Bravo Satria Perkasa
23 Jan 2019

Kiat Kerja Produktif di Musim Hujan

KSATRIA–Musim penghujan bukan alasan yang tepat untuk tidak produktif. Memang sih, tidak dipungkiri bahwa hujan merupakan suatu kendala serius yang dapat menghambat seseorang untuk berkegiatan, terutama mereka yang bekerja di lapangan atau outdoor. Musim hujan sering menimbulkan masalah misalnya kemacetan parah, banjir dan lain sebagainya.

Namun yang pasti, kewajiban tetaplah kewajiban. Sebagai karyawan Anda tetap harus profesional dan komit terhadap tugas yang sudah dipercayakan oleh atasan.

Silakan terapkan tips di bawah ini untuk tetap produktif meskipun hujan menghalangi.

  1. Selalu Membawa Perlengkapan Musim Hujan

Siapkan selalu peralatan seperti payung, jas hujan, jaket, mantel hujan, sepatu boots, bahkan obat untuk masuk angin dalam mobil, bagasi motor, dan tas Anda. Dengan perlengkapan yang oke, hujan bukan alasan untuk tidak masuk kerja atau bertemu untuk rapat penting

  1. Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Di musim penghujan tentunya Anda tak hanya mempersiapkan payung atau jas hujan untuk melindungi tubuh. Anda juga harus membekali tubuh dengan makanan bergizi agar daya tahan tetap terjaga.

Dengan mengonsumsi makanan kaya protein, kekebalan tubuh akan terbangun dan terlindungi dari berbagai kuman penyakit yang sering bermunculan di musim hujan.

Selain itu, menerapkan pola hidup bersih juga sangat penting selama musim hujan. Cucilah selalu tangan saat tiba di kantor dan gantilah pakaian yang basah dengan pakaian kering secepatnya. Jangan lupa bersihkan laci dan file di kolong meja untuk mencegah sarang nyamuk.

  1. Berangkat Lebih Awal

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, sebaiknya berangkat ke kantor lebih awal, misalnya 30 menit lebih awal dari biasanya. Masalahnya, hujan yang turun pada pagi hari sering membuat malas. Belum lagi genangan air akan membuat jalan macet total, hingga akhirnya Anda memutuskan untuk membolos.

Dengan berangkat lebih awal Anda bisa masuk ke kantor tepat waktu dan juga bisa menghindari hujan dan macet.

  1. Manfaatkan Teknologi

Anda bisa mengunakan teknologi untuk koordinasi dengan rekan tim atau pun klien, sehingga hujan tidak lantas membuat Anda membatalkan janji untuk rapat atau melakukan deal penting. Banyak fasilitas komunikasi yang cocok untuk pekerja kantoran, misalnya Slack, WhatsApp, Skype, dan lain-lain

Fasilitas komunikasi seperti Skype misalnya, akan sangat menolong sehingga waktu tidak terbuang hanya menunggu hujan reda. Pastikan sebelumnya jaringan koneksi internet di kantor cukup kencang, sehingga rapat jarak jauh berjalan lancar.

  1. Bekerja di Rumah

Cara ini bisa Anda terapkan bila perusahaan tempat Anda bekerja memberi keleluasaan kepada karyawannya untuk bekerja di luar kantor. Daripada membuang waktu di tengah kemacetan jalan atau masalah lain yang jelas-jelas membuat Anda tidak produktif, lebih baik manfaatkan waktu bekerja langsung dari rumah saja.

Yang terpenting, di mana pun Anda berada dan dalam kondisi apa pun, tanggung jawab pekerjaan tetap harus dijalankan, termasuk dengan cara bekerja dari rumah. Bahkan ada yang percaya bahwa bekerja di rumah justru lebih produktif ketimbang harus tiba ke kantor dalam kondisi lelah karena macet atau kehujanan.

Sumber: qerja.com

05 Jul 2018

Kapolri Beri Tugas Khusus Kepada Empat Kapolda

KSATRIA| Tangerang– Dalam rangka meningkatkan keamanan Asian Games 2018, Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian memerintahkan 4 Kapolda untuk melaksanakan operasi khusus guna memberantas kejahatan jalanan atau street crime.

