasa jaga kesehatan dan niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ladang ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Tanamakan kebanggaan dan kehormatan sebagai anggota satpam dengan menjunjung tinggi profesionalisme dengan senantiasa memegang teguh kode etik profesi satpam.
  3. Tingkatkan kesiapsiagaan, sehingga setiap gangguan keamanan di lingkungan kerja ditangani dengan cepat dan tuntas.
  4. Tingkatkan komptensi diri baik melalui pendidikan dan pelatihan guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.
  5. Tingkatkan kerjasama sinergis dengan TNI/ Polri, stakeholder lain dan elemen masyarakat guna memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban dan lingkungan kerja.
  6. Selama masa pandemi, terapkan protokol kesehatan di lingkungan kerja guna menciptakan SDM yang sehat dan kompetitif.

Semoga Tuhan senantia memberikan perlindungan petunjuk dan kekuatan kepada kita dalam menjalankan tugas terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. Dirgahayu satpam ke-40, selamat bertugas dan berbuat baik untuk masyarakat bangsa dan negara…hidup satpam! [Adm]