Menurut Tito, Kapolda yang diperintahkan menghelat operasi khusus tersebut adalah Kapolda Metro Jaya, Kapolda Sumatera Selatan, Kapolda Jawa Barat, dan Kapolda Banten, pengamanan wilayah jalanan kata Tito, bertujuan untuk ciptakan rasa aman menjelang Asian Games 2018.

“Operasi khusus ini dimaksudkan agar penyelenggaraan Asian Games 2018 berjalan aman,” kata Tito, Rabu (4/07/2018).

Kapolri mengatakan empat Kapolda tersebut diwajibkan melakukan operasi khusus mandiri kewilayahan dan memberi laporan setiap minggu terkait kejahatan jalanan yang ada di wilayah hukum masing-masing Polda.

“Operasi ini harus digelar di beberapa titik seperti di terminal, stasiun, pelabuhan dan bandara. Jika ada kasus kejahatan yang tidak selesai, akan kami ganti Kapolres, Dirserse maupun Kasat Serse di wilayah itu,” ujarnya.

Meski demikian, Jenderal Tito mengatakan perintah ini juga untuk semua Polda agar penyelenggaran Asian Games bisa aman dan akan memberikan reward kepada seluruh Kapolda yang berhasil mengamankan wilayahnya dari kejahatan selama momentum Asian Games 2018. [roji]

06 Aug 2017

BSP Bandung Meriahkan HUT BSP Ke-15

KSATRIA, (BSP)—Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun PT Bravo Satria Perkasa (BSP) ke-15, Head of Area Jawa 1 (Jawa Barat) menggelar syukuran bertempat di gedung outdoor Sabilulungan Soreang Bandung.

Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 5 Agustus 2017 yang diikuti oleh ratusan satpam yang ada di Bandung dan sekitarnya. Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa Joko PN Utomo.

Dalam sambutannya, Joko PN Utomo mengajak kepada seluruh satpam yang hadir untuk mensyukuri nikmat yang ada. BSP telah berusia 15 tahun dan terus tumbuh dan berkembang. “Hari jadi BSP tepatnya pada 12 Juli harus menjadi tonggak sejarah untuk menjadikan BSP lebih baik lagi,” katanya.

Joko juga meyakinkan kepada seluruh satpamnya, bahwa satpam adalah pekerjaan mulia. Bila pekerjaan ini diniatkan untuk ibadah maka akan lebih bermanfaat. “Kita siang menjalankan tugas pelayanan, malam hari saat yang lain lelap kita harus waspada,” paparnya.

Di usia yang ke-15 tahun ini, BSP masih menjadi perusahaan jasa pengamanan yang cukup diperhitungkan, untuk itu Joko mengajak kepada seluruh satpam agar memiliki kebanggaan sebagai seorang satpam.

“Insya Allah kita masih menjadi BUJP terbesar di Indonesia, karena itu kalian harus bangga. Karena pemimpinnya dari satpam, jadi kalian harus punya kebangaaan, karena ini profesi yang luar biasa,” tegasnya.

Joko selalu mengingatkan slogan yang menjadi falsafah BSP yaitu bekerja dengan hati menjadikan security lebih berarti. “Kita bukan pelengkap dari sebuah perusahaan, tapi kita bagian terpenting dari perusahaan,” ungkapnya.

Di HUT ke-15 tahun ini, BSP telah berhasil hadir di semua ibukota provinsi. “Itu bukan karena saya, karena kalian anak-anaku satpam yang bisa membuktikan ke calon clien. Kinerja kalian yang menilai mereka, sehingga klien percaya kepada kita, terima kasih anak-anakku,” tuturnya.

Sementara itu menurut Ivan Soviyan, tim dari BSP Bandung, bahwa acara HUT BSP ke-15 tahun ini terselenggara atas partisipasi dari seluruh anggota BSP dan beberapa sponsor yaitu sponsor utama Bank BJB dan sponsor lainya seperti Dafiz konveksi, PT. MM Motor Yamaha, dan DKG tactical Bandung.  “Acara HUT BSP ke-15 ini diketuai oleh Dansek Area Bandung I Suherman atau yang akrab dipanggil Abah,” katanya. [ROJI]

 

 

12 Jul 2017

Dirbinmas Polda Metro Jaya akan Tertibkan Seragam Satpam

KSATRIA, (BSP)–Dalam rangka koordinasi, pengawasan dan pembinaan teknis BUJP dan satpam, Polda Metro Jaya dan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD-ABUJAPI) Jakarta Raya menggelar kerjasama di Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Direktur Bina Masyarakat (Dirbinmas) Polda Metro Jaya Kombes Drs. Priyo Mujihad berharap apa yang menjadi kesepakatan bersama antara Polda Metro Jaya dan BPD-ABUJAPI Jaya bisa terlaksana dengan baik.

Kita mengharapakan ada output dan outcome dari kerjasama ini dan bisa menjadi percontohan Polda lain antara Abujapi dan Polri,” kata mantan Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Metro Jaya ini.

Priyo menjelaskan, pihaknya bersama Abujapi akan merealisasikan program yang ada, salah satunya dengan menertibkan BUJP yang belum sesuai dengan peraturan. Misalnya saja terkait seragama satpam yang masih banyak perbedaan.

“Kami akan koordinasi dengan direktorat Pamobvit terkait seragam satpam yang ada di bandara dan gedung DPR,” tegasnya seperti dilansir jurnalsecurity.com.

Priyo juga menambahkan, bahwa kerjasama dengan Abujapi ini juga akan dijadikan percontohan untuk bisa dijadikan acuan di Polda-Polda lain yang ada di daerah.

“Semoga kerjasama yang kita sepakati bukan hanya seremonial tapi bisa ditindaklanjuti secara berkesinambungan,” ungkapnya. [ROJI]

 

21 Jun 2017

Dirut BSP: Ramadhan Momen Tingkatkan Taqwa dan Amal Kebaikan

KSATRIA, (BSP)–Jelang liburan lebaran Idul Fitri 2017, Head Office PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menggelar buka bersama seluruh direksi, staf dan karyawan di Persada Executive Club Jakarta pada Jumat, 16 Juni 2017.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa Joko PN Utomo mengajak kepada seluruh keluarga besar BSP untuk bersyukur karena diberi kesempatan dan kekuatan untuk menjalankan ibadah Ramadhan tahun 2017.

Joko menambahkan, tema buka bersama pada ramadhan tahun 2017 ini adalah “Mari kita tingkatkan ketaqwaan dan amal kebaikan”. Ia berharap momentum ramadhan harus menjadi penyemangat untuk berbuat kebaikan, terutama optimalisasi dalam menjalankan tugas-tugas.

“Semangat menjalankan puasa harus kita terapkan dalam kegiatan kita di perusahaan dalam hal ini BSP, dari seluruh jajaran dan semuanya. Peningkatan kepeduliaan terhadap perusahaan lebih ditingkatkan lagi,” ungkapnya.

Menurut lelaki yang juga aktif sebagai Ketua I Bid. Organisasi dan Keanggotan di BPP-ABUJAPI ini, jika BSP mampu mempedulikan kita dalam hal apapun sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan pemerintah, maka sepatutnya kita memberikan yang terbaik untuk BSP ke depan.

Kegiatan buka bersama ini juga Joko digunakan untuk saling mengingatkan, terutama tentang pentingnya quick respone dalam setiap aktivitas yang ada, baik dari sisi internal, eksternal maupun antar departemen yang ada.

“Masing-masing dari kita harus cepat merespon setiap persoalan yang terjadi, bila ada sesuatu hal terjadi maka harus segerap merespon untuk penyelesaiannya,” tuturnya.

Joko menambahkan, respon cepat untuk eksternal adalah para klien yang menjalin hubungan dengan BSP. “Tanpa klien kita bukan apa-apa, mereka penting bagi kita karena itu layanan cepat untuk mereka harus kita prioritaskan,” ujarnya.

Sikap berikutnya adalah sikap mawas diri dalam mengemban tugas, mengetahui peran tugas di masing-masing departemen juga akan meningkatkan kualitas produktivitas kita. Joko juga menambahkan sikap beriktunya adalah ikhlas dan istiqomah.

Di akhir paparannya, Joko menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh tim, karena dari ujung barat Aceh hingga ujung timur Papua, telah mendapatkan tunjangan hari raya (THR). “Hari ini, kita semua bisa tersenyum karena dari ujung barat hingga timur telah mendapatkan THR,” paparnya.

“Saya berharap acara ini menjadi doa dan permohonan kita semua, semoga Tuhan bersama kita, dan terwujud perusahaan yang kokoh dan berkembang menjadi lebih baik lagi,” harapnya.

Sementara itu, Ustadz H. Edi Sudrajat dalam ceramah agamanya menjelaskan, konsep kekeluaragaan dalam perusahaan ini harus terus ditingkatkan. Antarbagian didalamnya saling menopang dan saling mengisi, sehingga menjadi big family dalam satu tujuan.

“Subhanallah, kita masuk perusahaan yang punya satu tujuan merangkul anggota untuk menjadi big family yang dapat ridlo dari Allah. Perusahaan ini bidang jasa, kepedulian dan manfaatnya harus lebih besar lagi. Rasulullah mengatakan, sebaik-baik manusia diantara kalian adalah yang paling banyak manfaatnya bagi yang lain,” tuturnya. [ROJI]

 

19 May 2017

Security BSP Siap Amankan Acara Puncak HUT Bank BJB ke-56 di Bandung

KSATRIA, (BSP)–PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) akan menggelar serangkaian acara untuk merayakan hari ulang tahun (HUT) yang ke-56 pada 20 Mei 2017 di Bandung. Puncak acara tersebut akan dimeriahkan oleh artis-artis dan band nasional.

Acara puncak HUT Bank BJB juga akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Karena melibatkan orang nomor satu di Jabar ini tentunya pengamanan yang akan dilakukan cukup ketat.

Menurut Divisi Umum Pengelola Security Bank BJB Pusat, Gusfan Dharmawan Adi, pihaknya telah melakukan persiapan pengamanan setiap acara yang akan digelar Bank BJB dalam Ultah ke-56 ini. Mulai dari kegiatan pembukaan, bazar, karnaval, pentas rakyat, hingga pentas panggung.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan tim security di lapangan untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif,” kata Gusfan, Jumat (19/5).

Divisi Umum Pengelola Security Bank BJB Pusat, Gusfan Dharmawan Adi

Gusfan menjelaskan, pihaknya akan mengoptimalkan pengamanan di 11 titik acara. Mulai dari pengamanan di sekitar bazar hingga di Jalan Braga dan Cikapundung yang nantinya ada pertunjukan pentas dan wayang. “Kami melibatkan sekitar 60 security untuk standby di tempat menjaga kondisi tetap aman dan nyaman,” katanya.

Terkait dengan pengamanan VIP seperti hadirnya gubernur Jabar, Gusfan juga menerjunkan timnya untuk selalu mobile di sekitar tamu VIP, meskipun mereka juga sudah ada pengamanan khusus secara protokoler.

“Selain tamu VIP, kami juga akan fokuskan pengamanan secara intensif di dua titik, yaitu pertunjukan pentas panggung utama di jalan Braga, dan jalan Cikapundung yang  ada pertunjukan wayang,” ujarnya.

Menurut Gusfan, saat ini jumlah seluruh satpam Bank BJB mencapai 2500 security, namun vendor terbesar dipegang oleh PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) sebanyak 1500 satpam. “Saya percaya Bravo sudah biasa menjalankan pengamanan seperti ini, di luar yang resmi sudah biasa mereka profesional. Harapanya keamanan dan ketertiban berjalan lancar,” jelasnya.

Sementara itu, Suhendy Section Head of Aperation Departemen PT. Bravo Satria Perkasa mengatakan  pihaknya optimis bisa mengemban tugas pengamanan di acara HUT Bank BJB ke-56 ini. “Seluruh tim yang terlibat dalam pengamanan acara HUT Bank BJB terus kami koordinasi terkait situasi dan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Suhendy mengatakan, hadirnya BSP di dalam pengamanan Bank BJB menjadi tantangan bagi seluruh tim security untuk memberikan yang terbaik bagi customer. Terlebih jumlah personil satpam yang  terlibat cukup besar.

“Kami tetap komitmen dan profesional untuk memberikan layanan maksimal kepada customer dalam bidang pengamanan,” jelasnya. [ROJI]

 

18 May 2017

BSP Komitmen Legalkan Satpam dengan Giat Gada Pratama

KSATRIA, (BSP)–Menjadi satuan pengamanan memiliki tanggung jawab yang besar dalaam menjaga aset perusahaan customer, karenanya setiap satpam yang bertugas harus memiliki keterampilan dalam bidang pengamanan.

PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Area Jawa 1 berkomitmen untuk menjadikan anggota satpamnya berkualitas dan legal bersertifikat. Untuk itu, BSP menggelar Gada Pratama yang dimulai sejak 22 April hingga 20 Mei 2017 di Cibubur.

Menurut Rangga Aditya Nugroho, Head of Area BSP Jawa 1 mengatakan bahwa kegiatan Gada Pratama ini rutin dilakukan oleh BSP dalam rangka memenuhi amanah Perkap 24 Tahun 2007 tentang pendidikan pelatihan dasar satpam.

“BSP konsisten mengadakan pendidikan dasar Gada Pratama bagi satpam yang akan bertugas, karena dengan mengikuti Diksar maka satpam tersebut sudah bersertifikat dan legal,” katanya diunggah JurnalSecurity.com, (17/5).

Pelatihan Gada Pratama kali ini merupakan Gada Pratama Angkatan ke-13 dengan jumlah peserta 150 satpam. Adapun yang membuka Gada Pratama ini adalah Kasubbag Renmin Polda Metro Jaya, Kompol. Uyun Rafei.

Rencananya, BSP Jawa 1 akan menggelar Diksar Gada Pratama lagi pada Juli 2017 atau setelah hari Raya Idul Fitri. “Security kita berusaha untuk bersertifikat semua, yang kita jual adalah satpam legal , selain itu bisa menambah komptensi mereka sebagai satpam,” jelasnya. [ROJI]

18 Apr 2017

62 Ribu Pasukan Gabungan Siap Amankan Pilkada DKI

KSATRIA, (BSP)–Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan pihak keamanan telah berkoordinasi untuk mengamankan penyelenggaraan pilkada DKI putaran kedua, 19 April 2017. Kapolri menyebut setidaknya 62 ribu personel keamanan diturunkan.

“Personel gabungan dari Polri, TNI, dan Linmas,” kata Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavan di sela acara Pembekalan Pengamanan Pilkada DKI, Ecovention Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/4/2017).

Sebagian personel diterjunkan di tiap-tiap TPS, sebagian lainnya berpatroli di wilayah-wilayah teridientifikasi berpotensi mengalami gangguan keamanan. Rinciannya dari 62 ribu perseonel tersebut, 20 ribu anggota Polri, 15 ribu personel TNI, dan sekitar 26 ribu anggota Linmas.

“Dan kekuatan kita yang standby ada 10 ribu dari Polri dan 1.500 (personel) yang ada di bawah kendali dari Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya,” jelas Tito.

Tito meyakinkan bahwa pasukan yang disiagakan mampu mengawal pelaksanaan Pilkada DKI 2017 dengan aman, lancar, dan damai. Sesuai amanat Presiden, kata dia, personel keamanan dipastikan mampu meminimalisasi upaya-upaya intimidasi yang mungkin ada selama pemungutan suara.

“Silakan menggunakan hak pilih, hak politik, dengan sebebas-bebasnya. Ini dijamin oleh pemerintah,” tegas Tito. [ROJI]

18 Apr 2017

Inilah Tiga Maklumat Presiden Soal Keamanan Pilkada DKI

KSATRIA, (BSP)–Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan dan menemui para petinggi di bidang keamanan dan pertahanan negara. Tujuannya agar proses pemungutan suara pada Rabu mendatang (19/4) dapat berjalan lancar dan aman, tanpa adanya intimidasi.

Pertemuan tersebut berlangsung di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/4). Para petinggi yang hadir adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan. Selain itu, Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Jokowi meminta masyarakat tidak mengkhawatirkan kondisi Jakarta selama berlangsungnya pilkada. Karena itu, dia mengajak seluruh warga Jakarta yang mempunyai hak pilih untuk menggunakan hak tersebut. Apalagi, hak untuk memilih gubernur dan wakil gubernur itu dijamin konstitusi.

Presiden sudah memerintahkan seluruh aparat negara, baik TNI dan Polri, untuk menjamin kelancaran dan keamanan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Jakarta. “Semua warga harus dapat melaksanakan haknya tanpa gangguan dan tanpa intimidasi dari pihak mana pun,” katanya.

Jokowi pun menyatakan keyakinannya bahwa proses demokrasi yang akan berlangsung di DKI Jakarta ini akan berjalan secara lancar, bersih, dan tertib.

Demi menjaga keamanan, Polda Metro Jaya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta juga sudah mengeluarkan maklumat bersama. Maklumat itu memuat larangan mobilisasi massa saat hari pemungutan suara Pilkada Jakarta karena dapat mengintimidasi secara fisik dan psikis.

“Demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tulis maklumat yang ditandatangani Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Mochamad Iriawan, Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno, dan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti, yang dikeluarkan Senin (17/4) ini.

Ada tiga poin isi maklumat tersebut. Pertama, setiap orang dilarang melaksanakan mobilisasi massa yang dapat mengintimidasi secara fisik dan psikologis, dalam bentuk apa pun. Karena itu, massa dilarang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta jika tidak berkepentingan menggunakan hak pilihnya.

Kedua, jika ada sekelompok orang dari luar Jakarta yang akan melaksanakan kegiatan tersebut, maka Polri, TNI, dan instansi terkait akan melakukan pencegahan dan pemeriksaan di jalan. Massa pun nantinya diminta kembali ke daerah masing-masing.

Ketiga, bila sekelompok orang tersebut tetap memaksa datang ke Jakarta dan melanggar aturan hukum, maka kepolisian akan melakukan proses hukum. [ROJI]

27 Mar 2017

Untung Rugi Bekerja Posisi Berdiri Bagi Kesehatan

KSATRIA, (BSP)–Banyak orang belum menyadari bahaya duduk terlalu lama bagi kesehatan mereka. Seperti yang telah dikemukakan oleh sejumlah penelitian, duduk seharian penuh setiap hari saat bekerja tidak baik untuk kesehatan dan kebugaran manusia. Temuan ini menyita perhatian banyak pekerja yang merasa telah menghabiskan waktu mereka sekitar 40-60 jam seminggu untuk bekerja dengan posisi duduk selama bertahun-tahun.

Gaya hidup sedentari ini memang berbahaya bagi tubuh dalam jangka panjang. Dan beberapa penelitian meneguhkan hipotesis ini.

  • Penelitian medis dalam Medicine & Science in Sports & Exercise and this one in the American Journal of Epidemiology. Duduk dalam waktu yang lama meningkatkan tingkat kematian yang disebabkan semua faktor terutama penyakit-penyakit degeneratif seperti kardiovaskuler, kencing manis, dan kegemukan. Singkatnya penelitian pertama tersebut menyimpulkan bahwa orang yang duduk seharian 54% lebih rentan terhadap kematian akibat serangan jantung. Yang patut dicamkan adalah bahkan jika Anda masih berolahraga pun, semakin lama Anda duduk semakin tinggi peluang Anda meninggal akibat serangan jantung.
  • Duduk menutup sirkulasi enzim penyerap lemak bernama lipase. Dalam penelitian lain, para ilmuwan menemukan bahwa posisi berdiri mengaktifkan semua otot dan meningkatkan penyebaran lipase yang pada akhirnya mendorong tubuh memroses lemak dan kolesterol. Ini tidak tergantung pada jumlah waktu Anda berolahraga.

Sebagian besar orang beranggapan bahwa duduk sepanjang hari bukan masalah besar bagi tubuh asal mereka menyisihkan waktu untuk berolahraga di luar waktu kerja. Kenyataannya, menurut penelitian, lama kita berolahraga tidak bisa mengkompensasi waktu yang kita habiskan untuk duduk sepanjang hari! Dengan kata lain, meski Anda berolahraga selama berjam-jam, risiko kena serangan jantung masih tetap tinggi jika Anda masih suka duduk berjam-jam tanpa henti.

Berbahayakan berdiri terlalu lama?

Penelitian-penelitian berikut nampaknya menujukkan hasil yang berbeda. Tidak peduli apakah rajin berolahraga atau tidak, duduk terlalu lama membahayakan kesehatan. Tentu ada sisi lain dalam setiap hal. Jika terlalu lama duduk bisa membunuh kita, lalu bagaimana jika kita terlalu lama berdiri?

Sebuah ulasan tentang 43 penelitian oleh the American Journal of Preventative Medicine hanya menemukan korelasi yang lemah antara kebiasaan berdiri dan kematian. Dalam sebuah laporan, seorang peneliti tentang ergonomika dari Cornell menyimpulkan bahwa berdiri sepanjang hari juga bisa mengakibatkan beberapa gangguan kesehatan seperti meningkatnya risiko aterosklerosis karotid sebanyak 9 kali lipat karena sistem pernapasan terbebani lebih banyak, risiko varises pada pembuluh darah vena kaki, dan sebagainya.

Dari paparan di atas, bisa disimpulkan bahwa diperlukan sebuah keseimbangan dalam menjaga kesehatan kita. Terlalu banyak akan sesuatu bisa mengakibatkan sebuah ketakseimbangan yang akan mencederai tubuh kita. Hukum yang sama juga berlaku dalam hal ini. Diperlukan pembagian waktu yang simbang antara berapa lama kita berdiri dan duduk sehingga tercapai keseimbangan yang dimaksud.

Manfaat bekerja dengan berdiri

Jika Anda berminat mengurangi durasi duduk Anda sambil bisa tetap bekerja, gunakan meja kerja berdiri. Berikut merupakan beberapa kelebihan dan kekurangan penggunaan meja kerja berdiri seperti disarikan dari zenhabits.net:

  • Rasakan bahwa tubuh kita akan lebih berenergi sepanjang hari. Mungkin inilah manfaat yang bisa langsung dipetik oleh orang yang bekerja dengan posisi berdiri. Tubuh mereka akan lebih bertenaga dari pagi hingga sore selama harus bekerja. Kita bisa bandingkan saat harus bekerja dari pagi hingga sore dalam posisi duduk tanpa henti. Saat jam-jam kritis sesudah makan siang, biasanya orang suka mengantuk bahkan tertidur di kursi mereka. Hal itu tidak akan kita alami dengan posisi berdiri. Kita akan lebih bersemangat saat menerima telepon, membalas email atau sekadar membaca. Dan dibandingkan dengan minum kopi dalam jumlah banyak untuk mengusir kantuk saat bekerja, berdiri lebih efektif dan sehat.
  • Sebagian orang yang mengalami kegemukan mengalami penurunan berat badan dengan bekerja dalam posisi berdiri, meskipun mereka tidak berolahraga mati-matian atau mengubah pola makan secara ekstrim. Hal ini masuk akal karena saat berdiri, tubuh manusia akan membakar 60 kalori lebih banyak dibandingkan saat ia duduk. Itu berarti ada 2400 kalori seminggu jika kita tambahkan 8 jam duduk, 5 hari kerja dalam seminggu.
  • Berdiri sambil bekerja meningkatkan konsentrasi dalam menyelesaikan pekerjaan. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, rasa kantuk akan hilang dan begitu kantuk hilang, konsentrasi akan meningkat. Pikiran kita akan 100% sadar tentang apa yang tengah kita lakukan, tidak seperti saat kita bekerja dengan posisi duduk. Kita bisa mengantuk lebih mudah dan bertingkah setengah sadar dalam mengerjakan apapun. Dengan begitu, produktivitas juga meningkat.
  • Efek negatif dari berdiri sambil bekerja ialah meningkatnya kelelahan pada otot kaki dan punggung  setelah berdiri dalam durasi berjam-jam.  Namun, sisi positifnya ialah saat kita terlalu lelah berdiri dan duduk, bagian pantat dan kaki tidak akan terasa mati rasa atau kesemutan lagi. [ROJI]

Sumber: ayopreneur.com

 

 

Translate »
error: Content is protected !!